Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI KELENGKAPAN IMUNISASI DASAR PADA ANAK DARI IBU PEKERJA BURUH DI WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS SUKA DAMAI MUSI BANYUASIN Anggraini, Fitri Dwi; Savitri, Beuty; Chairani, Liza
MESINA (Medical Scientific Journal) Vol 2, No 1 (2021): Medical Scientific Journal (MESINA)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/msj.v2i1.3184

Abstract

Imunisasi merupakan upaya untuk meningkatkan imunitas tubuh agar tubuh tidak terinfeksi suatu penyakit, atau meskipun terinfeksi penyakit tidak menimbulkan komplikasi bagi tubuh. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi kelengkapan imunisasi dasar pada anak dari ibu pekerja buruh di wilayah kerja Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Puskesmas Suka Damai Musi Banyuasin. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain penelitian cross sectional dengan jumlah sampel sebanyak 102 orang yang memenuhi kriteria inklusi. Pengambilan sampel dilakukan secara random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 13 anak (12,7%) tidak mendapatkan imunisasi dasar secara lengkap dan 89 anak (87,3%) mendapatkan imunisasi dasar secara lengkap. Hasil analisis bivariat dengan menggunakan uji statistik diketahui bahwa pendidikan ibu (p=1,000), usia ibu didapatkan nilai (p=1,000), dan pengetahuan ibu (p=0,561)tidak memengaruhi kelengkapan imunisasi dasar. pada anak dari ibu pekerja buruh di wilayah kerja Puskesmas Suka Damai Musi Banyuasin.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu dengan Ketepataan Penanganan Awal Kejang Demam pada Anak Putri, Marsya Virzalita; Chairani, Liza; Utama, Budi
MESINA (Medical Scientific Journal) Vol 4, No 2 (2024): Medical Scientific Journal (MESINA)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/msj.v4i2.7885

Abstract

Kejadian kejang demam pada anak dengan rentang usia 6 bulan sampai 5 tahun merupakan kegawatatdaruratan neurologik yang paling sering ditemui di IGD rumah sakit sampai saat ini, namun fakta di lapangan menunjukkan penanganan pertama dirumah sering kurang tepat. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan ibu dan ketepatan penanganan awal kejang demam. Penelitian ini menggunakan desain cross- sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling  dengan total sampel sebanyak 46 responden, cara pengambilan data menggunakan kuisioner. Hasil yang didapat bahwa tingkat pegetahuan baik terhadap kejang demam berjumlah 35 responden (76,1%) dan sedang 11 responden (23,9%). Ketepatan Penanganan awal kejang demam tepat berjumlah 30 responden (65,2%) dan 16 responden (34,8%) tidak tepat. Berdasarkan hasil uji continuity correction P value 0,025 (p<0,05) dan OR 7,615. Terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan ibu tentang kejang demam dengan ketepatan penanganan awal kejang demam di rumah. Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi terhadap pengetahuan dan ketepatan penanganan kejang demam yaitu pengetahuan, pengalaman, usia, dan pendidikan terakhir ibu berpengaruh.
Cardiovascular Disease Risk Detection Through Cholesterol Examination Ramayanti, Indri; Mayasari, Ni Made Elva; Rosita, Yanti; Prameswarie, Thia; Ghiffari, Ahmad; Suarni, Ertati; Indriyani, Indriyani; Oktariza, Rury Tiara; Erlyn, Putri; Anggina, Dientyah Nur; Zalika, Putri; Asmalia, Resy; Chairani, Liza
Indonesia Berdaya Vol 3, No 3: May-July 2022
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2022242

Abstract

Cardiovascular disease is one of the world's most serious health issues, including in Indonesia. Early detection and screening for cardiovascular disease are beneficial in reducing disease-related mortality and morbidity. Unfortunately, in Indonesia, the general public (particularly the elderly) rarely undergoes early screening for cardiovascular disease. Most elderly people complain of neck heaviness, which is one of the symptoms of high cholesterol levels in the blood. However, the majority of them are unaware of this because they rarely and reluctantly have their blood tested at a health facility. The goal of this activity is to detect cardiovascular disease early by checking cholesterol levels for free and educating people about the importance of protecting one's health from the various diseases that it can cause. Physical examination (height, weight), vital sign examination (blood pressure, pulse), cholesterol examination, and education are the three rare screening programs. This activity was completed voluntarily by 43 people. The majority of the participants were women between the ages of 41 and 60. According to the total cholesterol test, the majority of the participants had total cholesterol levels greater than 200 mg/dl. This means that these individuals are at an increased risk of developing cardiovascular disease. Regular total cholesterol screening can help to prevent the development of cardiovascular disease and its complications, lowering cardiovascular disease mortality and morbidity in Indonesia. 
Faktor faktor yang Mempengaruhi Perawat terhadap Standart Operasional Prosedur Penggunaan Masker di Bangsal Rawat Inap Rinaldzi, Ary; Nadiya, Puspa; Chairani, Liza; silvana, rista
MESINA (Medical Scientific Journal) Vol 5, No 1 (2024): Medical Scientific Journal (MESINA)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/msj.v5i1.9079

