Articles
Implementasi protokol kesehatan pada tatanan kehidupan era baru terhadap usaha perjalanan wisata di bali
Lumanauw, Nelsye;
Sumartana, I Made
Jurnal Ilmiah Hospitality Management Vol. 12 No. 2 (2022)
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22334/jihm.v12i2.211
Pandemi Covid-19 telah berdampak pada berbagai lini kehidupan, termasuk sektor pariwisata. Adanya pembatalan perjalanan oleh wisatawan, pembatasan pergerakan sosial dan larangan bepergian oleh berbagai wilayah dunia, mengakibatkan terpuruknya usaha perjalanan wisata. Berbagai upaya pemulihan pariwisata Bali dilakukan pemerintah, salah satunya kepemilikan sertifikat tatanan kehidupan era baru, sebagai jaminan keamanan dan kepercayaan bagi wisatawan. Kurangnya pemahaman terhadap tatanan kehidupan era baru, tampak pada masih sedikitnya perusahaan yang memiliki sertifikat tersebut. Kriteria tatanan kehidupan era baru dan implementasinya merupakan tujuan penelitian ini. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif untuk menganalisis data implementasi protokol tatanan kehidupan era baru pada 25 usaha perjalanan wisata. Teori verifikasi dan sertifikasi digunakan untuk memperjelas ruang lingkup masalah yang diteliti. Kesimpulan penelitian ini adalah implementasi tatanan kehidupan era baru belum sepenuhnya dilaksanakan oleh usaha perjalanan wisata di Bali. Komitmen menerapkan protokol kesehatan menjadi kunci utama bagi wisatawan mancanegara mengunjungi destinasi wisata Bali memasuki era tatanan kehidupan baru.
Event Organization Analysis in Increasing “Westin” Brand Awareness
Sriantari, Putu Mega;
Halim, Deddy Kurniawan;
Lumanauw, Nelsye
Journal of Business on Hospitality and Tourism Vol. 8 No. 2 (2022): December 2022
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22334/jbhost.v8i2.400
There are hotel developments in Bali and many new hotels, one of which is The Westin Resort & Spa Ubud Bali (TWRSUB). Organizing online events has the potential to increase brand awareness as offline events cannot be held during a pandemic. This study aims to analyze the event organization in increasing “Westin” brand awareness. The method used is quantitative by analyzing the effect (simple linear regression). Data collection is done by distributing online questionnaires to all invited guests who have attended the event at TWRSUB. Based on the results of the study, it was concluded that: a) there was a significant effect of organizing offline events at TWRSUB on visitor brand awareness, and the coefficient of determination was 0.333, which means that 33.3% of brand awareness was influenced by offline events. b) the significant effect of organizing online events at TWRSUB on visitors' brand awareness, and the coefficient of determination is 0.191, which means that 19.1% of brand awareness is influenced by online events. c) There is a difference in the effect of organizing offline events and organizing online events at The Westin Resort and SPA Ubud on the Brand awareness of visitors. Based on the research findings, the researcher suggests that the management of TWRSUB should more often hold events both offline and online in order to increase the number of visits and brand awareness to TWRSUB.
