Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Jurnal Agronomika

PENGARUH MACAM MEDIA TANAM DAN KONSENTRASI PLANT0GROWTH PROMOTING RHIZOBACTERIA (PGPR) TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASILTANAMAN KAILAN (.Brassica oleraceae var acephala.) Fatma Al Fatonah; Pramono Hadi; Tri Rahayu
AGRONOMIKA Vol 19 No 1 (2021): JURNAL AGRONOMIKA FEBRUARI 2021
Publisher : Universitas Islam Batik Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian dilaksanakan di Dusun Kondo, Kelurahan Balong, Kecamatan Jenawi, Kabupaten Karanganyar. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) ) yang terdiri dari 2 perlakuan Faktor pertama11adalah macam media tanam (M) terdiri dari 3 macam media tanah, kompos jerami dan pupuk kandang kambing (M1), media tanah kompos jerami dan pupuk kandang sapi (M2), media tanah, kompos jerami dan9pupuk kandang ayam (M3) . Faktor kedua uadalah pemberian PGPR (K) yang terdiri atas 3 perlakuan konsentrasi PGPR 0 ml /l air (K0), konsentrasi PGPR 15 ml/l air (K1), konsentrasi PGPR 30m l/l air (K2). Hasil penelitian menunjukkan bahwa macam media tanam berpengaruh sangat nyata terhadap jumlah daun, berat berangkasan basah, dan berpengaruh nyata terhadap berat konsumsi dan volume daun dan tidak berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman . Perlakuan konsentrasi PGPR sangat berpengaruh sangat nyata terhadap volume daun, dan berpengaruh nyata terhadap jumlah daun, berat konsumsi, danrtinggi tanaman, dan tidak berpengaruh nyata terhadap berat berangkasan6basah. Interaksi macam media tanam dan konsentrasi PGPR menunjukkan tidak berpengaruh nyata terhadap jumlah daun per tanaman, berat konsumsi, berat berangkasan basah, tinggi tanaman dan volume daun.
PENGARUH PENGGUNAAN LEGIN DAN PUPUK KANDANG SAPI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KACANG TANAH (Arachis hypogea L.) Azis Fadhilah; Tri Rahayu; Libria Widiastuti
AGRONOMIKA Vol 19 No 1 (2021): JURNAL AGRONOMIKA FEBRUARI 2021
Publisher : Universitas Islam Batik Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh penggunaa pupuk kandang sapi dan bakteri rhizobium pada budidaya tanaman kacang tanah. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Oktober 2019 sampai dengan Desember 2019 di Dukuh Jrangkah RT 01/04 Desa Sudimoro,Kecamatan Teras,Kabupaten Boyolali dengan ketinggian 170 mdpl.Penelitian ini menggunakan metode faktorial dengan pola Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) yang terdiri dari 2 faktor perlakuan yaitu, Faktor pertama pemberian pupuk kandang sapi (P) terdiri dari 2 taraf (P0= Tanpa pupuk kandang, P1 = dengan pupuk kandang. Faktor kedua ialah pemberian macam dosis bakteri rhizobium atau legin yang terdiri dari 4 taraf (V0= Tanpa legin,V1= Dosis legin 5 g/kg,V2= Dosis legin 7,5 g/kg,V3= Dosis legin 10 g/kg). Analisis data menggunakan sidik ragam dengan uji F pada taraf 5% dan 1% dan jika ketiga perlakuan berbeda nyata di lanjutkan dengan Uji Multiple Range Test (DMRT) pada taraf 5%.Hasil penelitian melihatkan perlakuan (P) berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman dan tidak berpengaruh nyata terhadap jumlah polong, berat berangkasan kering, bobot polong, dan biji kering tanaman. Pada hasil penelitian juga melihatkan jika dosis legin (V) terbaik pada perlakuan V3( dosis legin 10 g/kg). Perlakuan dosis legin sangat berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman,bobot polong,bobot biji kering tanaman tapi tidak berpengaruh nyata terhadap jumlah polong dan berat berangkasan kering tanaman. Interaksi antara pemberian pupuk kandang sapi dan legin (PxV) berpengaruh nyata terhadap berat berangkasan kering,bobot polong,biji kering tanaman.
PENGGUNAAN LEGIN DAN MULSA ORGANIK PADA BUDIDAYA TANAMAN BUNCIS (Phaseolus vulgaris L.) DI NGARGOYOSO, KARANGANYAR Nurul Romadhoni Isnainiyah; Tri Rahayu; Libria Widiastuti
AGRONOMIKA Vol 19 No 1 (2021): JURNAL AGRONOMIKA FEBRUARI 2021
Publisher : Universitas Islam Batik Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian legin dan mulsa organik pada budidaya tanaman buncis. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 9 Oktober sampai dengan 28 November 2018, di Dusun Ngablak, Desa Kemuning, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, menggunakan metode faktorial dengan pola dasar Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) yang terdiri dari dua faktor perlakuan dengan 8 kombinasi perlakuan dan diulang 3 kali. Faktor perlakuan pertama, pemberian mulsa (M) yang terdiri dari 2 taraf (M0 = tanpa mulsa dan M1 = dengan mulsa jerami), Faktor perlakuan kedua, dosis legin (D) yang tediri dari 4 taraf (D0 = tanpa legin, D1 = 2,5 g/kg benih, D2 = 5 g/kg benih dan D3 = 7,5 g/kg benih). Parameter yang diamati meliputi berat brangkasan segar , berat brangkasan kering, jumlah polong per tanaman, berat polong per tanaman, panjang polong dan berat polong per petak. Analisis data menggunakan sidik ragam dengan uji F pada taraf 5% dan 1%, dan jika ketiga perlakuan berbeda nyata dilanjutkan dengan uji Duncan Multiple Range Test (DMRT) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan pada perlakuan M1 (dengan Mulsa jerami) dan D3 (dosis 7,5 g/kg benih) memberikan hasil tertinggi pada semua parameter pengamatan.
