Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Analysis Of Income And Added Value Of Cassava In Gedong Tataan District Pesawaran Regency Lesta Apriyani, Nurya; Apriyani, Marlinda; Desfaryani, Rini; Marga Saty, Fadila
Jurnal Manajemen Agribisnis Terapan Vol 3 No 2 (2025)
Publisher : Program Studi Pengelolaan Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25181/jumaat.v3i2.4581

Abstract

Cassava is a leading commodity in Lampung Province, but the selling price at the farmer level is often volatileand low. Processing cassava into chips is an alternative to increase income. This study analyzes the incomeand added value of cassava chip processing businesses in 15 MSMEs in Karanganyar Village, Gedong TataanDistrict, Pesawaran Regency using quantitative descriptive methods and Hayami calculations. The majorityof businesses use personal capital with a production capacity of 100-300 kg per day. The results show that theaverage net income of small-scale MSMEs reaches IDR 12,210,050 per month and large-scale MSMEs reachIDR 26,604,686 per month. The average added value for small-scale businesses is IDR 3,402 per kg with aratio of 57 percent, while for large-scale businesses it is IDR 3,784 per kg with a ratio of 60 percent. Thisproves that processing cassava into chips is feasible and profitable. Policy support, access to capital, training,and market expansion are needed to strengthen the competitiveness of MSMEs.
Pendapatan Petani Rakyat Kelapa Sawit Di Kecamatan Penawartama Kabupaten Tulang Bawang Gian Ananto, Firly; Marga Saty, Fadila; Desfaryani, Rini; Berliana, Dayang
Journal of Food System & Agribusiness Volume 9 Nomor 2 Tahun 2025
Publisher : Politeknik Negeri Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25181/jofsa.v9i2.4584

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur biaya dan pendapatan petani kelapa sawit di Kecamatan Penawartama, Kabupaten Tulang Bawang. Metode penelitian yang digunakan adalah survei dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Sampel penelitian berjumlah 41 responden petani kelapa sawit. Data primer diperoleh melalui wawancara dan observasi, sedangkan data sekunder berasal dari instansi terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata biaya tetap usahatani kelapa sawit sebesar Rp40.492 per bulan dan biaya variabel sebesar Rp1.989.806 per bulan. Sementara itu, rata-rata penerimaan petani sebesar Rp11.375.034 per bulan, dengan pendapatan bersih Rp9.563.960 per bulan. Meskipun produktivitas kelapa sawit di wilayah penelitian masih rendah (sekitar 4 ton/ha), tingkat pendapatan yang diperoleh petani tergolong tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa usaha tani kelapa sawit di Kecamatan Penawartama masih berpotensi meningkatkan kesejahteraan petani dan mendukung pembangunan ekonomi daerah.