PENYUSUNAN KATALOG WISATA UNTUK MENDUKUNG KEGIATAN PARIWISATA DI DESA RIANG GEDE, KABUPATEN TABANAN, BALI
Lumanauw, Nelsye;
Widani, Ni Nyoman;
Agustini, I Gusti Ayu Ari
Jurnal Abdimas UNU Blitar Vol 6 No 2 (2024): Vol 6 No 2 (2024): Volume 6 Nomor 2 : Desember 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.28926/jppnu.v6i2.317
Desa Riang Gede memiliki beragam potensi wisata yang bisa dikembangkan dilihat dari dimensi ekonomi, lingkungan dan sumber daya manusia, namun membutuhkan konsep pengelolaan destinasi wisata yang harus mengikuti pola amenity (fasilitas penunjang), accesibility (infrastruktur) dan attraction (atraksi wisata). Salah satu potensi wisata yang terdapat di Desa Riang Gede adalah Wanabhumi yang mulai dikunjungi wisatawan dari desa sekitar maupun luar kota. Wanabhumi Nature & Eatery yang mengusung konsep close to nature, melalui sajian kuliner yang ditawarkan dan kegiatan wisata yang terdapat di desa. Tujuan pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Riang Gede adalah mengidentifikasi potensi-potensi yang dimiliki desa, dan menjelaskan kepada masyarakat pentingnya keberadaan potensi wisata sebagai pendukung kegiatan pariwisata. Metode yang digunakan tim pelaksana dalam melakukan Pengabdian kepada Masyarakat, yaitu melalui survey ke Wanabhumi dan tempat-tempat, serta kegiatan-kegiatan yang berpotensi menjadi produk wisata. Luaran Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah buku katalog wisata yang mendeskripsikan potensi-potensi wisata yang berada di Desa Riang Gede. Hal ini dirasa penting guna memberikan pemahaman secara jelas terhadap tempat ataupun kegiatan yang berpotensi menjadi produk wisata untuk selanjutnya dikelola sehingga menjadi layak ditawarkan kepada wisatawan.
IDENTIFIKASI POTENSI DESA MELALUI PENGEMASAN PRODUK WISATA DI DESA WANAGIRI, BULELENG, BALI
Lumanauw, Nelsye;
Gst. Bgs. Wirya Gupta
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 12 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jwl.v12i1.45335
Desa Wanagiri memiliki beragam potensi yang belum dikelola menjadi produk wisata, seperti hutan desa, tanaman obat, perkebunan kopi, perikanan, dan peternakan. Dua produk wisata yang populer dari desa ini berupa wisata buatan dan alam, namun belum digarap secara maksimal pengemasannya. Ketidaksesuaian antara besarnya potensi wisata yang dimiliki dan keterbatasan produk wisata yang siap ditawarkan kepada wisatawan, menjadi alasan penting dilaksanakannya pengabdian kepada masyarakat di desa ini. Pelaksanaan kegiatan dengan melibatkan pihak desa untuk mengidentifikasi potensi desa yang bisa dijadikan produk wisata. Pihak akademisi memberikan pemahaman potensi apa saja yang layak menjadi produk wisata, dan pengemasan menjadi paket wisata. Hasil kegiatan tersebut menghasilkan beberapa kemasan produk wisata, yaitu paket wisata setengah hari, satu hari dan menginap. Semakin banyak eksplorasi terhadap potensi wisata, akan semakin beragam pula produk dan paket wisata yang dimiliki desa. Hal ini akan memberi dampak positif dan pilihan perjalanan wisata bagi wisatawan untuk tinggal lama di Desa Wanagiri.
ANALYSIS OF DESTINATION IMAGE AND SOCIAL MEDIA MARKETING MODELS IN FORMING TOURIST LOYALTY: A STUDY OF DEVELOPING DESTINATIONS IN INDONESIA
Lumanauw, Nelsye;
Kusuma, Rr. Chusnu Syarifa Diah;
Goyal, Mukta;
Sudirman, Acai
JURNAL MANAJEMEN MAKER STIE SULTAN AGUNG Vol 11 No 1 (2025): Volume 11 Nomor 1 Tahun 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Sultan Agung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37403/mjm.v11i1.830
This study aims to analyze the role of destination image, social media marketing, and tourist satisfaction in shaping tourist loyalty and developing tourist destinations in Indonesia. Using a quantitative approach through a survey of domestic and foreign tourists, this study examines how perceptions of destination image and the effectiveness of social media marketing contribute to tourist satisfaction, which ultimately influences their intention to return and recommend the destination. Data were collected through an online questionnaire, and regression tests, hypothesis tests, correlation tests, and coefficient of determination models were used to examine the relationship between the variables studied. The results show that destination image, social media marketing, and tourist satisfaction significantly affect loyalty. These findings emphasise the importance of authentic digital marketing strategies and strengthening positive destination images to maintain and increase tourist visits sustainably. This study provides practical implications for tourism destination managers in Indonesia in designing more effective promotional policies and strengthening positive tourist experiences as the key to building long-term loyalty.
