Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Analisis Pemahaman Konseptual dan Prosedural Siswa dalam Menyelesaikan Soal Matematika Berdasarkan Gaya Belajar Wawan; Ahmad Talib; Nurwati Djam’an
Issues in Mathematics Education (IMED) Vol. 1 No. 2 (2017): Volume 1 Nomor 2 Tahun 2017
Publisher : Program of Mathematics Education Department of Mathematics Faculty of Mathematics and Natural Sciences (FMIPA) Universitas Negeri Makassar (UNM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/imed.v1i2.7616

Abstract

This Research aimed to obtain information about the analysis of student’s conceptual and procedural comprehending in solving mathematics problems based on learning styles, the aimed of this research was done by descriptive qualitative research. The subject of this research consists of six people. The six subjects were chosen based on the learning style category of students of class X in SMA Bulukumba. Two subjects represented visual learning style categories (PAR and MRK), two subjects represented auditory learning styles categories (ARR and HMY) and two subjects represented kinesthetic learning styles categories (MTA and SZD). Instruments in this research were the researchers itself as the main instrument supported by the instrument of learning style questionnaire, conceptual and procedural comprehending test and interview guidelines. The results of this research indicate that subjects with visual learning styles and subjects with auditory learning styles meet three indicators of conceptual comprehending. Whereas the subject with kinesthetic learning styles is the subject of MTA meet three indicators of conceptual comprehending and the subject of SZD meet only two indicators of conceptual comprehending. For procedural comprehending all subjects do not meet the knowledge indicators of the algorithm, knowledge of techniques and methods and criteria for determining when to use appropriate procedures. This suggests that the learning style of the students has no connection with their conceptual and procedural comprehending
Deskripsi Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa SMK berdasarkan Tingkat Kepercayaan Diri Alimuddin; Ahmad Talib; Gustikasari Amin
Issues in Mathematics Education (IMED) Vol. 5 No. 1 (2021): Volume 5 Nomor 1 tahun 2021
Publisher : Program of Mathematics Education Department of Mathematics Faculty of Mathematics and Natural Sciences (FMIPA) Universitas Negeri Makassar (UNM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/imed19910

Abstract

The purpose of the research was to describe students’ mathematical communication abilities based on their levels of self-confidence in topic of statistics. The subjects were 3 students of class XI SMK in Soppeng. They were one student with high self-confidence (KDT), one student with medium selfconfidence (KDS) and one student with low self-confidence (KDR). The results showed that (1) KDT communicate mathematical ideas in diagrams better than others. KDT analyze and explain mathematical ideas in detail. KDT could write and give clear reasons; (2) KDS could communicate mathematical ideas in diagrams, but in determining the interval of values used, KDS could not do it correctly. KDS could analyze and explain ideas orally but unable to explain strategies used in making diagrams orally. KDS could not answer with complete information but could provide reasons; (3) KDR could communicate mathematical ideas in diagrams, but in determining the interval of values used, KDR could not do it correctly. KDR was less able to analyze mathematical ideas and unable to explain the strategies used in making diagram. KDR had been able to write answer but not able to give reasons.
Kontribusi Mahasiswa Universitas Negeri Makassar Di Pt Telkom Witel Makassar Melalui Kegiatan Magang/Praktik Kerja Lapang Arkas, Amaliah Nurul; sanusi, Wahidah; Side, Syafruddin; Asdar; Ahmad Talib
Jurnal Hasil-Hasil Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2023): Volume 02 Nomor 01 (April 2023)
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jhp2m.v2i1.157

