Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Dampak Ekonomi Pemberdayaan Masyarakat pada Destinasi Wisata Edukasi Tuur Maasering Oktavianus Wayan Semuel; Steven Yones Kawatak; Machiko Nugraha Indriyanto; Madeleine Erina Gloria Merentek
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 3 No. 1: Juli-Desember 2023
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v3i1.2444

Abstract

Wisata edukasi memberikan kesempatan unik bagi wisatawan untuk mengalami langsung dan memperoleh pengalaman dan pengetahuan baru. Dalam mengembangkan wisata edukasi, pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan kemampuan ekonomi lokal menjadi salah satu prioritas yang harus dikembangkan secara berkesinambungan, termasuk pula di destinasi wisata edukasi Tuur Maasering. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak ekonomi dari penerapan pemberdayaan masyarakat lokal di Tuur Maasering Tomohon. Metode penelitian yang dipilih adalah kualitatif deskriptif dengan mewawancarai karyawan, mitra kerja, dan grup kebudayaan lokal untuk mengetahui dampak ekonomi bagi mereka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa para partisipan penelitian mendapatkan dampak ekonomi yang positif dengan meningkatnya kesempatan kerja serta pendapatan mereka melalui kerjasama yang mereka lakukan dengan pengelola Tuur Maasering.
Hubungan antara Pelaksanaan Kerja Praktik dan Kemampuan Kerja Alumni Fakultas Pariwisata UKDLSM Steven Yones Kawatak; Roosalina Hera Lucia; Oktavianus Wayan Semuel
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 3 No. 3: Maret 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v3i3.2985

Abstract

Human resource is one of the driving and most important factors in the tourism industry. With the richness and diversity of flora and fauna, cultural, and historical art that Indonesia possesses, it requires qualified human resources as well as experts to manage it. North Sulawesi has become one of the provinces with better human resource development compared to other provinces in Indonesia thanks to the role of the government and local culture that shapes the human character. One of the attempts to shape human resource skills is through the institutions of education, where students are given the opportunity to undertake an internship program to develop their skills as well as to experience working in the real world. The aim of this study is to analyze the impact of internship on the work ability of the alumni of the Faculty of Tourism of the Catholic University of De La Salle Manado. The research method used is the Simple Linear Regression Analysis to find out the relationship between internship and ability to work. A purposive sampling techniques was used by spreading questionnaires to 28 respondents. The results of the research show that internship has a positive impact on alumni's ability to work.
Pengembangan Desa Wisata Melalui Community Based Tourism di Kabupaten Kepulauan Sangihe Roosalina Hera Lucia; Oktavianus Wayan Semuel; Steven Yones Kawatak; Prijanto Familia Benedichta
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 3 No. 4: Mei 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v3i4.3232

Abstract

Tourists have very varied desires, which is why tourist villages are formed to introduce tourists more about the communities within them and the resources that support them. Of course, every tourism management is very dependent on the existence of human resources through Community Based Tourism. Promising that human resources around tourism areas can be more independent in managing and developing existing destinations. Apart from that, human resources who have new competencies and are capable of managing a tourist destination will become more innovative and creative to adapt to developments in tourism management. Likewise with the Para Lelle tourist village in Sangihe Islands Regency which has various destinations and is a leading tourist village, that there are still operational obstacles in the form of electricity problems and inadequate and optimal internet networks, as well as transportation which depends on weather factors. This research uses a qualitative research method with a descriptive approach to see how human resources develop with limited facilities such as the problems mentioned above. Based on the research results, several reality phenomena were found, such as tourism activities which are managed by the community independently and studied based on economic, social, cultural and environmental dimensions so that we get interrelated results in assessing strengths and weaknesses for SWOT analysis, then there are recommended strategies for developing resources. humans and the Lelle Tourism Village.
Atraksi Wisata dan Kepuasan Wisatawan di Bendungan Kuwil-Kawangkoan Minahasa Utara Christine P. E. Porajow; Steven Y. Kawatak; Ricarlo C. Kumaunang
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 3 No. 6: September 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v3i6.5153

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui indikator kepuasan wisatawan yang terbentuk melalui konstruk atraksi wisata alam, buatan, dan warisan budaya yang menjadi produk wisata dari destinasi Bendungan Kuwil Kawangkoan. Kemunculan destinasi ini menjadi primadona destinasi baru di Sulawesi Utara karena merupakan satu-satunya destinasi yang mengusung wisata alam, buatan dan warisan budaya dengan atraksi wisata bendungan sebagai daya tarik utama. Wisatawan/pengunjung merupakan salah satu indikator dalam pengelolaan keberlanjutan destinasi, karena itu antusiasme pengunjung penting untuk diobservasi untuk keberlanjutan destinasi mengingat trend euforia pengunjung pada umumnya hanya terjadi pada masa-masa awal, sehingga data kuantitatif diperlukan untuk mengevaluasi kebutuhan wisatawan terkait dengan atraksi yang ditawarkan sebagai produk wisata Bendungan Kuwil ditinjau dari sudut pandang wisatawan. Penelitian ini melibatkan 100 orang responden dengan metode accidental sampling dengan instrumen penelitian berupa kuesioner dan dianalisis dengan menggunakan metode kuantitatif berbasis SmartPLS versi 4.1. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa atraksi wisata berpengaruh signifikan dalam mengidentifikasi substansi kepuasan wisatawan berdasarkan bentuk suguhan atraksi wisata di Bendungan Kuwil Kawangkoan.
Sosialisasi Lasallian Grotto sebagai Objek Wisata Religi kepada Orang Muda Katolik di Kota Manado Lucia, Roosalina Hera; Kawatak, Steven Yones; Semuel, Oktavianus Wayan; Loho, Ambrosius; Porajow, Christine
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3: Mei 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v4i3.8084

