p-Index From 2021 - 2026
7.545
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Diskursus Islam Jurnal Noken: Ilmu-Ilmu Sosial Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Edu Riligia: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam dan Keagamaan Al-Banjari : Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Keislaman Al-Maslahah JURNAL PUSAKA : Media Kajian dan Pemikiran Islam Al Iman: Jurnal Keislaman dan Kemasyarakatan Journal Idea of History EDU RILIGIA: Journal of Islamic and Religious Education JPMB: Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Berkarakter Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) MAQASHID : Jurnal Hukum Islam Jurnal Aksi Afirmasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Media Akuatika: Jurnal Ilmiah Jurusan Budidaya Perairan Tanjak: Jurnal Sejarah dan Peradaban Islam International Journal of Islamic Education, Research and Multiculturalism (IJIERM) Jurnal Riset sosial humaniora, dan Pendidikan (Soshumdik) Jurnal Pendidikan dan Perhotelan Vicratina : Jurnal Ilmiah Keagamaan Jurnal Pengabdian Masyarakat Waradin Concept: Journal of Social Humanities and Education Jurnal Ilmiah MEA (Manajemen, Ekonomi, dan Akuntansi) Jurnal Cendekia : Media Komunikasi Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Islam IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Ilmiah Research Student Aspirasi : Publikasi Hasil Pengabdian dan Kegiatan Masyarakat Interdiciplinary Journal of Education Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Jurnal Media Akademik (JMA) QAZI : Journal of Islamic Studies Al Iman: Jurnal Keislaman dan Kemasyarakatan An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) JEDMI: Journal of Education and Multidisciplinary Studies Proceeding of International Conference on Cultures & Languages
Claim Missing Document
Check
Articles

Eksistensi Radikalisme Jamaah Ansharut Daulah Kota Bima, Indonesia Muhammad Husni; Tina Pulubuhu, Dewie Aries; Mengge, Buchari
Jurnal Noken: Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 9 No. 1 (2023): Desember 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/jn.v9i1.2915

Abstract

This research aims to find out how radicalism develops and influences members of the JAD, Bima group and how the concept of amaliyah is implemented by group members using Berger and Luckmaan's social construction theory which is described through the process of internalization, objectivation, and externalization. This research is qualitative with a case study approach, semi-structured interviews were conducted with informants selected using a purposive sampling technique. The research shows that the JAD group becomes radicalized when there is an incomplete understanding of the teachings of Islam, they are taught a book that discusses the law of blood against those who oppose or fall into the group of infidels entitled Ahkamuddimah. The JAD group has the concept of iddat or war preparation which begins with the process of teaching Islamic values and is followed by training to strengthen mentally and physically. The concept of amaliyah is recognized as jihad or a struggle to defend religion in order to invent a state life based on Islam. The internalization process is interpreted as a value-teaching activity. At the same time, objectivation is a process where members strengthen their position as part of the group by learning religious values and training consistently. The externalization process is interpreted as the implementation of values and awareness of realizing religious teachings in real actions known as jihad through extreme actions. As a result of the JAD group, Bima contributed to shaping the negative public perception of Islam.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TGT Terhadap Pembentukan Karakter Peduli Sosial Siswa Muhammad Husni; Muhammad Sururuddin; Aulia Dwi Hasani; Nia Budi Harti
Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Pendidikan Vol. 2 No. 3 (2023): September: Jurnal Riset Sosial Humaniora, dan Pendidikan
Publisher : LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/soshumdik.v2i3.1026

