Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Perjuangan Hidup Mahasiswa Pekerja di Pasar Mardika Kota Ambon Terhadap Prestasi Belajar Basri, La; Ula, Siti Nurul Nikmatul
Jurnal Noken: Ilmu-Ilmu Sosial Vol 5, No 2 (2020): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.249 KB) | DOI: 10.33506/jn.v5i2.946

Abstract

Pasar Mardika menunjukan bahwa adanya keterkaitan antara mahasiswa dan pasar tersebut, dimanah mahasiswa yang kuliah di perguruan tinggi di Propinsi Maluku terlebih khusus di kota Ambon banyak yang menggantungkan hidupnya di pasar karena kurangnya ekonomi. Ada diantara mereka yang datang dari jauh yang kuliahnya ditempat tertentu dan kebanyakan dari mereka adalah orang-orang yang kurang mampuh dalam kondisi ekonomi sehingga mereka lebih memilih kuliah sambil bekerja untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari, ada kemungkinan akan berpengaruh pada prestasi belajar yang mereka peroleh ketika berada di kampus. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui kondisi sosial, etika usaha dan perkembangan prestasi belajar para mahasiswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode diskriptif analisis kualitatif, yaitu dengan cara penggambaran atas seluruh rangkayan kegiatan penelitian sejak dari tahap proses pencarian data, analisa data, dan penarikan kesimpulan. Prestasi yang diperoleh mahasiswa sebagian besar sangatlah baik yang berkaitan dengan proses pembelajaran baik di kampus maupun di pasar.
Fenomena Gugatan Cerai Dari Kalangan Istri Terhadap Suami (Studi Kasus Pada Pengadilan Agama Kabupaten Malang) Ula, Siti Nurul Nikmatul; Basri, La; Mardliyah, Uswatul
Jurnal Noken: Ilmu-Ilmu Sosial Vol 6, No 1 (2020): Desember 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/jn.v6i1.1125

Abstract

Meningkatnya angka perceraian dari tahun ketahun pada Pengadilan Agama Kabupaten Malang, khususnya gugatan cerai yang dilakukan istri terhadap suami. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui faktor perceraian, perubahan pergeseran nilai sosial dan makna perceraian bagi wanita. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan pendekatan kualitatif dan berbentuk diskriptif sebagai prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang dapat diamati. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa faktor penyebab terjadinya gugatan cerai (kekerasan baik secara fisik dan non fisik, melalaikan tanggung jawab suami dan kebutuhan ekonomi), akan tetapi setiap faktor tersebut tidaklah berdiri sendiri sebagai faktor tunggal, melainkan merupakan satu rangkaian sebab yang pada satu titik membuat pasangan memutuskan untuk bercerai. Dari hal tersebut ditemukan bahwasannya terdapat pergeseran nilai social dalam masyarakat menyebabkan perceraian bukan lagi hal yang tabu untuk dilakukan dan adanya perubahan fungsi dalam keluargayang tergantikan pada saat ini, serta dapat diketahuiterdapatmakna perceraian bagi wanita bercerai (sebagai jalan keluar dari masalah, kebebasan dan kemandirian secara ekonomi). Maka jika dengan semakin berkembangnya proses tersebut, maka semakin membuat istri berani untuk memutuskan hubungan terlebih dahulu perkawinan jika terdapat hal-hal yang membuat perkawinannya tidak dapat dipertahankan lagi.
Kapitalisasi Modal dan Kepentingan Elit Politik (Studi Arena Perebutan Pemimpin Lokal Antara Anak Adat Moi di Kabupaten Sorong 2017) wahid, bustamin; Refra, Mohamad Saleh; Basri, La
Jurnal Noken: Ilmu-Ilmu Sosial Vol 6, No 2 (2021): Juni 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/jn.v6i2.1247

Abstract

Political dynamics today is very competitive, all aspects are used as references in practical politics. For example, political elites refer to financial capital and social capital for political purposes (interest politics). The political elite in Sorong Regency makes the Moi custom as an access to legitimize sacredly for the sake of the election of local leaders. This article focused on assessing social capital and political elites in the election of local leaders, the scope of this study was in Sorong, and using social and elite capital theory as an analysis. Sorong regency is customary region of Moi tribe, custom becomes central and even big narration in election of local leader in Sorong regency. The hope and customary interests through the Moi customary council are able to fight for the rights and aspirations of Moi's indigenous peoples in determining their aspirations. To continue the aspiration of the community, the Moi custom council must make a decision through custom forum in Maladofok district of Sayosa to determine the readiness of customary man who deserve to be a leader in Sorong regency which in fact is the customary region of Moi. 
Peran Gender Pada Masyarakat Bugis Ramli, Umar; Basri, La
Jurnal Noken: Ilmu-Ilmu Sosial Vol 7, No 1 (2021): Desember 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/jn.v7i1.1524