Abstract

Wisata religi merupakan aktivitas pariwisata yang dilakukan dengan mengunjungi tempat-tempat sakral atau berkaitan dengan religi sambil berekreasi. Universitas Katolik De La Salle Manado memiliki suatu atraksi yaitu Lasallian Grotto yang memiliki potensi yang dapat dikembangkan menjadi suatu destinasi wisata religi. Namun demikian harus diperhatikan bahwa Lasallian Grotto masih dapat terus dikembangkan dengan memperhatikan tiga komponen pengembangan destinasi wisata, yaitu Atraksi, Amenitas, dan Aksesibilitas. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan oleh Fakultas Pariwisata Universitas Katolik De La Salle Manado dengan tujuan untuk memperkenalkan Lasallian Grotto kepada khalayak ramai dan pada waktu yang sama mencoba untuk menganalisis berbagai kelebihan dan kekurangan yang dimiliki oleh destinasi wisata ini. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa atraksi yang ada sudah cukup baik namun amenitas yang ada masih sangat terbatas. Ditemukan pula bahwa aksesibilitas Lasallian Grotto kurang cocok untuk pengunjung yang sudah berusia di atas 40 tahun karena kondisi jalan yang curam dan kurang mulus.
Strategi Florikultura sebagai Daya Tarik Wisata dalam Mendukung UMKM Masyarakat Kota Tomohon Porajow, Christine; Kawatak, Steven Yones; Rondonuwu, Jecia
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 3: April 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i3.8477

Abstract

Florikultura atau budidaya tanaman hias memiliki potensi besar sebagai daya tarik wisata yang berkontribusi pada pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Tomohon. Kota ini dijuluki sebagai 'Kota Bunga' berkat festival bunga tahunannya yang telah menjadi salah satu ikon utama pariwisata lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana florikultura dapat meningkatkan daya tarik wisata, memberdayakan UMKM, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif, melibatkan wawancara mendalam, observasi langsung, serta analisis dokumen dengan pendekatan SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa florikultura memperkuat identitas wisata Kota Tomohon, keberlanjutan UMKM di sektor agribisnis, festival bunga, destinasi wisata tematik, dan pasar tanaman hias sebagai potensi wisata dalam meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat lokal. Terdapat juga tantangan dalam pengelolaan kualitas produk, dan inovasi pemasaran. Untuk itu, kolaborasi antara pemerintah, pelaku UMKM, masyarakat serta stakeholder dibutuhkan guna memaksimalkan potensi florikultura sebagai daya tarik wisata yang berkelanjutan. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan kualitas sumber daya manusia, market florikultura, dan integrasi florikultura dalam program pariwisata daerah sebagai strategi untuk memperkuat posisi Kota Tomohon sebagai destinasi wisata unggulan berbasis florikultura.
Strategi Pengembangan Aksesibilitas Wisata Bahari di Desa Wisata Budo Minahasa Utara Lucia, Roosalina Hera; Semuel, Oktavianus Wayan; Kawatak, Steven Yones; Yamlean, Meilyando Roberto
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 4: Juni 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i4.9500

Abstract

Wisata bahari yang terletak di Desa Wisata Budo memiliki semua elemen yang diperlukan untuk menjadi destinasi wisata bahari. Keindahan alamnya, seperti hutan mangrove yang luas, terumbu karang yang terjaga, berbagai spesies ikan dan biota laut dan panorama laut yang memukau. Selain itu potensi ekowisata laut seprti snorkeling, diving dan wisata mangrove memberikan nilai tambah yang signifikan. Namun aksesibilitas infrastruktur seperti akses jalan menuju Desa Wisata Budo, penunjuk jalan, lampu penerangan dan jembatan yang tidak layak digunakan. Metode penelitian kualitatif yang dijelaskan dan dideskripsikan melalui teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumenter. Analisis data menggunakan metode SWOT analisis. Partisipan dalam penelitian ini adalah pemerintah desa Budo, masyarakat, dan wisatawan. Strategi pengembangan aksesibilitas yang direkomendasikan meliputi peningkatan infrastruktur jalan menuju desa serta pembangunan fasilitas wisata yang mendukung kenyamanan wisatawan. Selain itu, diperlukan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha dalam menjaga keberlanjutan aksesibilitas serta meningkatkan promosi wisata bahari Desa Wisata Budo agar dapat bersaing dengan destinasi lain. Penguatan layanan publik seperti keamanan dan kenyamanan dalam perjalanan menuju destinasi wisata dan di area wisata juga sangat diperlukan. Penerapan konsep pariwisata berkelanjutan perlu menjadi perhatian utama agar pengembangan aksesibilitas tidak berdampak negatif terhadap ekosistem bahari di Desa Wisata Budo.
Pengembangan Aplikasi Online Logistik Internal Sentrum Agraris Lotta Lohonauman, Charlie A. P.; Sitanayah, Lanny; Sanger, Junaidy B.; Rahardiyan, Dino; Moko, Emma M.; Kawatak, Steven Y.
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat TEKNO (JAM-TEKNO) Vol 6 No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Ikatan Ahli Informatika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29207/jamtekno.v6i1.6512

