Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Sistem Akuaponik untuk Peternakan Lele dan Tanaman Kangkung Hidroponik Berbasis IoT dan Sistem Inferensi Fuzzy Rozie, Fachrul; Syarif, Iwan; Al Rasyid, Muhammad Udin Harun; Satriyanto, Edi
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 8 No 1: Februari 2021
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.0814025

Abstract

Akuaponik adalah penggabungan sistem budidaya akuakultur dan hidroponik yang dapat menjadi solusi untuk mengatasi keterbatasan lahan, keterbatasan sumber air serta meningkatkan ketahanan pangan. Pada sistem akuaponik, kualitas air pada budidaya ikan merupakan salah satu syarat utama dalam keberhasilan proses budidaya. Penelitian ini mengkombinasikan peternakan lele dengan penanaman kangkung hidroponik. Kotoran ikan lele dan sisa makanan terakumulasi di air dan dapat menjadi racun bagi ikan lele karena mengandung kadar anomia yang tinggi sehingga sangat berbahaya jika tidak dibuang. Air ini kemudian dialirkan ke tanaman kangkung hidroponik melalui biofilter yang bermanfaat sebagai pengurai air kotor dari kolam menjadi nitrat dan nitrit yang berguna sebagai nutrisi tanaman. Selanjutnya setelah air menjadi bersih dan mempunyai kadar oksigen yang tinggi, air tersebut dialirkan kembali ke kolam ikan lele. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem cerdas pada budidaya akuaponik dengan memanfaatkan teknologi Internet of Things yang dilengkapi dengan beberapa jenis sensor untuk memantau dan mengendalikan kualitas air dengan menerapkan algoritma Sistem Inferensi Fuzzy / Fuzzy Inference System (FIS) untuk mengatur kecepatan sirkulasi air kolam agar menghemat daya listrik pada pompa. Peralatan ini juga dilengkapi dengan layanan pemberian pakan ikan secara otomatis yang dapat diprogram sesuai kebutuhan. Sistem akuaponik ini dapat dipantau melalui web maupun ponsel pintar berbasis android. Pengujian yang dilakukan terhadap perbandingan keputusan oleh pakar dan sistem FIS pada kecepatan sirkulasi air sistem akuaponik menunjukkan nilai akurasi 83,33%, dan hasil dari pengujian ketepatan alat pemberi pakan yang dibuat secara otomatis terhadap ketepatan pemberian pakan secara manual memiliki nilai akurasi 90,97%. AbstractAquaponics is a combination of aquaculture and hydroponic cultivation systems that can be a solution to overcoming limited land, limited water sources and increasing food security. In the aquaponics system, water quality in fish farming is one of the main requirements in the success of the cultivation process. This research combines catfish farming with hydroponic kale cultivation. Catfish feces and food scraps accumulate in water and can be toxic to catfish because they contain high levels of anomia so it is very dangerous if not disposed of. This water is then flowed to hydroponic kale plants through a biofilter which is useful as decomposing dirty water from the pond into nitrates and nitrites which are useful as plant nutrients. Furthermore, after the water becomes clean and has high oxygen levels, the water is flowed back into the catfish pond. This study aims to develop a smart system in aquaponic cultivation by utilizing Internet of Things technology which is equipped with several types of sensors to monitor and control water quality by applying the Fuzzy Inference System (FIS) algorithm to regulate the speed of pool water circulation in order to save electric power on the pump. This equipment is also equipped with an automatic fish feeding service which can be programmed as needed. This aquaponics system can be monitored via the web or an Android-based smart phone. Tests carried out on the comparison of decisions by experts and the FIS system on the water circulation speed of the aquaponics system show an accuracy value of 83.33%, and the results of testing the accuracy of the feeder that is made automatically against the accuracy of manual feeding have an accuracy value of 90.97% .
PENINGKATAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK MELALUI KEGIATAN MONTASE USIA 5-6 TAHUN DI TK BARUNAWATI 3 SAMARINDA Anggawati, Setia; Sujiman, Sujiman; Rozie, Fachrul
Early Childhood Journal Vol. 1 No. 1 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru PAUD FKIP Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ecj.v1i1.207

