Claim Missing Document
Check
Articles

PERANCANGAN TEMPAT PENYIMPNAN BUMBU DENGAN FITUR KOMPARTEMEN TAMBAHAN UNTUK MENUNJANG KEBUTUHAN IBU RUMAH TANGGA Kurnia, Adzdzaniyah Brenda; Yunidar, Dandi; Putri, Sheila Andita
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masakan Jawa Timur merupakan salah satu jenis masakan tradisional yang berasal dari Jawa Timur. Masakan Jawa Timur memiliki cita rasa dan beragam, dari gurih hingga manis dan pedas. Tempat penyimpanan bumbu dibutuhkan untuk kebutuhan dapur dalam kegiatan memasak. Perancangan ini bertujuan untuk menghasilkan prototype dari konsep tempat penyimpanan bumbu dapur untuk memudahkan kegiatan memasak masakan Jawa Timur. Tujuan ditemukan karena tempat penyimpanan bumbu belum ada produk khusus untuk penyimpanan bumbu masakan Jawa Timur dan permasalahan ini terjadi maka di rancanglah tempat penyimpanan bumbu dengan dapur rumah. Perancangan tempat penyimpanan bumbu di rancangan dengan fitur tambahan sesuai kebutuhan seperti tempat saset dan tempat botol. Metode perancangan dibuat dengan metode UCD (User Centered Design) dengan metode ini dilakukan secarah menyeluruh mulai dari target dari audiens sampai tahap test produk dan solusi kepada pengguna yang berdasarkan data yang sudah dikumpulkan. Data sebelum nya diabil dari wawancara, observasi, dan menemukan data dari jurnal dan buku. Menganalisa hasil observasi dan hasil wawancara yang telah dilakukan. Pada proses perancangan mulai tahap ideasi sampai tahap finishing produk. Hasil danri analisa data, diperoleh bahwa tempat penyimpanan bumbu studi kasus masakan Jawa Timur dapat menunjang kebutuhan ibu rumah tangga.Kata kunci: Perancangan, tempat bumbu, masakan, Jawa Timur
PERANCANGAN TAS BELANJA REUSABLE UNTUK SAYUR, BUAH, DAN DAGING Kusumawati, Cahyaning; Pambudi, Terbit Setya; Putri, Sheila Andita
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seiring dengan meningkatnya kesadaran terhadap lingkungan, masyarakatsemakin menyadari akan pentingnya tindakan berkelanjutan. Salah satunya adalahpenggunaan tas belanja reusable. Namun, dibalik kelebihannya dalam mengurangipenggunaan plastik sekali pakai, tas belanja reusable yang ada di pasaran masih memilikipotensi untuk dikembangkan. Umumnya tas reusable yang tersedia di pasaran belummemiliki kompartemen khusus untuk memisahkan belanjaan, terutama untuk sayur,buah, dan daging. Hal ini mengharuskan pengguna untuk menggunakan kantong plastiksebagai tambahan untuk memisahkan antara sayur dan buah dengan daging untukmenghindari risiko terjadinya kontaminasi silang. Dengan adanya permasalahan di atas,maka akan dilakukan perancangan tas belanja reusable yang tidak memerlukan kantongplastik sekali pakai dalam memisahkan barang belanjaan khususnya sayur, buah, dandaging dengan ukuran yang cukup besar dan material yang mudah dibersihkan.Perancangan ini mempertimbangkan beberapa faktor antara lain kebiasaan dankebutuhan belanja, tata letak, bentuk, material, mekanisme, fitur, hingga aspek rupa.Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dan metode perancangannyaadalah UCD (User Centered Design).Kata kunci: tas belanja, reusable, kompartemen, supermarket
PERANCANGAN TAS MRE BRAND ELEVEN OUTDOOR SEBAGAI PENUNJANG AKTIVITAS PENDAKIAN GUNUNG Arlianda, Rafli Rifqi; Chalik, Chris; Putri, Sheila Andita
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendakian gunung telah menjadi salah satu aktivitas rekreasi yang semakin diminati, mendorong kebutuhan akan peralatan dan aksesori yang mendukung kenyamanan dan kepraktisan para pendaki. Dalam konteks ini, penelitian ini bertujuan untuk merancang tas MRE (Meal, Ready-to-Eat) yang inovatif dan fungsional dengan merek Eleven Outdoor, sebagai penunjang utama bagi pendaki gunung dalam menjalani aktivitas mereka. Melalui pendekatan desain berorientasi pengguna, studi ini menggali kebutuhan dan preferensi pendaki gunung terhadap tas MRE yang ideal. Metode wawancara, survei, dan pengamatan lapangan digunakan untuk mengumpulkan data tentang preferensi makanan, ukuran, daya tahan, aksesibilitas, dan faktor ergonomis lainnya yang dapat memengaruhi desain tas MRE. Data ini kemudian dianalisis secara holistik untuk merancang tas yang memadukan estetika, fungsionalitas, dan kenyamanan. Perancangan tas MRE Eleven Outdoor mencakup fitur-fitur seperti kompartemen yang dapat diakses dengan mudah, tahan air, tahan cuaca ekstrem, dan ringan namun kokoh.Kata kunci : Eleven Outdoor, Meal Ready to Eat, Pendaki Gunung
PERANCANGAN TAS KONSER KHUSUS UNTUK PENGGEMAR K-POP Okvianti, Salsabilla Setya; Putri, Sheila Andita; Ramawisari, Ica
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hiburan menjadi salah satu faktor yang dibutuhkan setiap masyarakat untuk memenuhi kebutuhan emosional, sosial dan intelektual. Industri hiburan dari Korea Selatan saat ini menjadi salah satu industri hiburan terbesar di seluruh dunia dalam beberapa tahun terakhir. Artis K-pop berkembang hampir ke seluruh dunia dengan mempromosikan dirinya melewati acara-acara konser yang diselenggarakan di setiap negara. Konser K-pop memiliki perbedaan dengan konser biasanya dari segi barang bawaan, salah satunya adanya aksesoris dan atribut penunjang konser K-pop, akibatnya diperlukan tas yang dapat memenuhi kebutuhan pengguna selama menonton konser K-pop. Maka diperlukan perancangan tas konser K-pop dengan memperhatikan aspek fungsi dan desain termasuk dengan menambah kompartemen di bagian dalam tas, serta memperhatikan material yang digunakan dan memperhatikan aspek kenyamanan dan keamanan pengguna. Metode penelitian yang dipakai adalah metode kualitatif, sedangkan metode perancangan yang digunakan adalah User Centered Design (UCD). Berdasarkan proses perancangan yang telah dilakukan, diperoleh kesimpulan bahwa perancangan yang dilakukan ini sudah memenuhi kebutuhan pengguna saat menonton konser K-Pop. Kata kunci : tas konser, K-pop, Kompartemen. UCD
Inovasi Pemanfaatan Eceng Gondok Pada Perancangan Kemasan Corrugated Box Siap Pakai Purba, Rohana Aloysia; Putri, Sheila Andita
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 1 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i1.8500

