Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

PERAN GURU DALAM PENANGANAN PERILAKU ANAK HIPERAKTIF DI TK NEGERI 1 SAMARINDA Rozie, Fachrul; Safitri, Dita; Haryani, Wiwik
Journal of Early Childhood Education (JECE) Vol. 1 No. 2 (2019)
Publisher : Journal of Early Childhood Education (JECE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jece.v1i2.12874

Abstract

The purpose of research is to know: the role of teachers in handling hyperactive child behavior in TK Negeri Pembina 1 Samarinda, the inhibiting factor of teacher in the handling of hyperactive child behavior in TK Negeri Pembina 1 Samarinda, and supporting factor of teacher in handling behaviour of hyperactive children. This method of research is qualitative with a case study approach consisting of two focuses, namely the role of the teacher and child behavior hyperactivity. The results show that hyperactive child behavior has difficulties to focus, unable to sit quietly, perform unmistakable, rebellious activities and could not wait. The teacher's role in child care is hyperactive: as a learning designer, learning artist, learning motivator, mediator learning and inspirational learning. The inhibitory factor in treating hyperactive children is the professionalism of teachers, approaches with hyperactive children, and child behavior. The supporting factors, namely environment, facilities and infrastructure.
Sistem Akuaponik untuk Peternakan Lele dan Tanaman Kangkung Hidroponik Berbasis IoT dan Sistem Inferensi Fuzzy Rozie, Fachrul; Syarif, Iwan; Al Rasyid, Muhammad Udin Harun; Satriyanto, Edi
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 8 No 1: Februari 2021
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.0814025

Abstract

Akuaponik adalah penggabungan sistem budidaya akuakultur dan hidroponik yang dapat menjadi solusi untuk mengatasi keterbatasan lahan, keterbatasan sumber air serta meningkatkan ketahanan pangan. Pada sistem akuaponik, kualitas air pada budidaya ikan merupakan salah satu syarat utama dalam keberhasilan proses budidaya. Penelitian ini mengkombinasikan peternakan lele dengan penanaman kangkung hidroponik. Kotoran ikan lele dan sisa makanan terakumulasi di air dan dapat menjadi racun bagi ikan lele karena mengandung kadar anomia yang tinggi sehingga sangat berbahaya jika tidak dibuang. Air ini kemudian dialirkan ke tanaman kangkung hidroponik melalui biofilter yang bermanfaat sebagai pengurai air kotor dari kolam menjadi nitrat dan nitrit yang berguna sebagai nutrisi tanaman. Selanjutnya setelah air menjadi bersih dan mempunyai kadar oksigen yang tinggi, air tersebut dialirkan kembali ke kolam ikan lele. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem cerdas pada budidaya akuaponik dengan memanfaatkan teknologi Internet of Things yang dilengkapi dengan beberapa jenis sensor untuk memantau dan mengendalikan kualitas air dengan menerapkan algoritma Sistem Inferensi Fuzzy / Fuzzy Inference System (FIS) untuk mengatur kecepatan sirkulasi air kolam agar menghemat daya listrik pada pompa. Peralatan ini juga dilengkapi dengan layanan pemberian pakan ikan secara otomatis yang dapat diprogram sesuai kebutuhan. Sistem akuaponik ini dapat dipantau melalui web maupun ponsel pintar berbasis android. Pengujian yang dilakukan terhadap perbandingan keputusan oleh pakar dan sistem FIS pada kecepatan sirkulasi air sistem akuaponik menunjukkan nilai akurasi 83,33%, dan hasil dari pengujian ketepatan alat pemberi pakan yang dibuat secara otomatis terhadap ketepatan pemberian pakan secara manual memiliki nilai akurasi 90,97%. AbstractAquaponics is a combination of aquaculture and hydroponic cultivation systems that can be a solution to overcoming limited land, limited water sources and increasing food security. In the aquaponics system, water quality in fish farming is one of the main requirements in the success of the cultivation process. This research combines catfish farming with hydroponic kale cultivation. Catfish feces and food scraps accumulate in water and can be toxic to catfish because they contain high levels of anomia so it is very dangerous if not disposed of. This water is then flowed to hydroponic kale plants through a biofilter which is useful as decomposing dirty water from the pond into nitrates and nitrites which are useful as plant nutrients. Furthermore, after the water becomes clean and has high oxygen levels, the water is flowed back into the catfish pond. This study aims to develop a smart system in aquaponic cultivation by utilizing Internet of Things technology which is equipped with several types of sensors to monitor and control water quality by applying the Fuzzy Inference System (FIS) algorithm to regulate the speed of pool water circulation in order to save electric power on the pump. This equipment is also equipped with an automatic fish feeding service which can be programmed as needed. This aquaponics system can be monitored via the web or an Android-based smart phone. Tests carried out on the comparison of decisions by experts and the FIS system on the water circulation speed of the aquaponics system show an accuracy value of 83.33%, and the results of testing the accuracy of the feeder that is made automatically against the accuracy of manual feeding have an accuracy value of 90.97% .
PENINGKATAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK MELALUI KEGIATAN MONTASE USIA 5-6 TAHUN DI TK BARUNAWATI 3 SAMARINDA Anggawati, Setia; Sujiman, Sujiman; Rozie, Fachrul
Early Childhood Journal Vol. 1 No. 1 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru PAUD FKIP Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ecj.v1i1.207