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran gender pada masyarakat bugis. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan. yang dilaksanakan dengan menggunakan studi kepustakaan, baik berupa buku, catatan, maupun laporan hasil penelitian terdahulu. Sumber data yang digunakan adalah sumber data sekunder yang diperoleh atau dikumpulkan oleh orang yang melakukan penelitian dari sumber-sumber yang telah ada. Analisis data yang digunakan adalah analisis data sekunder yaitu data yang banyak disediakan di instansi atau lembaga-lembaga milik pemerintah atau swasta. Hasil penelitian menunjukkan elemen dasar pada pembentukan gender pada suku bugis adalah pembagian peran gender yang terbentuk karena konstruksi budaya dan adat istiadat. Secara umum peran gender adalah sekumpulan pola perilaku yang menjadi harapan sosial untuk ditampilkan secara berbeda oleh laki-laki dan perempuan sesuai jenis kelamin.
Peran Dan Partisipasi Masyarakat Dalam Pembangunan Air Bersihm(Kolaborasi Masyarakat Kampung dengan Mahasiswa PHP2D Universitas Muhammadiyah Sorong) Basri, La; Mardliyah, Uswatul; Rumalean, Jufri; Kalagison, Miryam Diana; Abdullah, Abdullah
Abdimas: Papua Journal of Community Service Vol 4, No 1 (2022): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/pjcs.v4i1.1573

Abstract

Air merupakan salah satu faktor terpenting masih manusi dalam menjalankan aktifitas keseharianya, sehingga perlu adanya peran dan partisipasi masyarakat dalam memenuhi  kebutuhan hitup tersebut. Metode kualitatif yang digunakan dalam pengabdian ini, yang meliputi pekerjaan secara penuh di lapangan selama satu minggu di kampung Baingkete dengan langkah; 1) Persiapan (survey lokasi, wawancara, pemetaan lokasi dan sosialisasi; 2) Pelaksanaan Program  (program air bersih) dan; 3) Evaluasi Program (tindahlanjut program). Program ini menitiberatkan pada 25 kepala keluarga yang belum menikmai air bersih secara baik dari jumlah 43 kepala keluarga yang ada di kampung Baingkete. Peran dan partisipasi masyarakat sangat baik dan menunjukan rasa kepedulian kepada tim pengabdian dengan adanya rasa kekerabatan yang terbangan antara mahasiswa dan masyarakat setempat.
Koordinasi Komisi Penanggulangan AIDS dalam Upaya Pencegahan Penularan HIV/AIDS di Kota Sorong Purnama; Kelibay, Ismed; Abdul Kadir, Muhammad Arifin; Nikmatul Ula, Siti Nurul; Basri, La; Rosnani, Rosnani
Jurnal Noken: Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 8 No. 2 (2023): Juni 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/jn.v8i2.2470

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauhmana koordinasi komisi penanggulangan AIDS dalam upaya pencegahan penularan HIV/AIDS di Kota Sorong Provinsi Papua Barat Daya. Koordinasi memegang peranan yang sangat penting bagi tercapainya tujuan yang telah ditetapkan. Tanpa adanya koordinasi maka dapat dipastikan suatu program yang telah direncanakan tidak dapat berjalan secara optimal. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan mengunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi, sehingga mendapatkan data yang mendalam. Hasil penelitian yang dilakukan menunjunkkan bahwa, kelompok instansi terkait yang seharusnya menjadi pemberi pesan kepada masyarakat tidak berjalan dengan baik sehingga angka penderita HIV dan AIDS dari kelompok masyarkat umum terus bertambah. Selain itu, Kualitas Sumber Daya Manusia yang ada pada KPA Kota Sorong yang belum memadai, kurangnya rapat koordinasi serta ketidakmampuan pemerintah daerah dalam pelaksanaan program-program terkait penanggulangan AIDS di Kota Sorong. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan koordinasi yang dilakukan oleh KPA Kota Sorong bersama instansi, maupun lembaga-lembaga terkait belum optimal terlaksanan dengan baik. Oleh sebab itu, diharapkan agar pimpinan KPA yakni Wali Kota Sorong harus lebih banyak melibatkan instansi dan lembaga-lembaga terkait lainnya guna penyebaran informasi kepada masyarakat serta turut aktif dalam memonitor jalanya koordinasi kepada seluruh anggota KPA Kota Sorong, dengan begitu maka penanggulangan HIV dan AIDS di Kota Sorong akan meningkat lebih baik lagi
Descriptive Study of the Islamic Understanding of the South Elfule Buru Community Basri, La; Rumrah, M. Tamin; Wahid, Bustamin; Mardliyah, Uswatul
Jurnal Noken: Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 10 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/jn.v10i1.2985

