Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS KESEHATAN MENTAL ANAK SDK NGEDUKELU DALAM PERSPEKTIF LINGKUNGAN SEKOLAH Ruju, Gabriel; Dinatha, Ngurah Mahendra; Wani, Bernabas; Bate, Nikodemus; Tapo, Yohanes Bayo Ola; Natal, Yanuarius Ricardus
Jurnal Edukasi Citra Olahraga Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Edukasi Citra Olahraga
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jor.v6i1.6412

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh Kesehatan mental siswa sekolah dasar berperan penting dalam menunjang proses belajar dan perkembangan sosial. Pada siswa kelas tinggi, masih ditemukan gejala kecemasan ringan, rendahnya kepercayaan diri, serta konsentrasi yang tidak stabil, yang berkaitan dengan kualitas interaksi sosial dan kondisi lingkungan sekolah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tingkat kesehatan mental siswa kelas IV–VI serta persepsi mereka terhadap lingkungan sekolah. Penelitian menggunakan desain kuantitatif deskriptif yang dilaksanakan di SDK Ngedukelu dengan melibatkan 49 siswa sebagai sampel yang dipilih secara purposive. Instrumen penelitian berupa angket skala Likert 4 poin untuk mengukur kesehatan mental siswa dan persepsi terhadap lingkungan sekolah. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesehatan mental siswa berada pada kategori baik dengan skor rata-rata sebesar 73,2%, sedangkan persepsi terhadap lingkungan sekolah berada pada kategori baik dengan skor 75%. Aspek hubungan guru–siswa memperoleh skor tertinggi sebesar 82%, sementara aspek kenyamanan ruang kelas menunjukkan skor terendah sebesar 69%. Secara deskriptif, persepsi positif terhadap lingkungan sekolah cenderung sejalan dengan kondisi kesehatan mental siswa. Penelitian ini menegaskan pentingnya sekolah menciptakan iklim yang aman dan suportif, dengan prioritas perbaikan pada aspek kenyamanan ruang kelas serta penguatan dukungan emosional dan relasi sosial di lingkungan sekolah.
STRATEGI PENGELOLAAN KELAS PADA PEMBELAJARAN FUTSAL DI SEKOLAH DASAR: REFLEKSI PLP MAHASISWA PJKR Ngara, Simon Dappa; Bile, Robertus Lili; Natal, Yanuaris Ricardus; Bate, Nikodemus; Wani, Bernabas
Jurnal Edukasi Citra Olahraga Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Edukasi Citra Olahraga
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jor.v6i1.6775

Abstract

Pengelolaan kelas merupakan kunci keberhasilan pembelajaran, terutama dalam pembelajaran futsal di SDK Naru. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi dan dampak pengelolaan kelas dalam pembelajaran futsal di sekolah dasar berdasarkan refleksi pengalaman Praktik Lapangan Persekolahan (PLP) mahasiswa Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi (PJKR). Metode yang digunakan adalah deskriptif-reflektif dengan teknik observasi, catatan lapangan, dan refleksi pengalaman mengajar selama PLP. Subjek penelitian ini adalah satu mahasiswa PJKR STKIP Citra Bakti dan 28 siswa SDK Naru. Objek penelitian ini adalah strategi pengelolaan kelas dalam pembelajaran futsal. Data dianalisis secara kualitatif dengan tahapan: 1) Reduksi data, 2) Penyajian data, dan 3) Penarikan kesimpulan. Penelitian ini mengidentifikasi strategi pengelolaan kelas yang efektif dalam pembelajaran futsal di sekolah dasar. Melalui observasi dan catatan lapangan, ditemukan bahwa strategi seperti penerapan aturan yang konsisten, pengorganisasian kelompok, instruksi demonstratif, variasi permainan, penguatan positif, dan perhatian terhadap keselamatan dapat meningkatkan motivasi dan prestasi siswa, serta mengurangi risiko cedera. Temuan ini memberikan wawasan yang berharga bagi guru pamong dan mahasiswa PJKR untuk meningkatkan pengelolaan kelas yang lebih efektif.
IMPLEMENTASI PERMAINAN HARTA KARUN UNTUK MELATIH KETERAMPILAN DRIBBLING DAN MOTORIK KASAR PADA SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR Deu, Emanuel Sama; Tapo, Yohanes Bayo Ola; Bate, Nikodemus; Bile, Robertus Lili
Jurnal Edukasi Citra Olahraga Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Edukasi Citra Olahraga
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jor.v6i1.6776