Abstract

Berdasarkan hasil pengamatan dilapangan terhadap kemampuan motorik halus anak di TK. Barunawati 3 Samarinda masih rendah. Penelitian ini tindakan kelas (classroom action research) menggunakan penelitian kuantitatif dan kualitatif. bertujuan untuk perkembangan motorik halus anak dengan kegiatan montase. Hasil penelitian ini melalui 3 siklus, Penelitian dilakukan sebanyak tiga siklus, setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Hasil penelitian pada siklus I, II, dan III menunjukan bahwa terdapat peningkatan kemampuan motorik halus anak setelah pemberian kegiatan montase. di TK. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan perolehan jumlah nilai pada siklus I yaitu 151 perolehan nilai rata-rata yaitu 38%. Pada siklus II yaitu 246,5% perolehan nilai rata-rata yaitu 62%. Pada siklus III yaitu 350,5% nilai rata-rata yaitu 88% dengan kriteria berkembang sangat baik. Berdasarkan data tersebut di atas, dapat disimpulkan kegiatan montase dapat meningkatan kemampuan motorik halus anak usia 5-6 tahun di TK. Barunawati 3 samarinda.
PENERAPAN POLA ASUH ORANG TUA DALAM PENGENALAN LITERASI AWAL DI MASA PANDEMI COVID-19 Haryani, Wiwik; Rozie, Fachrul; Saelawati, Nurus
Early Childhood Journal Vol. 1 No. 2 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru PAUD FKIP Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ecj.v1i2.1844

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan pola asuh orang tua dalam pengenalan literasi awal anak usia pada anak usia 5-6 Tahun Pada Masa Pandemi Covid 19 di RT 57 Kelurahan Air Putih Samarinda. Peneliti menggunakan penelitian kualitatif dengan desain penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data melalui observasi langsung, wawancara langsung dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1 ) Pola asuh yang diterapkan oleh orangtua ialah pola asuh otoritatif dimana anak diberi kebebasan dalam belajar, orangtua hanya memberikan dorongan motivasi dan arahan yang sesuai. Pola asuh otoritatif mendorong anak untuk mandiri namun masih menerapkan batas dan kendali pada tindakan mereka. Tindakan verbal memberi dan menerima dimungkinkan, dan orang tua bersikap hangat dan penyayang terhadap anak, 2) hambatan yang dihadapi orangtua yaitu ketika anak mulai merasa bosan. Anak merasa kesulitan untuk mengontrol emosi, sehingga dalam melatih membaca dan menulis (literasi) orangtua harus memperhatikan emosi terlebih dahulu. Implikasi penelitian ini sebagai kajian untuk orangtua dalam memahami pengasuhan yang mendukung kemampuan literasi awal anak di rumah. Kata Kunci: Pola Asuh, Literasi Awal, Anak Usia 5-6 Tahun
Penerapan Pola Asuh Orang Tua Etnis Banjar Dalam Internalisasi Beribadah Pada Anak nisa, Anisa; Diyah, Halimatusyadiyah; Setia Putri, Eka Ambar Setia Putri; Putri Ananda, Sandra; Nadia Putri, Marsella; Rozie, Fachrul
Nunchi : Islamic Parenting Journal Vol 2, No 1 (2024): Nunchi: Islamic Parenting Journal
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ipj.v2i1.16366

