Claim Missing Document
Check
Articles

Pencegahan dan Pemberantasan Skabies di Lingkungan Dayah terhadap Peningkatan Pengetahuan Siswa Dayah Riyadatul Qulub Mellaratna, Wizar Putri; Sahputri, Juwita; Z, Khairunnisa; Sofia, Rizka; Yuziani; Millizia, Anna
Auxilium : Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol. 3 No. 2: Auxilium: Jurnal Pengabdian Kesehatan - Agustus 2025
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/auxilium.v3i2.23724

Abstract

Skabies adalah infeksi kulit yang disebabkan oleh tungau Sarcoptes scabiei, yang dapat menyerang individu dari berbagai latar belakang sosial dan usia. Penyakit ini menyebabkan rasa gatal yang parah, mengganggu kualitas tidur, dan berpotensi menimbulkan dampak psikososial. Data dari WHO menunjukkan bahwa prevalensi skabies global mencapai 300 juta kasus per tahun, dengan Indonesia mencatat angka kejadian yang signifikan, terutama di lingkungan pesantren. Di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam, skabies menjadi masalah kesehatan masyarakat yang serius, dengan prevalensi yang lebih tinggi di kalangan santri. Untuk mengatasi masalah ini, Program studi Kedokteran Universitas Malikussaleh bersama CIMSA Unimal melaksanakan program edukasi yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran 30 santri Dayah Riyadhatul Qulub mengenai pencegahan, penularan, dan pengobatan skabies. Program ini mencakup penyampaian materi, diskusi kelompok, dan pelatihan selama 5 bulan, dengan target peningkatan nilai akhir. Diharapkan intervensi ini dapat mengubah perilaku santri dan mengurangi insidensi skabies di pesantren. kata kunci: skabies, pencegahan, pemberantasan, dayah
Edukasi Farmakologi Terapan: Pembuatan Oralit Mandiri dan Deteksi Dini DBD dengan Uji Torniquet pada Santri di MTs Syamsudduha Aceh Utara Yuziani, Yuziani; Sofia, Rizka; Sawitri, Harvina; Maulina, Meutia; Mellaratna, Wizar Putri; Siregar, Sarah Rahmayani
Auxilium : Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol. 3 No. 2: Auxilium: Jurnal Pengabdian Kesehatan - Agustus 2025
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/auxilium.v3i2.24076

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang masih menjadi perhatian utama, terutama di wilayah-wilayah endemis. Salah satu upaya strategis untuk menurunkan angka keparahan kasus DBD adalah melalui deteksi dini dan penanganan awal berbasis edukasi farmakologi terapan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pembuatan oralit mandiri sebagai langkah awal penanganan dehidrasi, serta penerapan uji tourniquet sebagai metode sederhana untuk deteksi dini DBD. Kegiatan dilaksanakan di MtsS Syamsudduha Aceh Utara dalam bentuk edukasi interaktif yang mencakup ceramah, demonstrasi pembuatan oralit, dan pelatihan praktik uji tourniquet. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk menilai peningkatan pengetahuan peserta, serta observasi langsung terhadap keterampilan praktik peserta. Hasil didapatkan peningkatan pengetahuan peserta sebesar 40,76% berdasarkan hasil perbandingan pre-test dan post-test. Selain itu, sebagian besar peserta mampu melakukan uji tourniquet secara tepat sesuai pedoman yang dikeluarkan oleh WHO. Evaluasi keterampilan juga menunjukkan bahwa 95% peserta berhasil membuat oralit mandiri dengan benar. Edukasi farmakologi terapan terbukti efektif dalam meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat terhadap DBD dan kemampuan penanganan awal dehidrasi. Intervensi semacam ini sangat relevan untuk diterapkan di komunitas, terutama di daerah endemis. Kata Kunci: Farmakologi terapan, oralit mandiri, DBD, uji tourniquet, edukasi masyarakat
Efektivitas Antibakteri Ekstrak Daun Lidah Buaya (Aloe vera) Terhadap Pertumbuhan Bakteri Staphylococcus epidermidis Secara In Vitro Sofia, Rizka; Sahputri, Juwita; Humairah, Helma
Diagnosis Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 18 No. 3 (2023): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/jikd.v18i3.1538