Pembuatan Katalog Wisata Sebagai Sarana Promosi Pariwisata Desa Jatiluwih, Bali
Lumanauw, Nelsye;
Widani, Ni Nyoman;
Gupta, I Gst Bgs Wirya;
Agung, I Gusti Bagus Wirya
INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 7 No 2 (2023): AGUSTUS - DESEMBER
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Abdurachman Saleh Situbondo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36841/integritas.v7i2.3444
Pariwisata Bali setelah pandemi COVID-19 mulai bangkit seiring dengan kelonggaran kebijakan bepergian yang telah ditetapkan pemerintah. Wisatawan kini tidak terbebani dengan berbagai prosedur perjalanan wisata. Walaupun belum bisa dikatakan pulih, namun giat pariwisata telah terasa. Daya tarik wisata harus siap menerima wisatawan melalui potensi wisata yang dimiliki. Di tengah pemulihan pariwisata ini, tim pelaksana Politeknik Internasional Bali melakukan Pengabdian kepada Masyarakat di Desa Wisata Jatiluwih. Desa Jatiluwih dikenal dengan keindahan panorama terasiring sawah yang menakjubkan. Sistem pengairan sawah yang dikenal dengan nama Subak telah diakui dan menjadi warisan budaya UNESCO. Tujuan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah mengidentifikasi produk-produk wisata yang selanjutnya dikemas menjadi paket wisata dan dikompilasi ke dalam buku katalog sebagai sarana promosi pariwisata Desa Jatiluwih. Metode yang digunakan terbagi menjadi tiga tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan dan pelaporan. Luaran pengabdian berupa katalog wisata Desa Jatiluwih. Katalog tersebut dapat dimanfaatkan sebagai sarana promosi wisata terhadap wisatawan domestik maupun mancanegara. Adanya katalog wisata dapat memudahkan masyarakat memberi penjelasan informasi pariwisata desa. Wisatawan akan mendapatkan penjelasan yang lengkap melalui katalog tersebut, sehingga memiliki minat untuk tinggal lama di desa yang akan berdampak terhadap peningkatan pendapatan masyarakat.
Protokol Tatanan Kehidupan Era Baru Di Destinasi Pariwisata Pulau Nusa Penida
Gupta, I Gusti Bagus Wirya;
Lumanauw, Nelsye
Jurnal MBE Manajemen Bisnis, Equilibrium Vol 7 No 1 (2021): Jurnal Manajemen Dan Bisnis Equilibrium
Publisher : Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Ngurah Rai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47329/jurnal_mbe.v7i1.535
Pandemi Covid-19 telah menjerumuskan Nusa Penida sebagai destinasi wisata. Protokol normal baru memiliki peran penting dalam mempercepat pemulihan sektor pariwisata di daerah tersebut. Disiplin pengunjung, keterbatasan petugas, fasilitas di tempat wisata, restoran dan hotel menjadi tantangan tersendiri. Bagaimana menerapkan protokol kesehatan normal baru di Nusa Penida adalah tujuan dari penelitian ini. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif untuk mengumpulkan dan meringkas data melalui pendekatan studi cross-sectional. Teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara dengan informan berdasarkan purposive sampling serta pendekatan melalui studi cross sectional di masing-masing lokasi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pentingnya kedisiplinan dan kesadaran yang tinggi dalam melaksanakan protokoler kehidupan era baru di Nusa Penida khususnya tempat wisata, restoran dan hotel yang masih perlu didorong, untuk menjamin keselamatan wisatawan dan menjaga keberlangsungan hidup masyarakat. aktif dan terlindungi.
