Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Pancasila Sebagai Paradigma Etika Medis: Tinjauan Filosofis Dan Praktis Mazaya Mustofa, Firyaal; Ashilah, Mauliddia; Priyono
Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan (JUPANK) Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan (JUPANK)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jupank.v6i1.9333

Abstract

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam bidang kedokteran membawa berbagai kemajuan dalam pelayanan kesehatan, namun juga menimbulkan berbagai persoalan etika yang kompleks. Dalam situasi tersebut, tenaga kesehatan memerlukan landasan moral yang kuat agar tetap menjunjung nilai kemanusiaan dan tanggung jawab profesional. Oleh karena itu, penting untuk menegaskan kembali nilai-nilai dasar yang dapat menjadi pedoman etika dalam praktik kedokteran di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji relevansi nilai-nilai Pancasila sebagai paradigma etika medis yang mampu menjembatani dimensi filosofis dan praktis dalam profesi kedokteran. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur, dengan menelaah berbagai sumber ilmiah yang relevan seperti buku etika kedokteran, literatur mengenai filsafat Pancasila, serta Kode Etik Kedokteran Indonesia. Analisis dilakukan dengan mengkaji keterkaitan antara nilai-nilai Pancasila dengan prinsip-prinsip etika medis dalam praktik kedokteran. Hasil kajian menunjukkan bahwa setiap sila dalam Pancasila mengandung nilai etis yang selaras dengan prinsip etika medis universal, seperti penghormatan terhadap martabat manusia, keadilan sosial, tanggung jawab moral, dan sikap kemanusiaan dalam pelayanan kesehatan. Secara filosofis, Pancasila dapat menjadi dasar moral yang menuntun tenaga medis untuk menjaga keseimbangan antara penguasaan ilmu pengetahuan dan nilai kemanusiaan. Secara praktis, nilai-nilai tersebut dapat diinternalisasikan melalui pendidikan kedokteran, kebijakan pelayanan kesehatan, serta perilaku profesional dalam hubungan antara dokter dan pasien. Kesimpulannya, Pancasila tidak hanya berfungsi sebagai simbol ideologis negara, tetapi juga dapat menjadi paradigma etika medis yang kontekstual dan aplikatif dalam praktik kedokteran di Indonesia. Penerapan nilai-nilai Pancasila dalam dunia kedokteran diharapkan mampu mendorong terciptanya pelayanan kesehatan yang humanistik, berkeadilan, dan berlandaskan pada nilai-nilai moral kemanusiaan. Kata Kunci: Pancasila, etika medis, nilai kemanusiaan, filsafat moral, profesi kedokteran
Pengaruh Penggunaan Pupuk Organik Kotoran Ayam Dan Pupuk KCl Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) Varietas Brebes Mahfud Arifin; Priyono; Efi Nikmatu Sholihah
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 4 No. 2 (2026): May : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v4i2.1167

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi dosis pupuk kotoran ayam dan pupuk KCl terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah (Allium ascalonicum L.). Penelitian dilaksanakan pada Juni hingga juli 2025 di Kebun Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura Tohudan, Karanganyar, menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) dengan dua faktor perlakuan, yaitu pupuk kotoran ayam (0, 7,5, 10, dan 12,5 ton/ha) dan pupuk KCl (0, 100, 200, dan 300 kg/ha), yang dikombinasikan menjadi 16 perlakuan dan diulang sebanyak tiga kali. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, umur panen, banyak umbi, berat umbi basah dan kering, persentase susut bobot umbi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pupuk kotoran ayam dan pupuk KCl masing-masing berpengaruh nyata terhadap sebagian besar parameter pertumbuhan dan hasil. Interaksi signifikan antara kedua jenis pupuk terjadi pada umur panen, banyak umbi, berat umbi basah dan kering. Kombinasi pupuk organik dan anorganik memberikan pengaruh sinergis terhadap ketersediaan unsur hara, sehingga mendukung pertumbuhan vegetatif dan generatif tanaman kacang hijau. Dengan demikian, penggunaan kombinasi pupuk kotoran ayam dan KCl dapat menjadi strategi pemupukan yang efektif dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman kacang hijau secara berkelanjutan.
Pengaruh Konsentrasi Pupuk Organik Cair Nasa dan PGPR (Plant Growth Promoting Rhizobacteria) Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Terung (Solanum melongena L.) Andika Dio Prasetyo; Priyono; Efi Nikmatu Sholihah
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 4 No. 2 (2026): May : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v4i2.1180

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi kombinasi Pupuk Organik Cair NASA dan PGPR terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman terung (Solanum melongena L.) varietas Mustang Hibrida F1. Penelitian dilaksanakan menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) dengan dua faktor, yaitu konsentrasi Pupuk Organik Cair NASA (0 ml/ℓ, 22,5 ml/ℓ, dan 45 ml/ℓ) dan PGPR (0 ml/ℓ, 20 ml/ℓ, 40 ml/ℓ, dan 60 ml/ℓ), sehingga terdapat 12 kombinasi perlakuan. Kombinasi perlakuan ditempatkan secara acak di setiap (blok) ulangan, dengan masing-masing perlakuan diulang tiga kali sehingga terdapat 36 satuan percobaan. Data dianalisis menggunakan sidik ragam (ANOVA) dan dilanjutkan dengan Uji Beda Nyata Jujur (BNJ) pada taraf 5% dan 1%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pupuk Organik Cair NASA dan PGPR tidak berpengaruh nyata terhadap parameter pertumbuhan (tinggi tanaman, jumlah daun, dan umur berbunga) maupun parameter hasil (jumlah buah per tanaman, berat per buah, berat buah per tanaman, panjang rata-rata buah, dan diameter buah), serta tidak terjadi interaksi antar perlakuan.