Abstract

Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk mengetahui bagaimana prosedur, jenis kegiatan dan kontribusi mahasiswa matematika pada kegiatan magang/PKL, serta relevansi antara kegiatan magang mahasiswa matematika dengan matakuliah yang telah ditempuh di perguruan tinggi. Objek dari penelitian ini adalah aktivitas magang yang telah dilaksanakan oleh mahasiswa Jurusan Matematika Universitas Negeri Makassar di PT Telkom Witel Makassar Unit War Room selama Bulan Juni hingga Agustus 2020. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan peneliti sebagai instrumen utama dan terlibat langsung dalam kegiatan magang. Prosedur pelaksanaan magang merupakan serangkaian kegiatan yang perlu diikuti oleh mahasiswa sebagai peta atau kompas agar mahasiswa peserta magang tidak salah arah dan bisa menyelesaikan program magang dengan sebaik-baiknya. Adapun kegiatan dan kontribusi mahasiswa pada kegiatan magang diataranya adalah melakukan analisis data (collecting data wilayah Telkom Witel Makassar, menejemen data harian, membuat weakly activity, rekap data reward War Room, rekap activity plan), Google Data Studio, pelatihan Telegram Bot, rebranding plaza daerah, serta kegiatan tambahan lainnya. Beberapa kegiatan tersebut sangat relevan dengan matakuliah yang telah ditempuh di bangku kuliah. Praktikan mengambil kesimpulan bahwa kegiatan magang sangat bermanfaat baik bagi mahasiswa maupun instansi pihak mitra.
AN ANALYSIS OF TYPES OF STUDENTS’ MISBEHAVIOURS IN EFL CLASSROOM Dian Indah Kusuma; Ahmad Talib; Syarifah Farahdiba
International Journal of Business English and Communication Vol 3 No 2 (2025): April
Publisher : Bahasa Inggris Program Sarjana Terapan, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/ijobec.v3i2.7463

Abstract

This research conducted at MTS Guppi Pesuloang and 16 seventh grade students and an English teacher were the subject in this research. This research is a qualitative descriptive that aims to find out the types of student misbehavior that appear in the EFL class. Student misbehavior as a single variable. This research has two instruments, namely the observation checklist and interview. From the research it was found that there were 7 misbehaviors committed by students in the process of learning English in the classroom during the research, namely 1) Ignoring the uniform rules, 2) Not paying attention to teacher's explanation, 3) Distrupting classmates, 4) Using google translate, 5) Diverting the conversation from the subject matter, 6) Disobeying teacher's instructions, and 7) Talking too much.
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD terhadap Prestasi Belajar Matematika dan Kecerdasan Interpersonal Siswa Ahmad Talib; Asdar; Zafitrah Rhamadani
Issues in Mathematics Education (IMED) Vol. 9 No. 2 (2025): Volume 9 Nomor 2 Tahun 2025
Publisher : Program of Mathematics Education Department of Mathematics Faculty of Mathematics and Natural Sciences (FMIPA) Universitas Negeri Makassar (UNM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/imed.v9i2.9104

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe STAD dan pembelajaran konvensional terhadap prestasi belajar matematika dan kecerdasan interpersonal siswa kelas VII UPTD SMP Negeri 5 Sinjai. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu (Quasi Experiment) dengan desain posttest only group design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas VII UPTD SMP Negeri 5 Sinjai dan dipilih dua kelas secara acak dengan teknik cluster random sampling sebagai sampel penelitian. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa prestasi belajar matematika siswa memiliki rata-rata skor 77,96 pada kelas eksperimen (kooperatif tipe STAD) dan 63,56 pada kelas kontrol (pembelajaran konvensional) dan kecerdasan interpersonal siswa memiliki rata-rata skor 101,5 pada kelas eksperimen (kooperatif tipe STAD) dan 94,2 pada kelas kontrol (pembelajaran konvensional). Analisis inferensial menunjukkan adanya perbedaan prestasi belajar matematika dan kecerdasan interpersonal antara siswa yang diajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dan pembelajaran konvensional yang mana prestasi belajar matematika dan kecerdasan interpersonal siswa lebih tinggi pada kelas eksperimen dibandingkan kelas kontrol. Kata Kunci: Pengaruh, Kooperatif tipe STAD, Konvensional, Prestasi Belajar Matematika, Kecerdasan Interpersonal.
Digital Story Telling: Mengembangkan Kreativitas dan Kemampuan Berbahasa Inggris Siswa SMP Negeri 5 Pallangga Melalui Aplikasi Elsa Speak Auliyanti Sahril; M. Safar Nur; Ahmad Talib; Rizki Fauzi; Sahril Nur; Syifa Fauziah; Citra Anugrah; Siti Nurhani; Reski Effendi; Marham Mushaddiq
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2025): AXIOLOGY: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Jurusan Bahasa Inggris