Abstract

Eceng gondok merupakan gulma yang mengganggu kualitas air di tempat pertumbuhannya. Namun, eceng gondok dapat dibuat sebagai kerajinan yang memiliki nilai. Salah satu daerah yang memanfaatkan eceng gondok sebagai bahan kerajinan adalah Kabupaten Samosir, melalui pelaku UMKM Kerajinan. UMKM yang termasuk di dalamnya adalah UMKM Garda yang menggunakan eceng gondok sebagai bahan baku utama dalam produk kerajinan yang diproduksi. Dalam keberlanjutan produksi produk kerajinan, dibutuhkan inovasi produk kerajinan yang kreatif dan inovatif. Salah satu produk yang berpotensi ialah kemasan kotak siap pakai. Dalam perancangan akan menggunakan metode design thingking yang terdiri dari 5 tahap, Emphatize, Define, Ideate, Prototype, Test untuk menganalisa hasil pengumpulan data menjadi sebuah desain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menggunakan bahan corrugated carton sesuai dengan penambahan anyaman eceng gondok. Kemasan yang dirancang memiliki konsep siap pakai karena ditujukan untuk UMKM di bidang lain yang cocok dengan kemasan yang diproduksi. Pembuatan prototype menunjukkan kesesuaian perancangan corrugated box siap pakai dengan memanfaatkan anyaman eceng gondok sebagai dekorasi kotak yang juga diterima dan diterapkan oleh UMKM Garda.
Inovasi Konsep Visual “Kemasan Nuansa Nusantara” pada Jamu Anak Sehat PT Sido Muncul dengan Metode User Centered Design (UCD) sebagai Kemasan Edukasi yang Menghibur Adila, Ainun; Salsabilla, Sifa Nafis; Syakira, Ratu Khansa; Putri, Sheila Andita
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 2 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i2.10628

