Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Tingkat Kesehatan Laporan Keuangan pada PT Bank Syariah Mandiri Tbk. dengan Metode CAMEL Periode 2016 – 2020 Muhammad Iqbal Surya Pratikto; Nisha Nor Rahmawati
OECONOMICUS Journal of Economics Vol. 6 No. 1 (2021): (Desember) edisi 11
Publisher : Program Studi Ilmu Ekonomi UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/oje.2021.6.1.29-37

Abstract

The purpose of this research is to see and find out the level of the soundness of the financial statements at PT Bank Syariah Mandiri Tbk using the CAMEL method (Capital, Asset Quality, The method of data collection used in this research is the documentation of secondary data sources that have been collected and have been documented on the bank's official website in the form of existing financial reports. The results obtained in this study are CAR, ROA, and NI very healthy, NPF, ROE, FDR healthy, and PDN, BOPO quite healthy.
Analisis Kesehatan Laporan Keuangan pada Bank Muamalat Indonesia dengan Menggunakan Metode RGEC Tahun 2016-2020 Nabilatul Mumtazah Putri Husaein; Muhammad Iqbal Surya Pratikto
Al-Iqtishadiyah: Ekonomi Syariah dan Hukum Ekonomi Syariah Vol 7, No 2 (2021): Jurnal al-Iqtishadiyah
Publisher : Fakultas Studi Islam Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjary

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (527.914 KB) | DOI: 10.31602/iqt.v7i2.6104

Abstract

This study aims to determine the health level of Bank Muamalat Indonesia in 2016-2020 using the RGEC method which consists of four components namely Risk Profile, GCG (Good Corporate Governance), Earnings, and Capital. The results of the research about the health level of Bank Muamalat Indonesia in 2016-2020 showed that the NPF ratio is good except in 2019 which was considered quite good because it was in quiet health condition. Then the bank’s FDR ratio showed good results except in 2016 because the result of the analysist was in quite good category. For the PDN ratio, the bank showed quite good. Meanwhile the ratio of ROA, ROE, and BOPO are considered less good because all of them are in the unhealthy category. Meanwhile, for the NI ratio in 2016-2018 is good, for 2019 is less good, and for 2020 is quite good. While in the CAR ratio, the bank is in the very healthy category so that it can be said to be very good condition. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesehatan pada Bank Muamalat Indonesia periode tahun 2016-2020 dengan menggunakan metode RGEC yang meliputi empat komponen yakni Risk Profile (Profil Risiko), GCG (Good Corporate Governance), Earnings (Rentabilitas), dan Capital (Modal). Hasil penelitian selama periode 2016-2020 tercatat bahwa pada rasio NPF bank menunjukkan hasil yang baik kecuali untuk tahun 2019 yang termasuk cukup baik karena termasuk dalam kategori yang cukup sehat. Kemudian pada rasio FDR bank menunjukkan hasil yang baik kecuali di tahun 2016 karena hasil analisisnya berada dalam kategori cukup sehat. Untuk rasio PDN, bank dikatakan cukup baik. Sedangkan pada rasio ROA, ROE, dan BOPO kurang baik karena semuanya berada dalam kategori kurang sehat. Sementara itu, untuk rasio NI di tahun 2016-2018 bank dikatakan baik, tahun 2019 kurang baik, dan tahun 2020 cukup baik. Sedangkan pada rasio CAR, bank berada dalam kategori sangat sehat sehingga dapat dikatakan sangat baik.
Analisis Tingkat Kesehatan dan Potensi Financial Distress dengan Metode RGEC Pada BNI Syariah Tahun 2014-2018 Muhammad Iqbal Surya Pratikto; Ariza Qanita; Rahma Ulfa Maghfiroh
El-Qist: Journal of Islamic Economics and Business (JIEB) Vol. 9 No. 1 (2019): eL-Qist
Publisher : Islamic Economics Department, Faculty of Islamic Economics and Business, Sunan Ampel State Islamic University, Surabaya Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/elqist.2019.9.1.87-101

