Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

PENGARUH E-COMMERCE DAN GAYA HIDUP HEDONISME TERHADAP PERILAKU KONSUMTIF MAHASISWA PEKERJA DI SIDOARJO Mellya Imro'atul Maghfiroh; Jeziano Rizkita Boyas; Nafia Ilhama Qurratu’aini; Devika Cherly
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 8 No. 3 (2025): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/costing.v8i3.15077

Abstract

Pergeseran budaya belanja di Indonesia dari konvensional ke e-commerce, kenyamanan dan promosi yang ditawarkan. Penelitian menunjukkan bahwa Shopee adalah yang paling banyak dikunjungi. Tujuan dari kajian ini melihat pengaruh e-commerce dan gaya hidup hedonisme pada perilaku konsumtif. Random sampling untuk pemilihan sampel yang dilakukan pada mahasiswa pekerja pengguna e-commerce di Sidoarjo dengan melibatkan 96 responden dan peneliti melakukan pra-survei pada mahasiswa pekerja pengguna e-commerce di Sidoarjo dengan melibatkan 31 responden. Analisis data dengan metode kuantitatif dengan statistik SPSS. Temuan ini menunjukkan bahwa kebiasaan belanja mahasiswa melalui e-commerce pada perilaku konsumtif dipengaruhi secara signifikan.  Studi ini juga meneliti hubungan penting antara perilaku konsumtif dan gaya hidup hedonisme dengan pengaruh signifikan.
Organizational Culture, Transformational Leadership on Effectiveness of Knowledge Sharing in PMII Organization Fitrianto, Rizal Idul; Larassaty, Ayu Lucy; Qurratu’aini, Nafia Ilhama; Sholikhah, Afifatus
BIMA Journal (Business, Management, & Accounting Journal) Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muda (PDM) Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37638/bima.6.1.471-484

Abstract

Purpose: This research aims to find the influence of organizational culture and the contribution of transformational leadership to knowledge sharing in PMII organization. Methodology: This study adopts a quantitative methodological framework. Data acquisition was carried out via a structured questionnaire, targeting 250 respondents drawn from the population of active PMII members in Sidoarjo, selected through an incidental sampling technique. The analytical procedure encompassed various statistical diagnostics, and determination coefficient analysis were performed utilizing the SPSS. Results: The analytical findings reveal that, organizational culture Anda trasformational leadership significant effect on knowledge sharing. Findings: The research concluded that both organizational culture and transformational leadership are pivotal in fostering knowledge sharing. Novelty: The novelty of this study lies in uncovering the mutual role of organizational culture and transformational leadership in strengthening the outcomes of knowledge sharing. Originality: This study lies in its focus which examines the the dynamic between organizational culture and transformational leadership on knowledge sharing. Conclusion: This investigation demonstrates that all hypotheses are substantiated, there by offering empirical support for the assertion that both organizational culture and transformational leadership significant influence on knowledge-sharing dynamics within PMII organizations. Type of Paper: Empirical research paper.
The Mediating Role of Innovation Capability to Improve Knowledge Sharing on Smess Performancce Faizzatur Rochma; Ayu Lucy Larassaty; Nafia Ilhama Qurratu’aini; Afifatus Sholikhah
LITERACY : International Scientific Journals of Social, Education, Humanities Vol. 4 No. 1 (2025): April : International Scientific Journals of Social, Education, Humanities
Publisher : Badan Penerbit STIEPARI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56910/literacy.v3i3.2036

Abstract

This study aims to analyze the role of Knowledge sharing to improve SME Performance Small and Medium Enterprises (SMEs) in Sidoarjo by considering Innovation capability as a mediating variable. Using a quantitative method with an explanatory approach, data were collected from 31 respondents with a questionnaire and analyzed using Partial Least Square-Structural Equation Modeling (PLS-SEM). The findings show that knowledge sharing has a significant influence on improving SME performance. However, innovation capability does not contribute directly to improving performance, but rather acts as a supporting factor in the continuous innovation process. The findings underscore the importance of building an effective knowledge sharing culture as a key strategy in enhancing SME competitiveness amidst evolving market dynamics.
The Influence of Individual Career and Individual-Organization Fit on Generation Z's Intention to Quit Work Achmad Zaki Firmansyah; Nafia Ilhama Qurratu’aini; Jeziano Rizkita Boyas; Wahyu Eko Pujianto
Journal of Educational Management Research Vol. 5 No. 4 (2026)
Publisher : Al-Qalam Institue

