Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Edukasi Pangan Lokal Melalui Pelatihan Pembuatan “Rolade Ikan Kembung” Sebagai Alternatif Menurunkan Kejadian Stunting Di Desa Bajo Nakoe, Moh Rivai; Saleh, Reinaldi Julfirman; Mo'o, Faradila Ratu Cindana; Mokodompis, Yasir
Jurnal Pengabdian Masyarakat Farmasi : Pharmacare Society Vol 4, No 3 (2025)
Publisher : State University of Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/phar.soc.v4i3.34130

Abstract

Stunting masih menjadi permasalahan kesehatan yang signifikan di Indonesia, termasuk di Kabupaten Boalemo, yang mencatat angka prevalensi sebesar 16% pada tahun 2024. Desa Bajo merupakan salah satu desa dengan prefalensi tinggi. Selain itu desa ini mengalami tantangan dalam hal akses terhadap pangan bergizi, rendahnya pemahaman mengenai gizi, serta pola konsumsi makanan pokok yang kurang bervariasi. Padahal, desa ini memiliki potensi sumber daya perikanan yang besar, terutama ikan kembung. Namun, pemanfaatan ikan tersebut sebagai sumber protein belum dilakukan secara maksimal. Untuk menjawab tantangan ini, program ini bertujuan memberikan pelatihan pembuatan rolade ikan kembung sebagai alternatif pangan bergizi. Rolade dipilih karena mudah dibuat, praktis, disukai anak-anak, serta memanfaatkan bahan lokal yang mudah diperoleh di wilayah pesisir. Metode pengabdian ini melalui pendekatan partisipatif, dimana melibatkan para ibu rumah tangga dalam sesi edukasi dan praktik langsung pembuatan rolade. Kegiatan diawali dengan uji coba resep, penyampaian materi edukatif, serta demonstrasi pengolahan rolade. Evaluasi dilakukan lewat diskusi guna mengukur pemahaman dan keterampilan peserta. Hasil pelaksanaan pengabdian ini menunjukkan adanya peningkatan kemampuan serta kesadaran ibu-ibu terhadap pentingnya konsumsi protein hewani lokal. Antusiasme peserta tercermin dari keterlibatan aktif saat demonstrasi serta penerapan resep di rumah masing-masing. Diharapkan, program ini dapat mendukung upaya penurunan angka stunting melalui diversifikasi pangan berbasis ikan lokal secara berkelanjutan
The relationship between environmental sanitation and nutritional status with soil-transmitted helminths infection in elementary school children Maksum, Tri Septian; Mokodompis, Yasir; Ali, Indra Haryanto; Nurfadillah, Ayu Rofia
Gema Wiralodra Vol. 14 No. 2 (2023): gema wiralodra
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/gw.v14i2.360

Abstract

Soil-Transmitted Helminths (STH) infection is still a significant public health problem worldwide, including in Indonesia. This infection is caused by worms whose life cycle requires a soil medium in the maturation of eggs or larvae into an infective form and mainly occurs in children of primary school age. Poor environmental sanitation and malnutrition are the leading causes of STH infection. This study aims to determine the relationship between ecological sanitation, nutritional status, and STH infection incidence in elementary school children. This type of research is descriptive research. The research location is SDN 22 Telaga Biru, Telaga Biru District, Gorontalo Regency. The sample was 32 SDN 22 Telaga Biru students, obtained using the total sampling technique. Data was collected using questionnaire instruments, Body Mass Index (BMI) examinations, and fecal examinations at the UPTD Regional Health Laboratory Center of Gorontalo Province. The data were further analyzed univariately. The results showed that most environmental sanitation conditions did not qualify, such as latrine conditions (68.8%), SPAL conditions (75.0%), trash can conditions (87.5%), and clean water facilities (68.8%). Nutritional status (BMI/U) was most in the normal category (65.6%), and no helminth eggs were found in respondents (negative STH), so a relationship analysis could not be carried out. It is suggested that the school and parents support government programs related to providing mass worm-prevention drugs.
Pembentukan Kader Remaja Peduli Stunting Dalam Upaya Penanggulangan Masalah Gizi Pada Balita amalia, Lia; mokodompis, Yasir; Hiola, Faramita
Jurnal Pengabdian Masyarakat Farmasi : Pharmacare Society Vol 2, No 3 (2023): Vol 2, Nomor 3 (2023)
Publisher : State University of Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/phar.soc.v2i3.22011