Abstract

Berdasarkan hasil pengamatan dilapangan terhadap kemampuan motorik halus anak di TK. Barunawati 3 Samarinda masih rendah. Penelitian ini tindakan kelas (classroom action research) menggunakan penelitian kuantitatif dan kualitatif. bertujuan untuk perkembangan motorik halus anak dengan kegiatan montase. Hasil penelitian ini melalui 3 siklus, Penelitian dilakukan sebanyak tiga siklus, setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Hasil penelitian pada siklus I, II, dan III menunjukan bahwa terdapat peningkatan kemampuan motorik halus anak setelah pemberian kegiatan montase. di TK. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan perolehan jumlah nilai pada siklus I yaitu 151 perolehan nilai rata-rata yaitu 38%. Pada siklus II yaitu 246,5% perolehan nilai rata-rata yaitu 62%. Pada siklus III yaitu 350,5% nilai rata-rata yaitu 88% dengan kriteria berkembang sangat baik. Berdasarkan data tersebut di atas, dapat disimpulkan kegiatan montase dapat meningkatan kemampuan motorik halus anak usia 5-6 tahun di TK. Barunawati 3 samarinda.
PENERAPAN POLA ASUH ORANG TUA DALAM PENGENALAN LITERASI AWAL DI MASA PANDEMI COVID-19 Haryani, Wiwik; Rozie, Fachrul; Saelawati, Nurus
Early Childhood Journal Vol. 1 No. 2 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru PAUD FKIP Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ecj.v1i2.1844

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan pola asuh orang tua dalam pengenalan literasi awal anak usia pada anak usia 5-6 Tahun Pada Masa Pandemi Covid 19 di RT 57 Kelurahan Air Putih Samarinda. Peneliti menggunakan penelitian kualitatif dengan desain penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data melalui observasi langsung, wawancara langsung dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1 ) Pola asuh yang diterapkan oleh orangtua ialah pola asuh otoritatif dimana anak diberi kebebasan dalam belajar, orangtua hanya memberikan dorongan motivasi dan arahan yang sesuai. Pola asuh otoritatif mendorong anak untuk mandiri namun masih menerapkan batas dan kendali pada tindakan mereka. Tindakan verbal memberi dan menerima dimungkinkan, dan orang tua bersikap hangat dan penyayang terhadap anak, 2) hambatan yang dihadapi orangtua yaitu ketika anak mulai merasa bosan. Anak merasa kesulitan untuk mengontrol emosi, sehingga dalam melatih membaca dan menulis (literasi) orangtua harus memperhatikan emosi terlebih dahulu. Implikasi penelitian ini sebagai kajian untuk orangtua dalam memahami pengasuhan yang mendukung kemampuan literasi awal anak di rumah. Kata Kunci: Pola Asuh, Literasi Awal, Anak Usia 5-6 Tahun
Penerapan Pola Asuh Orang Tua Etnis Banjar Dalam Internalisasi Beribadah Pada Anak nisa, Anisa; Diyah, Halimatusyadiyah; Setia Putri, Eka Ambar Setia Putri; Putri Ananda, Sandra; Nadia Putri, Marsella; Rozie, Fachrul
Nunchi : Islamic Parenting Journal Vol 2, No 1 (2024): Nunchi: Islamic Parenting Journal
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ipj.v2i1.16366