Abstract

Standart Operational Procedure (SOP) Penggunaan Masker adalah pedoman dalam menggunakan masker yang sesuai dengan fungsinya untuk melindungi diri tenaga kesehatan selama bekerja terutama di masa pandemi Coronavirus Disease 2019 COVID-19. Penelitian dilakukan untuk mengetahui faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi kepatuhan tenaga kesehatan terhadap SOP penggunaan masker di Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang (RSMP). Penelitian ini berupa observasional analitik desain cross sectional dengan jumlah sampel sebanyak 23 orang. Pengambilan sampel dilakukan secara total sampling. Populasi penelitian adalah perawat tetap yang bekerja di Instalasi Rawat Inap Penyakit Dalam dan Anak Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 20 responden (87%) patuh dan 3 responden (13%) tidak patuh terhadap SOP penggunaan masker. Hasil Analisis Bivariat dengan uji chi-square didapatkan bahwa faktor internal masa kerja (p = 0,003) dan sikap (p = 0,016)) serta faktor eksternal (beban kerja (p = 0,043) dan karakteristik kelompok (p = 0,016)) mempengaruhi kepatuhan terhadap SOP. Hasil Analisis Multivariat dengan uji regresi logistik menunjukkan bahwa masa kerja lebih dominan mempengaruhi kepatuhan terhadap SOP Penggunaan masker (p = 0,023).
Peran Keluarga Dalam Pola Penggunaan Herbal Kepada Balita Posyandu Puskesmas 16 Ulu Humaidi, Irfan Ahmad; Rohani, Siti; Chairani, Liza
Public Health and Safety International Journal Vol. 4 No. 02 (2024): Public Health and Safety International Journal (PHASIJ)
Publisher : YCMM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55642/phasij.v4i02.858

Abstract

Obat herbal atau obat tradisional adalah setiap bahan yang berupa tumbuhan, hewan, mineral, atau campuran dari bahan-bahan tersebut, yang secara tradisional telah digunakan untuk pengobatan secara turun-temurun. Keluarga berperan sebagai pengasuh utama balita dan bertanggung jawab atas kesehatan dan kesejahteraan anak-anak mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran keluarga dengan pola penggunaan herbal oleh orang tua kepada balita. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Pengambilan sampel dilakukan dengan total sampling. Hasil penelitian didapatkan dari 31 narasumber, dalam frekuensi pemberian herbal kepada balita persentase terbesar yakni 1x sebulan sebesar 58,1%. Memanfaatkan herbal untuk pemulihan penyakit ISPA sebesar 35,5%. Herbal yang banyak diberikan kepada balita yakni jahe sebesar 29%. Sebesar 67,7% narasumber memanfaatkan herbal dengan diminum. Sebesar 100% narasumber menilai keadaan balita membaik setelah diberi herbal dan tidak ada efek samping. Sebesar 64,5% narasumber sumber informasi penggunaan herbal dari keluarga. Peran keluarga dalam pola penggunaan herbal didapatkan hasil sebesar 64,5% keluarga berperan sebagai informasional. Sebesar 35,5% berperan secara instrumental dalam hal peracikan herbal. Sebesar 64,5% keluarga berperan secara emosional dengan memberikan nasihat dan peringatan efek samping herbal. Diharapkan bagi peneliti selanjutnya menggunakan desain kuantitatif untuk menganalisis hubungan peran keluarga dengan pola penggunaan herbal kepada balita.
Hubungan Tingkat Pendidikan Orang Tua dan Sosial Ekonomi terhadap Kejadian Gangguan Bahasa pada Anak 4-5 Tahun Chairani, Liza; Pratiwi, Nabila Zahirah; anggraini, wieke
Syifa'Medika Vol 15, No 2 (2025): Syifa Medika : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan
Publisher : Faculty of Medicine