Abstract

Penggunaan konsep desain produk kemasan yang inovatif dapat memberikan manfaat ganda bagi produk, yaitu meningkatkan daya tarik produk di pasaran sekaligus memberikan pengalaman yang menyenangkan bagi konsumen. Hal ini terutama berlaku untuk produk anak-anak yang memerlukan perhatian khusus dalam hal desain dan fungsionalitas kemasannya. Salah satu produk anak-anak yang memiliki potensi untuk menggunakan konsep desain kemasan yang inovatif adalah "Jamu Anak Sehat". Tujuan pembuatan inovasi ini adalah untuk memberikan terobosan baru terhadap kemasan produk Jamu Anak Sehat yang dapat meningkatkan daya tarik produk dan memberikan nilai edukasi sekaligus hiburan untuk anak-anak. Dalam penelitian ini, kami akan menggunakan metode perancangan produk dengan metode user-centered design (UCD) untuk menghasilkan konsep desain kemasan yang tepat. Hasil inovasi ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan pada pengembangan produk dan mendorong penggunaan konsep visual desain kemasan yang inovatif dan multifungsi pada produk anak-anak secara umum.
Perancangan Cat Totebag Multifungsi untuk Mempermudah Mobilitas Pecinta Kucing Zahri, Siti Hamida; Harimurti, Adhitya Wisnu; Rifdah, Savina Danur; Putri, Sheila Andita
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i3.10886

Abstract

Saat ini seiring dengan meningkatnya orang-orang yang memelihara kucing, maka semakin beragam pula produk-produk yang didesain khusus untuk kucing yang mengakomodir kebutuhan baik itu kucing maupun pemiliknya. Salah satu contohnya adalah tas untuk membawa kucing dan juga kebutuhannya. Jika pemilik kucing ingin membawa kebutuhan pribadi dan juga barang-barang milik kucing, perjalanan mereka menjadi kurang efisien karena harus membawa banyak tas yang berbeda. Totecat merupakan inovasi tas untuk membawa kucing namun memiliki fitur tambahan yaitu sebuah kompartemen khusus untuk menyimpan barang pribadi pemilik kucing. Tujuan yang ingin dicapai adalah menciptakan produk yang dapat mengakomodir kucing serta penyimpanan untuk barang kebutuhan pemilik dan kucingnya berada dalam satu tas sehingga ketika dibawa bepergian pemilik tidak perlu repot membawa banyak tas. Untuk menghasilkan perancangan produk yang tepat, disini kami menggunakan metode SCAMPER yang dapat membantu menghasilkan ide-ide baru untuk produk dengan mengajukan tujuh pertanyaan. Dengan mengkombinasikan antara bentuk tote bag dengan fungsi dari pet cargo yaitu membawa kucing atau hewan peliharaan. Maka, diharapkan produk ini dapat menjadi solusi bagi pecinta kucing yang ingin bepergian sambil membawa kucing dan barang pribadinya sekaligus namun semuanya sudah berada dalam satu tas saja. Kata kunci: Inovasi, Kucing, Pecinta Kucing, SCAMPER, Tas
Substitusi Benang Akrilik Sintetik dengan Benang Alami Bambu pada Mesin Rajut IKm Saung Rajut Salsabila, Fairuz Salma; Syahputri, Marwah Annie; Savira, Aulia Bella; Putri, Sheila Andita
Jurnal Teknik Industri Terintegrasi (JUTIN) Vol. 6 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jutin.v6i1.15429

Abstract

Replacing acrylic knitting threads which are the most used material in Knitting production at Saung Knitting IKM, natural bamboo threads can also be another alternative. This research aims to innovate IKM Saung Knitting materials so that they can produce natural knitting products. The approach method used is a qualitative method. With direct experiments on machines, bamboo yarn has the potential to produce knitwear that resembles acrylic because of its soft and environmentally friendly character.
Ergonomi dalam Narasi Visual: Analisis Workstation melalui Semiotika Ruang dan Waktu di Film Dimsum Martabak Ahmad Riyadi Swandhani; Bintang Nugraha; Nur Sabariah; Sheila Andita Putri
MAVIS : Jurnal Desain Komunikasi Visual Vol 7 No 02 (2025): Mavis : Jurnal Desain Komunikasi Visual
Publisher : LPPM STIKI Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32664/mavis.v7i02.2079