Abstract

Staphylococcus epidermidis merupakan bakteri gram positif yang dapat menimbulkan infeksi nosokomial yang merugikan manusia. Tanaman herbal sering dipakai ekstraknya untuk mengobati berbagai penyakit, karena resistensi bakteri terhadap terhadap antibiotik menimbulkan beberapa konsekuensi. Adapun salah satu tanaman yang memiliki zat aktif sebagai antibakteri adalah daun lidah buaya, yang didalamnya terkandung seperti alkaloid, flavonoid dan tanin. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji apakah ekstrak daun Lidah Buaya (Aloe vera) dapat menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus epidermidis. Metode penelitian yang diguanakan adalah metode posttest only control group design. Uji pengaruh ekstrak daun lidah buaya dilakukan dengan metode difusi dengan konsentrasi 50%, 75% dan 100% dengan kontrol positif kotrimoksazol dan kontrol negatif Dimethyl Sulfoxida (DMSO). Hasil penelitian didapatkan bahwa konsentrasi 50% menghasilkan rata-rata zona bening sebesar 7,1 mm, konsentrasi 75% menghasilkan rata-rata zona bening sebesar 7,6 mm dan konsentrasi 100% menghasilkan rata-rata zona bening sebesar 9,4 mm. Kesimpulan yang didapatkan dari penelitian ini adalah semua konsentrasi ekstrak daun lidah buaya tidak memiliki daya efek antibakteri terhadap Staphylococcus epidermidis. Kata kunci: Antibakteri, Ekstrak Aloe vera, Staphylococcus epidermidis
Evaluation of the use of Antibiotics Quantitatively and Qualitatively in Pharyngitis Patients at Banda Sakti Public Health Center Lhokseumawe Yuziani, Yuziani; Sofia, Rizka; Siregar, Fely Syah Imara
Media Farmasi: Jurnal Ilmu Farmasi Vol. 20 No. 2: September 2023
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/mf.v20i2.26122

Abstract

Pharyngitis is inflammation that occurs in the pharynx and often spreads to surrounding tissues which is one of the causes is a bacterial infection. Antibiotics are the main drug of choice for bacterial infection. Evaluation of the use of antibiotics can be done quantitatively and qualitatively. The importance of evaluating the use of antibiotics in pharyngitis patients can reduce drug side effects and prevent resistance. This study's objective was to evaluate if giving antibiotics to pharyngitis patients at Banda Sakti Public Health Lhokseumawe was appropriate, quantitatively using the Defined Daily Dose (DDD) method and qualitatively using the Gyssens method. This research is descriptive. The sampling technique used purposive sampling with a time-limited sampling method. The result showed that the use of antibiotics quantitatively using the DDD method found the highest total DDD was amoxicillin of 10,35 DDD/1000 patients, while the qualitative evaluation using the gyssens method for amoxicillin was classified as category IIIB because the gift was too short, cefadroxil was classified as category IVB because other antibiotics were safer, ciprofloxacin was classified as category V because it is not indicated. This study concludes that the use of antibiotics quantitatively using the DDD method found the highest total DDD was amoxicillin, while the evaluation of the use of antibiotics qualitatively classified inappropriate.
Gambaran Kesiapsiagaan Bencana Pada Mahasiswa/i Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh Nasution, Decy Erni; Napitupulu, Muhammad; Z, Khairunnisa; Sofia, Rizka
GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh Vol. 2 No. 3 (2023): GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh - Juni 2023
Publisher : Program Studi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jkkmm.v2i3.15173