Abstract

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis naratif. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penerapan pola asuh orang tua etnis banjar dalam internalisiasi beribadah pada anak. Anak dianggap sebagai anugerah dari Allah SWT yang memerlukan perhatian dan bimbingan dari orang tua. Keluarga dianggap sebagai lingkungan pertama yang sangat penting dalam pembentukan karakter anak. Dalam mendidik anak, pola pengasuhan yang baik dan komunikasi dua arah antara orang tua dan anak sangatlah penting. Orang tua harus menanamkan nilai-nilai agama sejak dini, menggunakan pendekatan yang sesuai dengan usia dan pemahaman anak, serta memberikan contoh positif. Pola asuh dapat dipengaruhi oleh faktor sosial dan budaya serta lingkungan tempat tinggal. Penelitian juga mencakup studi tentang pola asuh keluarga etnis Banjar di Samarinda, Kalimantan Timur, yang menekankan pendidikan agama sejak usia dini dan pembiasaan dalam praktik ibadah. Hasil wawancara dengan keluarga etnis Banjar menunjukkan bahwa pendidikan agama dilakukan sejak usia 2 tahun dengan cara yang lembut dan mendukung.
Energy Consumption Monitoring of Solar-Powered Street Lighting Using LoRa and Fuzzy Inference System Rozie, Fachrul; Chandra, Yudi; Suwanda, Ivan
Jambura Journal of Electrical and Electronics Engineering Vol 7, No 1 (2025): Januari - Juni 2025
Publisher : Electrical Engineering Department Faculty of Engineering State University of Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjeee.v7i1.27571

Abstract

 Street lighting is a vital infrastructure requiring efficient energy management to reduce operational costs and environmental impact. The use of Internet of Things (IoT) technology like Long Range (LoRa) in energy monitoring systems for street lighting offers a solution for real-time monitoring and control of energy consumption with low cost and wide coverage. This research aims to develop and implement an energy consumption monitoring system for street lighting using LoRa technology, evaluating system performance in terms of monitoring accuracy, reliability, and energy efficiency. The research stages include literature review, system design, hardware and software development, as well as testing and validation. The system is tested in a controlled environment to ensure accuracy and reliability. Data analysis is conducted to identify energy consumption patterns and potential savings. Results show that the voltage of the solar panel system increases during the day with sunlight intensity, while current is utilized as the lights turn on towards the evening. At 19:30, maximum power consumption is within the ideal range, with voltage gradually decreasing as the lights are used. MATLAB analysis reveals a normal energy efficiency value of 50% for the system.Lampu Penerangan Jalan merupakan infrastruktur vital yang memerlukan energi pengelolaan yang efisien untuk mengurangi biaya operasional dan dampak lingkungan. Penggunaan teknologi Internet of Things (IoT) seperti Long Range (LoRa) pada sistem pemantauan energi LPJU menawarkan solusi pemantauan dan pengendalian konsumsi energi secara real-time dengan biaya rendah dan jangkauan luas. Penelitian ini bertujuan dan mengembangkan sistem pemantauan konsumsi energi LPJU menggunakan LoRa, serta menghasilkan sistem kinerja dalam hal pengukuran, pelaporan, dan efisiensi energi. Tahapan penelitian meliputi studi literatur, perancangan sistem, pengembangan perangkat keras dan lunak, serta pengujian dan validasi. Sistem ini diuji di lingkungan terkendali untuk memastikan akurasi dan resolusi. Analisis data dilakukan untuk mengidentifikasi pola konsumsi energi dan penghematan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tegangan sistem panel surya meningkat pada siang hari seiring intensitas sinar matahari, sementara arus digunakan saat lampu menyala menjelang malam. Pada pukul 19.30, konsumsi daya maksimum berada dalam kisaran ideal, dan tegangan menurun seiring penggunaan lampu. Analisis data menggunakan MATLAB menunjukkan nilai efisiensi daya normal sistem ini adalah 50%.
SIGAP Home-Based Program to Foster Logical Thinking in Toddlers: A Case Study Approach Palenewen, Evie; Rozie, Fachrul; Karisma, Winda; Nur Amain, Iman
Indonesian Journal of Early Childhood Educational Research (IJECER) Vol. 4 No. 1: June 2025
Publisher : Universitas Islam negeri Mahmud Yunus Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/ijecer.v4i1.14984

Abstract

Developing logical thinking at an early age is a crucial foundation for children's cognitive growth. This study explores the implementation of the SIGAP Tanoto Foundation Home-Based Program in fostering logical thinking among children aged 2ÔÇô3 years, as well as the challenges encountered during its execution. Employing a qualitative case study approach, the research was conducted at RAS Nusa Indah in Sumber Sari Village. Data were collected through unstructured interviews, participant observation, and documentation. The findings reveal that the program was implemented in alignment with the learning modules, utilizing both existing and self-made educational tools. However, several challenges emerged, categorized as internalsuch as inconsistent attendance, incomplete materials, and children's physical and emotional conditionsand external, including facilitatorsÔÇÖ limited availability, poor road access, and low community engagement. The study underscores the potential of structured home-based programs to enhance early logical reasoning, while also highlighting the importance of addressing contextual barriers to optimize program delivery.┬á┬á
Implementing the Pancasila Student Profile to Develop Early Childhood Social Skills Algazira, Gisela Silvaina; Rozie, Fachrul; Palenewen, Evie; Wahyuningsih, Tri
Indonesian Journal of Early Childhood Educational Research (IJECER) Vol. 4 No. 1: June 2025
Publisher : Universitas Islam negeri Mahmud Yunus Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/ijecer.v4i1.14987