PENGARUH JUMLAH POPULASI TANAMAN PER POLYBAG DAN UMUR PEMANGKASAN TERHADAP PERTUMBUHAN DANHASIL TANAMAN KACANG PANJANG (Vigna sinensis L.): PENGARUH JUMLAH POPULASI TANAMAN PER POLYBAG DAN UMUR PEMANGKASAN TERHADAP PERTUMBUHAN DANHASIL TANAMAN KACANG PANJANG (Vigna sinensis L.) Andika Rosyid Zulkarnain; Tri Rahayu; Srie Juli Rachmawatie
AGRONOMIKA Vol 19 No 2 (2021): JURNAL AGRONOMIKA AGUSTUS 2021
Publisher : Universitas Islam Batik Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh jumlah populasi tanaman per polybag dan umur pemangkasan terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kacang panjang (Vigna sinensis L.). Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Maret 2019 sampai dengan Mei 2019, di Desa Ngampel, Kecamatan Tawangsari, Kabupaten Sukoharjo pada ketinggian antara 110 m dpl. Penelitiaan ini menggunakan metode faktorial dengan pola Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dua faktor perlakuan. Faktor perlakuan yang pertama yaitu macam umur pemangkasan tanaman (U) yang terdiri dari 4 macam (U0 = tanpa pemagkasan, U1 = 15 Hari Setelah Tanam (HST), U2 = 25 HST, U 3 = 35). Faktor perlakuan kedua, jumlah populasi per polybag (P) yang terdiri atas 2 macam (P1 = 1 tanaman per polybag, P2 = 2 tanaman per polybag). Analisis data menggunakan sidik ragam dengan uji F pada taraf 5% dan 1% dan jika ketiga perlakuan berbeda nyata dilanjutkan dengan uji jarak berganda Duncan pada taraf 5%. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa perlakuan jumlah populasi berpengaruh sangat nyata terhadap jumlah polong per polybag, berat polong per polybag, panjang polong, berat segar dan berat kering tanaman per polybag dan berat polong per tanaman. Pengaruh jumlah populasi terbaik pada perlakuan populasi 2 tanaman per polybag. Umur pemangkasan daun berpengaruh sangat nyata terhadap jumlah polong per tanaman, namun berbeda nyata terhadap berat polong per polybag, panjang polong per polybag, berat segar dan berat kering tanaman. Pengaruh umur pemangkasan terbaik pada perlakuan 35 HST. Kombinasi antara jumlah populasi dan umur pemangkasan (P x U) menunjukkan hasil rata- rata semua parameter yang paling baik adalah kombinasi perlakuan perlakuan 2 populasi per polybag dengan umur pemangkasan 35 HST , kombinasi ini memberikan berat polong per polybag tertinggi yaitu 154,75 g dan berat polong per polybag terendah pada perlakuan1 populasi dengan tanpa pemangkasan yaitu 90,42 g. Kata Kunci : populasi, pemangkasan daun, kacang panjang, pertumbuhan
KAJIAN BUDIDAYA TANAMAN TOMAT (Solanumlycopersium L.) VARIETAS DATARAN RENDAH SECARA ORGANIK DENGAN BEBERAPA MACAM PUPUK KANDANG: KAJIAN BUDIDAYA TANAMAN TOMAT (Solanumlycopersium L.) VARIETAS DATARAN RENDAH SECARA ORGANIK DENGAN BEBERAPA MACAM PUPUK KANDANG Muhammad Rifai; Tri Rahayu; Libria Widiastuti
AGRONOMIKA Vol 19 No 2 (2021): JURNAL AGRONOMIKA AGUSTUS 2021
Publisher : Universitas Islam Batik Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan pupuk kandang terhadap pertumbuhan dan hasil beberapa jenis varietas tomat dataran rendah. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 23 Desember 2017 hingga 23 Februari 2018 yang berlokasi di Desa Tumpak Sari, Nguter, Kabupaten Sukoharjo pada ketinggian 104 meter di atas permukaan laut. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 2 faktor perlakuan. Faktor pertama: Variasi permata (T1); Varietas Tantyna (T2), faktor kedua: kotoran sapi (K1); kotoran kambing (K2); kotoran ayam (K3). Analisis data menggunakan uji F pada level 5% dan 1% dengan varians, dan jika ada perbedaan yang signifikan, dilanjutkan dengan Uji Duncan 5% dan 1%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan berbagai jenis pupuk kandang secara signifikan mempengaruhi jumlah bunga per tanaman, jumlah buah per tanaman, dan pengaruhnya terhadap umur berbunga, berat buah per tanaman dan volume buah per tanaman. Perlakuan berbagai varietas secara signifikan mempengaruhi jumlah bunga per tanaman, jumlah buah per tanaman, berat buah per tanaman, dan pengaruhnya terhadap jumlah buah dan volume tanaman. Interaksi antara varietas dataran rendah dan perlakuan pupuk kandang memiliki efek yang sangat signifikan terhadap volume buah perkebunan dan tidak berbeda pada jumlah tanaman, terutama ketika berbunga, jumlah buah yang ditanam, berat tanaman. Kata kunci: Organik, Dataran Rendah, Tomat, Pupuk Kandang