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital membawa dampak signifikan dalam dunia pendidikan, khususnya dalam pembelajaran Bahasa Inggris di tingkat SMP . Salah satu pendekatan inovatif yang diterapkan adalah digital storytelling, yaitu metode yang menggabungkan narasi dengan elemen media digital seperti teks, audio, gambar, dan video. Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk memperkenalkan pemanfaatan digital storytelling melalui aplikasi Elsa Speak kepada siswa SMP Negeri 5 Pallangga sebagai media untuk meningkatkan keterampilan berbicara dan menulis Bahasa Inggris. Kegiatan dilaksanakan pada 17 April2025, diikuti oleh ± 60 siswa dari kelas IXA dan IXB. Materi disampaikan secara interaktif oleh pemateri, mencakup pengenalan aplikasi, langkah membuat storytelling, serta latihan pelafalan menggunakan fitur Elsa Speak. Evaluasi kegiatan dilakukan menggunakan angket berbasis skala Likert, dengan lima indikator utama: kepuasan peserta (45% sangat puas), peningkatan pengetahuan (53% memperoleh pengetahuan baru), efektivitas penyampaian materi (50% menyatakan penyampaian menarik dan jelas), kualitas pemateri (52% sangat puas), dan mutu materi (48% menyatakan materi sangat relevan). Hasil evaluasimenunjukkan kegiatan berjalan efektif dan diterima dengan antusias. Siswa merasa lebih percaya diri dalam menggunakan Bahasa Inggris dan menunjukkan minat besar untuk menggunakan aplikasi dalam kegiatan belajar. Sosialisasi ini membuktikan bahwa digital storytelling berbasis teknologi dapat menjadi strategi pembelajaran yang kreatif, kontekstual, dan mampu meningkatkan motivasi serta kemampuan berbahasa Inggris siswa.
PEMBIMBINGAN PROGRAM MBKM KAMPUS MENGAJAR ANGKATAN 2 DI SDN 222 BONTOBURUNGENG JENEPONTO Geminastiti Sakkir; Syarifuddin Dollah; Nurdin Noni; Ahmad Talib; Chairil Anwar Korompot
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 02 (2024): APRIL 2024
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini mengkaji peran Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) dalam program BKP MBKM Kampus Mengajar Angkatan 2 yang dilaksanakan di SDN 222 Bontoburungeng, Jeneponto. Program ini bertujuan untuk meningkatkan literasi numerasi siswa, mendampingi penggunaan teknologi, dan membantu administrasi sekolah. Selama periode empat bulan, DPL berperan aktif dalam membimbing mahasiswa peserta program, memberikan arahan, serta evaluasi terhadap kegiatan yang dilakukan. Hasilnya, terdapat peningkatan signifikan pada kemampuan literasi numerasi siswa, yang ditunjukkan oleh peningkatan skor pada tes diagnostik sebelum dan sesudah program. Selain itu, pendampingan teknologi oleh mahasiswa berhasil memperkenalkan dan mengintegrasikan penggunaan alat-alat teknologi sederhana dalam proses belajar mengajar, yang mempermudah guru dan siswa dalam kegiatan sehari-hari. Administrasi sekolah juga mengalami peningkatan efisiensi melalui pengorganisasian data yang lebih sistematis dan penggunaan aplikasi manajemen sekolah. Keberhasilan program ini menunjukkan pentingnya peran DPL dalam memastikan terlaksananya kegiatan BKP MBKM dengan baik dan memberikan dampak positif terhadap sekolah sasaran.
PENGEMBANGAN KETERAMPILAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL ANGGOTA PMR MAN PANGKEP Muhayyang, Maemuna; La Sunra; Asriati; Amra Ariyani; Ahmad Talib
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 1 No. 04 (2023): NOVEMBER 2023
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterlibatan anggota PMR dalam berbagai kegiatan kepalangmerahan merupakan karya dan bakti nyata. Dalam interaksinya para anggota PMR dituntut untuk memiliki keterampilan komunikasi interpersonal yang baik. Hal ini didasarkan pada sebuah logika yang sangat sederhana bahwa proses komunikasi interpersonal dapat menentukan perubahan sikap dan tingkah laku anggota dalam organisasi yang disebabkan oleh adanya keterbukaan dan kepercayaan antar individu yang tergabung didalamnya. Oleh karena itu, penting bagi anggota PMR untuk memiliki kemampuan komunikasi interpersonal dalam interaksi sosial pada organisasi yang menempah mereka menjadi sosok yang terampil, kreatif, dan bersahabat. Setelah proses pelatihan komunikasi interpersonal peserta yang merupakan anggota PMR mulai mengetahui pentingnya memiliki kemampuan komunikasi interpersonal serta beberapa peserta mulai mempraktikkan cara menerapkan kemampuan komunikasi interpersonal.
WORKSHOP DEEP LEARNING BAGI GURU SMA: Menciptakan Pembelajaran Berkesadaran, Bermakna dan Menyenangkan La Sunra; Suci Amaliah; Ahmad Talib; Fitri Radhiyani; Maemuna Muhayyang
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2025): AXIOLOGY: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Jurusan Bahasa Inggris

