Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Pengaruh Teknik Deep Back Massage Terhadap Nyeri Persalinan Kala I di Klinik Pratama Jambu Mawar Ratih, Rini Hariani; Yusmaharani, Yusmaharani; Nurmaliza, Nurmaliza
Jurnal Ilmiah Kebidanan Indonesia Vol 14 No 03 (2024): Jurnal Ilmiah Kebidanan Indonesia (Indonesian Midwifery Scientific Journal) Uni
Publisher : Q PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jiki.v14i03.3548

Abstract

Nyeri Persalinan adalah hal fisiologis yang dirasakan ibu menjelang persalinan. nyeri persalinan disebabkan karena peregangan serviks, kontraksi uterus, dan penurunan kepala janin. Teknik deep back massage merupakan salah satu metode pengendalian nyeri berupa pijitan / massage dengan menekan daerah sakrum secara mantap dengan telapak tangan, lepaskan dan tekan lagi, begitu seterusnya. Pasien dalam keadaan berbaring miring, dilakukan selama  20 menit selama kontraksi. Penelitian ini menggunakan pendekatan quasi eksperimental untuk menilai efektivitas teknik deep back massage mengurangi nyeri saat persalinan. Populasi yang diteliti adalah ibu yang sedang melahirkan di Klinik Pratama Jambu Mawar, dengan jumlah sampel sebanyak 15 orang yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan skala intensitas nyeri sebelum dan setelah intervensi. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji t-dependen. Analisis Data dalam penelitian ini menggunakan analisis dependent t-test (paired t-test). Hasil analisis menunjukkan bahwa rata-rata nyeri sebelum intervensi adalah 7,40 dengan deviasi standar 2,09, sedangkan setelah intervensi menjadi 4,86 dengan deviasi standar 1,68. Hasil analisis menunjukkan bahwa. Teknik deep back massage efektif dalam mengurangi nyeri persalinan (p = 0,004). Diharapkan teknik ini dapat diterapkan oleh ibu dan tenaga kesehatan untuk membantu mengurangi nyeri selama persalinan, sehingga meningkatkan kenyamanan ibu
Analysis of Mathematical Critical Thinking Ability viewed from Habits of Mind Nurmaliza, Nurmaliza; Dahlia, Agus; Nufus, Hayatun; Nurdin, Erdawati
Jurnal Pendidikan MIPA Vol 23, No 3 (2022): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to describe mathematical critical thinking ability viewed from habits of mind. Type of research was qualitative with case study method. Research subjects were 28 students of class XI SMAN 1 Tembilahan Hulu. Data collection technique used mathematical critical thinking ability test, habits of mind questionnaire and interview guidelines. Data analysis technique was carried out stages which included data reduction, data presentation, and drawing conclusions. Based on results of the study, it shows that students with high habits of mind have high critical thinking skills which are characterized by students being able to master three critical thinking indicators. Students with moderate habits of mind have abilities in moderately critical category, which is characterized by students being able to master two critical thinking indicators, while students with low habits of mind have abilities in moderately critical category where students being able to master one indicator of critical thinking skills. Keywords: critical thinking ability, habits of mind, mathematic, analysis. DOI: http://dx.doi.org/10.23960/jpmipa/v23i3.pp904-917
Efektivitas layanan bimbingan kelompok dengan menggunakan teknik sosiodrama untuk meningkatkan perilaku prososial peserta didik Nurmaliza, Nurmaliza; Syukur, Yarmis
JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia) Vol. 9 No. 1 (2024): JPGI
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/024642jpgi0005

Abstract

This research is based on the problem of low prosocial behavior of students. It is argued that students are more individualistic and self-centered than friends around them. The efforts made in improvingthe prosocial behavior of students are with group guidance services using sociodrama techniques.  The purpose of this study was to look at the effectiveness of group guidance services to improve the prosocial behavior of learners. The research method used is quantitative which uses Quasi Edesign with pre-test and   post-test control group design. The sample in this study was MTsN 2 Padang City students totaling 16 students with high, medium and low prosocial behavior categories. The instrument used in this study is a prosocial behavior instrument with a likert scale. The sampling technique   is used by purposive sampling. Data were analyzed using the Wilcoxon Signed Ranks Test and the Kolmogrof Smirnov 2 Independent Sample test with the help of SPSS version 2.0. The results of this study show that group guidance services using sociodrama techniques are effective in improving the prosocial behavior of students. The results of this study can be used as a reference in helping guidance and counseling service programs, especially using group guidance services with sociodrama techniques to improve the prosocial behavior of students.
PENDAMPINGAN KADER DAN IBU BALITA DALAM SOSIALISASI MPASI PREBIOTIK KUE BANGKIT UBI JALAR UNGU Fitri, Imelda; Hotmauli, Hotmauli; Nurmaliza, Nurmaliza; Wahyuningsih, Endah; Sari, Tyagita Widya; Fridons, Aurel
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): Volume 5 No. 2 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i2.26697