Abstract

Negara Republik Indonesia yang berada di lingkaran cincin api Pasific (ring of fire) merupakan negara yang rawan bencana. Pada tahun 2022 tercatat 3.544 kejadian bencana alam di Indonesia yang mengakibatkan  6.144.324 jiwa menderita dan mengungsi, 861 jiwa meninggal dunia, 46 jiwa hilang dan 8.727 jiwa mengalami luka-luka, juga mengakibatkan kerusakan infrastruktur dimana 95.403 unit rumah rusak, 1.983 unit fasilitas umum rusak, 163 unit kantor rusak, dan 342 unit jembatan rusak. Keadaan ini mengakibatkan seluruh komponen  pemerintahan maupun masyarakat harus selalu siaga menghadapi bencana. Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh yang mempunyai visi dan misi untuk menjadi yang terdepan dalam masalah kebencanaan baik secara nasional maupun internasional telah membekali mahasiswa/inya agar siap menghadapi bencana dengan memasukkan mata pelajaran kebencanaan di dalam kurikulum yang diajarkan secara teori maupun praktek. Penelitian ini bertujuan melihat gambaran kesiapsiagaan mahasiswa/i Fakultas kedokteran Universitas Malikussaleh tahun angkatan 2019 s/d 2022 terhadap bencana. Penelitian bersifat deskriptif dengan metode cross sectional, menggunakan  seluruh total populasi sebanyak 379 orang mahasiswa sebagai sampel (total sampling).  Pengukuran tingkat kesiapsiagaan menggunakan kuesioner berstandar LIPI-UNESCO/ISDR yang telah tervalidasi, dengan 5 parameter, yaitu Pengetahuan, Sikap, Rencana Tanggap darurat, Sistem Peringatan Dini dan Mobilisasi Sumber Daya. Pengolahan data dilakukan secara univariat.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari total responden, mayoritas berjenis kelamin wanita (74,67%)  dibandingkan pria (25,33%), dengan total populasi tertinggi terdapat pada tahun angkatan 2022 (100 orang), terendah tahun angkatan 2020 (90 orang). Nilai rata-rata total kesiapsiagaan mahasiswa/i Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh dalam menghadapi bencana tertinggi diperoleh mahasiswa/i tahun angkatan 2019 (88,98%), terendah tahun angkatan  2020 (81,54%). Mahasiswa pria memperoleh nilai rata-rata total  91,94%, lebih tinggi dibandingkan nilai rata-rata total mahasiswi wanita 86,02%.  Secara keseluruhan nilai rata-rata total kesiapsiagaan menghadapi bencana yang diperoleh mahasiswa/i Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh tahun angkatan 2019-2022 sudah tinggi (84,96%).  Semoga nilai tersebut dapat dipertahankan dan lebih ditingkatkan lagi ke depannya. Kata kunci: Bencana, mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh, Kesiapsiagaan bencana 
Penyuluhan Perilaku Pemberantasan Sarang Nyamuk dan Pembagian Sembako di SMPS Dayah Darul Yaqin Kota Lhokseumawe Sofia, Rizka; Sayuti, Muhammad; Z, Khairunnisa; Sahputri, Juwita; Millizia, Anna; M, Wizar Putri; Yuziani, Yuziani; Sawitri, Harvina
Auxilium : Jurnal Pengabdian Kesehatan Auxilium : Jurnal Pengabdian Kesehatan - Agustus 2023
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/auxilium.v1i1.12614

Abstract

Indonesia adalah negara beriklim tropis dengan suhu, kelembaban dan curah hujan yang relatif tinggi sehingga menjadikan Indonesia sebagai tempat yang ideal bagi perkembangan serangga, termasuk vektor (serangga penular penyakit). Nyamuk adalah salah satu vektor kelas insekta dengan ordo Diptera yang sering berinteraksi dalam kehidupan manusia. Penyakit yang ditularkan oleh nyamuk masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang utama di negara beriklim tropis. Nyamuk adalah salah satu vektor kelas insekta dengan ordo Diptera yang sering berinteraksi dalam kehidupan manusia. Penyakit yang ditularkan oleh nyamuk masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang utama di negara beriklim tropis. Vektor nyamuk penyebab penyakit di Indonesia adalah nyamuk dari genus Aedes, Anopheles, Culex, dan Mansonia. Penyakit filariasis di Indonesia disebabkan oleh cacing Wuchereria bancrofti, Brugia malayi, dan Brugia timori. Filariasis dapat disebarkan oleh semua spesies nyamuk. Penyakit DBD, chikungunya, dan demam kuning (yellow fever) ditularkan oleh genus Aedes, dan malaria ditularkan oleh genus Anopheles. Selain itu, terdapat pula ensefalitis jepang (japanese encephalitis) yang ditularkan oleh nyamuk dari genus Culex. Program pengabdian yang dilakukan berupa penjelasan mengenai penyakit-penyakit akibat vektor nyamuk yang paling sering dijumpai di masyarakat dan cara melakukan pencegahan terhadap penyakit tersebut. Pada tahap pelaksanaan digunakan tiga metode yaitu metode ceramah, diskusi kelompok, tanya jawab dan metode kuis untuk menilai daya tangkap peserta. Kegiatan penyuluhan perilaku pemberantasan sarang nyamuk pada santri dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman mengenai penyakit-penyakit akibat vektor nyamuk yang paling sering dijumpai dan pencegahan yang harus dilakukan untuk memutuskan penularan penyakit.
Penyuluhan Pengaruh Minyak Jelantah dan Pelatihan Pemeriksaan Kadar Kimia Darah di Desa Keutapang, Syamtalira Aron Z, Khairunnisa; Mellaratna, Wizar Putri; Sofia, Rizka; Rahmayani, Sarah; Vidella, Eva; Verza, Meuthia
Auxilium : Jurnal Pengabdian Kesehatan Auxilium : Jurnal Pengabdian Kesehatan - Januari 2024
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/auxilium.v2i1.13719