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61987/jemr.v5i4.2824

Abstract

This study examines the influence of Individual Career and Person–Organization Fit on Generation Z employees’ Turnover Intention, with Job Satisfaction as a mediating variable. A quantitative cross-sectional explanatory design was employed. Data were collected through an online questionnaire from 210 Generation Z employees aged 19–28 years working in Sidoarjo Regency, Indonesia, using purposive sampling. Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) with SmartPLS 4 was applied for data analysis. The findings show that Individual Career and Person–Organization Fit significantly and positively influence Job Satisfaction and Turnover Intention. Job Satisfaction also has a significant positive effect on Turnover Intention and mediates the relationships between Individual Career, Person–Organization Fit, and Turnover Intention. These results indicate that Generation Z employees with stronger career orientation and greater organizational value congruence remain willing to seek alternative career opportunities despite experiencing higher job satisfaction. The study concludes that effective retention strategies should integrate career development, organizational value alignment, and meaningful work experiences to enhance employee commitment, workforce sustainability, organizational competitiveness, and long-term human resource effectiveness.
Analisis Individual Performance Milenial: Pengaruh Lingkungan Kerja, Work Life Balance, Motivasi Kerja Muhammad Afrizal Agastya Rahmad; Jeziano Rizkita Boyas; Nafia Ilhama Qurratu’aini; Wahyu Eko Pujianto
Jurnal Manajemen Indonesia Vol. 1 No. 4 (2026): Juli-September
Publisher : Samudra Ilmu Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh lingkungan kerja, work life balance, dan motivasi kerja terhadap individual performance generasi milenial di Kabupaten Sidoarjo. Kebaruan penelitian ini terletak pada pengujian ketiga variabel tersebut secara simultan pada karyawan generasi milenial di salah satu kawasan industri utama di Jawa Timur menggunakan pendekatan SEM-PLS. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) menggunakan SmartPLS 4. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 150 responden yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan kerja (β = 0,236; p = 0,006), work life balance (β = 0,152; p = 0,013), dan motivasi kerja (β = 0,592; p < 0,001) berpengaruh positif dan signifikan terhadap individual performance, dengan motivasi kerja sebagai variabel yang memiliki pengaruh paling dominan. Temuan ini menunjukkan pentingnya menciptakan lingkungan kerja yang kondusif, menjaga keseimbangan kehidupan kerja, serta meningkatkan motivasi kerja untuk mengoptimalkan kinerja karyawan generasi milenial.
Pengaruh Gaya Kepemimpinan Spiritual Dan Kecerdasan Emosional Terhadap Kinerja Organisasi Melalui Dukungan Organisasi Vinanti Luthariana; Jeziano Rizkita Boyas; Wahyu Eko Pujianto; Nafia Ilhama Qurratu'aini
Jurnal Manajemen Bisnis Vol. 1 No. 3 (2026): April-Juni
Publisher : Samudra Ilmu Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penurunan tingkat kehadiran dan keterlibatan pasif anggota menjadi permasalahan utama yang menghambat kinerja pada organisasi kepemudaan keagamaan di Jawa Timur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan spiritual dan kecerdasan emosional terhadap kinerja organisasi, dengan dukungan organisasi sebagai variabel perantara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif kausalitas dengan melibatkan seratus tiga puluh pengurus aktif yang dipilih melalui teknik pengambilan sampel bertujuan. Analisis data dilakukan menggunakan metode pemodelan persamaan struktural. Hasil penelitian aktual menunjukkan bahwa kepemimpinan spiritual memberikan pengaruh positif dan signifikan secara langsung terhadap kinerja organisasi, tanpa bisa dimediasi oleh dukungan organisasi. Sebaliknya, kecerdasan emosional tidak memiliki pengaruh langsung terhadap kinerja, melainkan dimediasi secara penuh oleh dukungan organisasi. Sebagai simpulan, kinerja organisasi kepemudaan keagamaan dapat dioptimalkan melalui penerapan gaya kepemimpinan spiritual secara langsung, serta peningkatan kecerdasan emosional pengurus yang secara efektif mampu memperkuat sistem dukungan organisasi.
Peran Kepuasan Kerja Memediasi Dampak Reward, Punishment terhadap Kinerja Karyawan di CV. Citra Pangan Utama Riyan Kristanto; Ayu Lucy Larassaty; Nafia Ilhama Qurratu’aini
Jurnal Manajemen Bisnis Vol. 1 No. 3 (2026): April-Juni
Publisher : Samudra Ilmu Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis peran kepuasan kerja dalam memediasi pengaruh reward dan punishment terhadap kinerja karyawan CV. Citra Pangan Utama. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori dengan sampling jenuh terhadap 100 karyawan. Data dikumpulkan melalui kuesioner Skala Likert lima poin dan dianalisis menggunakan PLS-SEM pada SmartPLS 4. Hasil menunjukkan reward berpengaruh positif terhadap kinerja dan kepuasan kerja, sedangkan punishment berpengaruh positif terhadap kinerja dan kepuasan kerja . Kepuasan kerja berpengaruh positif terhadap kinerja. Pengaruh tidak langsung reward dan punishment terhadap kinerja melalui kepuasan kerja juga signifikan. Dengan demikian, kepuasan kerja berperan sebagai mediator parsial. Perusahaan perlu membangun sistem penghargaan yang transparan serta sanksi yang adil dan proporsional untuk memperkuat kepuasan dan kinerja karyawan.
Pengaruh Personal Branding LinkedIn, Soft Skill, Adaptability terhadap Employability Gen Z Sidoarjo Muhammad Ahdal Sidqulloh Amin; Jeziano Rizkita Boyas; Wahyu Eko Pujianto; Nafia Ilhama Qurratu’aini
Jurnal Manajemen Bisnis Vol. 1 No. 3 (2026): April-Juni
Publisher : Samudra Ilmu Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh personal branding di LinkedIn, soft skill, dan adaptability terhadap employability Generasi Z di Kabupaten Sidoarjo. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan purposive sampling terhadap 150 responden berusia 18-27 tahun yang berstatus mahasiswa tingkat akhir, fresh graduate, atau pencari kerja serta aktif menggunakan LinkedIn. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert dan dianalisis menggunakan SEM-PLS dengan SmartPLS 4. Hasil menunjukkan bahwa personal branding berpengaruh positif dan signifikan terhadap employability (beta = 0,364; t = 4,200; p < 0,001), soft skill berpengaruh positif dan signifikan (beta = 0,398; t = 5,274; p < 0,001), dan adaptability memberikan pengaruh paling kuat (beta = 0,415; t = 6,234; p < 0,001). Nilai R-square sebesar 0,796 menunjukkan bahwa ketiga variabel menjelaskan 79,6% variasi employability.
LEAN MANUFACTURING AND IUP MATRIX ANALYSIS TO IMPROVE THE PRODUCTION TIME OF FOOD CONTAINER AT UD GAJAH DELTA Taqwanur; Nafia Ilhama Qurratu’aini; Achmad Mufliq
JISO : Journal of Industrial and Systems Optimization Vol. 7 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Universitas Maarif Hasyim Latif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51804/jiso.v7i2.39-46