Abstract

Technological developments are currently felt in various fields, ranging from education to industry, and even agriculture. Logistics is a knowledge that is devoted to all activities in a place where all these activities are related to the process of selling, requisitioning goods, moving goods, transportation of goods, management, and storage of goods/products. Sentrum Agraris Lotta is a foundation operating in the agricultural sector, which currently has 5 groups of farmers, each consisting of 15 people. Increasing production results and demand for incoming and outgoing goods have led Sentrum Agraris Lotta, especially the warehouse department, to collect logistical data. Sentrum Agraris Lotta needs an application that can improve performance and make it easier for the warehouse to carry out the process of managing logistics data (management and storage of goods/products) made online with a web platform, so that it can be accessed from anywhere with different devices. The internal logistics online application was built and socialized to users through training. The training was conducted at Sentrum Agraris Lotta and attended by 10 people, including application users who act as admins, staff, and several people from Sentrum Agraris Lotta’s community. After the training, application users provided feedback in the form of the User Acceptance Test. Based on the results obtained, it can be concluded that the application built can overcome the problems faced by Sentrum Agraris Lotta, namely logistics data collection, reporting, and product data search.
Analisis Spesifikasi Jabatan dan Deskripsi Pekerjaan pada D’coral Resort Raja Ampat Kawatak, Steven Yones; Lucia, Roosalina Hera; Saiful, Nurfitriani
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 4: Juni 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i4.8279

Abstract

D’Coral Resort adalah salah satu akomodasi pariwisata terletak di Kabupaten Raja Ampat yang popular karena lokasinya yang strategis. Untuk meningkatkan tingkat hunian di resort ini, pelayanan yang prima oleh sumber daya manusia yang bekerja di sini merupakan faktor yang penting. Spesifikasi jabatan dan deskripsi pekerjaan merupakan dua hal yang harus disampaikan sejelas mungkin, sehingga dapat membantu karyawan dalam memberikan kepuasan maksimal bagi para tamu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesesuaian spesifikasi jabatan dan deskripsi pekerjaan pada D’Coral Resort. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, di mana data didapatkan dari enam orang karyawan yang mewakili semua departemen di resort ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa spesifikasi jabatan pada saat rekrutmen awal masih belum diterapkan oleh pengelola resort, namun telah ada pelatihan yang rutin dilaksanakan untuk meningkatkan kompetensi karyawan. Deskripsi pekerjaan sudah disampaikan dengan baik sehingga harapan kerja sudah jelas dan rantai komando berjalan dengan konsisten. Ditemukan pula bahwa penilaian kinerja telah dilaksanakan mengacu pada spesifikasi jabatan dan deskripsi pekerjaan.
Peranan Masyarakat Lokal dalam Promosi Pariwisata di Desa Wisata Budo Kawatak, Steven Yones; Porajow, Christine; Tabernakel W. Mangundap
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 6: Oktober 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i6.11056

Abstract

Desa Budo merupakan desa wisata yang memiliki potensi sangat besar untuk menjadi salah satu destinasi yang dapat dikembangkan untuk mampu menarik banyak kunjungan wisatawan di Provinsi Sulawesi Utara. Untuk lebih dikenal oleh wisatawan maka promosi wisata menjadi salah satu cara yang paling efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komponen pengembangan destinasi apa saja yang telah tersedia di Desa Budo dan untuk mengetahui partisipasi masyarakat untuk mempromosikan berbagai daya tarik yang ada di destinasi wisata ini. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif, di mana data dikumpulkan melalui wawancara dan observasi di objek penelitian. Wawancara dilakukan terhadap dua orang pengelola dan delapan orang masyarakat lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berbagai komponen pengembangan destinasi, yaitu something to see, something to do, something to buy, dan something to learn telah cukup banyak tersedia di Desa Budo. Namun demikian, ditemukan pula bahwa partisipasi masyarakat lokal dalam mempromosikan destinasi wisata ini masih sangat minim karena berbagai alasan berbeda.