Abstract

Penilaian tingkat kesehatan bank merupakan hal yang sangat penting, tidak hanya untuk kepentingan stakeholder melainkan juga untuk kepentingan perusahaan itu sendiri. Dengan mengetahui kondisi kesehatan bank, manajemen bisa lebih mudah dalam menentukan arah kebijakan jalannya perusahaan ke depan. Dalam menjalankan bisnisnya, perbankan harus memperhatikan aspek risiko yang mungkin diakibatkan dari kegiatan operasionalnya. Penelitian ini bertujuan untuk menilai tingkat kesehatan dan potensi financial distress pada bank BNI Syariah dari tahun 2014 sampai 2018. Penilaian tingkat kesehatan bank sangat penting baik untuk stakeholder maupun untuk kepentingan pengambilan keputusan bagi manajemen bank itu sendiri. Tingkat kesehatan bank dibagi menjadi lima kategori yaitu “Sangat Sehat” yang dipersamakan dengan Peringkat Komposit 1 (PK-1), “Sehat” yang dipersamakan dengan Peringkat Komposit 2 (PK-2), “Cukup Sehat” yang dipersamakan dengan Peringkat Komposit 3 (PK-3), “Kurang Sehat” yang dipersamakan dengan Peringkat Komposit 4 (PK-4), dan “Tidak Sehat” yang dipersamakan dengan Peringkat Komposit 5 (PK-5). Metode penilaian tingkat kesehatan bank telah mengalami berbagai perubahan mulai dari CAMEL, CAMELS, dan yang terakhir dan saat ini digunakan adalah RGEC. RGEC mengukur empat komponen yaitu Risk Profile yang diproksikan melalui NPF dan FDR, GCG yang diproksikan melalui PDN, Earnings yang diproksikan melalui ROA, ROE, NI, dan BOPO, serta Capital yang diproksikan melalui CAR. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif dengan menggunakan metode RGEC (Risk Profile, Good Corporate Governance, Earnings, dan Capital) dalam analisis laporan keuangan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bank BNI Syariah dari tahun 2014 sampai 2018 masuk dalam peringkat PK-2 dan dinyatakan sehat serta tidak berpotensi mengalami financial distress.
Analisis Tingkat Kesehatan Bank melalui Pendekatan RGEC (Risk Profile, Good Corporate Governance, Earning, Capital) Tahun 2014-2018 (Studi Pada PT Bank Bri Syariah (Persero) Tbk.) Muhammad Iqbal Surya Pratikto; Galuh Ajeng Safitri; Maziyah Mazza Basya
El-Qist: Journal of Islamic Economics and Business (JIEB) Vol. 9 No. 2 (2019): eL-Qist
Publisher : Islamic Economics Department, Faculty of Islamic Economics and Business, Sunan Ampel State Islamic University, Surabaya Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/elqist.2019.9.2.128-142

Abstract

Bank sehat merupakan suatu bank yang mampu berfungsi dalam menjalankan fungsinya dengan baik. Bank memiliki banyak fungsi salah satunya sebagai lembaga intermediasi dan bank dapat menumpuhkan kepercayaan masyarakat agar terjadi peningkatan kinerja yang lebih efisien. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui tingkat kesehatan bank PT. Bank BRI Syariah (persero) Tbk dengan melalui metode RGEC (Risk Profile, Good Corporate Governance, Earning, Capital). Risk profile diukur rasio kredit melalui NPF dan rasio likuiditas diukur melalui FDR. Good Corporate Governance diukur menggunakan rasio PDN, Earning diukur menggunakan rasio ROA,ROE, NI, dan BOPO, dan Capital dapat diukur menggunakan rasio CAR. PT. Bank BRI Syariah (persero) Tbk setelah dianalisis menggunakan metode RGEC (Risk Profile, Good Corporate Governance, Earning, Capital) dapat dianggap cukup sehat atau dapat dikatakan peringkat 3, dilihat dari keseluruhan pengukuran rasio Good Corporate Governance (GCG) dan rasio Earning (rentabilitas) kinerja perusahaan masih belum cukup baik sehingga diperlukan adanya sebuah kebijakan dan peningkatan kinerja dalam pengelolaan asset. Bank BRI sudah baik dalam mengatasi adanya kredit macet dan masuk pada peringkat 2 terlihat pada hasil analisis risk profile yang mana mendapatkan predikat sehat. Dalam hal mengatasi biaya modal Bank BRI mendapat peringkat 1 yaitu sehat. Bank BRI mampu memenuhi segala kewajiban dengan modal yang cukup.
Analisis Tingkat Kesehatan Bank dan Potensi Kebangkrutan Menggunakan Metode CAMEL dan Z-Score pada Bank BJB Syariah Periode 2016-2020 Nabilatul Amaliyah; Muhammad Iqbal Surya Pratikto
Jurnal Masharif al-Syariah: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah Vol 7, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (418.343 KB) | DOI: 10.30651/jms.v7i2.11343

