Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : PESHUM

Integrasi Kaidah Figh dan Standar Produksi Halal Dalam Bisnis Kuliner : Studi Kasus Pada Hosen’s Culinary Di Indonesia Halik, Abdul Chadjib; Sapa, Nasrullah Bin; Cut Muthiadin
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 3: April 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i3.7515

Abstract

Industri kuliner halal di Indonesia telah mengalami perkembangan pesat, seiring dengan meningkatnya kesadaran konsumen terhadap pentingnya produk yang sesuai dengan prinsip syariah. Hosen’s Culinary, yang terletak di Jakarta, menjadi salah satu contoh usaha kuliner yang menerapkan prinsip halal secara konsisten. Meskipun demikian, tantangan besar tetap ada, seperti ketersediaan bahan baku halal, biaya sertifikasi, dan edukasi konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Standar Jaminan Produk Halal (SJPH) pada Hosen’s Culinary dan mengevaluasi tantangan serta peluang yang dihadapi oleh UKM kuliner dalam menerapkan prinsip syariah di industri kuliner. Pendekatan kualitatif dengan studi kasus diterapkan pada Hosen’s Culinary melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi untuk menggali penerapan kaidah fiqih dalam proses produksi, pemilihan bahan baku, serta pelatihan internal yang dilakukan oleh tim manajemen halal. Temuan menunjukkan bahwa Hosen’s Culinary telah memenuhi standar halal yang ditetapkan oleh lembaga pemeriksa halal, LPH Hidayatullah, dengan sistem yang terorganisir mulai dari pemilihan bahan baku, prosedur produksi, hingga pemantauan dan evaluasi internal. Namun, tantangan utama terletak pada keterbatasan bahan baku halal lokal dan biaya sertifikasi. Peluang terdapat dalam peningkatan fasilitas ramah Muslim dan edukasi konsumen mengenai pentingnya jaminan halal. Hosen’s Culinary berhasil mengintegrasikan prinsip syariah dalam setiap aspek operasionalnya, meskipun dihadapkan pada tantangan yang memerlukan perhatian lebih lanjut. Rekomendasi yang diajukan termasuk kolaborasi dengan lembaga sertifikasi halal dan penyediaan bahan baku halal lokal untuk mendukung keberlanjutan usaha. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi pengembangan kebijakan dan praktik halal di sektor kuliner Indonesia, serta menawarkan solusi praktis bagi UKM dalam menghadapi tantangan dan meraih peluang dalam bisnis kuliner halal
Kepatuhan Terhadap Prinsip Halal dalam Industri Kosmetik: Implikasi terhadap Preferensi Konsumen Muslim Sudarmi, Sudarmi; Sapa, Nasrullah Bin; Muthiadin, Cut; Syam, Agus; Agus, Agus
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 2: Februari 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i2.7188

Abstract

Kepatuhan terhadap prinsip halal dalam industri kosmetik memiliki dampak signifikan terhadap preferensi konsumen Muslim, seiring dengan meningkatnya permintaan untuk produk yang sesuai dengan ajaran Islam. Konsumen Muslim kini semakin memprioritaskan sertifikasi halal sebagai salah satu faktor utama dalam keputusan pembelian kosmetik, mencerminkan tingginya kesadaran akan pentingnya kehalalan dalam aspek kehidupan mereka, termasuk dalam produk kecantikan. Studi ini mengeksplorasi implikasi kepatuhan terhadap prinsip halal terhadap preferensi konsumen Muslim, dengan fokus pada sertifikasi halal, transparansi dalam pemasaran, dan etika perusahaan. Penelitian ini juga menyoroti bagaimana perusahaan kosmetik harus menyesuaikan strategi pemasaran mereka dengan nilai-nilai Islam, memastikan bahwa produk yang ditawarkan tidak hanya memenuhi persyaratan halal tetapi juga mencerminkan prinsip etika yang mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan kosmetik yang mematuhi prinsip halal dan menjalankan pemasaran yang berbasis pada integritas dan transparansi akan dapat meningkatkan kepercayaan dan loyalitas konsumen Muslim, serta meraih kesuksesan yang berkelanjutan di pasar yang semakin berkembang ini. Implikasi praktis dari temuan ini menekankan pentingnya adaptasi perusahaan kosmetik terhadap tren konsumsi halal yang terus berkembang untuk memenangkan pangsa pasar Muslim global.
Implementasi Sistem Penjaminan Halal pada Produk Roti di Toko Roti Fiona Cakes Makassar Maulana, Maulana; Cut Muthiadin; Sapa, Nasrullah Bin; Mukhtar Galib
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 2: Februari 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i2.7267

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan sistem jaminan halal pada Fiona Cakes Bakery, sebuah UKM yang berbasis di Makassar. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen. Temuan penelitian menunjukkan bahwa sistem jaminan halal diterapkan melalui tiga aspek utama: pemilihan bahan baku bersertifikat halal, penerapan prosedur operasi standar (SOP) dalam proses produksi, dan pelaksanaan audit internal dan eksternal secara berkala. Penerapan ini berdampak positif pada kepercayaan konsumen, loyalitas pelanggan, dan penjualan, yang meningkat hingga 20% setelah memperoleh sertifikasi halal. Namun, beberapa tantangan masih ada, termasuk terbatasnya ketersediaan bahan tambahan bersertifikat halal, pemahaman karyawan yang tidak memadai tentang standar halal, dan biaya yang signifikan terkait dengan sertifikasi dan audit. Rekomendasi termasuk peningkatan pelatihan karyawan, perluasan kemitraan dengan pemasok bersertifikat halal, dan peningkatan subsidi pemerintah untuk mendukung UKM. Penelitian mendatang disarankan untuk mengeksplorasi hubungan kuantitatif antara sertifikasi halal dan kinerja keuangan UKM untuk wawasan yang lebih luas.