Abstract

The problem in this study is the low social care character of the fifth-grade students at SD Negeri 2 Pohgading. This study aims to analyze the effect of applying the Teams Games Tournament (TGT) cooperative learning model on the social caring character of fifth grade students at SD Negeri 2 Pohgading. This is quantitative research with ex post facto research methods with 41 students of class V SD Negeri 2 Pohgading as population and were 20 VA class students as samples determined using the Purposive Sampling technique. Data collection techniques used interviews, documentation and questionnaires on a scale of five. Data analysis used descriptive statistics and simple linear regression. The results indicate that the cooperative learning model of the TGT type has an effect on the formation of the socially caring character of fifth-grade students at SD Negeri 2 Pohgading with the testing criterion that is if the sig value is 0.00 <0.05 then there is an influence between the X and Y variables or Ho is rejected and Ha is accepted, otherwise the sig value is 0.00 > 0.05. Thus, it is not affected by the variables X and Y or Ha is accepted and Ho is rejected.
MEMBANGUN BUDAYA ORGANISASI DALAM PERSPEKTIF NIALI-NILAI ISLAMMEMBANGUN BUDAYA ORGANISASI DALAM PERSPEKTIF NIALI-NILAI ISLAM Muhammad Husni
CENDEKIA Vol. 7 No. 01 (2015): Cendekia March 2015
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Billfath

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (470.063 KB) | DOI: 10.37850/cendekia.v7i01.14

Abstract

Islamicas a religionsofhavingstandardsandnormsas a referencevaluefollower. The valuesderivedfrom thedoctrinesof religionswashitcertainlycanbe appliedlive the lifeof the daily, includingin the organization. Howeverislamicvalues inanything that canbe usedin buildingthe organizationandhow toimplementthese values. Organizational cultureis builtwitha setthe with ofvaluethatsurebyallbehaviorinan organization ofit. Islamicasasourceprocedureslsohavethe valuesthatcanbe usedasbuilding astrong the organizational of culture. The valuesin the organizationis alsorequiredto bindingandeveryoneinthe organization to aunified whole.
Pengembangan Kurikulum Pesantren di Era Modern Hesim Muzedi; Muhammad Husni
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 3 No. 1 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v3i1.757

Abstract

Pesantren Sering Digambarkan Dengan Lingkungan Yang Tertutup Dari Dunia Luar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan pengembangan kurikulum di era modern, fokus Utama penelitian ini mengidentifikasi prinsip-prinsip dasar, Strategi Implementasi, dan tantangan yang dihadapi dalam merancang kurikulum yang relevan dengan kebutuhan zaman tanpa mengesampingkan nilai-nilai tradisional pesantren. Penelitian Ini Merupakan Penilitian Kepustakaan, teknik pengumpulan data melalui tela’ah literatur dari buku, jurnal, dan dokumen Terkait. Hasil Penelitian Menunjukkan Bahwa Pengembangan Kurikulum Pesantren Yang Ideal Memadukan Tiga Elemen Utama Yaitu: 1.Keutuhan Pembelajaran Kitab Kuning, 2. Penguatan Keterampilan Hidup (Life Skills),3. Integrasi Teknologi Digital. juga Bahasa Yang Sama Dari 3 Edialis Tersebut Yaitu: Salafiyah (Tradisional), Khalafiyah (Modern) Dan Konvergensi/ Konprehensif (Perpaduan Tradisional Dan Modern). Berdasarkan Tipologi Tersebut, Ternyata Pengembangan Kurikulum Pesantren Tetap Mampu Mengantarkan Santrinya Untuk Tetap Eksis Menghadapi Era Modern Selain Itu Ditemukan Bahwa Fleksibilitas Kurikulum Serta Keterlibatan Aktif Kiai Dan Santri Menjadi Kunci Keberhasilan Dalam Proses Berjalannya Kurikulum Pesantren. Penelitian Ini Diharapkan Dapat Memberikan Panduan Teoritis Bagi Pesantren Dalam Menyusun Kurikulum Yang Adaptif, Inovatif, Dan Tetap Berakar Pada Tradisi Islam.
Peran Pesantren Dalam Meneguhkan Identitas Budaya Indonesia di Tengah Arus Modernisasi Kemal Husen; Muhammad Husni
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 3 No. 1 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v3i1.847

