Claim Missing Document
Check
Articles

Inovasi Konsep Visual “Kemasan Nuansa Nusantara” pada Jamu Anak Sehat PT Sido Muncul dengan Metode User Centered Design (UCD) sebagai Kemasan Edukasi yang Menghibur Adila, Ainun; Salsabilla, Sifa Nafis; Syakira, Ratu Khansa; Putri, Sheila Andita
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 2 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i2.10628

Abstract

Penggunaan konsep desain produk kemasan yang inovatif dapat memberikan manfaat ganda bagi produk, yaitu meningkatkan daya tarik produk di pasaran sekaligus memberikan pengalaman yang menyenangkan bagi konsumen. Hal ini terutama berlaku untuk produk anak-anak yang memerlukan perhatian khusus dalam hal desain dan fungsionalitas kemasannya. Salah satu produk anak-anak yang memiliki potensi untuk menggunakan konsep desain kemasan yang inovatif adalah "Jamu Anak Sehat". Tujuan pembuatan inovasi ini adalah untuk memberikan terobosan baru terhadap kemasan produk Jamu Anak Sehat yang dapat meningkatkan daya tarik produk dan memberikan nilai edukasi sekaligus hiburan untuk anak-anak. Dalam penelitian ini, kami akan menggunakan metode perancangan produk dengan metode user-centered design (UCD) untuk menghasilkan konsep desain kemasan yang tepat. Hasil inovasi ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan pada pengembangan produk dan mendorong penggunaan konsep visual desain kemasan yang inovatif dan multifungsi pada produk anak-anak secara umum.
Perancangan Cat Totebag Multifungsi untuk Mempermudah Mobilitas Pecinta Kucing Zahri, Siti Hamida; Harimurti, Adhitya Wisnu; Rifdah, Savina Danur; Putri, Sheila Andita
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i3.10886

Abstract

Saat ini seiring dengan meningkatnya orang-orang yang memelihara kucing, maka semakin beragam pula produk-produk yang didesain khusus untuk kucing yang mengakomodir kebutuhan baik itu kucing maupun pemiliknya. Salah satu contohnya adalah tas untuk membawa kucing dan juga kebutuhannya. Jika pemilik kucing ingin membawa kebutuhan pribadi dan juga barang-barang milik kucing, perjalanan mereka menjadi kurang efisien karena harus membawa banyak tas yang berbeda. Totecat merupakan inovasi tas untuk membawa kucing namun memiliki fitur tambahan yaitu sebuah kompartemen khusus untuk menyimpan barang pribadi pemilik kucing. Tujuan yang ingin dicapai adalah menciptakan produk yang dapat mengakomodir kucing serta penyimpanan untuk barang kebutuhan pemilik dan kucingnya berada dalam satu tas sehingga ketika dibawa bepergian pemilik tidak perlu repot membawa banyak tas. Untuk menghasilkan perancangan produk yang tepat, disini kami menggunakan metode SCAMPER yang dapat membantu menghasilkan ide-ide baru untuk produk dengan mengajukan tujuh pertanyaan. Dengan mengkombinasikan antara bentuk tote bag dengan fungsi dari pet cargo yaitu membawa kucing atau hewan peliharaan. Maka, diharapkan produk ini dapat menjadi solusi bagi pecinta kucing yang ingin bepergian sambil membawa kucing dan barang pribadinya sekaligus namun semuanya sudah berada dalam satu tas saja. Kata kunci: Inovasi, Kucing, Pecinta Kucing, SCAMPER, Tas
Substitusi Benang Akrilik Sintetik dengan Benang Alami Bambu pada Mesin Rajut IKm Saung Rajut Salsabila, Fairuz Salma; Syahputri, Marwah Annie; Savira, Aulia Bella; Putri, Sheila Andita
Jurnal Teknik Industri Terintegrasi (JUTIN) Vol. 6 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jutin.v6i1.15429