Abstract

Keterampilan dribbling dan kemampuan motorik kasar merupakan komponen penting dalam pembelajaran PJOK di sekolah dasar karena berperan dalam pengembangan koordinasi, kelincahan, dan kontrol gerak siswa. Namun, proses pembelajaran yang masih bersifat monoton dan berpusat pada guru sering menyebabkan rendahnya keterlibatan aktif siswa. Permainan Harta Karun relevan diterapkan karena memadukan aktivitas eksploratif, kompetitif, dan gerak lokomotor yang mendukung pengembangan dribbling dan motorik kasar secara menyenangkan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan capaian keterampilan dribbling dan kemampuan motorik kasar pada siswa kelas V SDK Tanalodu Bajawa setelah implementasi permainan Harta Karun. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan jumlah subjek sebanyak 20 siswa yang ditentukan melalui teknik total sampling. Instrumen penelitian menggunakan rubrik penilaian skala 1–4 dengan skor maksimal 20, dan analisis data dilakukan secara deskriptif melalui perhitungan nilai rata-rata dan persentase kategori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan dribbling memperoleh nilai rata-rata 14,6 dengan distribusi kategori sangat baik 30%, baik 45%, cukup 20%, dan kurang 5%. Sementara itu, kemampuan motorik kasar memperoleh nilai rata-rata 15,2 dengan distribusi kategori sangat baik 35%, baik 40%, cukup 20%, dan kurang 5%. Secara umum, capaian siswa didominasi kategori baik dan sangat baik pada kedua aspek. Berdasarkan temuan tersebut, implementasi permainan Harta Karun tergambarkan menunjukkan capaian positif pada keterampilan dribbling dan motorik kasar siswa serta berimplikasi bahwa permainan ini dapat menjadi alternatif pembelajaran PJOK yang aktif dan sesuai dengan karakteristik siswa sekolah dasar.
PENINGKATAN KETERAMPILAN PASSING BOLA VOLI MELALUI PENDEKATAN DRILL DAN BERMAIN PADA SISWA SMP Aha, Arsenius Agung; Natal, Yanuarius Richardus; Bate, Nikodemus; Bile, Robertus Lili
Jurnal Edukasi Citra Olahraga Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Edukasi Citra Olahraga
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jor.v6i1.6781

Abstract

Pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) berperan penting dalam pengembangan fisik, mental, dan sosial peserta didik, salah satunya melalui olahraga bola voli. Namun, masalah yang ditemukan di SMP Negeri 5 Bajawa adalah rendahnya keterampilan passing bola voli siswa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan passing bola voli dengan penerapan pendekatan drill dan bermain. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan desain model Kemmis dan McTaggart, terdiri dari dua siklus. Setiap siklus mencakup perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, tes keterampilan passing bola voli, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan pada keterampilan passing siswa setelah penerapan kedua pendekatan tersebut. Pada siklus II, nilai rata-rata keterampilan passing meningkat menjadi 80,75% dengan ketuntasan klasikal mencapai 90%. Selain keterampilan teknis, aspek non-teknis seperti keaktifan, disiplin, dan kerja sama juga mengalami peningkatan. Kesimpulannya, kombinasi pendekatan drill dan bermain efektif dalam meningkatkan keterampilan passing bola voli, baik dari segi teknik maupun aspek sosial, sehingga layak diterapkan dalam pembelajaran PJOK di SMP Negeri 5 Bajawa.
Strengthening Active Physical Education Learning Through a PJOK Trofeo Program: a Service-Learning Approach with Pre-Service Teachers at SD Citra Bakti Bate, Nikodemus; Bernabas Wani; Josep Marsianus Rewo; Yanuarius Ricardus Natal; Agustina Meo; Yohanes Paulus De Brito Naru
GANDRUNG: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): GANDRUNG: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Olahraga dan Kesehatan, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/gandrung.v7i1.7577