Abstract

Budaya sebagai produk pemikiran dan kreativitas manusia yang diwariskan melalui generasi, mencerminkan identitas suatu bangsa, di Indonesia, keberagaman budaya melambangkan keunikan bangsa. Namun globalisasi menjadi ancaman signifikan terhadap pelestarian budaya lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pesantren dalam meneguhkan identitas budaya indonesia di tengah arus modernisasi. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa budaya adalah hasil karya dan agasan manusia yang diwariskan dari generasi ke generasi, mencerminkan identitas suatu bangsa. Di Indonesia, keberagaman budaya menjadi simbol keunikan bangsa. Namun, globalisasi dengan pengaruh budaya asing yang kuat, terutama lewat teknologi dan media massa, mengancam kelestarian budaya lokal. Pesantren berperan penting dalam menjaga identitas budaya, khususnya budaya Islam. Selain mengajarkan agama melalui kitab kuning, pesantren juga membentuk karakter dan nilai moral santrinya. Pesantren tidak hanya berfungsi sebagai lembaga pendidikan agama, tetapi juga sebagai pelestari budaya lokal, dengan mengajarkan keterampilan sosial, kepemimpinan, dan ilmu pengetahuan.
Strategi Digitalisasi Pendidikan Pesantren Dalam Internalisasi Nilai Aswaja Bagi Generasi Z di Era Teknologi Ari Abdi Widodo; Muhammad Husni
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 3 No. 1 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v3i1.851

Abstract

Digitalisasi dalam pendidikan pesantren menghadirkan tantangan dan peluang dalam menjaga tradisi keislaman sekaligus beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Pondok Pesantren An-Nur 2 Al-Murtadlo Malang sebagai salah satu pesantren besar di Indonesia mulai mengadopsi teknologi digital dalam sistem pembelajarannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi digitalisasi dalam internalisasi nilai Aswaja bagi Generasi Z. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif, penelitian ini mengeksplorasi bagaimana pesantren mengintegrasikan teknologi seperti Maktabah Syamilah, e-learning, dan media sosial dalam pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran jika diterapkan dengan strategi yang tepat, seperti pendekatan blended learning, pelatihan literasi digital bagi tenaga pengajar dan santri, serta regulasi yang seimbang antara penggunaan teknologi dan tradisi pesantren. Selain itu, tantangan utama yang dihadapi mencakup keterbatasan infrastruktur, kesiapan sumber daya manusia, serta kekhawatiran terhadap perubahan pola belajar santri. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa digitalisasi bukan ancaman bagi pesantren, tetapi dapat menjadi alat efektif untuk menanamkan nilai-nilai Aswaja kepada Generasi Z jika diterapkan dengan strategi yang tepat dan terarah
MASJID RAYA NURUL ISLAM DAN KONTRIBUSINYA DALAM PERKEMBANGAN ISLAM KOTA PALANGKA RAYA (1967-2023) Kirana Nuswantari, Rafidah; Muhammad Husni; Selvia Santi
Journal Idea of History Vol 8 No 1 (2025): Volume 8, Nomor 1, Januari-Juni 2025
Publisher : Jurusan Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/ejak4s62

Abstract

Penelitian ini membahas tentang kontribusi Masjid Raya Nurul Islam dalam perkembangan Islam di Kota Palangka Raya dalam rentang waktu 1967-2023. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) memberikan pengetahuan tentang bagaimana Islam masuk ke Palangka Raya, serta mengkaji kontribusi Masjid Raya Nurul Islam bagi kota tersebut dari tahun 1967-2023. (2) merinci sejarah Masjid Raya Nurul Islam dari tahun 1967-2023. (3) Kontribusi Masjid Raya Nurul Islam. Penelitian ini menggunakan metode sejarah yaitu: Pemilihan topik, heuristik, verifikasi, interpretasi, dan historiografi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Islam di Palangka Raya bermula di wilayah Desa Pahandut yang diawali dengan kedatangan tokoh agama bernama Muhammad Madjedi yang tidak dapat dipisahkan dari masjid tempat para jamaah berkumpul. Masjid memiliki dampak yang signifikan terhadap masyarakat, khususnya terhadap perkembangan masyarakat Islam. Masjid berfungsi sebagai titik fokus untuk afiliasi keagamaan, pengabdian, dan komunikasi, yang semuanya berkontribusi pada pembentukan masyarakat Islam di Palangka Raya. (2) Masjid tertua kedua di Kota Palangka Raya, Masjid Raya Nurul Islam, mulai dibangun tidak lama setelah Muhammad Madjedi tiba di Pahandut. Sebelumnya, ia pernah membangun Masjid Nurul Hikmah yang kini menjadi Langgar, tetapi terlalu kecil untuk menampung jamaah salat Jumat. Maka, ia membangunnya kembali menjadi Masjid Raya Nurul Islam yang kini kokoh, besar, dan cukup luas untuk menampung jamaah shalat Jumat. (3) Nama Masjid Raya Nurul Islam memberikan gambaran dan kontribusi masjid dari segi pendidikan, sosial, dan keagamaan terhadap masyarakat/jamaah yang berada di sekitar Kecamatan Pahandut tepatnya di Jl. Ahmad Yani daerah Pasar Palangka Sari.
Criticism of Mass Culture: The Frankfurt School Revisited Muhammad Husni; Zulkarnain, Iskandar; Mailin, Mailin; Ubudiyah, Hakimatul
International Journal of Islamic Education, Research and Multiculturalism (IJIERM) Vol 7 No 3 (2025)
Publisher : The Islamic Education and Multiculturalism Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/ijierm.v7i3.443