Abstract

Replacing acrylic knitting threads which are the most used material in Knitting production at Saung Knitting IKM, natural bamboo threads can also be another alternative. This research aims to innovate IKM Saung Knitting materials so that they can produce natural knitting products. The approach method used is a qualitative method. With direct experiments on machines, bamboo yarn has the potential to produce knitwear that resembles acrylic because of its soft and environmentally friendly character.
Pengembangan Desain Tote Bag melalui Pendekatan Design Thinking sebagai Upaya Pelestarian Tenun Buton Nur Sabariah; Nurul Fitriana Bahri; Wirania Swasty; Sheila Andita Putri
MAVIS : Jurnal Desain Komunikasi Visual Vol 7 No 01 (2025): Mavis : Jurnal Desain Komunikasi Visual
Publisher : LPPM STIKI Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32664/mavis.v7i01.1773

Abstract

Buton woven is one of the many Buton cultures that contain various symbolic meanings. Buton woven is a reflection of the identity of the Buton people who have developed from time to time. The current condition of the development of Buton woven has been made in the form of products, both fashion and functional. However, there is no product that explains in detail the meaning of the Buton woven used in the product. The purpose of this study is to make processed products from Buton woven that are not only aesthetic elements but can be used as souvenir as an effort to preserve Buton woven cloth. The method applied in this study is qualitative, namely descriptive analysis to rotate the potential contained in Buton woven. Using the Design Thinking design method to obtain innovations in Buton woven products that are suitable for souvenir products. In collecting data using literature studies, field observations, product making, documentation and in-depth interviews with Culturalist and business actors. The theory used in this study is related to Buton woven, souvenir and current conditions. Based on the results of the study, it can be identified that Buton woven can be developed through souvenir products in the form of Tote Bags without damaging the rules and values contained therein by including the meaning contained in the Buton woven motifs listed on the product.
Ergonomi dalam Narasi Visual: Analisis Workstation melalui Semiotika Ruang dan Waktu di Film Dimsum Martabak Ahmad Riyadi Swandhani; Bintang Nugraha; Nur Sabariah; Sheila Andita Putri
MAVIS : Jurnal Desain Komunikasi Visual Vol 7 No 02 (2025): Mavis : Jurnal Desain Komunikasi Visual
Publisher : LPPM STIKI Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32664/mavis.v7i02.2079

Abstract

This study aims to analyze the use of ergonomics in the visual narrative of the film Dimsum Martabak through a spatial and temporal semiotics approach. Ergonomics, which focuses on the design and organization of optimal workspaces, has a significant impact on individual comfort and productivity within the work environment. The film, as a work of art, presents workspaces that function not only as places of physical interaction but also as mediums for communicating character dynamics and social relationships. The spatial and temporal semiotics approach is employed to explore how spatial elements in the film—such as layout and workstations—as well as the use of time in scenes, convey messages about ergonomics in everyday life. This analysis reveals how the film shapes viewers’ understanding of the importance of ergonomics within a broader visual context, and how workspace design can influence the physical and psychological well-being of the characters. The findings of this research are expected to contribute to a deeper understanding of how visual elements in film can reflect ergonomic conditions in real life.
Pengembangan minat siswa terhadap kerajinan makrame melalui pelatihan teknik dasar pembuatan hiasan dinding makrame Al'azmi, Muhammad Izzuddin; Fatihah, Muhammad Faril; Rahmani, Andin; Putri, Sheila Andita; Atamtajani, Asep Sufyan Muhakik
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 2 (2024): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i2.23050