Abstract

Stunting adalah masalah gizi kronis yang berdampak buruk pada kesehatan dan perkembangan anak. Prevalensi stunting di Asia Tenggara dan Indonesia masih tinggi, melebihi standar World Health Organization (WHO). Pengabdian masyarakat sebagai pendekatan pencegahan stunting melibatkan seluruh komunitas dan memerlukan partisipasi aktif masyarakat, termasuk remaja. Pembentukan kelompok remaja peduli stunting menjadi kunci penting dalam hal ini, remaja adalah calon orang tua masa depan yang dapat menghindari pernikahan dini dan memahami pentingnya kesehatan. Pengabdian masyarakat dilaksanakan di Desa Botumoito dengan metode participatory community service. Hasilnya mencakup pemahaman siswa tentang pencegahan stunting, serta komitmen remaja karang taruna sebagai agen perubahan yang merupakan bagian integral dalam mengurangi angka stunting, meningkatkan kesehatan di Desa dan perkembangan anak-anak di masa depan. Edukasi melalui sistem pendidikan dapat membentuk pola pikir sehat sejak usia dini, kegiatan ini menggambarkan pentingnya melibatkan remaja dalam pencegahan stunting melalui pemahaman dan pelatihan yang sesuai. Upaya ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pertumbuhan dan perkembangan anak-anak di Desa Botumoito.
OPTIMALISASI PENERAPAN STIMULASI DETEKSI INTERVENSI DINI TUMBUH KEMBANG (SDIDTK) PADA BATITA DENGAN KUESIONER PRA SKRENING PERKEMBANGAN (KPSP) TERHADAP BIDAN DESA irwan, Irwan; Anwar, Ayub Irmadhani; Katili, Deliyana I.; Mokodompis, Yasir
Jambura Journal of Health Sciences and Research Vol 7, No 1 (2025): JANUARI: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/jjhsr.v7i1.22640

Abstract

Pemerintah Indonesia telah berupaya secara maksimal dalam optimalisasi perkembangan balita dan mencegah adanya penyimpangan melalui program stimulasi, deteksi dan intervensi dini tumbuh kembang (SDIDTK). Namun demikian pelaksanaan SDIDTK masih kurang optimal dan hanya 53% yang melakukan di Wilayah kerja Puskesmas Muara Enim. Intervensi pelatihan SDIDTK belum pernah dilakukan di bidan desa Muara Enim sebelumnya. Kebaruan penelitian ini karena peneliti menganalisis optimalisasi penerapan (SDIDTK) pada balita dengan Kuesioner Pra Skrening Perkembangan (KPSP) terhadap bidan desa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui optimalisasi penerapan Stimulasi Deteksi Intervensi Dini Tumbuh Kembang (SDIDTK) pada balita dengan Kuesioner Pra Skrening Perkembangan (KPSP) terhadap bidan desa. Metode yang digunakan dalam penelitian Quasi Experiment dan desain penelitian menggunakan One Grup Pretest Posttest Design. Sampel pada penelitian ini sebanyak 36 orang bidan desa. Hasil penelitian ditemukan bahwa pelaksanaan SDIDTK dan KPSP sebagian besar telah dilakukan (69,4%), sedangkan sisanya tidak dilakukan (30,6%). Pelaksanaan SDIDTK dan KPSP sebelum penelitian adalah 69,08±9,90, kemudian pengetahuan meningkat setelah penelitian yaitu 96,89±4,05. Didapatkan peningkatan pengetahuan sebanyak 27,80±10,36. Kesimpulan ada pengaruh optimalisasi penerapan SDIDTK pada balita dengan KPSP terhadap bidan desa.
PEMANFAATAN JAGUNG SEBAGAI POTENSI LOKAL UNTUK PENCEGAHAN STUNTING Mokodompis, Yasir; Amalia, Lia; Hiola, Faramita
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i1.318-323