Abstract

Banks are institutions that manage public funds, so it is very important to maintain good conditions. This can be maintained by analyzing the soundness of the bank from the results of the calculation of the ratios using a predetermined method. The research was conducted with the aim of knowing the condition of the bank's soundness level and the potential for bankruptcy that might occur in BJB Syariah for the 2016-2020 period. The study was conducted using a quantitative descriptive method with the type of data used is secondary data in the form of annual reports and BJB Syariah year-end quarterly reports 2016-2020, using bank soundness analysis techniques with the CAMEL method and potential bankruptcy analysis techniques with the Modified Altman Z-Score equation model. The results of the research conducted indicate that the soundness level of the BJB Syariah bank in 2016-2017 is in the PK-4 category or less healthy, in 2018-2019 it is in the PK-2 or healthy category, and in 2020 it is in the PK-3 category or quite healthy and the analysis of potential bankruptcy conducted in 2016-2020 did not detect any bankruptcy.
Analisis Minat Masyarakat Terhadap Perbankan Syariah di Wilayah Kecamatan Panceng Kabupaten Gresik Nurul Ihsan; Nurrohman Hadi; Muhammad Iqbal Surya Pratikto
Jurnal BAABU AL-ILMI: Ekonomi dan Perbankan Syariah Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/ba.v7i1.5399

Abstract

Islamic banking in Indonesia in recent years has experienced extraordinary developments. However, the development of Islamic banking has not been able to attract the Indonesian people to join Islamic banking. As is the case in Panceng sub-district, Gresik district where public interest in Islamic banking is still very lacking. Therefore, the purpose of this study is to find out how the interest of the people in the Panceng sub-district towards Islamic banking. The approach used in this research is a qualitative approach. The results of this study indicate that public interest in the Panceng sub-district is still very low seen from the results of interviews, observations, and so on. This is due to the lack of public knowledge of Islamic banking, then they do not understand the system and operations applied to Islamic banks, as well as a sense of comfort towards conventional banks because they first know conventional banks are also a factor in the lack of public interest in Islamic banking in the region. Panceng District.
ANALYSIS OF THE HEALTH LEVEL OF BRI SHARIA BANK THROUGH RGEC METHOD FROM 2016 TO 2020 Imam Ali Mustofa; Nurhayati Nurhayati; Fajruddin Fatwa; Suqiyah Musyafa’ah; Muhammad Iqbal Surya Pratikto
El-Qist: Journal of Islamic Economics and Business (JIEB) Vol. 8 No. 2 (2018): eL-Qist
Publisher : Islamic Economics Department, Faculty of Islamic Economics and Business, Sunan Ampel State Islamic University, Surabaya Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/elqist.2018.8.2.1676-1703

Abstract

With this research, it can be known whether or not BRI Syariah Bank is healthy through the application of the RGEC method from 2016 to 2020. In carrying out an analysis of the health of BRI Syariah banks, the author uses technical analysis of the data through the application of the RGEC method. This research uses a descriptive quantitative approach that uses the RGEC method or steps through 4 analysis components consisting of Risk Profile, GCG, Earnings, and Capital. Where the ratios contained in each component of the analysis are contained in a financial report. This study resulted in a conclusion that the soundness of BRI Syariah banks in 2016-2020 that applied the RGEC method assessed through four analysis components and eight ratios consisting of NPF, FDR, PDN, ROA, ROE, NI, BOPO, and CAR obtained a healthy rating.
Implementasi Metode RGEC Sebagai Dasar Analisis Tingkat Kesehatan Kinerja Keuangan Bank Syariah Bukopin Periode 2016-2020 Handila Rizka; Muhammad Iqbal Surya Pratikto
Jurnal Akuntansi Indonesia Vol 11, No 2 (2022): Jurnal Akuntansi Indonesia
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung (UNISSULA), Faculty of Economics, Department of Accounting

