Claim Missing Document
Check
Articles

PELATIHAN DESIGN DENGAN CANVA UNTUK UMKM SEBAGAI SARANA PROMOSI PRODUK DI DESA GANJAR ASRI METRO Endra, Robby Yuli; Redaputri, Appin Purisky; Dunan, Hendri; Aprinisa, Aprinisa; Syahputra, M. Bintang; Handayani, Agustuti
Jurnal Pengabdian UMKM Vol. 3 No. 1 (2024): Januari
Publisher : Pusat Studi UMKM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36448/jpu.v3i1.54

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pelatihan design dengan Canva kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Desa Ganjar Asri Metro. Canva merupakan aplikasi design online yang mudah dan praktis digunakan, serta memiliki berbagai fitur dan template yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan bisnis. Pelatihan ini dilaksanakan selama dua hari, yaitu pada tanggal 14 dan 15 Agustus 2023, dengan metode ceramah, diskusi, demonstrasi, dan praktik langsung. Sebanyak 41 pelaku UMKM mengikuti pelatihan ini dan dibagi menjadi empat kelompok yang masing-masing memiliki Smartphone dan satu akun Canva. Setiap kelompok diminta untuk membuat design untuk produk UMKM yang mereka miliki atau yang mereka pilih dari contoh yang disediakan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa pelatihan ini berhasil meningkatkan pengetahuan, keterampilan, kreativitas, dan motivasi para peserta dalam menggunakan design untuk memperkuat branding dan penjualan produk mereka. Pelatihan ini juga memberikan kontribusi bagi perkembangan UMKM di Desa Ganjar Asri Metro, serta untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Rekomendasi yang diberikan kepada para peserta adalah untuk terus belajar dan berinovasi dalam menggunakan design, serta untuk berkolaborasi dan berjejaring dengan pelaku UMKM lainnya.
PELATIHAN PRAKTIS: MENGUASAI MICROSOFT OFFICE DENGAN MUDAH DI SDN TEJANG PULAU SEBESI KALIANDA LAMPUNG SELATAN Yuli Endra, Robby; Redaputri, Appin Purisky; Dunan, Hendri; Aprinisa, Aprinisa; Kurniawan, Ari
Madiun Spoor : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 1 (2024): April 2024
Publisher : Politeknik Perkeretaapian Indonesia Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37367/jpm.v4i1.341

Abstract

Microsoft Office adalah kumpulan aplikasi yang dapat digunakan untuk membuat, mengedit, dan berbagi dokumen, spreadsheet, presentasi, dan lainnya. MS Office memiliki banyak manfaat untuk guru dan siswa SD, seperti cepat beradaptasi di era digital, memudahkan pengerjaan tugas dan pekerjaan, meningkatkan peluang kerja, mengasah kemampuan desain, dan lainnya. Namun, tidak semua guru dan siswa SD memiliki akses dan kemampuan yang memadai untuk menggunakan MS Office. Oleh karena itu, penulis melakukan pengabdian masyarakat berupa pelatihan praktis untuk menguasai MS Office dengan mudah di SDN Tejang Pulau Sebesi, Kalianda, Lampung Selatan. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan kompetensi guru dan siswa dalam menggunakan MS Office, serta mempersiapkan mereka untuk menghadapi tantangan di era digital. Pelatihan ini dilaksanakan dengan menggunakan modul pelatihan yang disesuaikan dengan kurikulum dan kebutuhan sekolah, serta dengan bantuan dari instruktur yang sudah berpengalaman dengan Microsoft. Pelatihan ini juga dilengkapi dengan evaluasi dan hasil yang dapat menjadi bukti kemampuan dan prestasi peserta. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa ada peningkatan signifikan dalam hal pengetahuan, keterampilan, dan sikap guru dan siswa terhadap MS Office. Pelatihan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pengembangan pendidikan dan kesejahteraan masyarakat di Pulau Sebesi.
Optimasi Desain Packaging Produk Pada Komunitas Jumat Berkah Di Desa Adijaya, Lampung Tengah Barusman, Andala Rama Putra; Dunan, Hendri; Santoso, Niki Agus; Aprinisa, Aprinisa; Redaputri, Appin Purisky
Jurnal Pengabdian Masyarakat Tapis Berseri (JPMTB) Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Tapis Berseri (JPMTB) (Edisi Oktober)
Publisher : Pusat Studi Teknologi Informasi Fakultas Ilmu Komputer Universitas Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36448/jpmtb.v2i2.73