Abstract

Stunting adalah kondisi gagal pertumbuhan pada anak-anak yang disebabkan oleh kekurangan gizi kronis, Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan stunting, termasuk gizi yang tidak mencukupi dan pola makan yang tidak seimbang. Dampak dari stunting sangat serius, termasuk pertumbuhan fisik yang terhambat, keterlambatan dalam perkembangan kognitif, serta peningkatan risiko masalah kesehatan. Maka sangat penting untuk memberikan perhatian khusus pada gizi anak. Gorontalo salah satu wilayah di Indonesia yang memiliki produksi jagung yang cukup besar termasuk diantaranya adalah Desa Botumoito. Jagung mengandung karbohidrat dan zat gizi lainnya yang dapat mendukung fungsi tubuh. Kegiatan ini bertujuan untuk memanfaatkan potensi lokal sebagai solusi pencegahan stunting, sekaligus memberikan keterampilan dalam mengolah menjadi bubur Jagung. Kegiatan dilakukan dengan metode Participatory Rural Appraisal (PRA), terdiri dari sosialisasi, demonstrasi pembuatan bubur jagung dan pembagian leaflet, sasaran kegiatan adalah masyarakat Desa Botumoito khususnya ibu hamil dan menyusui serta ibu-ibu yang memiliki balita. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan baik dan meningkatkan pengetahuan masyarakat, serta memberikan dampak positif bagi pertumbuhan dan perkembangan anak-anak di Desa Botumoito.
Gambaran Pemilihan Makanan Dengan Menggunakan Toys Food Pada Anak TK Beringin 2 Kecamatan Tilango Kabupaten Gorontalo: An Overview of Food Selection Using Toy Food for Children at Beringin 2 Kindergarten, Tilango District, Gorontalo Regency Sartika Nusi; Sunarto Kadir; Yasir Mokodompis
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 7: Juli 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i7.8323

Abstract

Penelitian ini berfokus pada anak-anak di Taman Kanak-Kanak (TK) Beringin 2, Kecamatan Tilango, Kabupaten Gorontalo, yang sering mengonsumsi jajanan tidak sehat di lingkungan sekolah. Jajanan tersebut umumnya rendah gizi dan mengandung bahan berbahaya, yang berisiko memengaruhi kesehatan anak. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan edukatif, seperti penggunaan Toys Food, untuk membantu anak-anak memahami dan memilih makanan sehat sejak dini. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: "Bagaimana gambaran pemilihan makanan oleh anak-anak di TK Beringin 2, Kecamatan Tilango, Kabupaten Gorontalo, dengan menggunakan media Toys Food?. Bertujuan untuk mengkaji gambaran penggunaan Toys Food dalam membentuk perilaku pemilihan makanan pada anak-anak usia dini di Taman Kanak-Kanak (TK) Beringin 2. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif observasional dengan melibatkan 30 anak usia 4 hingga 6 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makanan yang paling banyak dipilih adalah buah (30%), diikuti oleh camilan asin dan manis (masing-masing 23,3%), serta sayuran (23,3%). Sebanyak 53,3% anak lebih sering memilih makanan sehat, sementara 46,7% memilih makanan tidak sehat. Faktor utama yang mempengaruhi pemilihan makanan adalah daya tarik visual dari mainan makanan, dengan 50% anak memilih makanan berdasarkan warna yang menarik, dan 30% memilih makanan yang sudah dikenalnya. Simpulan Penggunaan Toys Food sebagai alat edukasi memperoleh respons positif, dengan 50% anak sangat menikmati proses pemilihan makanan menggunakan mainan tersebut. Saran dengan menggunakan Toys Food sebagai alat edukasi yang efektif dalam memperkenalkan pilihan makanan sehat kepada anak-anak dan membentuk kebiasaan makan yang lebih baik sejak dini.
Studi Kasus Hubungan Antara Aktivitas Fisik Dan Kebiasaan Sarapan Dengan Prestasi Belajar Pada Siswa Pomalingo, Anna Y; Mokodompis, Yasir; Amrain, Muhammad Zul Fadhoo’il
Madu : Jurnal Kesehatan Vol 13, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Program Studi DIV Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/mjk.13.1.83-90.2024