Abstract

Gangguan tumbuh kembang merupakan masalah kesehatan yang perlu mendapatkan perhatian serius. Tujuan Kegiatan untuk mendampingi dan menambah pengetahuan ibu kader dan balita di Posyandu Posyandu Muda Ternama Tua Terbilang dalam pencegahan malnutrisi. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah dalam bentuk penyuluhan Kesehatan dan sosialisasi MPASI kue bangkit ubi jalar ungu. Peserta diberikan materi tentang MPASI sesuai standar gizi seimbang dan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab, dimana terdapat pengisian kuisioner pengetahuan sebelum dan sesudah penyuluhan Kesehatan. Peserta kegiatan yaitu ibu kader dan balita di Posyandu Muda Ternama Tua Terbilang sebanyak 10 orang dimana kegiatan berlangsung selama 100 menit. Ibu balita mampu memahami dengan baik tentang MPASI dengan adanya peningkatan hasil rata-rata nilai pengetahuan dari 5,3 menjadi 7,6 (hasil pre-test dan post-test) sebesar 2,3 point. diharapkan PKM ini dapat dilakukan secara berkelanjutan, sehingga masalah gangguan gizi dapat teratasi.
PEMBERDAYAAN KADER DAN IBU BALITA DALAM LOVING BABY MASSAGE DI KELURAHAN KAMPUNG BARU, KECAMATAN SENAPELAN PEKANBARU Fitri, Imelda; Hotmauli, Hotmauli; Nurmaliza, Nurmaliza; Wahyuningsih, Endah; Fridons, Aurelia; Resdiana, Nurhamidah Setia
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.35791

Abstract

Pentingnya kesehatan bagi masyarakat agar dapat meningkat kesejahteraan hidup memerlukan penanganan yang komprehensif Non Farmakologi untuk mencegah berbagai masalah kesehatan pada bayi seperti gizi seimbang, kebutuhan makanan sehat, bayi kolik, dan lainnya. Untuk mendukung hal tersebut, Program atau kegiatan pijat bayi ini diluncurkan, melibatkan pemberdayaan ibu-ibu PKK atau masyarakat sekitar kelurahan kampung baru. Artikel ini membahas tentang pemberdayaan ibu-ibu PKK mengenai Pijat cinta, yang dilaksanakan pada 28 September 2024, dengan melibatkan beberapa masyarakat. kegiatan ini bertujuan membekali ibu ibu PKK atau masyarakat dengan pengetahuan baby massage agar menurunkan angka kematian pada anak. Evaluasi dilakukan melalui kuesioner pre-test dan post-test yang menunjukkan peningkatan pengetahuan rata-rata ibu atau orang tua dari 7,2 menjadi 10, dengan selisih peningkatan sebesar 2,3 poin. Kegiatan ini berhasil meningkatkan pengetahuan masyarakat dan mempersiapkan mereka sebagai kader kesehatan yang kompeten untuk menyebarluaskan informasi kesehatan di lingkungan mereka. Dukungan dari pihak terkait seperti posyandu, puskesmas dan edukasi tenaga kesehatan sangat memperkuat hasil kegiatan ini
The Influence of Education Level, Job Placement, and Job Satisfaction on Employee Performance Pujiati, Herni; Cahaya, Yohanes Ferry; Yanthy Yosepha, Sri; Anggreani , Noeorlina; Nurmaliza, Nurmaliza
JURNAL KEWIRAUSAHAAN, AKUNTANSI DAN MANAJEMEN TRI BISNIS Vol 7 No 2 (2025): Jurnal Kewirausahaan, Akuntansi dan Manajemen
Publisher : STIE Tri Bhakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59806/jkamtb.v7i2.511

Abstract

This study aims to analyze the influence of education level and job placement on employee performance, with job satisfaction as a mediating variable. The background of this research lies in the importance of human resource management in enhancing employee productivity, particularly in the maritime service sector. A quantitative approach with a survey method was employed. Data were collected through questionnaires and analyzed using Structural Equation Modeling (SEM) with the help of SmartPLS 4.0.9.9. The results show that both education level and job placement have a positive and significant impact on employee performance, both directly and indirectly through job satisfaction. Job satisfaction was proven to mediate the relationship between the independent variables and performance, strengthening the positive effects. Appropriate job placement and sufficient education level can improve job satisfaction, which in turn enhances performance. The conclusion of this study suggests that company management should consider aligning education and job placement with individual competencies while also fostering a work environment that promotes job satisfaction. Therefore, proper human resource management strategies can significantly contribute to achieving optimal organizational performance.