Abstract

The thinking of the Elfule community in viewing Islam is still primitive, namely without any in-depth study of the Koran and al-hadith. This view is still under the influence of traditional culture and leads to a conservative understanding. This study intends to explain the understanding of Islam in the Elfule community in South Buru Regency by looking at the concept of religious and social meaning. The method used is ethnography, by way of observation and interviews, then analyzed using qualitative descriptions based on interviews obtained in the field. The results of the study found that how low the religious thinking of the Elfule people was so that there were rules of worship for the Elfule people starting from the prohibition for newcomers to pray in traditional mosques. In addition, it is distinguished in each prayer line which must be occupied by religious leaders, village heads, community leaders who have an important role in the front row, while ordinary people are in the back row and are required to eat the robe (syar'i) for both men and women. In social life there is a separation between indigenous peoples and immigrants, but to maintain good relations, immigrant communities are involved in the process of customary traditions.
Implementasi Nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan: Studi Mahasiswa Non-Muslim di Universitas Muhammadiyah Sorong Ali, Muhammad; Wirawan, Muhammad; Kamaluddin, Kamaluddin; Mardliyah, Uswatul; Basri, La
Jurnal Noken: Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 9 No. 1 (2023): Desember 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/jn.v9i1.3035

Abstract

This research aims to analyze the implementation of Al-Islam and Muhammadiyahan values ​​in non-Muslim students at Muhamamdiyah University, Sorong, which is based on the Al-Islam and Muhammadiyahan courses given by all students, not only Muslim but also non-Muslim, for 4 semesters (I, II, III and VII). Qualitative methods as data analysis using observation, interview and literature study data collection methods. Data collection was carried out on course lecturers and non-Muslim students from various study programs. The research results show that AIK teaches non-Muslim students about the good values ​​of tolerance, ethics, morals and morals. When you meet a lecturer, kiss each other's hands, say "Assalamualaikum" to each other, and habits acquired outside are not carried on campus, especially drinking alcohol, this is just a habit before entering college, especially at Muhammadiyah.
Proyeksi Sosial Kebijakan Pemerataan Pembangunan Pendidikan dalam Progres Data Nasional Perspektif Sosiologi Masduki, Hendri; Basri, La; Surahman, Fajar
Jurnal Noken: Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 9 No. 1 (2023): Desember 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/jn.v9i1.3062

Abstract

The social projection of policies for equitable educational development in the progress of national data is the focus of the study in the research activities carried out in this writing. The research includes descriptive research with evaluative methods. The results of an in-depth discussion of research findings with a theoretical basis show that the social projection of policies for equitable educational development in the progress of national data from a sociological perspective as an entity related to the social system and social solidarity which is a model of synergy between the state and society in order to mobilize; accommodate; accommodate; effort; and shared responsibility in accelerating the achievement of equitable educational development within the framework of the diversity of the Indonesian national and state system.
Mengukir Semangat Kemerdekaan Pada Anak-Anak Melalui Lomba HUT RI ke-79 Tahun 2024 Basri, La; Sugihandardji, Chumaedi; Muchtasjar, Bunyamin; Marwasta, Djaka; Wahid, Bustamin; Arsyad, Rahmatullah Bin; Mawardi, Muh.; Banggu, Masni; Nikmatul Ula, Siti Nurul; Mardliyah, Uswatul; Rumadai, Sarina
Jurnal Pengabdian Harapan Bangsa Vol. 2 No. 3: September 2024
Publisher : PT. Bangun Harapan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56854/jphb.v2i3.254

Abstract

Nusantara Baru, Indonesia Maju menjadi tema kemerdekaan Republik Indonesia ke-79. Semarak kemerdekaan merupakan momen penting untuk menghargai perjuangan bangsa lewat semangat kemerdekaan di hati para anak-anak melalui lomba HUT RI ke-79 Tahun 2024. Kegiatan PKM ini lewak K2N yang di adakan oleh Universitas Muhammadiyah Sorong berkolaborasi dengan Universitas Gadjah Mada dan Universitas Muhamamdiyah Purwokerto di Kabupaten Raja Ampat, dengan metode pelaksanaan yaitu perencanaan, pelaksanaan kegiatan, monitoring dan evaluasi, serta laporan akhir dari kegiatan PKM ini. Keterlibatan anak-anak pada kegiatan lomba HUT RI ke-79 Tahun 2024 mempunya makna serta keunikan tersendiri, di mana anak-anak diajarkan untuk menghargai nilai-nilai kebangsaan sejak dini melalui kegiatan yang diperlombakan, selain itu pendidikan karakter manjadi sarana utama terhadap semangat juang, sportivitas, kerjasama, dan rasa hormat terhadap sesama generasi anak bangsa.