Abstract

This community service program aimed to enhance active learning and sportsmanship in elementary physical education through the implementation of a structured PJOK Trofeo model supported by pre-service teachers (PLP students). Conducted at SD Citra Bakti, the program adopted a service-learning framework integrating collaborative mentoring among lecturers, pre-service teachers, and school teachers. The intervention was implemented in four stages: needs assessment, collaborative design, structured Trofeo-based activities, and reflective evaluation. Data were collected using observation sheets assessing student participation and sportsmanship indicators, complemented by reflective reports from pre-service teachers. The results demonstrated a significant increase in active participation (from 62% to 85%) and improvements in sportsmanship indicators, including fair play and teamwork. Furthermore, pre-service teachers showed enhanced pedagogical competence in classroom management and active learning facilitation. The novelty of this program lies in reconstructing a competitive format into a pedagogical device that integrates cooperative learning principles and service learning within a community-based partnership. This model provides a replicable framework for character-oriented and experiential physical education practices.
Development of a Sagu Alu–Based Physical Education Learning Design to Enhance Elementary Students’ Motor Skills Wani, Bernabas; Natal, Yanuarius Ricardus; Bate, Nikodemus; Mari, Anselmus A.; Fuzita, Mira
Tadris: Jurnal Keguruan dan Ilmu Tarbiyah Vol 11 No 1 (2026): Tadris: Jurnal Keguruan dan Ilmu Tarbiyah
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/tadris.v11i1.30219

Abstract

Motor skill development is a core objective of elementary physical education, yet classroom practice often remains dominated by repetitive drills with limited integration of culturally relevant movement experiences. This study aimed to develop and evaluate a physical education learning design based on the traditional Sagu Alu game to enhance elementary students’ motor skills. The study used a Research and Development approach with the ADDIE model, comprising analysis, design, development, implementation, and evaluation. Participants were 30 students in Grades IV–VI at SD Citra Bakti selected through purposive sampling. Data were collected through expert-validation sheets, student-response questionnaires, classroom observation, and motor-skill tests administered before and after implementation. Descriptive statistics were used to summarize validation and practicality data, while learning improvement was examined using paired-samples comparison and normalized gain analysis. The developed product achieved very high expert validation scores, ranging from 91% to 92%, indicating strong content, media, and design feasibility. Student responses were also highly positive, with 88% for appearance, 86% for ease of use, and 90% for perceived effectiveness. Students’ mean motor-skill score increased from 57.5 on the pre-test to 81.5 on the post-test, and the mean N-gain was 0.56, which falls in the moderate improvement category. Overall, the findings indicate that the Sagu Alu–based learning design is feasible, practical, and instructionally promising for improving motor skills while simultaneously embedding local cultural heritage into elementary physical education.
Physical Education Learning Needs Across School Levels in Rural Golewa District Public Schools Bate, Nikodemus; Wani, Bernabas; Laksana, Dek Ngurah Laba; Gae, Visensius Kea
Tadris: Jurnal Keguruan dan Ilmu Tarbiyah Vol 11 No 1 (2026): Tadris: Jurnal Keguruan dan Ilmu Tarbiyah
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/tadris.v11i1.30281