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Data pendidikan nasional dari Kemendikbudristek (2024) dan OECD (2023) menunjukkan bahwa lebih dari 68% guru di Indonesia masih menerapkan pembelajaran berbasis hafalan dan berorientasi ujian, yang berdampak pada rendahnya keterlibatan siswa dan lemahnya kemampuan berpikir tingkat tinggi. Program pengabdian masyarakat ini dirancang untuk menjawab kesenjangan pedagogis tersebut melalui penerapan kerangka Deep Learning yang menekankan Mindful, Meaningful, dan Joyful Learning kepada guru-guru Bahasa Inggris SMA di Kota Makassar, sejalan dengan implementasi Kurikulum Merdeka. Kegiatan dilaksanakan melalui lokakarya partisipatif dan berbasis pengalaman yang melibatkan 42 guru dalam sesi refleksi, diskusi kolaboratif, serta perancangan Modul Ajar berbasis Deep Learning. Dengan mengacu pada siklus pembelajaran pengalaman Kolb (1984), guru diajak untuk mengalami, merefleksikan, mengkonseptualisasikan, dan menerapkan strategi pembelajaran mendalam ke dalam modul ajar mereka. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan 78% dalam kemampuan guru merancang modul ajar berpusat pada siswa yang memadukan kesadaran diri, relevansi kontekstual, dan suasana belajar yang menyenangkan, serta tingkat kepuasan 91% terhadap kebermanfaatan pelatihan. Lebih jauh lagi, program ini melahirkan komunitas belajar profesional bernama Makassar EFL Deep Learning Educators Circle (MEDLEC), yaitu jejaring guru reflektif yang berkomitmen menumbuhkan inovasi pembelajaran bermakna dan berkelanjutan. Program ini berhasil memperkuat otonomi pedagogis, kolaborasi guru, dan keselarasan praktik mengajar dengan filosofi Kurikulum Merdeka yang menekankan kemandirian, relevansi, dan kebahagiaan dalam belajar
Development of the IDCIR Mathematics Learning Model to Improve Junior High School Students' Problem-Solving and Creative Thinking Skills Sufri, Sufri Mashuri; Tahmir, Suradi; Ahmad Talib; Ihsan, Hisyam
Riemann: Research of Mathematics and Mathematics Education Vol. 7 No. 3 (2025): EDISI DESEMBER
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Katolik Santo Agustinus Hippo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38114/riemann.v7i3.117

Abstract

This study aims to develop and validate the IDCIR (Incubation, Divergence, Convergence, Innovation, Reflection) mathematics learning model as an effort to improve problem-solving skills and creative thinking abilities of junior high school students. The background of this research is grounded in the low levels of numeracy and mathematical reasoning abilities among Indonesian students, as reflected in the results of PISA 2022 and AKM 2024. To address these issues, this study employs a Research and Development (R&D) approach by adapting the Plomp model, which includes the stages of preliminary investigation, design and development, as well as implementation and assessment. The resulting product consists of a learning model along with supporting materials such as lesson plans, teacher's guidebooks, student textbooks, student worksheets, and assessment instruments. Validation was conducted by experts in subject matter, pedagogy, and evaluation, showing that the IDCIR model meets the validity criteria in terms of content, construct, language, and visual design of the learning materials. Practicality testing in three schools indicated that the model can be implemented effectively, its syntax is easy for teachers to follow, and students responded positively to the learning activities. Furthermore, effectiveness testing using a pretest–posttest control group design revealed that students who learned through the IDCIR model experienced significant improvements in problem-solving skills, creativity indicators (fluency, flexibility, originality), and learning engagement compared to students in the control group. Thus, the IDCIR model is declared valid, practical, and effective, and can be recommended as an innovative alternative in mathematics instruction to support the achievement of 21st-century competencies.