Abstract

ABSTRAKUD. Gajah Delta merupakan UMKM produsen peralatan dapur yang berlokasi di area pemukiman, dimana lokasi gudang di seberang jalan lokasi proses produksi yang memperlambat aliran bahan baku dan produk setengah jadi. Rantang merupakan produk dengan order tertinggi. Beberapa hambatan yang dihadapi , yaitu lokasi bahan baku dan proses produksi yang berbeda, operator sakit di pergelangan tangan karena mengoperasikan mesin dengan memutar handle, lintasan kasar untuk produk menyebabkan aliran produk terhambat, operator tidak masuk, operator sering mengobrol, tahapan proses produksi banyak tetapi pengaturan tata letak yang tidak baik, menunggu bahan, kurangnya kebersihan area, peralatan proses produksi kurang. Mayoritas karyawan kurang mampu berkoordinasi, mengidentifikasi masalah dan menyelesaikan masalah produksi sehingga waktu produksi menjadi lebih lama.Untuk memperbaiki problem di atas maka digunakan metode Lean Manufacturing untuk mengidentifikasi Value adding Activities, Non Value Adding Activities. Dengan melakukan kuisioner dan brainstorming maka diperoleh tiga pemborosan terbesar yaitu transportation, employee behavior, dan unnecessary motion. Untuk menemukan akar permasalahannya digunakan five whys kemudian diusulkan saran perbaikan dengan pembobotan berdasarkan Importance, Urgency, Priority (IUP).Dari perbaikan tersebut waktu produksi rantang mengalami penurunan 46,32% , Value Adding Activity mengalami kenaikan 31,64% dengan mengurangi Non Value Adding Activity 58.83%. Hal ini berdampak positip pada pengembangan bisnis. ABSTRACTUD. Gajah Delta is an MSME kitchen equipment manufacturer located in a residential area, where the warehouse is located across the road from the production process which slows down the flow of raw materials and semi-finished products. Food container is the product with the highest orders. Some of the obstacles faced, namely the location of raw materials and the production process are different, the operator has pain in the wrist from operating the machine by turning the handle, rough paths for the product caused product flow to be hampered, the operator does not enter, the operator often chats, there are many stages in the production process but the arrangements poor layout, waiting for materials, lack of area cleanliness, lack of production process equipment. The majority of employees are less able to coordinate, identify problems and resolve production problems, resulting in longer production times.To fix the problem above, the Lean Manufacturing method is used to identify Value Adding Activities (VAA), Non Value Adding Activities. By conducting questionnaires and brainstorming, the three biggest wastes were obtained, namely transportation, employee behavior, and unnecessary motion. To find the root of the problem, five whys are used, then suggestions for improvement are proposed with weighting based on Importance, Urgency, and Priority (IUP).From these improvements, food container production time decreased by 46,32%, Value Adding Activity increased by 31.64% by reducing Non Value Adding Activity by 58.83%. This has a positive impact on business development.