Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

EVALUASI PROGRAM PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER (PPK) SEKOLAH DASAR NEGERI MENGGUNAKAN MODEL CIPP anjelina; Suwadi
Kelola: Journal of Islamic Education Management Vol. 9 No. 2 (2024): Kelola: Journal of Islamic Education Management
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/kelola.v9i2.5213

Abstract

Penelitian ini menggambarkan evaluasi program penguatan pendidikan karakter di SD N 1 Maguwoharjo menggunakan Model CIPP. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini mengevaluasi konteks, input, proses, dan produk program tersebut untuk menilai efektivitasnya dalam mencapai tujuan yang ditetapkan. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian kualitatif ialah proses sistematis guna mencari dan mengatur transkrip wawancara, catatan lapangan, serta materi-materi lain. Hasilnya menunjukkan bahwa evaluasi konteks berdasarkan visi, misi, dan tujuan sekolah telah diimplementasikan dengan baik, membentuk dasar kuat untuk pelaksanaan program sehingga penting untuk dilanjutkan secara inovatif. Evaluasi input pada sumber daya manusia, sarana dan prasarana mendukung keberhasilan program. Evaluasi Proses pelaksanaan program melibatkan berbagai kegiatan yang relevan, dengan dukungan kuat dari stakeholder yang menjadi factor pendukung keberhasilan program. Evaluasi produk menunjukkan perubahan positif dalam perilaku individu peserta didik dan budaya sekolah, mencerminkan keberhasilan program dalam membentuk karakter positif yang sesuai dengan nilai-nilai luhur bangsa dan agama. Penelitian ini berkontribusi penting dalam pengembangan praktik inovatif penguatan pendidikan karakter bagi dinas Pendidikan kabupaten/kota yang lebih baik.
ANALISIS VALIDITAS INSTRUMEN ASESMEN PADA MATERI TOKOH-TOKOH GERAKAN PEMBARUAN ISLAM DALAM BUKU SKI KELAS 12 MA MUALLIMIN MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA Akbar, Rahmadani; Muhammad Fikri Noor Fadjri; Suwadi
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10 No. 02 Juni 2025 In Progres
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i02.25807

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis validitas instrumen penilaian topik gerakan pembaruan Islam dalam buku teks Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) untuk Kelas 12 di MA Muallimin Muhammadiyah Yogyakarta. Penelitian sebelumnya menyoroti dalam desain alat penilaian guru, khususnya dalam mengembangkan pertanyaan yang mengukur keterampilan berpikir tingkat tinggi dan nilai-nilai reflektif dalam pembelajaran sejarah Islam. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif-analitis, penelitian ini fokus pada analisis validitas konten dan validitas konstruk dari lima pertanyaan esai dalam Bab V buku teks SKI. Sumber data primer meliputi buku teks SKI Kelas 12 dan instrumen penilaian yang menyertainya, sedangkan data sekunder meliputi dokumen kurikulum dan referensi terkait. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa instrumen penilaian menunjukkan validitas sedang hingga tinggi, tetapi validitas konstruknya bervariasi secara signifikan. Sebagian besar pertanyaan menargetkan tingkat kognitif rendah hingga menengah (C2-C3), dengan hanya satu pertanyaan yang mencapai tingkat kognitif lebih tinggi (C4-C5). Hal ini menunjukkan perlunya penyempurnaan alat penilaian untuk tidak hanya menyebarkan pengetahuan faktual tetapi juga menumbuhkan pemikiran kritis, keterampilan analitis, dan kemampuan siswa untuk mengintegrasikan nilai-nilai pembaruan Islam ke dalam konteks kontemporer.
EVALUASI PROGRAM PENDIDIKAN DASAR: MENGGUNAKAN MODEL EVALUASI PROGRAM BERORIENTASI TUJUAN (GOAL-ORIENTED EVALUATION APPROACH: RALPH W. TYLER) Andi Rifkah Afifah; Yusuf Hidayat; Suwadi
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10 No. 02 Juni 2025 In Build
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i02.26678