Abstract

Waste cooking oil is oil derived from plants such as corn oil, vegetable oil, and ghee which has been used as cooking oil and is usually reused for economic reasons. However, when viewed from its chemical composition, used cooking oil contains carcinogenic compounds which occurs during the frying process. The use of used cooking oil can disrupt the body's hemostasis, it can cause many disorders, can increase cholesterol, blood sugar, and uric acid, and can even damage organs. Knowledge about the effects of used cooking oil is expected to be able to change people's lifestyles so that they no longer use used cooking oil. Training on blood chemistry examinations related to cholesterol, uric acid, and blood sugar levels by Cadres in Keutapang Village can help the community and health workers in Keutapang Village as an initial screening to prevent systemic diseases. This activity aims to increase public knowledge regarding the influence of used cooking oil and cadres in Keutapang Village to be able to independently carry out blood chemistry checks for cholesterol, uric acid, and blood sugar levels.
EDUKASI METODE CERDIK DALAM PENGENDALIAN HIPERTENSI PADA LANSIA DI DESA UTEUN KOT KOTA LHOKSEUMAWE Sofia, Rizka; Yuziani, Yuziani; Emira, Afifa Sintia; Althaf, Muhammad
Jurnal Vokasi Vol 7, No 1 (2023): Maret
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/vokasi.v7i1.3291

Abstract

Hipertensi merupakan suatu keadaan dimana seseorang mengalami peningkatan tekanan darah di atas normal dengan sistolik di atas 140mmHg dan diastolic diatas 90 mmHg. Jika penyakit hipertensi terjadi dalam kurun waktu yang lama, bisa memicu penyakit seperti stroke. Pencegahan dan pengendalian Hipertensi selama masa pandemi perlu dilakukan. Upaya pencegahan dan pengendalian hipertensi perlu dilakukan oleh masyarakat agar dapat tetap sehat di masa pandemi ini. Pada orang yang sudah mengalami hipertensi bila terserang COVID-19 akan mengalami keparahan, mengalami kematian sebesar 2,5 kalinya. Desa Uteun Kot merupakan desa di lingkungan Fakultas Kedokteran Unimal. Pada tahun 2021, jumlah kasus hipertensi pada lansia di Desa Uteun Kot sebanyak 123 orang (17%) dari total 698 orang lansia. Tingginya kasus hipertensi pada lansia di Desa Uteun Kot disebabkan rendahnya tingkat pemahaman   masyarakat   dalam   melakukan   pencegahan   dan   pengendalian hipertensi dan rendahnya kesadaran masyarakat dalam melakukakan pemeriksaan tekanan darah  secara  rutin.  Oleh karena  itu,  perlu  adanya  upaya  untuk  dapat meminimalisir resiko terjadinya hipertensi pada lansia. Tujuan  dari  kegiatan  pengabdian  ini  yaitu  melakukan  edukasi pengendalian hipertensi dengan metode CERDIK bagi lansia di Desa Uteun Kot, Pelaksanaan kegiatan pengabdian dilakukan dengan beberapa tahapan yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan yang meliputi edukasi pengendalian hipertensi, pemeriksaan tekanan darah, pelatihan pemeriksaan tekanan darah bagi para kader kesehatan,   dan   hibah   alat   pengukur   tekanan   darah   sphygmomanometer (tensimeter) digital kepada mitra.
EDUKASI ADAPTASI KEBIASAAN BARU DALAM PENCEGAHAN COVID-19 DI PANTI ASUHAN MUHAMMADIYAH KOTA LHOKSEUMAWE Sofia, Rizka; Sahputri, Juwita
Jurnal Vokasi Vol 5, No 1 (2021): April
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/vokasi.v5i1.2059