Abstract

This study examined the learning needs of Physical Education, Sports, and Health (PJOK) across elementary, junior high, and senior high public schools in Golewa District, Ngada Regency, Indonesia. The study used a descriptive survey with embedded qualitative interviews to capture both the measurable condition of PJOK implementation and teachers’ contextual experiences. The participants were nine PJOK teachers selected through total sampling from nine public schools, comprising three elementary schools, three junior high schools, and three senior high schools. Quantitative data were collected using a 24-item questionnaire on a four-point Likert scale covering teacher competence, facilities and infrastructure, learning tools, and school management support; qualitative data were gathered through semi-structured interviews. The instrument demonstrated acceptable content validity through expert judgment and satisfactory internal consistency for school-based needs mapping. Descriptive statistics were used to calculate mean scores, while interview transcripts were analysed thematically. The results indicated that the overall level of PJOK learning need remained moderate at all three educational levels, with mean scores of 2.83 in elementary schools, 2.80 in junior high schools, and 2.64 in senior high schools. The most pressing need at the elementary level was teacher competence (M = 2.27), whereas the sharpest gap at the senior high school level concerned curriculum-based learning tools (M = 1.53). Interview findings reinforced these patterns by showing recurring concerns about limited professional development, uneven equipment maintenance, and insufficient instructional documents. The study concludes that improving PJOK in rural schools requires level-sensitive interventions that combine teacher development, better instructional resources, and stronger managerial support.
Co-Authors Adriana, Adriana Wea Sopo Adrianus Alfaro Ewa Ago Laja, Herman Januarius Agustina Meo Aha, Arsenius Agung Andreas Soko Aro, Simphorosa Ayuti, Alvensiana Ayuti Ratna Ndasi Bebho, Yohanes Bile, Robertus Lili Bili, Kristina Yasintha Ngodhu Blerin, Viktorikus Aluis Christina, Christina Ngadha Daga, Cornelis Oscar Dewa Dedy Meo, Thomas Didimus Deu, Emanuel Sama Dhae, Serilus Dhiu, Feliksia Diwi, Maria Karmelita Dopo, Florentianus Ebu, Maria Yasinta Endu, ElisantiNia Ewa, Adrianus Alfaro Gae, Visensius Kea Jaun, Helena Etriana Jelo, Maria Hildegar Ruda Josep Marsianus Rewo Jun, Jefrino Kaju, Yohanes Kleofas Kaka, Yakub Lere Keli, Rufina Keo, Emanuel Keo, Fordianus Konstantinus Dua Dhiu, Konstantinus Dua Laba Laksana, Dek Ngurah Ladu, Primus Laksana, Dek Ngurah Laba Lege, Yohanes Fransiskus Lili Bile, Robertus Maa, Maria Fransiska Santriana Mana, Lazarus Mari, Anselmus A. Maria Editha Bela Meka, Richardus Ulbadus Meo Azi, Vinsensius Metu, Maria Anjelina Mira Fuzita, Mira Muga, Yohanes Naru, Deyflora Meo Natal, Yanuaris Ricardus Natal, Yanuarius Ricardus Natal, Yanuarius Richardus Ndek, Fransiska Susanti Nenu, Maria Adelina Woga Neta, Yulianus Roinaldo Ngao, Theresia Ngara, Simon Dappa Ngole, Walburga Martina Ngurah Mahendra Dinatha Nono, Marselinus Nuwa, Aprilia Ayuni Io Pawe, Yovita Maria Penu, Marianus Oktavianus Piru, Nobertus Purwanto, Ricky Raden Mohamad Herdian Bhakti Rengge, Blasius Rewo, Josep Marsianaus Rewo, Josep Marsianus Ruju, Gabriel Samri, Ferdinandus Sao, Vaustina Angrita Soko, Johanes Andreas SULASTRI Suri, Skolastika Mariana Tapo, Yohanes Bayo Ola Tawa, Elvidiana Timu, Fransiskus Una, Luxcya Martir Wona Una, Yosefania Wae, Hubertus Walu, Fransisca Carolina Wani, Bernabas Weli, Yunita Wena, Hendrika Wena, Petronela Weo, Eleuktrius Nggadho Weweng, Elisabeth Wosi, Maria Pignata Lili Wunu, Yustina Yanuarius Ricardus Natal Yohanes Bayo Ola Tapo Yohanes Paulus De Brito Naru Yosefa, Yosefa Kafasin Owa