Abstract

Rendahnya efektivitas program pendidikan dasar di Indonesia mencerminkan lemahnya sistem evaluasi yang digunakan, yang cenderung tidak berorientasi pada pencapaian hasil. Artikel ini mengkaji relevansi dan penerapan model Goal-Oriented Evaluation (GOE) dalam mengevaluasi program pendidikan dasar. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka, penelitian ini menelaah literatur terkait evaluasi berbasis tujuan dan praktiknya di sekolah dasar Islam terpadu. Hasil kajian menunjukkan bahwa GOE, melalui lima komponen utamanya—perumusan tujuan SMART, indikator kinerja, teknik pengumpulan data, analisis capaian, dan tindak lanjut—efektif dalam menilai dan meningkatkan mutu program pendidikan. Model ini juga terbukti mendukung akuntabilitas dan pengambilan keputusan berbasis data di tingkat satuan pendidikan. Kajian ini memberikan kontribusi teoretis terhadap pengembangan sistem evaluasi berbasis hasil dan merekomendasikan pengujian lapangan sebagai tindak lanjut penelitian.
Evaluasi Program Muchadloroh Kubro dengan Model CIPP di Pondok Pesantren An Nawawi Berjan Purworejo Zahra, Raihana; Suwadi
Jurnal Manajemen Pendidikan : Jurnal Ilmiah Administrasi, Manajemen dan Kepemimpinan Pendidikan Vol. 7 No. 1 (2025): April Issue
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jump.v7i1.75652

Abstract

The Muchadloroh Kubro Program at the An Nawawi Berjan Purworejo Islamic Boarding School is a program to train grammar and public speaking. The languages used are Arabic, English and French. . This program has been running since 2022, but there has been no detailed and comprehensive evaluation regarding this program.  This research aims to determine the results of the evaluation of the Muchadloroh Kubro program at the An Nawawi Islamic Boarding School using the CIPP framework as a reference criterion. The type of research used is evaluative research with a qualitative approach, data collection using observation, interview and documentation techniques.  Meanwhile, analyzing data is carried out by collecting data, reducing data, presenting data, drawing conclusions and verifying data.  The results of the CIPP model evaluation in this research show that the intensive program in the Muchadloroh Kubro Program at the An Nawawi Islamic Boarding School has been implemented well. Of the four components, the Context and Product components are in the very good category, while the other two components, namely Input and Process are in the good category. Based on these results, it is recommended that the implementation of the intensive program must be continued with certain notes.
Eksplorasi Self-Assessment Regulasi Diri Mahasiswa dalam Pembelajaran Saputra, Aziz; Suwadi
Indonesian Journal of Action Research Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/ijar.2025.42-02

Abstract

Tujuan – Penelitian ini bertujuan untuk menjelajahi praktik self-assessment mahasiswa Pascasarjana PAI serta kontribusinya dalam memperkuat regulasi diri dalam proses pembelajaran. Metode- Dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui mini riset lapangan, data diperoleh dari wawancara semi-terstruktur terhadap delapan mahasiswa dan dianalisis secara tematik berdasarkan model regulasi diri Zimmerman. Hasil – Hasil penelitian menunjukkan bahwa self-assessment membantu mahasiswa menilai kualitas pemahaman, memonitor proses belajar, mengidentifikasi kelemahan, serta menentukan strategi perbaikan secara lebih terarah. Faktor pendukung meliputi kebiasaan refleksi, diskusi dengan teman, motivasi intrinsik, serta pemanfaatan teknologi digital sebagai alat bantu klarifikasi dan dokumentasi belajar. Sebaliknya, hambatan muncul dari tekanan emosional, stres akademik, kesulitan memahami materi, dan keterbatasan referensi. Bagi mahasiswa PAI, self-assessment tidak hanya dipahami sebagai evaluasi akademik, tetapi juga sebagai praktik muhasabah yang memperkuat karakter, kesadaran spiritual, dan ketenangan emosional. Penelitian ini menegaskan bahwa self-assessment merupakan mekanisme penting dalam membangun regulasi diri, kemandirian belajar, serta pengembangan karakter mahasiswa di lingkungan pendidikan Islam.
Assessing the Functionality of PAI KKG Program in Improving Professional Competence: A CIPP Model Study in Kapanewon Cangkringan Nurulita, Aprilia; Fatimah, Zulfida Aulia; Suwadi
el-Tarbawi Vol. 18 No. 2 (2025): Jurnal el-Tarbawi
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/tarbawi.vol18.iss2.art4

