Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Pengaruh PhET Simulations terhadap literasi sains peserta didik kelas IV SDN 6 Mesuji Timur juwita, farida; Astiti, Niken Yuni; Izzatika, Amrina; Syafruddin, Ulwan
Didaktika Dwija Indria Vol 14, No 3 (2026): Didaktika Dwija Indria
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ddi.v14i3.117274

Abstract

The problem addressed in this study was the low level of scientific literacy skills among fourth-grade students at SD Negeri 6 Mesuji Timur. This study aimed describe and analyze the effect of using PhET Simulations on the improvement ofstudents’ scientific literacy in the IPAS subject. This study employed a quantitative research method with an experimental approach. A quasi-experimental method was used, applying a non-equivalent control group design. The research population consisted of 40 students. The sampling technique used was non-probability sampling, specifically saturated sampling, in which the entire population was used as the research sample. Data were collected through tests, observations, and documentation. Data analysis was conducted using a simple linear regression test, which showed that the calculated F value was greater than or equal to the table F value. The results of this study indicated that the use of PhET Simulations in the IPAS subject had a significant effect on improving the scientific literacy of fourth grade students at SD Negeri 6 Mesuji Timur
Pengaruh Model Problem-Based Learning Berbasis Media Mystery Box Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Kelas V Alfaidah, Annisatul; Pangestu, Deviyanti; Astiti, Niken Yuni
Didaktika Dwija Indria Vol 14, No 1 (2026): Didaktika Dwija Indria
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ddi.v14i1.115355

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah rendahnya kemampuan berpikir kritis peserta didik kelas V MIN 1 Metro pada mata Pelajaran IPAS. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan perbedaan model problem-based learning berbasis media mystery box terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik kelas V. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes dan non tes. Metode penelitian menggunakan Quasi Experimental Design dengan desain penelitian Nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitian ini berjumlah 107 peserta didik dan sampel yang digunakan yaitu 54 peserta didik yang terdiri dari kelas V A sebagai kelas eksperimen dan V B sebagai kelas kontrol, sampel ditentukan dengan teknik purposive sampling. Data dianalisis dengan uji regresi linier sederhana dan uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh dan perbedaan yang signifikan pada penggunaan model problem-based learning berbasis media mystery box terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik kelas V MIN 1 Metro. The problem in this study was the low critical thinking skills of fifth-grade students at MIN 1 Metro in IPAS lessons. This study aims to determine the effect and difference of the mystery box-based problem-based learning model on the critical thinking skills of fifth-grade students. The data collection techniques used were tests and non-tests. The research method used a quasi-experimental design with a nonequivalent control group design. The research population consisted of 107 students, and the sample used was 54 students consisting of class V A as the experimental class and V B as the control class. The sample was determined using purposive sampling. The data were analyzed using simple linear regression and t-tests. The results of this study indicate that there is a significant effect and difference in the use of the mystery box media-based problem-based learning model on the critical thinking skills of fifth-grade students at MIN 1 Metro.
Peningkatan Kemampuan Berpikir Kreatif Melalui Model CTL Berbantuan Pop Up Book Pada Pembelajaran IPA SD Mareta, Liza Ayu; Astiti, Niken Yuni; Izzatika, Amrina; Destini, Frida
Didaktika Dwija Indria Vol 14, No 2 (2026): Didaktika Dwija Indria
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ddi.v14i2.116484

Abstract

Kemampuan berpikir kreatif peserta didik kelas V SD Negeri 5 Metro Timur masih tergolong rendah, ditandai dengan sikap pasif, kurang berani mengemukakan ide, serta kecenderungan memberikan jawaban yang seragam dan berorientasi pada buku teks. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model Contextual Teaching and Learning (CTL) berbantuan media Pop-Up Book terhadap kemampuan berpikir kreatif serta mengetahui perbedaan kemampuan berpikir kreatif antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experiment dan desain nonequivalent control group design. Populasi dan sampel penelitian berjumlah 41 peserta didik kelas V SD Negeri 5 Metro Timur. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes dan non-tes berupa wawancara serta lembar observasi. Analisis data menggunakan regresi linear sederhana dan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model CTL berbantuan media Pop-Up Book berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kemampuan berpikir kreatif peserta didik. Selain itu, terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan berpikir kreatif antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Dengan demikian, model CTL berbantuan media Pop-Up Book efektif digunakan dalam pembelajaran IPA untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif peserta didik sekolah dasar.
Implementasi Model Pembelajaran GIDL Berbantuan Media Light Box terhadap Kemampuan Kolaborasi Peserta Didik Safitri, Desviana; Pangestu, Deviyanti; Astiti, Niken Yuni; Mustakim, Erni
Didaktika Dwija Indria Vol 14, No 2 (2026): Didaktika Dwija Indria
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ddi.v14i2.116872

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi model pembelajaran GIDL (Group Investigation Discovery Learning) berbantuan media Light Box terhadap kemampuan kolaborasi peserta didik kelas V SD Negeri 3 Simbar Waringin tahun ajaran2025/2026. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experiment tipe nonequivalent control group design yang melibatkan satu kelas eksperimen dan satu kelas kontrol yang masing-masing berjumlah 16 peserta didik. Kelas eksperimen mendapatkan pembelajaran IPAS materi sifat-sifat cahaya dengan model GIDL berbantuan Light Box, sedangkan kelas kontrol menggunakan model Group Investigation dengan materi yang sama namun tanpa media pembelajaran. Data kemampuan kolaborasi dikumpulkan dengan angket skala likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, serta analisis menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk, uji homogenitas levene, perhitungan N-Gain, dan regrasi linier sederhana. Hasil penelitian menujukkan bahwa data berdistribusi normal dan homogen, namunu koefisien determinasi regresi hanya sebesar 7,8% dengan nilai Fhitung 0,426 < Ftabel 6,61 dan signifikansi 0,543 > 0,05, sehingga model GIDL berbantuan Light Box tidak berpengaruhu signifikan terhadap kemampuan kolaborasi peserta didik. Peningkatan skor N-Gain kemampuan kolaborasi pada kelas eksperimen maupun kontrol didominasi kategori rendah (g < 0,3), yang mengindikasikan bahwa intervensi pembelajaran pada dua pertemuan belum cukup untuk mengubah perilaku kalaborasi peserta didik secara bermakna.