Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : BINA CIPTA

PELATIHAN PENGEMASAN PAKET WISATA DENGAN MEMANFAATKAN POTENSI WISATA DI DESA BONGAN, TABANAN, BALI Nelsye Lumanauw
Bina Cipta Vol 1 No 1 (2022): Bina Cipta
Publisher : Politeknik Internasional Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1088.14 KB) | DOI: 10.46837/binacipta.v1i1.2

Abstract

Di tengah pandemi Covid-19, kegiatan pendampingan desa wisata Bongan terkait pengemasan paket wisata tetap dilaksanakan oleh Politeknik Internasional Bali kerjasama dengan Kementerian Pariwisata Ekonomi dan Kreatif. Upaya ini dimaksudkan untuk membantu desa dalam pemulihan kegiatan pariwisaa dan mempercepat menjadi desa berdaya. Berdasarkan potensi wisata alam, sejarah, dan kearifan   lokal masyarakat,   desa   wisata Bongan berpeluang untuk dikunjungi oleh wisatawan melalui ketersedian paket wisata yang berkualitas. Namun, belum adanya produk wisata yang dikemas menjadi paket wisata yang menarik mengakibatkan desa wisata Bongan jarang dikunjungi wisatawan dan belum dikenal oleh para pelaku pariwisata tentang keberadaan desa. Pengemasan paket wisata dalam kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat oleh tim PIB menggunakan metode persiapan, pelatihan dan pendampingan. Materi pelatihan mencakup identifikasi potensi wisata desa Bongan, produk wisata desa dan pengemasan paket wisata. Pendampingan desa menghasilkan beragam paket wisata yang terangkum dalam sebuah buku, antara lain paket wisata setengah hari, satu hari dan menginap di homestay.
PENDAMPINGAN SOSIALISASI PERSYARATAN VERIFIKASI TATANAN KEHIDUPAN ERA BARU HOMESTAY DI DESA WISATA BONGAN, BALI Nelsye Lumanauw; I Gusti Ayu Ari Agustini
Bina Cipta Vol 1 No 2 (2022): BINA CIPTA
Publisher : Politeknik Internasional Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1453.305 KB) | DOI: 10.46837/binacipta.v1i2.8

Abstract

Pandemi Covid-19 telah mengubah berbagai lini kehidupan, termasuk desa wisata sebagai destinasi alternatif dan dianggap destinasi yang aman. Situasi saat ini harus dimanfaatkan oleh desa untuk menggali potensi wisata dan menyiapkan produk wisata dengan fasilitas protokol kesehatan era baru. Desa Bongan memiliki aset wisata berupa produk wisata, salah satunya adalah homestay. Pentingnya keselamatan wisatawan selama menginap menjadi alasan utama homestay menerapkan protokol kesehatan berupa sertifikat tatanan kehidupan era baru. Namun, untuk mendapatkan sertifikat, pemilik harus memenuhi persyaratan verifikasi. Pelaksanaan PKM homestay menggunakan metode pendampingan. Pendampingan tim dosen PIB terkait persyaratan verifikasi menuju era baru bagi homestay terlaksana dengan baik. Pemilik homestay memahami pentingnya sertifikasi era baru dan proses untuk memenuhi semua persyaratan verifikasi. Pencapaian tersebut merupakan target PIB dalam mendampingi homestay di Desa Bongan.
PEMBERDAYAAN KADER BANK SAMPAH SEBAGAI BRAND AMBASSADOR UNTUK MENINGKATKAN KESADARAN MASYARAKAT DALAM PEMILAHAN SAMPAH DI DESA BENGKEL, TABANAN Lumanauw, Nelsye; I Gede Dody Okta Biantara; Ganang Aditiyo Prakoso
BINA CIPTA Vol 4 No 2 (2025): BINA CIPTA
Publisher : Politeknik Internasional Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46837/binacipta.v4i2.66

Abstract

Program Pemberdayaan Kader Bank Sampah sebagai Brand Ambassador untuk Meningkatkan Kesadaran Masyarakat dalam Pemilahan Sampah di Desa Bengkel, Tabanan dilaksanakan sebagai upaya menjawab permasalahan rendahnya partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah. Hanya sekitar 30% warga yang aktif mengikuti program Bank Sampah, sementara data menunjukkan bahwa dari 4.745 ton sampah masuk ke TPS3R Bestari pada tahun 2024, hanya 158,05 ton (3,33%) yang berhasil terkelola. Kegiatan pengabdian ini berfokus pada peningkatan kapasitas kader Bank Sampah melalui pelatihan public speaking, pemanfaatan media sosial, manajemen keuangan dasar, serta penerapan teknologi mobile point of sale (mPOS) dan Teba Modern. Metode yang digunakan mencakup persiapan, sosialisasi, pelatihan, penerapan inovasi, serta pendampingan dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada keterampilan kader, dengan skor rata-rata pre-test dan post-test naik 25 poin pada pelatihan public speaking dan 27 poin pada pelatihan media sosial. Kader juga berhasil menghasilkan aset konten edukatif, menyusun rencana anggaran sederhana, serta menggunakan template pencatatan semi-digital. Penerapan mPOS meningkatkan transparansi pencatatan transaksi, sedangkan Teba Modern mendorong pengelolaan sampah organik di tingkat rumah tangga. Program ini tidak hanya memperkuat peran kader sebagai agen perubahan dalam kampanye pemilahan sampah, tetapi juga memberikan dampak sosial-ekonomi melalui peningkatan kapasitas, pendapatan, dan kesadaran masyarakat. Dengan demikian, kegiatan ini berkontribusi terhadap pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), indikator kinerja utama perguruan tinggi, serta pengembangan model pengelolaan sampah berbasis komunitas di tingkat desa.