Abstract

Desain kemasan produk memainkan peran kunci dalam meningkatkan daya tarik dan keberhasilan produk di pasar, terutama bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Penelitian ini menyajikan hasil dan pembahasan dari implementasi desain kemasan produk UMKM, fokus pada peningkatan daya tarik, diferensiasi dari pesaing, dan penciptaan identitas merek yang kuat. Melalui analisis data penjualan, umpan balik konsumen, dan respons pasar, ditemukan bahwa desain kemasan yang menarik secara visual secara signifikan berkontribusi pada peningkatan penjualan dan penerimaan positif konsumen. Identifikasi faktor-faktor keberhasilan, seperti kombinasi warna, elemen desain, dan strategi pemasaran, memberikan wawasan berharga untuk perencanaan pengembangan masa depan. Kesimpulan menyatakan pentingnya kesinambungan evaluasi dan adaptasi desain kemasan untuk tetap relevan dengan tren pasar dan preferensi konsumen. Hasil ini memberikan panduan bagi UMKM untuk mengoptimalkan desain kemasan produk mereka, menciptakan diferensiasi yang berarti, dan membangun hubungan yang kuat dengan konsumen.
Pemanfaatan Trend Modern dalam Digital Marketing Produk Kopi Liwa, Lampung Barat Dunan, Hendri; Aprinisa, Aprinisa; Ainita, Okta; Santoso, Niki Agus; Redaputri, Appin Purisky
Jurnal Pengabdian Masyarakat Tapis Berseri (JPMTB) Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Tapis Berseri (JPMTB) (Edisi Oktober)
Publisher : Pusat Studi Teknologi Informasi Fakultas Ilmu Komputer Universitas Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36448/jpmtb.v3i2.90

Abstract

Digital marketing telah menjadi elemen krusial dalam promosi produk di era digital ini. Pelatihan dilakukan untuk memberikan pemahaman mendalam kepada Komunitas Gamba Kupi Liwa tentang pemanfaatan tren modern dalam digital marketing, khususnya pada produk kopi Liwa di Lampung Barat. Pelatihan melibatkan pengenalan konsep-konsep terkini dalam pemasaran digital, analisis perilaku konsumen di platform digital, penggunaan media sosial, serta penerapan teknik analisis data. Peserta pelatihan diberikan wawasan praktis tentang bagaimana memanfaatkan platform digital untuk meningkatkan visibilitas produk kopi Liwa. Strategi storytelling dan visualisasi kreatif juga diajarkan untuk memperkuat daya tarik merek. Pelatihan ini memberikan keterampilan yang diperlukan dalam mengelola kampanye pemasaran digital yang efektif, dengan fokus pada kebutuhan pasar yang semakin berkembang. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa Komunitas Gamba Kupi Liwa dapat memanfaatkan tren modern seperti video marketing, influencer collaboration, dan e-commerce untuk meningkatkan penjualan dan memperluas jangkauan pasar. Kesimpulannya, pelatihan ini memberikan kontribusi positif dalam memperkuat kapasitas Komunitas Gamba Kupi Liwa dalam pemanfaatan digital marketing, membuka peluang baru dalam meningkatkan citra merek, dan mengoptimalkan kehadiran produk kopi Liwa di pasar yang semakin dinamis.
Pendampingan Program Pemberdayaan Kelompok UMKM Berbasis Olahan Kelapa di Desa Bunut Kecamatan Way Ratai Kabupaten Pesawaran Dunan, Hendri; Hartabela, Dadang; Aprinisa, Aprinisa
BANTENESE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 6 No. 2 (2024): Bantenese: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Pusat Studi Sosial dan Pengabdian Masyarakat Fisipkum Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/p7etqj12

Abstract

Program pemberdayaan kelompok UMKM olahan kelapa di Desa Bunut, Kecamatan Way Ratai, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kemandirian masyarakat setempat dalam mengembangkan usaha berbasis potensi lokal. Kelapa merupakan komoditas utama desa yang memiliki nilai ekonomi tinggi jika diolah menjadi produk turunan seperti minyak goreng kelapa dan Virgin Coconut Oil (VCO). Namun, keterbatasan pengetahuan, keterampilan, dan akses pemasaran masih menjadi hambatan utama bagi kelompok UMKM dalam meningkatkan produktivitas dan daya saing produk mereka. Program ini dilaksanakan melalui tiga tahapan utama, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil program menunjukkan adanya peningkatan keterampilan dan pengetahuan anggota UMKM dalam mengolah kelapa menjadi produk bernilai tambah serta peningkatan pendapatan usaha. Program ini berhasil memberdayakan kelompok dengan pendekatan yang komprehensif dan berkelanjutan. Rekomendasi untuk pengembangan lebih lanjut meliputi peningkatan akses pasar, penguatan kelembagaan usaha, serta diversifikasi produk olahan kelapa. Dengan demikian, diharapkan dapat menjadi model pemberdayaan masyarakat yang efektif dan berkelanjutan.
PENGEMBANGAN UMK PRODUK OLAHAN KELAPA DESA BUNUT, LAMPUNG Barusman, M. Yusuf S.; Simarmata, Marudut J.F.; Dunan, Hendri; Aprinisa, Aprinisa; Oktaviannur, M.; Ardansyah, Ardansyah
Jurnal Pengabdian UMKM Vol. 4 No. 1 (2025): Januari
Publisher : Pusat Studi UMKM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36448/jpu.v4i1.86