Abstract

AbstrakKerajinan makrame memanfaatkan teknik simpul pada tali atau benang untuk menciptakan karya dekoratif. Memiliki sejarah panjang sejak abad ke-13 dari kalangan penenun Arab, makrame banyak digemari pada setiap periode sejarah dan makrame harus terus dilestarikan dan dikembangkan terutama oleh kalangan muda yang memiliki minat pada seni kreatif. Peneliti bekerjasama dengan SMK Telkom Bandung untuk mengadakan kegiatan berupa workshop pelatihan teknik dasar pembuatan hiasan dinding makrame yang bertujuan untuk mengembangkan minat serta kemampuan siswa dalam pembuatan kerajinan makrame. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif dengan pendekatan demonstrasi langsung dan hands-on learning (Pembelajaran praktis). Tahapan kegiatan workshop ini adalah pemaparan materi terlebih dahulu oleh pemateri, lalu demonstrasi langsung oleh pemateri terkait teknik simpul dasar, kemudian siswa hands-on learning terhadap apa yang telah didemonstrasikan langsung oleh pemateri. Pelatihan ini diikuti oleh 14 peserta siswa SMK Telkom Bandung, dan dilaksanakan pada 13 Desember 2022 semester genap Tahun Ajaran 2021/2022. Hasil dari penelitian ini adalah siswa mendapatkan wawasan mengenai apa itu makrame, sejarah, alat dan bahan, jenis-jenis simpul, dan teknik pembuatannya. Siswa juga mendapatkan kesempatan untuk terlibat langsung dalam pembuatan makrame, mempraktikan teknik simpul, dan menciptakan hasil akhir berupa karya hiasan dinding makrame. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan cepat memahami dan tertarik pada hiasan dinding makrame. Mereka berhasil membuat hiasan dinding makrame dengan baik setelah mengikuti tahapan kegiatan. Hal ini menunjukkan bahwa minat siswa terhadap hiasan dinding makrame berkembang dengan cepat. Kemudian siswa diharapkan dapat terus mengembangkan minatnya terhadap makrame dan dapat menjadikannya tempat untuk menyalurkan hobi seni kreatif atau bahkan peluang bisnis. Kata Kunci: makrame; pelatihan teknik dasar; workshop; demonstrasi langsung; hands-on learning AbstractMacrame is a craft that involves knotting techniques on strings or threads to create decorative pieces. It has a long history dating back to the 13th century among Arab weavers and has been cherished throughout various historical periods. It's essential to preserve and develop this craft, especially among younger generations interested in creative arts. Researchers collaborated with Telkom Bandung Vocational High School to organize a workshop aimed at training students in the basic techniques of macrame wall-hanging creation. The goal was to nurture their interest and skills in macrame crafting. This research employed a qualitative methodology with a hands-on learning approach. The workshop activities included an initial material exposition by the instructor, followed by direct demonstrations of basic knotting techniques, and then hands-on learning sessions for students to practice what was demonstrated. Fourteen students from Telkom Bandung Vocational High School participated in the training, which took place on December 13, 2022, in the second semester of the 2021/2022 academic year. The outcomes of this research included providing students with insights into macrame, its history, tools and materials, types of knots, and crafting techniques. Students also had the opportunity to engage directly in macrame creation, practicing knotting techniques, and producing finished macrame wall hanging artworks. The research findings indicated that students quickly grasped the basic techniques and became interested in macrame wall hangings. They successfully crafted macrame wall hangings after participating in the workshop activities, demonstrating a rapid development of interest in macrame among students. The hope is that students will continue to cultivate their interest in macrame and consider it as a platform for expressing their creative art hobbies or even as a business opportunity. Keywords: macrame; basic technique training; workshop; direct demonstration; hands-on learning.
Inovasi bentuk desain rumah lebah tanpa sengat (stingless bee) untuk di perkotaan Falia Haura Ateyana; Afifah Muthia Zahrani; Annisa Rahmaratri; Putri Octavia Regina Yahdi; Sheila Andita Putri
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 2 (2024): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i2.22937