Abstract

Mazhab Frankfurt, dengan pendekatan kritisnya terhadap masyarakat kapitalis, telah memberikan kontribusi signifikan dalam memahami dinamika sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejauh mana pemikiran Mazhab Frankfurt mempengaruhi gerakan sosial kontemporer di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengidentifikasi konsep-konsep utama Mazhab Frankfurt yang relevan dengan gerakan sosial di Indonesia; (2) menganalisis bagaimana konsep-konsep tersebut diinterpretasi dan diterapkan dalam gerakan sosial; dan (3) mengevaluasi dampak pemikiran Mazhab Frankfurt terhadap dinamika dan keberhasilan gerakan sosial di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menganalisis dokumen-dokumen gerakan sosial, melakukan wawancara mendalam dengan aktivis, dan melakukan studi kasus pada beberapa gerakan sosial yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep-konsep seperti alienasi, reifikasi, dan industri budaya yang dikembangkan oleh Mazhab Frankfurt masih relevan dalam menganalisis dinamika gerakan sosial kontemporer di Indonesia. Gerakan-gerakan sosial di Indonesia seringkali mengkritik struktur sosial yang tidak adil, mengupayakan emansipasi, dan mempertanyakan hegemoni kekuasaan. Kesimpulan: Pemikiran Mazhab Frankfurt telah memberikan inspirasi dan kerangka analisis yang penting bagi gerakan sosial di Indonesia. Konsep-konsep yang dikembangkan oleh Mazhab Frankfurt membantu aktivis untuk memahami akar permasalahan sosial dan merumuskan strategi perjuangan yang lebih efektif. Namun, penerapan konsep-konsep tersebut dalam konteks Indonesia membutuhkan penyesuaian dan perkayaaan dengan teori-teori lokal.
Peran Otoritas Kepala Sekolah dalam Pengelolaan Sumber Daya Berbasis Nilai-Nilai Keislaman di SDI Al-Hikmah Dampit Muhammad Husni; Ika Nur Hikmah
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 3 No 4 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v3i4.1866

Abstract

Pendidikan Islam dituntut adaptif terhadap arus digitalisasi dan globalisasi agar mampu melahirkan lulusan cerdas sekaligus berkarakter. Dalam kerangka itu, kepemimpinan kepala sekolah yang memadukan otoritas formal dan moral menjadi kunci pengelolaan sumber daya berbasis nilai-nilai Islam. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran otoritas kepala sekolah dalam mengelola sumber daya manusia, fasilitas, dan keuangan secara efektif di SDI Al-Hikmah Dampit. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus fenomenologis; data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen, divalidasi dengan triangulasi sumber-teknik serta member checking, dan dianalisis secara tematik-interaktif ala Miles & Huberman. Hasil menunjukkan sinergi otoritas formal (kebijakan, struktur, penganggaran) dan moral (keteladanan, integritas, amanah) membentuk budaya kerja Islami yang kolaboratif dan akuntabel; praktik transparansi keuangan, manajemen SDM berbasis nilai, mekanisme syura, pengelolaan sarpras yang efisien, serta keterlibatan orang tua–komite memperkuat profesionalisme guru, motivasi serta karakter peserta didik, dan kinerja organisasi sekolah.
Integrasi Nilai-Nilai Manajemen Mutu Pendidikan di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Biba’afadlrah Malang Muhammad Husni; Almaniatu Inda Rahmania
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 3 No 4 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v3i4.1894