Abstract

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis naratif. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penerapan pola asuh orang tua etnis banjar dalam internalisiasi beribadah pada anak. Anak dianggap sebagai anugerah dari Allah SWT yang memerlukan perhatian dan bimbingan dari orang tua. Keluarga dianggap sebagai lingkungan pertama yang sangat penting dalam pembentukan karakter anak. Dalam mendidik anak, pola pengasuhan yang baik dan komunikasi dua arah antara orang tua dan anak sangatlah penting. Orang tua harus menanamkan nilai-nilai agama sejak dini, menggunakan pendekatan yang sesuai dengan usia dan pemahaman anak, serta memberikan contoh positif. Pola asuh dapat dipengaruhi oleh faktor sosial dan budaya serta lingkungan tempat tinggal. Penelitian juga mencakup studi tentang pola asuh keluarga etnis Banjar di Samarinda, Kalimantan Timur, yang menekankan pendidikan agama sejak usia dini dan pembiasaan dalam praktik ibadah. Hasil wawancara dengan keluarga etnis Banjar menunjukkan bahwa pendidikan agama dilakukan sejak usia 2 tahun dengan cara yang lembut dan mendukung.
Energy Consumption Monitoring of Solar-Powered Street Lighting Using LoRa and Fuzzy Inference System Rozie, Fachrul; Chandra, Yudi; Suwanda, Ivan
Jambura Journal of Electrical and Electronics Engineering Vol 7, No 1 (2025): Januari - Juni 2025
Publisher : Electrical Engineering Department Faculty of Engineering State University of Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjeee.v7i1.27571

Abstract

 Street lighting is a vital infrastructure requiring efficient energy management to reduce operational costs and environmental impact. The use of Internet of Things (IoT) technology like Long Range (LoRa) in energy monitoring systems for street lighting offers a solution for real-time monitoring and control of energy consumption with low cost and wide coverage. This research aims to develop and implement an energy consumption monitoring system for street lighting using LoRa technology, evaluating system performance in terms of monitoring accuracy, reliability, and energy efficiency. The research stages include literature review, system design, hardware and software development, as well as testing and validation. The system is tested in a controlled environment to ensure accuracy and reliability. Data analysis is conducted to identify energy consumption patterns and potential savings. Results show that the voltage of the solar panel system increases during the day with sunlight intensity, while current is utilized as the lights turn on towards the evening. At 19:30, maximum power consumption is within the ideal range, with voltage gradually decreasing as the lights are used. MATLAB analysis reveals a normal energy efficiency value of 50% for the system.Lampu Penerangan Jalan merupakan infrastruktur vital yang memerlukan energi pengelolaan yang efisien untuk mengurangi biaya operasional dan dampak lingkungan. Penggunaan teknologi Internet of Things (IoT) seperti Long Range (LoRa) pada sistem pemantauan energi LPJU menawarkan solusi pemantauan dan pengendalian konsumsi energi secara real-time dengan biaya rendah dan jangkauan luas. Penelitian ini bertujuan dan mengembangkan sistem pemantauan konsumsi energi LPJU menggunakan LoRa, serta menghasilkan sistem kinerja dalam hal pengukuran, pelaporan, dan efisiensi energi. Tahapan penelitian meliputi studi literatur, perancangan sistem, pengembangan perangkat keras dan lunak, serta pengujian dan validasi. Sistem ini diuji di lingkungan terkendali untuk memastikan akurasi dan resolusi. Analisis data dilakukan untuk mengidentifikasi pola konsumsi energi dan penghematan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tegangan sistem panel surya meningkat pada siang hari seiring intensitas sinar matahari, sementara arus digunakan saat lampu menyala menjelang malam. Pada pukul 19.30, konsumsi daya maksimum berada dalam kisaran ideal, dan tegangan menurun seiring penggunaan lampu. Analisis data menggunakan MATLAB menunjukkan nilai efisiensi daya normal sistem ini adalah 50%.
Dosen PPPK antara Profesionalisme dan Kepastian Karier: Perspektif Manajemen Pendidikan Rozie, Fachrul; Halimah, Siti; Galih Yudha Saputra; Hasbi Sjamsir
BEduManagers Journal : Borneo Educational Management and Research Journal Vol. 6 No. 2 (2025): BEduManagers Journal : Borneo Educational Management and Research Journal
Publisher : Manajemen Pendidikan Program Doktor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/bedu.v6i2.6200