Abstract

Prolonged exposure to smartphones has caused many children to become dependent on digital devices as a primary source of entertainment. This condition has been linked to a decline in children's social sensitivity and interaction skills. This study aims to analyze the implementation of the Pancasila Student Profile Strengthening Project (P5) in enhancing social skills among early childhood learners. A descriptive qualitative method was employed, with data collected through interviews, observations, and documentation. The data were analyzed using a thematic approach, and the validity of findings was ensured through data triangulation. The results indicate that the integration of the Pancasila Student Profile in classroom activities has positively influenced the development of children's social skills, particularly in peer interactions. These findings suggest that the P5 initiative can serve as a valuable foundation not only for fostering social skills but also for supporting broader aspects of early childhood development. 
Pola Asuh Orang Tua dalam Pembelajaran Tari Enggang pada Anak Suku Dayak Bahau Gering, Brigita; Rozie, Fachrul; Isna Kartika, Wilda; Anjarwati, Fitri
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v6i2.1470

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pola asuh orang tua dalam pembelajaran Tari Enggang pada anak suku Dayak Bahau di Desa Mamahak Besar. Tari Enggang sebagai warisan budaya memiliki nilai-nilai luhur yang perlu dilestarikan, namun minat anak terhadap tari tradisional ini semakin menurun akibat pengaruh budaya populer dan perkembangan teknologi modern. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis etnografi, melibatkan lima informan yang terdiri atas dua orang tua, dua anak yang mengikuti pembelajaran Tari Enggang, dan satu pelatih tari sebagai informan pendukung. Pemilihan informan dilakukan secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman, yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh yang diterapkan orang tua bersifat demokratis dan berorientasi pada pelestarian budaya, dengan dukungan aktif terhadap anak dalam proses belajar tari. Pembelajaran Tari Enggang tidak hanya berfungsi sebagai sarana pewarisan budaya, tetapi juga membentuk karakter anak melalui nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, dan rasa hormat terhadap tradisi leluhur.
Pengaruh Permainan Ular Tangga Berbasis Budaya Kaltim terhadap Kemampuan Matematika Awal Anak Usia Prasekolah Nadila Putri, Yusrina; Rozie, Fachrul; Sjamsir, Hasbi; Anjarwati, Fitri
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v6i2.1549

Abstract

Kemampuan matematika awal merupakan dasar bagi anak untuk mengenal kemampuan matematika yang lebih kompleks di kemudian hari. Penelitian ini bertujuan melihat kemampuan matematika awal anak usia prasekolah melalui permainan ular tangga. Penelitian ini memakai pendekatan kuantitatif dengan jenis Pre-experimen dengan menerapkan one grup desain  Pre-test dan Post-test. Sampel yang digunakan sebanyak 14 anak pada kelas B1 di TK IT Insan Cita Madani. Uji analisis statistik menggunakan Uji wilcoxon dan Uji N-gain. Berdasarkan hasil analisis data nilai rata-rata Pre-test  sebesar 21,57, yang meningkat menjadi 31,57 pada saat Post-test. Selisih nilai ini menunjukkan bahwa anak mampu memahami konsep yang diberikan setelah diberikannya perlakuan. Selain itu, perhitungan nilai N-Gain menunjukkan mean sebesar 0,9690 atau 96,90% dibulatkan menjadi 99% yang termasuk kategori Tinggi menurut interprestasi Hake, dimana N-gain >0,7. Ini membuktikan bahwa media ular tangga mampu meningkatkan kemampuan matematika awal anak usia prasekolah. Media ular tangga ini dimodifikasi pada papan tersebut dengan menambahkan ciri khas yang ada di daerah kalimatan timur. Implementasi penelitian ini menunjukan bahwa permainan ular tangga berbabsis budaya kaltim dapat dijadikan best practice di dalam pembelajaran. Guru mampu menerapkan permainan sebagai pembelajaran untuk anak didalam mengenal lambang bilangan, berhitung sederhana,mengurutkan bilangan dengan kegiatan bermain yang menyenangkan dan kontekstual.