Abstract

Peningkatan kualitas pendidikan merupakan salah satu agenda strategis dalam pembangunan nasional karena berperan penting dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul, kompeten, dan berdaya saing global. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan manajemen mutu berbasis nilai-nilai Islam di MI Biba’afadlrah Malang, termasuk integrasi prinsip-prinsip keislaman dalam perumusan visi, misi, kurikulum, proses pembelajaran, dan evaluasi mutu pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan telaah dokumentasi, yang kemudian dianalisis menggunakan tahapan kondensasi data, penyajian informasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan manajemen mutu berbasis nilai Islam di MI Biba’afadlrah tercermin dalam penguatan visi dan misi berlandaskan Qur’ani, pengintegrasian nilai-nilai religius dalam kurikulum, peningkatan kompetensi guru, pembentukan karakter peserta didik, serta penerapan sistem pengawasan dan evaluasi yang transparan dan akuntabel. Penelitian ini menegaskan bahwa integrasi manajemen mutu dan nilai-nilai keislaman mampu meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus membentuk generasi berakhlakul karimah, kompeten, dan adaptif terhadap tantangan era globalisasi.
Co-Authors Abdul Ghofur Abdul Rahman Abdullah Hilmi Az-Zuhdy Achmad Gegi Prasetyo Agung Nugroho Agus Nuril Anwar Ahmad Yasar Ramdan Aisyah Nindi Antika Alfatun Nisak Alfin Nuris Sa’adah Almaniatu Inda Rahmania Anto Andreawan Apriliana, Ledy Ari Abdi Widodo Arif Rahman Hakim Aulia Dwi Hasani Baiq Zuriatun Hasanah Burhanuddin Desi Erawati Fahim Ali Masdar Fahim, Ali Masdar Fanny Apriyaldi Andrean Fernanda, Moch Alvinas Naufal Fernanda Adie Habibuddin Hasanah, Rabiatul Hasaruddin Hasbialloh Hesim Muzedi Hidayatulloh Hittotun Nahdiyah Hizmi, Surayyal Iin Ariyanti Ika Nur Hikmah Ilham Al Ghozi Imron Natsir Intan Karisma Kemal Husen Khirjan Nahdi Kirana Nuswantari, Rafidah Kurniawan HB M Taufik Iamail Siregar M.Husni Candra Mailin, Mailin Mar’atul Fitriayu Azizah Mengge, Buchari Mirrohmatilla Moch Alvinas Naufal Fernanda Adie Moch Umar Faroq Al Farizi Moch Umar Faroq Al Farizi1 Mohammad Syawaluddin Muhamad Faiz Nurfalahi Muhammad Hasyim, Muhammad Muhammad Irfan Wahid Muhammad Luthfi Muhammad Sururuddin Muhammad Syu'aib Muhammad Umar Faruq Mundzir, Chaerul Nadia Nabila Nia Budi Harti Nuratmojo Nuratmojo nurhayani, risya Rafie Akbar Sumarno Rasidi Tohir Rasti Astuti Laisaan Rizky Dewa Putra Rohini Rukhwatul Ulfah Sabilu, Kadir Samsul Muliadi Selvia Santi Siti Rohmah Muyassaroh Sitti Nurunnisa Maulida A Sony Permadi Sumardi Sumardi Susmihara Tina Pulubuhu, Dewie Aries Tjik Harusn Ubudiyah, Hakimatul Uswatun Hasanah Yul Alfian Hadi . Zalia Muspita Zohrani Zulfadli Hamdi Zulfan Syahansyah