Abstract

Pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) produk olahan kelapa di Desa Bunut, Lampung, merupakan fokus utama dalam upaya meningkatkan nilai tambah dari komoditas unggulan ini. Dengan potensi besar dalam produksi kelapa, desa ini menghadapi tantangan dalam pengolahan dan pemasaran yang efektif. Melalui program pengabdian masyarakat yang terstruktur, dilakukan identifikasi kebutuhan pelaku UMKM, penyusunan program pelatihan, serta pendampingan yang berkelanjutan. Program pelatihan ini berfokus pada teknik pengolahan kelapa yang inovatif, pemasaran digital, dan pembangunan jejaring dengan berbagai pemangku kepentingan. Hasil dari program menunjukkan peningkatan keterampilan pengolahan, strategi pemasaran yang lebih efektif, dan penguatan jaringan kerja, serta kontribusi terhadap pelestarian budaya lokal. Dengan adanya pelatihan dan dukungan yang memadai, UMKM di Desa Bunut berhasil meningkatkan penjualan produk hingga 30% dan memperluas akses pasar. Keberhasilan program ini menegaskan pentingnya pendekatan holistik dan kolaboratif dalam pengembangan UMKM di Indonesia, serta menjadikannya sebagai model bagi daerah lain dalam pengembangan ekonomi lokal dan pelestarian budaya.
PELATIHAN CROWDSOURCING BAGI UMKM MITRA RUMAH BUMN BANDAR LAMPUNG Aprinisa, Aprinisa; Redaputri, Appin Purisky; Santoso, Niki Agus; Rizkyna, Shanaz
Jurnal Pengabdian UMKM Vol. 4 No. 1 (2025): Januari
Publisher : Pusat Studi UMKM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36448/jpu.v4i1.89

Abstract

Implementasi pelatihan berbasis crowdsourcing untuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dengan fokus pada pengembangan keterampilan dan peningkatan kinerja bisnis. Melalui pendekatan partisipatif, pemangku kepentingan diundang untuk mengidentifikasi kebutuhan dan tantangan yang dihadapi UMKM, menciptakan lingkungan kolaboratif yang mendukung masukan dari masyarakat. Pelatihan ini tidak hanya memberikan pengetahuan praktis tentang penggunaan perangkat digital untuk pelaporan keuangan dan pemasaran, tetapi juga memperkuat rasa kepemilikan dan pemberdayaan di antara peserta, yang penting untuk keberlanjutan inisiatif UMKM. Evaluasi program dilakukan dengan mengumpulkan umpan balik dari peserta melalui survei dan wawancara, serta analisis metrik kinerja untuk menilai dampak jangka panjang pelatihan. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta mengenai kompleksitas lingkungan bisnis modern, terutama di ranah digital. Selain itu, crowdsourcing berfungsi sebagai alat untuk meningkatkan inovasi dan keterlibatan komunitas, yang pada gilirannya dapat meningkatkan penerimaan produk dan layanan baru. Dengan demikian, artikel ini menekankan pentingnya pendekatan berkelanjutan dalam pelatihan UMKM, yang tidak hanya meningkatkan keterampilan tetapi juga mendorong pertumbuhan dan keberhasilan berkelanjutan di pasar.
Pertanggungjawaban Pidana Terhadap Pelaku Tindak Pidana Dengan Tanpa Hak Membawa Senjata Penikam Atau Senjata Penusuk Yang Akan Digunakan Dalam Aksi Tawuran (Studi Putusan Nomor: 400/Pid.Sus/2023/PN Tjk) Ramasari, Risti Dwi; Aprinisa, Aprinisa; Kautsar, Dewi
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 21 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.14504302