Abstract

This study aims to analyze the use of ergonomics in the visual narrative of the film Dimsum Martabak through a spatial and temporal semiotics approach. Ergonomics, which focuses on the design and organization of optimal workspaces, has a significant impact on individual comfort and productivity within the work environment. The film, as a work of art, presents workspaces that function not only as places of physical interaction but also as mediums for communicating character dynamics and social relationships. The spatial and temporal semiotics approach is employed to explore how spatial elements in the film—such as layout and workstations—as well as the use of time in scenes, convey messages about ergonomics in everyday life. This analysis reveals how the film shapes viewers’ understanding of the importance of ergonomics within a broader visual context, and how workspace design can influence the physical and psychological well-being of the characters. The findings of this research are expected to contribute to a deeper understanding of how visual elements in film can reflect ergonomic conditions in real life.
Pengembangan minat siswa terhadap kerajinan makrame melalui pelatihan teknik dasar pembuatan hiasan dinding makrame Al'azmi, Muhammad Izzuddin; Fatihah, Muhammad Faril; Rahmani, Andin; Putri, Sheila Andita; Atamtajani, Asep Sufyan Muhakik
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 2 (2024): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i2.23050

Abstract

AbstrakKerajinan makrame memanfaatkan teknik simpul pada tali atau benang untuk menciptakan karya dekoratif. Memiliki sejarah panjang sejak abad ke-13 dari kalangan penenun Arab, makrame banyak digemari pada setiap periode sejarah dan makrame harus terus dilestarikan dan dikembangkan terutama oleh kalangan muda yang memiliki minat pada seni kreatif. Peneliti bekerjasama dengan SMK Telkom Bandung untuk mengadakan kegiatan berupa workshop pelatihan teknik dasar pembuatan hiasan dinding makrame yang bertujuan untuk mengembangkan minat serta kemampuan siswa dalam pembuatan kerajinan makrame. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif dengan pendekatan demonstrasi langsung dan hands-on learning (Pembelajaran praktis). Tahapan kegiatan workshop ini adalah pemaparan materi terlebih dahulu oleh pemateri, lalu demonstrasi langsung oleh pemateri terkait teknik simpul dasar, kemudian siswa hands-on learning terhadap apa yang telah didemonstrasikan langsung oleh pemateri. Pelatihan ini diikuti oleh 14 peserta siswa SMK Telkom Bandung, dan dilaksanakan pada 13 Desember 2022 semester genap Tahun Ajaran 2021/2022. Hasil dari penelitian ini adalah siswa mendapatkan wawasan mengenai apa itu makrame, sejarah, alat dan bahan, jenis-jenis simpul, dan teknik pembuatannya. Siswa juga mendapatkan kesempatan untuk terlibat langsung dalam pembuatan makrame, mempraktikan teknik simpul, dan menciptakan hasil akhir berupa karya hiasan dinding makrame. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan cepat memahami dan tertarik pada hiasan dinding makrame. Mereka berhasil membuat hiasan dinding makrame dengan baik setelah mengikuti tahapan kegiatan. Hal ini menunjukkan bahwa minat siswa terhadap hiasan dinding makrame berkembang dengan cepat. Kemudian siswa diharapkan dapat terus mengembangkan minatnya terhadap makrame dan dapat menjadikannya tempat untuk menyalurkan hobi seni kreatif atau bahkan peluang bisnis. Kata Kunci: makrame; pelatihan teknik dasar; workshop; demonstrasi langsung; hands-on learning AbstractMacrame is a craft that involves knotting techniques on strings or threads to create decorative pieces. It has a long history dating back to the 13th century among Arab weavers and has been cherished throughout various historical periods. It's essential to preserve and develop this craft, especially among younger generations interested in creative arts. Researchers collaborated with Telkom Bandung Vocational High School to organize a workshop aimed at training students in the basic techniques of macrame wall-hanging creation. The goal was to nurture their interest and skills in macrame crafting. This research employed a qualitative methodology with a hands-on learning approach. The workshop activities included an initial material exposition by the instructor, followed by direct demonstrations of basic knotting techniques, and then hands-on learning sessions for students to practice what was demonstrated. Fourteen students from Telkom Bandung Vocational High School participated in the training, which took place on December 13, 2022, in the second semester of the 2021/2022 academic year. The outcomes of this research included providing students with insights into macrame, its history, tools and materials, types of knots, and crafting techniques. Students also had the opportunity to engage directly in macrame creation, practicing knotting techniques, and producing finished macrame wall hanging artworks. The research findings indicated that students quickly grasped the basic techniques and became interested in macrame wall hangings. They successfully crafted macrame wall hangings after participating in the workshop activities, demonstrating a rapid development of interest in macrame among students. The hope is that students will continue to cultivate their interest in macrame and consider it as a platform for expressing their creative art hobbies or even as a business opportunity. Keywords: macrame; basic technique training; workshop; direct demonstration; hands-on learning.