Abstract

Covid-19 ditularkan melalui droplet pada saat berbicara, batuk, dan bersin dari orang yang terinfeksi virus Corona. Selain itu penyakit ini juga dapat ditularkan melalui kontak fisik dengan penderita serta menyentuh wajah, mulut, dan hidung oleh tangan yang terpapar virus Corona. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan untuk memberikan edukasi kepada anak-anak panti asuhan muhammadiyah lhokseumawe dalam rangka pencegahan penularan covid-19 di lingkungan panti asuhan. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan metode ceramah dan praktik cuci tangan pakai sabun yang benar. Mitra dalam kegiatan ini yaitu panti asuhan muhammadiyah lhokseumawe. Peserta dalam kegiatan ini yaitu seluruh anak-anak panti asuhan yang berjumlah 25 orang. Dengan adanya edukasi adaptasi kebiasaan baru, diharapkan anak-anak panti asuhan muhammadiyah lhokseumawe dapat menerapkan protocol kesehatan di lingkungan panti asuhan sehingga anak-anak dapat menghindari penularan covid-19.
PENINGKATAN RESILIENSI MASYARAKAT TERHADAP BENCANA BANJIR DI DESA UTEUN KOT, MUARA DUA, LHOKSEUMAWE Rizka, Adi; Sofia, Rizka; Utariningsih, Wheny; Sintia, Aviva; Enggola, Rara
Jurnal Vokasi Vol 7, No 1 (2023): Maret
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/vokasi.v7i1.3305

Abstract

Kondisi topografi berupa dataran membuat Uteun Kot menjadi wilayah yang hampir setiap tahun dilanda bencana banjir. Permasalahan yang terjadi dalam bencana adalah masih rendahnya penanggulangan bencana khususnya pada pencegahan bencana. Padahal bencana yang terjadi telah berdampak pada seluruh bidang, baik ekonomi, sosial-budaya, politik hingga dampak terhadap kesehatan. Kondisi demikian menuntut masyarakat yang berhadapan langsung dengan bencana untuk mememiliki resiliensi terhadap bencana banjir. Tujuan yang ingin dicapai dari pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat secara umum adalah membentuk kelompok siaga bencana Desa Uteun Kot dan meningkatkan pengetahuan dasar mengenai cara melakukan basic life support dan balut bidai kepada masyarakat Desa Uten Kot. Mitra dalam kegiatan PKM ini adalah masyarakat Desa Uteun Kot, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe. Secara spesifik yang menjadi mitra adalah pemuda Desa Uteun Kot atau masyarakat yang mampu menjadi kelompok masyarakat siaga bencana berjumlah 20 orang. Metode yang dilakukan dalam PKM ini adalah mitra akan didampingi dalam pembentukan kelompok masyarakat/tim siaga bencana, selanjutnya juga akan dilakukan pelatihan berupa materi dan praktek langsung basic life support dan balut bidai agar masyarakat mampu menolong sebelum bantuan medis datang.  Hasil evaluasi menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan terkait BLS dan balut bidai, tidak ada masyarakat yang mendapat nilai kurang baik, peserta yang memiliki nilai baik sebanyak  25% naik menjadi 65% setelah dilakukan pelatihan, nilai sangat baik juga dicapai oleh 35% peserta setelah mendapatkan pelatihan. Luaran dari kegiatan pengabdian ini adalah publikasi ilmiah pada jurnal pengabdian berbasis OJS, publikasi kegiatan pada media massa online serta perbaikan tata nilai masyarakat dalam hal pendidikan.