Abstract

Pertanggungjawaban pidana mencakup kerangka peraturan dan prinsip hukum yang mengatur tanggung jawab individu atas tindakan kriminal. Proses ini melibatkan identifikasi kesalahan, peradilan, dan pemberian sanksi. Beban tanggung jawab di bawah hukum pidana tidak hanya berarti memberikan hukuman kepada individu, tetapi juga memastikan bahwa tindak pidana yang dilakukan memang memerlukan pertanggungjawaban. Penelitian ini tujuannya agar diketahui menjelaskan pertanggungjawaban pidana terhadap pelaku tindak pidana dengan tanpa hak membawa senjata penikam atau senjata penusuk yang akan digunakan dalam aksi tawuran (Studi Putusan Nomor: 400/Pid.Sus/2023/PN Tjk). Penggunaa pendekatan yuridis empiris dan normatif pada penelitian ini, untuk menyelidiki pertanggungjawaban pidana terhadap pelaku tindak pidana dengan tanpa hak membawa senjata penikam atau senjata penusuk yang akan digunakan dalam aksi tawuran (Studi Putusan Nomor: 400/Pid.Sus/2023/PN Tjk). Data diperoleh melalui studi kepustakaan terhadap peraturan perundang-undangan serta asas-asas hukum yang ada, serta penelitian lapangan dari wawancara dan observasi. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa Terdakwa dihukum dipenjara selama 1 (satu) tahun, dengan memperhitungkan masa penahanan dan penangkapan yang sudah dijalaninya.
PERTANGGUNGJAWABAN PELAKU TINDAK PIDANA DENGAN SENGAJA MENGANGKUT HASIL PENEBANGAN DI KAWASAN HUTAN TANPA IZIN (Studi Putusan Nomor 149/Pid.Sus/LH/2023/PN.Gns ) Cahyani, Dwi Putri; Hartono, Bambang; Aprinisa, Aprinisa
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 22 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.14562121

Abstract

Pembalakan liar merupakan suatu kegiatan yang sangat bertentangan dengan aturan hukum, dimana salah satu kegiatan yang sering terjadi ialah penebangan serta pengangkutan kayu hasil hutan yang tidak didasari oleh surat izin dari pihak yang berwenang. Kegiatan ini merupakan suatu ancaman yang terus menerus terjadi di Indonesia, yang apabila dibiarkan akan berdampak pada kelestarian hutan serta membahayakan kelangsungan hidup manusia dan juga ekosistem yang ada di sekitar hutan. Indonesia merupakan salah satu Negara yang memiliki hutan terluas di dunia, Dimana hutan terus dijadikan suatu tempat untuk melakukan kejahatan demi meraup keuntungan pribadi, hal ini hampir sering terjadi di seluruh daerah yang ada di Indonesia khususnya didaerah Sumatra, salah satunya yaitu daerah lampung tepatnya di Lampung Tengah Dimana kejadian tersebut sesuai dengan kasus yang sedang diteliti. Maka dari itu peneliti tertarik untuk meneliti kasus ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah faktor-faktor yang membuat pelaku melakukan tindak pidana dengan sengaja mengangkut hasil penebangan di kawasan hutan tanpa izin dan juga pertanggungjawaban apa yang pelaku jalani untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya seperti yang tercatat pada Putusan Pengadilan Negeri Gunung Sugih pada Putusan Nomor: 149/Pid.Sus/LH/2023/PN.Gns.
The Accountability of the Perpetrator of a Crime Proven by Law and Convincingly Committing Fraud and Intentionally Forcing Sexual Intercourse with a Child (A Study of Decision Number: 50/Pid.Sus-Anak/2024/PN.Tjk) Hamaminata, Gani; Prasetyawati, S. Endang; Aprinisa, Aprinisa
The Future of Education Journal Vol 4 No 2 (2025)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Yayasan Pendidikan Tumpuan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61445/tofedu.v4i2.429

Abstract

With the rise in cases of sexual violence against children, including those involving perpetrators who are still children, it has been found that law enforcement against child perpetrators still faces challenges, including in implementing sanctions that provide a deterrent effect while fulfilling the principles of justice for victims. This research aims to examine the responsibility of perpetrators of criminal acts who are legally and convincingly proven to have committed deception to force sexual intercourse with a child, with a case study in Decision Number: 50/Pid.Sus-Anak/2024/PN.Tjk. This research is supported by an in-depth literature review regarding the meaning of children, criminal acts of sexual intercourse and regulations related to criminal acts of sexual intercourse with children. This research also examines the basis for the judge's consideration in deciding whether to punish a criminal who has been legally proven to have committed a deception to intentionally force sexual intercourse with a child in case decision Number: 50/Pid.sus¬Anak/2024/PN.Tjk. The research method used in this research is a normative and empirical juridical approach using secondary and primary data collected through literature and field studies. The results of the research showed that the perpetrators, who were still children, were sentenced to one year in prison at the Special Children's Development Institution and two months of work training. The Tanjungkarang District Court is advised to increase its capacity in handling cases of sexual violence against children through training and in-depth understanding of child protection issues, and the Bandar Lampung City Police are advised to create special training for investigators in handling sexual cases against children and tighten supervision. to the social environment.