Abstract

Physical activity and breakfast habits can affect a person's physiological condition and children's learning concentration at school. The formulation of the problem is to determine the relationship between physical activity breakfast habits and learning achievement. This study aims to determine the relationship between physical activity and breakfast habits and learning achievement in students (case study at State Elementary School 23 Dungingi, Gorontalo City). This research used quantitative research with a cross-sectional study design. The population in this study amounted to 42 students. The sampling technique was selected using total sampling. Data collection using a questionnaire. Data analysis used in this study was univariate analysis and bivariate analysis with a chi-square statistical test. The results showed light physical activity (73.8%) and moderate physical activity (26.2%), breakfast habits (71.4%), and not breakfast habits (28.6%), good learning achievement (47.6%), and poor learning achievement (52.4%). Physical activity with learning achievement (p-value =0.003 < α = 0.05) and breakfast habits with learning achievement (p-value =0.000 < α = 0.05) There is a relationship between physical activity and breakfast habits with learning achievement. Students are expected to get used to breakfast and pay more attention to the food consumed and regular physical activity.
Pengaruh Model dan Dimensi Pola Asuh Orang Tua Terhadap Perilaku Seks Bebas pada Remaja di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 2 Kota Gorontalo : Influence of Parenting Models and Dimensions on Risky Sexual Behavior among Adolescets (Students) at SMK Negeri 2 Kota Gorontalo Delsiana Aksara; Herlina Jusuf; Yasir Mokodompis
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 11: November 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i11.9254

Abstract

Perilaku seks bebas remaja menjadi masalah sosial yang semakin mengkhawatirkan, terutama di kalangan pelajar. Salah satu faktor yang memengaruhi perilaku tersebut adalah pola asuh orang tua. Penelitian bertujuan untuk menganalisis pengaruh model dan dimensi pola asuh orang tua terhadap perilaku seks bebas pada remaja SMK Negeri 2 Kota Gorontalo. Penelitian ini menggunakan desain analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel berjumlah 175 siswa kelas XI diambil dengan teknik proportional simple random sampling. Instrumen pengumpulan data dengan kuesioner, dan analisis data dilakukan dengan uji Kruskal-Wallis. Hasil penelitian menunjukkan model pola asuh orang tua berpengaruh signifikan terhadap perilaku seks bebas (p = 0,005), di mana pola asuh demokratis cenderung mencegah perilaku menyimpang, sedangkan pola asuh permisif, abai, dan otoriter berkaitan dengan tingginya perilaku seks bebas. Dimensi pola asuh menunjukkan pengaruh signifikan (p = 0,043), dengan dimensi tingkah laku memiliki proporsi tertinggi. Sebanyak 69,7% responden diketahui pernah melakukan perilaku seks bebas. Simpulan bahwa intervensi berbasis keluarga dalam meningkatkan pola asuh yang sehat perlu dilakukan untuk mencegah perilaku seksual berisiko di kalangan remaja. Disarankan bagi peneliti selanjutnya untuk melakukan kajian mendalam terkait faktor pengaruh latar belakang orang tua.
Hubungan Lima Pilar Sanitasi Total Berbasis Masyakarat Dengan Kejadian Diare Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Kota Tengah: The Relationship Between the Five Pillars of Community-Based Total Sanitation and the Incidence of Diarrhea in Toddlers in the Working Area of ??the Central City Health Center Nurul Tasya Rahmadewi Talalu; Yasir Mokodompis; Laksmyn Kadir
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 11: November 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i11.9321

Abstract

Sanitasi dasar adalah sanitasi rumah tangga meliputi sarana buang air besar, sarana pengelolaan sampah dan limbah rumah tangga. Berbasis masyarakat adalah kondisi yang menempatkan masyarakat sebagai pengambil keputusan dan penanggung jawab dalam rangka menciptakan meningkatkan kapasitas masyarakat, Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui hubungan antara perilaku buang air besar, cuci tangan pakai sabun, pengelolaan limbah cair dengan kejadian diare pada balita di wilayah kerja Puskesmas Kota Tengah tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain penelitian observasional analitik cross-sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik random sampling dengan rumus slovin. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh balita di wilayah kerja Puskesmas Kota Tengah. Analisis uji statistic yang digunakan uji chi-square. Hasil pada penelitian ini menunjukkan bahwa p-value untuk variable STOP BABS (p-value=0.016), CTPS (p-value=0.005), pengelolaan air minum dan makanan rumah tangga (p-value=0.024), PSRT (p-value=0.027) dan pengelolaan limbah cair rumah tangga (p-value=0.005) yang siginfikan bahwa terdapat hubungan antara lima variabel terhadap kejadian diare pada balita. Simpulan STOP BABS, CTPS, pengelolaan air minum dan makanan rumah tangga, pengelolaan sampah rumah tangga, pengelolaan air limbah cair rumah tangga terdapat hubungan yang signifikan dengan kejadian diare pada Balita di wilayah kerja Puskesmas Kota Tengah, disarankan kepada masyarakat yang memiliki Balita agar lebih memperhatikan hygiene dalam rumah tangga.