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jai.11.2.146-158

Abstract

AbstractBanks as one of the institutions that control the state economy have an obligation to maintain and maintain the trust of the public to always apply the precautionary principle to each managed fund and pay attention to risk management as a source that can affect the soundness of a bank. RGEC as a method of analyzing comprehensively the soundness of a bank's financial performance by applying four important components in the analysis process, the four components include Risk Profile, GCG or Good Corporate Governance, Earning, and Capital. This study aims to determine whether or not Bukopin Syariah Bank is healthy in the last five years from 2016 to 2020 using the RGEC method. The type of research used in the current study is explanatory research. This study obtained the final result that Bukopin Syariah Bank in 2016 and 2017 was included in the PK-2 category so that it was declared to be in a healthy condition, while in 2018 to 2020 the analysis of the soundness of Bukopin's financial performance was in the PK-3 category so that it was declared a bank. have been in poor health in the last three years. Keywords: Bank Soundness Level; Financial Performance; RGEC Method; Bukopin Syariah Bank AbstrakPerbankan sebagai salah satu lembaga pemegang kendali perekonomian negara memiliki kewajiban dalam menjaga dan memelihara amanah dari masyarakat untuk senantiasa menerapkan prinsip kehati-hatian terhadap setiap dana yang dikelola dan memperhatikan manajemen risiko sebagai sumber yang dapat mempengaruhi tingat kesehatan suatu bank. RGEC sebagai salah satu metode analisis tingkat kesehatan kinerja keuangan suatu bank yang komprehensif dengan menerapkan empat komponen penting dalam proses analisisnya, empat komponen tersebut diantaranya Risk Profile, GCG atau Good Corporate Governance, Earning, dan Capital. Penelitian ini ditujukan guna mengetahui sehat atau tidaknya Bank Syariah Bukopin dalam lima tahun terakhir terhitung tahun 2016 hingga 2020 menggunakan metode RGEC. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian saat ini yaitu explanatory research. Penelitian ini mendapatkan hasil akhir bahwa Bank Syariah Bukopin pada tahun 2016 dan 2017 masuk pada kategori PK-2 sehingga dinyatakan berada pada kondisi sehat, sedangkan pada tahun 2018 hingga 2020 analisis tingkat kesehatan kinerja keuangan Bank Syariah Bukopin masuk pada kategori PK-3 sehingga dinyatakan bank mengalami kondisi kurang sehat pada tiga tahun terakhir.Kata Kunci: Tingkat Kesehatan Bank; Kinerja Keuangan; Metode RGEC, Bank Bukopin Syariah
Analisis Tingkat Kesehatan Bank Menggunakan Metode RGEC (Risk Profile, Good Corporate Governance, Earnings, And Capital). Feni Febrianti; Muhammad Iqbal Surya Pratikto
ADILLA : Jurnal Ilmiah Ekonomi Syari'ah Vol 6 No 1 (2023): Januari
Publisher : Universitas Islam Darul 'ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/adilla.v6i1.3965

Abstract

Penelitian ini dilkukan dengan tuuan untuk mengetahui tingkat kesehatan pada PT Bank Aladin Syariah Tbk pada periode 2017-2021 dengan menggunakan teknik analisis RGEC. Penelitian in mengunakan analisis deskriptif kuantitatif dengan sumber data penelitian lapran keuangan tahunan PT Bank Aladin Syariah Tbk. Variabel-variabel penelitian yang digunakan yaitu Net Performing Financing (NPF) dan Financing to Deposit Ratio (FDR) ntuk menganalisis Risk Profile, Posisi Devisa Netto (PDN) untuk menganalisis Good Corporate Governance, Return On Asset (ROA), Return On Equity (ROE), Net Imbalan (NI), dan Biaya Oprasional dan Pendapatan Oprasional (BOPO) untuk menganalisis Earnings, dan Capital Adequacy Ratio (CAR) untuk menganalisis Capital. Hasil enelitin mengunakan analisis RGEC mendapatkan kesimpulan bahwa ban brada ada perngkat 3 dengan predikat cukup sehat. Ini mengambarkan bahwa bank sudah cukup baik dalam permodala namun, perlu meningkatkan kinerja agar lebih efektif dan efisien pengelolan modal.
Implementasi Akad Mudharabah Mutlaqah Pada Tabungan Haji IB Amanah Terhadap Profitabilitas PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk.: Implementation of Mudharabah Mutlaqah Agreement on Hajj Savings IB Amanah on Profitability of PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk. Nada El Nadia; Masadah; Muhammad Yazid; Muhammad Iqbal Surya Pratikto; Nurul Fatma Hasan
El-Qist: Journal of Islamic Economics and Business (JIEB) Vol. 13 No. 1 (2023): El-Qist
Publisher : Islamic Economics Department, Faculty of Islamic Economics and Business, Sunan Ampel State Islamic University, Surabaya Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/elqist.2023.13.1.16-34