Abstract

Although intended to develop teacher’s competence and professionalism, the KKG forum is often conducted to address practical classroom issues. Thus, this research was conducted to evaluate the context, input, process and product components of the PAI KKG program in Kapanewoman Cangkringan. This study employed an evaluative qualitative approach using the CIPP model. Data collection techniques included interviews, observations and document studies. The results showed: (1) Context, the KKG PAI program in Kapanewon Cangkringan has not fully followed the technical guidelines procedures that have been made, especially in terms of developing teachers' professional competence. (2) Input, all components of the teachers' working group activities have met the needs but there are still obstacles in each component. (3) Process, the Kapanewon Cangkringan PAI teachers' working group program cannot all be implemented according to the scheduled activities. This is due to other factors from both the school and the teachers' personalities. (4) Product, although the Kapanewon Cangkringan teachers' working group program did not run as expected, it has achieved some improvements in student achievement each year. The study reveals that the KKG PAI program in Kapanewon Cangkringan has not function optimally, as various obstacles continue to hinder these activities, thus affecting the results of PAI teachers' professional competence.
Discovering Tipologi Kepemimpinan Demokratis Kepala Sekolah Untuk Membangun Budaya Integritas Guru Di Lembaga Pendidikan: Discovering Tipologi Kepemimpinan Demokratis Kepala Sekolah Untuk Membangun Budaya Integritas Guru Di Lembaga Pendidikan Mifta, Miftahul Janah; Suwadi
Journal of Primary Education Research Vol. 2 No. 2 (2024): Journal of Primary Education Research
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57176/primer.v2i2.27

Abstract

This article purpose to explain the findings of the Democratic Leadership Typology of School Principals in Building a Culture of Teacher Integrity in Educational Institutions. Syaefudin's research shows that the development of a culture of school integrity is caused by the typology of democratic leadership. The principal as the main leader has the responsibility to create a school environment that is transparent, fair and honest. This research uses a qualitative approach with the type of field research. The sources used in this research were school principals and teachers. The findings of this research are that this type of democratic leadership can build a culture of teacher integrity because with this type of leadership, integrity in teachers continues to be instilled in teachers by educational institutions to achieve and familiarize students with efforts to practice these values. contained in integrity. The implications of the results of this research show that schools have their own variations and uniqueness in each school, so that school culture refers to every school member being able to work together and uphold the beliefs, values ​​and assumptions they believe in. The principal's leadership type and secondary school culture are able to provide enthusiasm for teachers so that they can increase teacher integrity. The type of school principal leadership that applies a democratic type tends to make teachers feel valued and cared for by often by often asking for teachers' opinions or even involving teachers. in determining school policy.
Stakeholder Ownership in Evaluating a Qur'an Memorization Program: an Empowerment Evaluation Study Nazikhah, Ridha Khusnun; Suwadi
Sunan Kalijaga International Journal on Islamic Educational Research Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : Pascasarjana Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/skijier.2026.101.11