Abstract

AbstrakLebah tanpa sengat dapat hidup dan dibudidayakan di perkotaan, namun keterbatasan ruang pada rumah masyarakat di perkotaan menjadi alasan mengapa mereka membutuhkan sarang lebah tanpa sengat dengan desain yang menarik dan efisien sehingga tidak memakan banyak ruang di dalam rumahnya. Beenefit adalah salah satu inisiatif yang berkomitmen untuk mempromosikan Urban Beekeeping melalui kegiatan Markethon: Urban Beekeeping Design Challenge. Tujuan dari kegiatan ini untuk dikembangkan inovasi desain rumah lebah tanpa sengat yang sesuai untuk ditempatkan di lingkungan perkotaan. Adapun metode yang dilakukan terbagi dalam lima tahapan, yakni workshop dan mentoring, designing, prototipe, presentasi dan pameran, dan awarding. Hasil pelaksanaan kegiatan ini menunjukkan bahwa desain yang diusulkan dapat diimplementasikan, dan masyarakat perkotaan dapat memelihara lebah tanpa sengat dan tanpa khawatir rumah lebah akan memakan banyak ruang di tempat tinggal mereka. Kata Kunci: inovasi; desain; rumah lebah; lebah tanpa sengat; perkotaan AbstractStingless bees can live and be cultivated in urban areas, however, the limited space in people’s homes in urban areas is the reason why they need stingless bee hives with an attractive and efficient design that does not consume a lot of space in their homes. Benefit is one of the initiatives committed to promoting Urban Beekeeping through Markethon: Urban Beekeeping Design Challenge. The aim of this activity was to develop an innovative stingless bee house design that is feasible in an urban environment. The method is divided into five stages, namely workshop and mentoring, designing, prototyping, presentation and exhibition, and awarding. The results of this activity indicate that designed can be implemented, and urban communities can keep stingless bees and without concern that bee houses will consume a lot of space in their residences. Keywords: innovation; design; bee houses; stingless bee; urban
Analyzing the design of montessori-based media to introduce letters and numbers Dandi Yunidar; Nurul Fitriana Bahri; Ica Ramawisari; Sheila Andita Putri
Jurnal Desain Vol 12, No 2 (2025): Jurnal Desain
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/jd.v12i2.21972

Abstract

This research analyzes the design aspects of Montessori-based educational tools, such as sandpaper letters, sandpaper numbers, and moving alphabet; employed in early childhood education to introduce letters and numbers. The study aims to evaluate functionality, safety, usability, aesthetic appeal, construction quality, developmental impact, and compliance with standards. Utilizing qualitative analysis and interviews with educators and parents, the data were analyzed using thematic analysis, where interview transcriptions were coded and grouped into categories to identify key themes. The interviews were semi-structured, allowing flexibility for respondents to share their perspectives and experiences in depth. The research examines these tools' effectiveness in facilitating learning among young children. Results reveal varying levels of functionality, safety, and usability across the tools. Sandpaper letters and numbers offer moderate functionality and safety, emphasizing tactile learning, while moving alphabet presents higher functionality and interactive engagement. Usability is limited in static tools but heightened in the interactive moving alphabet. Aesthetic appeal varies, with all media focusing on engaging visual and tactile elements. Compliance with standards remains partial. The research underscores the significance of diverse design approaches in early childhood education and recommends iterative enhancements in usability, safety, and compliance for optimized learning experiences. These findings have implications for educators, suggesting the integration of interactive elements to bolster early childhood education's efficacy.
Pelatihan Desain Kemasan Dan Branding Produk Di Desa Lebakmuncang, Ciwidey Kumalasari, R. Amalina Dewi; Rubiyanti, Nurafni; Nurhasanah, Yulia; Pambudi, Terbit Setya; Putri, Sheila Andita
The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar Vol. 5 No. 2 (2025): Prosiding COSECANT : Community Service and Engagement Seminar
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/cosecant.v5i2.10359