Abstract

Abstrak - Kebijakan pengangkatan dosen sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) sering diposisikan sebagai solusi efisiensi dan profesionalisasi sumber daya manusia pendidikan tinggi. Namun, dari perspektif kebijakan publik dan manajemen pendidikan, kebijakan ini menyisakan persoalan fundamental terkait keadilan, keberlanjutan karier, dan tata kelola profesi dosen. Artikel ini bertujuan mengajukan argumen kritis mengenai ketegangan antara tuntutan profesionalisme dan lemahnya kepastian karier dosen PPPK melalui pendekatan literature review. Kajian dilakukan terhadap publikasi ilmiah dan dokumen kebijakan dalam sepuluh tahun terakhir. Hasil telaah menunjukkan bahwa kebijakan PPPK cenderung menempatkan profesionalisme sebagai kewajiban individual dosen tanpa diiringi desain kebijakan karier yang sistemik dan berkelanjutan. Ketidakjelasan jalur karier, keterbatasan akses terhadap jabatan akademik dan struktural berdampak terhadap mutu akreditasi program studi, serta perbedaan hak dengan dosen PNS menunjukkan adanya inkonsistensi antara tujuan profesionalisasi dan praktik kebijakan. Artikel ini berargumen bahwa tanpa reformulasi kebijakan yang berorientasi pada keadilan dan keberlanjutan, skema PPPK berpotensi melemahkan komitmen profesi dan mutu pendidikan tinggi dalam jangka panjang. Kata kunci : dosen PPPK, kebijakan publik, profesionalisme, kepastian karier, manajemen pendidikan.
Desain dan Implementasi Jaringan Sensor Nirkabel berbasis IoT dengan komunikasi LoRa untuk Sistem Monitoring Kualitas Daya dan Energi Listrik Usman, Saifudin; Darmanto, Darmanto; Rozie, Fachrul
Smart Comp :Jurnalnya Orang Pintar Komputer Vol 12, No 1 (2023): Smart Comp: Jurnalnya Orang Pintar Komputer
Publisher : Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/smartcomp.v12i1.4588

Abstract

Penerapan IoT telah terbukti efektif di banyak bidang, seperti yang dikonfirmasi pada konsep Industri 4.0, yang merevolusi rantai produksi modern. Dengan mengikuti pendekatan ini, penggunaan arsitektur kontrol terdistribusi dan teknologi IoT baik kabel maupun nirkabel akan menghasilkan solusi efektif untuk pengelolaan lingkungan cerdas yang terdiri dari kelompok bangunan, seperti kampus, kota maupun industri. Dalam hal ini, solusi IoT heterogen biasanya diadopsi untuk memenuhi persyaratan skenario yang sangat beragam misalnya, cakupan dalam ruangan versus luar ruangan, node seluler versus node tetap, membuat integrasi skala besar menjadi sulit. Untuk mengatasi masalah ini, makalah ini menyajikan arsitektur IoT yang mampu mengelola protokol komunikasi yang berbeda secara transparan di lingkungan cerdas, dan menyelidiki kemungkinan penerapannya untuk pemantauan dan pengendalian sumber daya energi di smart campus. Secara khusus, solusi yang diusulkan pada kasus ini adalah pengembangan jaringan sensor nirkabel yang berfokus pada integrasi teknologi Long Range (LoRa) pada peralatan sensor daya listrik yang terpasang pada panel distribusi listrik tiap gedung kampus. Oleh karena itu, akan dirancang sebuah sistem berupa Sensor-Node dan gateway yang menggunakan protokol komunikasi modbus untuk mengirimkan data ke server aplikasi sistem monitoring kualitas daya dan energi secara realtime. Jaringan sensor nirkabel dengan LoRa ini diharapkan dapat mengatasi skenario komunikasi dalam dan luar ruangan yang heterogen. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah prototipe modul sensor-node dan gateway yang terintegrasi dengan aplikasi sistem monitoring yang akan menampilkan beberapa informasi penting dari kualitas daya dan energi listrik yang digunakan, antara lain: tegangan, arus, frekuensi, faktor daya, daya reaktif, daya aktif, daya semu, harmonisa arus dan tegangan serta penggunaan energi.