Abstract

This study analyzes how stakeholder ownership is formed, distributed, and limited in the evaluation of a Qur'an memorization program at Madrasah Ibtidaiyah Al-Islamiyah Grojogan, Bantul, Indonesia. Although tahfidz programs are increasingly used to strengthen Qur'anic literacy and religious character in Islamic elementary schools, their evaluation is often limited to memorization targets, administrative reports, and student assessment results. Using a qualitative case study design and an empowerment evaluation perspective, this study involved nine stakeholders consisting of a tahfidz coordinator, tahfidz teachers, parents, and students. Data were collected through semi-structured interviews, observation of memorization activities and evaluation meetings, and analysis of memorization records, progress reports, and coordination notes. Data were analyzed using Miles, Huberman, and Saldana's interactive model and coded through the stages of establishing a mission, taking stock, and capacity building, combined with ownership indicators: choice, voice, control, responsibility, and emotional attachment. The findings show that ownership emerged in a hierarchical pattern. The coordinator and teachers demonstrated strong ownership because they had access to goals, data, reflection, and follow-up decisions. Parents and students supported the program emotionally and practically, but their evaluative voice and control remained limited. The study contributes to Islamic education evaluation by showing that empowerment evaluation can strengthen ownership when participation is supported by evaluation literacy, child-friendly reflection, and clear mechanisms for shared follow-up action.
Integrasi Project-Based Assessment dalam Project-Based Learning untuk Mengembangkan Keterampilan Abad 21 Pembelajaran Akidah Akhlak di MTsN 9 Sleman Mitha Shaskila Sinaga; Suwadi
Indonesian Journal of Action Research Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/ijar.2026.51-09

Abstract

Purpose – This study aims to describe the implementation of Project-Based Assessment (PBA) in Project-Based Learning (PjBL) to develop 21st-century learning skills in akidah akhlak learning at MTsN 9 Sleman through the integration of Computational Thinking (CT), a deep learning approach, and the SOLO Taxonomy. Methods – This study employs a qualitative approach with a descriptive case study design. The selection of research subjects was carried out using a purposive sampling technique, based on specific considerations aligned with the needs of the study. The informants in this research consist of an Islamic education teacher (Akidah Akhlak) and five eighth-grade students. Data collection was conducted through interviews, classroom observations, and documentation studies. The collected data were analyzed using the Miles and Huberman model, which includes data reduction, data display, and continuous conclusion drawing. Findings – The findings indicate that the implementation of PBA in PjBL integrated with CT, deep learning, and the SOLO Taxonomy provides a learning process that encourages students’ active engagement in developing 21st-century skills, including critical thinking, creativity, communication, and collaboration. Students were involved in various stages of learning, starting from problem identification, data collection, planning, project implementation, to reflection. This process demonstrated gradual and contextual development in cognitive, emotional, and social aspects. Assessment was conducted comprehensively through process assessment, product assessment, and reflection, enabling teachers to continuously monitor students’ learning progress.  
Korelasi antara Solidaritas, Status Sosial, dan Formalitas dengan Strategi Kesantunan Berbahasa dalam Talkshow Catatan Demokrasi Amaliavanti, Zhafirah; Suwadi; Rokhmawan, Tristan
ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol. 7 No. 2 (2024): ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/alfabeta.v7i2.140

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengukur dan menjelaskan gambaran solidaritas, status sosial, formalitas, dan strategi kesantunan berbahasa. Selain itu, untuk menjelaskan korelasi antara solidaritas, status sosial, formalitas dengan strategi kesantunan berbahasa dalam Talkshow Catatan Demokrasi. Penelitian ini menggunakan metode campuran dengan tipe explanatory sequential design. Teknik analisis data kuantitatif menggunakanuji instrumen, uji asumsi klasik, dan uji hipotesis. Sementara analisis data kualitatif menggunakan data kutipan yang berasal tuturan narasumber dalam Talkshow. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa solidaritas, status sosial, dan formalitas masuk ke dalam kategori sangat tinggi. Sementara strategi kesantunan berbahasa yang dominan digunakan adalah kesantunan positif dan kesantunan terus terang. Hasil penelitian juga menunjukkan adanya korelasi secara parsial antarvariabel ke arah positif yang artinya semakin tinggi solidaritas, status sosial, dan formalitas maka akan mendorong penggunaan strategi kesantunan positif dan terus terang.