Abstract

Kemasan memiliki peran penting dalam produk makanan, terutama bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), karena berpengaruh terhadap keamanan pangan, daya tarik produk, dan persepsi konsumen. Namun, masih banyak UMKM yang menggunakan kemasan konvensional tanpa mempertimbangkan aspek keberlanjutan lingkungan dan kesesuaian bahan dengan karakter produk makanan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan pelaku UMKM di Desa Lebakmuncang, Kecamatan Ciwidey, dalam memilih bahan kemasan ramah lingkungan serta memahami karakteristik dan fungsi berbagai jenis bahan kemasan untuk produk makanan. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi penyampaian materi, diskusi interaktif, dan evaluasi melalui survei kepuasan peserta. Kegiatan ini diikuti oleh 20 peserta yang merupakan pelaku UMKM dan masyarakat setempat. Hasil evaluasi menunjukkan tingkat kepuasan peserta yang sangat baik, dengan rata-rata persetujuan mencapai 92%, yang mencerminkan bahwa materi yang diberikan dinilai relevan, mudah dipahami, dan bermanfaat bagi pengembangan usaha peserta. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam mendorong penggunaan kemasan yang lebih ramah lingkungan sekaligus meningkatkan kualitas dan daya saing produk makanan UMKM secara berkelanjutan.
The Visual Analysis of a Stool Design with a Combination of Rattan and Iron Materials Nurul Fitriana Bahri; Yoga Pujiraharjo; Sheila Andita Putri; Rizky Setya Hanugraha
Tanra: Jurnal Desain Komunikasi Visual Fakultas Seni Dan Desain Universitas Negeri Makassar Vol 13, No 2 (2026): Agustus
Publisher : Universitas Negeri makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/tanra.v13i2.70510

Abstract

Furniture design in school environments plays a significant role in supporting comfort and functionality of spaces. One example of furniture that stands out is the bench made of a combination of rattan and metal, placed outside classrooms for students to wait while performing wudhu. This study aims to analyze the design of the bench at SDN 151 Sukasenang Bandung from a visual analysis perspective. A descriptive qualitative method was employed, utilizing observation of design elements such as form, texture, proportion, and material usage. The study found that the combination of rattan and metal creates a design that is not only aesthetically pleasing but also functional, providing comfort for users while waiting their turn for wudhu. This research also offers insights into how the appropriate choice of materials can enhance both aesthetics and comfort in outdoor areas used for social activities.
Co-Authors Achmad Syahid Adila, Ainun Afifah Muthia Zahrani Ahmad Riyadi Swandhani Ainun Adila Al'azmi, Muhammad Izzuddin Alam, Citi Hasanah Nur Alkhair, Raihan Andrianto Andrianto Anisah Ramdhianty Annisa Rahmaratri Apriliany, Desy Ardiningrum, Aristawati Arlianda, Rafli Rifqi Armawan, Ammar Dzun Nurain Asep Sofyan Muhakik Atamtajani Asep Sufyan Muhakik Atamtajani Athifah, Yulisya Nur Azzahra, Putri Raissa Bintang Nugraha Chris Chalik Dandi Yunidar Faisal Adam, Faisal Fajar Sadika Falia Haura Ateyana Farahdilla, Nahda Fatehan, Mochamad Ibrahim Fathurrokhman, Yaris Zuljizaid Fatihah, Muhammad Faril Gabriella Chrismaditya Putri Mawarni Hanif Azhar Hardy Adiluhung Harimurti, Adhitya Wisnu Humiara, Reyha Athirah Husna, Khansa Nur Ica Ramawisari Khairunnissa, Mutia Kurnia, Adzdzaniyah Brenda Kusbijanto, Ancilla Domini Kusumawati, Cahyaning Martiyadi Nurhidayat Mawarni, Gabriella Chrismaditya Putri Muhammad, Raafi Nur Nur Sabariah Nurhasanah, Yulia Nurhidayat, Aji Nurul Fitriana Bahri Oktavia, Egia Andere Okvianti, Salsabilla Setya Pradana, Muhammad Davy Pramesti, Nindyra Purba, Rohana Aloysia Putra Alhari, Rafi Putri Octavia Regina Yahdi Putri, Ardella Anindya Putri, Retno Fatmawati R. Amalina Dewi Kumalasari R. Nurafni Rubiyanti Rahmani, Andin Ratu Khansa Syakira Revanza Vialdi, Mohammad Rifdah, Savina Danur Rizky Setya Hanugraha Salsabila, Fairuz Salma Salsabilla, Sifa Nafis Savira, Aulia Bella Sifa Nafis Salsabilla Syahputri, Marwah Annie Syakira, Ratu Khansa Terbit Setya Pambudi Teuku Zulkarnain Muttaqien Wirania Swasty Yoga Pujiraharjo Zahri, Siti Hamida