Pelatihan Sumber Daya Manusia Berbasis Kompetensi Mice Online Semasa Pandemi Covid-19 Oleh Smicecomm
Lumanauw, Nelsye;
Gupta, I Gusti Bagus Wirya
Jurnal MBE Manajemen Bisnis, Equilibrium Vol 7 No 1 (2021): Jurnal Manajemen Dan Bisnis Equilibrium
Publisher : Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Ngurah Rai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47329/jurnal_mbe.v7i1.594
Pesatnya perkembangan industri Meeting Incentive Convention Exhibition (MICE), seiring dengan meningkatnya kebutuhan Sumber Daya Manusia (SDM) penyelenggaraan MICE. Di tengah keresahan terhadap penyebaran wabah Covid-19 dan pembatasan aktivitas di luar rumah, organisasi manajemen MICE professional SMICECOMM berinisiatif memberikan pelatihan gratis, berupa Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) MICE Online. Beberapa kendala terjadi pada saat pelaksanaan PBK, seperti gangguan jaringan internet, ketidakhadiran seluruh peserta pada masing-masing klaster, penyampaian materi yang tidak interaktif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan program PBK MICE Online oleh SMICECOMM dan tahapan-tahapan pelaksanaannya. Metodologi penelitian yang digunakan yaitu pendekatan deskriptif kualitatif guna menguraikan pelaksanaan PBK MICE Online. Kesimpulan penelitian ini adalah pelaksanaan pelatihan secara keseluruhan berjalan lancar. Adapun, kendala-kendala yang dihadapi selama pelaksanaan menjadi evaluasi bagi pihak SMICECOMM. Saran kepada SMICECOMM, agar terus mengadakan pelatihan sejenis walapun nanti Covid-19 sudah berakhir. Saran juga ditujukan kepada organisasi MICE lainnya untuk mengadakan program pelatihan MICE serupa, demi tercapainya kebutuhan SDM MICE berkualitas dalam menghadapi persaingan di era global
Potensi dan Pengembangan Virtual Tour sebagai Alternatif Wisata di Kintamani dan Gianyar
Lumanauw, Nelsye
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/innovative.v4i4.13771
The development of virtual tours in the Kintamani and Gianyar areas was crucial as a promotional tool for tourism destinations by leveraging the increasingly strong digitalization trend. The natural and cultural potentials in these areas could become attractive content for virtual tourists. This research used qualitative methods, including in-depth interviews and document analysis, to identify key factors in the development of virtual tours, such as the availability of technology, skilled human resources, and integration strategies for physical promotion. The results showed that with adequate technology and skilled human resources, virtual tours could serve as an alternative form of tourism, providing unique experiences and aligning with the developments of the digital era. Future research recommendations included analyzing the effectiveness of virtual tours, the impact of new technologies, and collaboration strategies among stakeholders to maximize the potential of virtual tours in Kintamani and Gianyar.
N Pendampingan Kelompok Pemuda dalam Penyusunan Paket Wisata Desa Bongan, Tabanan, Bali
Lumanauw, Nelsye;
Ari Agustini, I Gusti Ayu
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Makardhi Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MAKARDHI
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Pariwisata Bali
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52352/makardhi.v4i1.1393
Community service by Politeknik Internasional Bali team was carried out from April to September 2023 for the Bongan Village youth group with an average age of 25 to 30 years. The program was a continuation of previous activities in 2022 which were participated by tourist village managers with an average age of 40 to 50 years. The team considers that village youth play an important role in developing the village through tourism packages that can be offered to tourists. In facts, the team found that not all young people who took part in the mentoring knew about their tourism potential in the village. Through mentoring programs, village youth become more concerned about the surrounding environment and could develop existing tourism potential into attractive tour packages for tourists. The methods used are the preparation, training and mentoring stages. The output of the assistance is a tour package brochure which is expected to increase the diversity of existing tour packages to attract tourist visits to Bongan Village.