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjawab pertanyaan mengenai bagaimana implementasi akad Mudharabah Mutlaqah pada Tabungan Haji IB Amanah dan bagaimana pengaruhnya terhadap profitabilitas PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk. Jenis penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan menggunakan metode penelitian kualitatif dan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa, 1) Implementasi akad mudharabah mutlaqah pada Tabungan Haji IB Amanah di PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk sudah sesuai dengan ketentuan fatwa DSN-MUI No.02/DSN-MUI/IV/2000 Tentang Tabungan dengan prinsip mudharabah. 2) Bank mendapatkan bagian 90% atas bagi hasil Tabungan Haji IB Amanah, profitabilitas yang diperoleh Bank dari Tabungan Haji IB Amanah di tahun 2019 adalah Rp17.998.535.314 menyumbang 1,31% dari laba tahun berjalan senilai Rp1.376.505 T. Kemudian, profitabilitas yang diperoleh Bank dari Tabungan Haji IB Amanah di tahun 2020 adalah Rp18.503.080.413 menyumbang 1,25% dari laba tahun berjalan senilai Rp1.488.962 T. Sedangkan profitabilitas yang diperoleh Bank dari Tabungan Haji IB Amanah di tahun 2021 sebesar Rp19.340.802.000 menyumbang 1,27% dari total laba tahun berjalan 2021 senilai Rp1.523.070 T.   This study aims to answer questions about how implementing the Mudharabah Mutlaqah contract on Hajj IB Amanah Savings affects the profitability of PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk. This study's research type was field research using qualitative research methods and a descriptive approach. The research results obtained show that; 1) The implementation of the mudharabah mutlaqah contract on IB Amanah Hajj Savings at PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk is following the provisions of the DSN-MUI fatwa No.02/DSN-MUI/IV/2000 concerning Savings with the principle of mudharabah. 2) The Bank gets a 90% share of the profit sharing of the Amanah Hajj IB Savings; the profitability obtained by the Bank from the Amanah Hajj IB Savings in 2019 is IDR 17,998,535,314 contributing 1.31% of the profit for the year amounting to IDR 1,376,505 T. Then, the profitability obtained by the Bank from the IB Amanah Hajj Savings in 2020 was IDR 18,503,080,413, contributing 1.25% of the current year’s profit of IDR 1,488,962 T. Meanwhile, the profitability obtained by the Bank from the Amanah Hajj IB Savings in 2021 was IDR 19,340,802,000 contributed 1.27% of the total profit for the year 2021 of IDR 1,523,070 T.  
Co-Authors Achmad Fajruddin Fatwa Adam Bin Hamzy, Muhammad Ali Mustofa, Imam Amalia, Najwa Aminin, Rista Izza Ardyanfitri, Helmina Arifin, Ah. Ali Ariza Qanita Auliyaun Nisaa, Mufida Azizah Malik, Rizki Clarissa Belinda Fabrela El Nadia, Nada Enha Arini Khusnul Faizah Enha Arini Khusnul Faizah Fabrela, Clarissa Belinda Fatwa, Fajruddin Fayakun, Aldo Deva Feni Febrianti Galuh Ajeng Safitri Hadi, Nurrohman Hafidz Akmal khoirony Handila Rizka Helmina Ardyanfitri Herlina Rahma Yanti Ihsan, Nurul Ilham, Muhamad Arifin Imam Ali Mustofa Kamilah, Athia Nur Khasanah, Faizatun Laila maghfiroh Lola Triaulina Maghfiroh, Rahma Ulfa Malik, Rizki Azizah MASADAH Masadah Maziyah Mazza Basya Miftah Hur Rahman Zh Mohammad Dliyaul Muflihin Mohammad Khoiruzi Afiq Muhammad Yazid Muhammad Yazid Muntazeri, Eliya Najma Musafa’ah, Suqiyah Musyafa’ah, Suqiyah Nabilatul Amaliyah Nabilatul Mumtazah Putri Husaein Nabilla, Wulan Alyu Nada El Nadia Nisha Nor Rahmawati Nur Cahyani, Della Nur Maulidah Dini Rahmani Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurrohman Hadi Nurul Aulia Herlina Angganita Nurul Fatma Hasan Nurul Ihsan Putri Ayu Fitria Sari Qanita, Ariza Rafi Setya Iqbal Pratama Rahma Ulfa Maghfiroh Rahmani, Nur Maulidah Dini Rahmawati, Lilik Rizka Nur Aini Sa'bania, Nisfuizza Rara Nur Safitri, Galuh Ajeng Sari, Mita Permata Sari, Putri Ayu Fitria Setya Iqbal Pratama, Rafi Setya Iqbal Pratama, Rafi Siti Nur Azizah Sofyanto, Dita Putri Sri Wigati Suqiyah Musafaah Toyyibatus Samsiah Ulfa Maghfiroh, Rahma Wulan Alyu Nabilla Yanti, Herlina Rahma