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/sm.v15i2.9467

Abstract

Perkembangan bahasa anak merupakan aspek penting dalam pertumbuhan mereka dan ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi hal tersebut, pada penelitian ini berfokus pada faktor-faktor yang dapat mempengaruhi perkembangan pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat pendidikan orang tua dan status sosial ekonomi terhadap kejadian gangguan bahasa pada anak usia 4-5 tahun. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri atas data primer berupa pengisian kuesioner tingkat Pendidikan Orang Tua Dan Sosial Ekonomi dan observasi perkembangan bahasa pada anak menggunakan KPSP. Berdasarkan hasil analisis univariat dan bivariat dengan uji mann-whitney menunjukan bahwa terdapat hubungan tingkat pendidikan orang tua dengan kejadian gangguan bahasa pada anak (p value 0,001) dan sosial ekonomi terhadap gangguan bahasa pada anak (p value 0,007). Hasil penelitian ini menemukan bahwa sebesar 57,1% tingkat pendidikan orang tua sedang dan sebesar 42,9% sosial ekonomi rendah. Anak yang mengalami tidak mengalami gangguan bahasa pada penelitian ini 60% dan sebesar 40% anak mengalami gangguan bahasa. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa tingkat pendidikan orang tua yang sedang dan sosial ekonomi yang rendah cenderung berpeluang memiliki anak dengan gangguan bahasa.
Pengaruh Senam jantung Sehat terhadap Tekanan Darah Febriani, Ratika; Kesuma, Putri Zalika Laila Mardiah; Badri, Putri Rizki Amalia; Chairani, Liza; Fitriani, Deska; Wulandari, Riska Ayu
Syifa'Medika Vol 15, No 2 (2025): Syifa Medika : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan
Publisher : Faculty of Medicine

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/sm.v15i2.9511

Abstract

Lansia merupakan individu yang rentan mengalami penurunan kesehatan, membutuhkan kegiatan olahraga yang dapat meningkatkan derajat sehat, agar fungsi jantung, paru maupun pembuluh darah serta denyut nadi dapat terjaga pada waktu istirahat. Aktifitas fisik diartikan sebagai gerakan tubuh dalam bentuk apapun yang dihasilkan oleh otot rangka mengakibatkan pengeluaran energi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh senam jantung sehat terhadap tekanan darah pada lanjut usia yang menderita hipertensi. Penelitian kuantitatif ini merupakan penelitian quasi eksperimen pre – posttest design. Dilaksanakan pada bulan Agustus-Desember tahun 2024. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh peserta senam jantung sehat yang menderita hipertensi di Klinik Dokter Keluarga Kecamatan Seberang Ulu II. Hasil penelitian ini didapatkan semua berjenis kelamin perempuan dengan rentan usia 60-74 tahun (97,1%). Berdasarkan IMT paling banyak responden dalam kategori BB lebih dengan resiko (35,3%). Nilai rata-rata tekanan darah sebelum senam jantung sehat terhadap lansia yang menderita hipertensi dengan nilai tekanan darah sistolik 147,35 mmHg ± 6,65, dan tekanan darah diastolic 97,35 mmHg ± 6,56. Nilai rata-rata tekanan darah sesudah senam jantung sehat terhadap lansia yang menderita hipertensi dengan nilai tekanan darah sistolik 125,88 mmHg ± 7,01, dan tekanan darah diastolik 82,06 mmHg ± 8,08. Terdapat pengaruh yang signifikan senam jantung sehat terhadap tekanan darah pada lansia yang menderita hipertensi (p=0,000). Terdapat pengaruh yang signifikan senam jantung sehat terhadap tekanan darah pada lansia yang menderita hipertensi.
Family Roles in Overcoming Picky Eating Children and Its Effect on Childs’ Nutrition Status Antonia, As Syifa; Chairani, Liza; Fitrianti, Yuni; Purwoko, Mitayani
Indonesian Journal of Medical Anthropology Vol. 6 No. 2 (2025): Indonesian Journal of Medical Anthropology
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/ijma.v6i2.20848

Abstract

Nutritional status is a measuring scale based on the body's condition due to food consumption or nutritional intake. Picky eating is a behavior that often occurs in preschool children, which can affect the child's nutritional status. The role of parents is very influential in overcoming picky eaters. This study aimed to understand the role of the family in overcoming picky eater behavior in children and to measure the nutritional status of children with picky eater behavior at Kindergarten X Palembang. This study was qualitative research with a phenomenological approach. The informants were mothers of picky eating children based on CEBQ criteria. The data were collected using in-depth interviews and anthropometric measurements, and the data was analyzed quantitatively. This research found that parents played a role in trying to overcome picky eater behavior in children Including restrictive guidance, pressure to eat, rewarding food consumption materially, rewarding with praise, accessibility, however, their child's picky eater behavior was not resolved, and based on the results of anthropometric measurements, most children with picky eater behavior had normal nutritional status (64.7%). In comparison, 17.64% of children experience wasted nutritional status, 11.7% are severely wasted, and 5.8% are obese.
Sinergi Sunatan Massal Berkah, Kuliah Kerja Nyata, dan Peletakan Batu Pertama Gedung Baru dalam Pengajian Akbar Muhammadiyah di Pondok Pesantren Darussalam Ogan Ilir: Masses Circumcision, Real Work Lectures, and New Building Ground Breaking at Ogan Ilir Darussalam Muhammadiyah Boarding School Ghiffari, Ahmad; Gusmiatun, Gusmiatun; Herudiansyah, Gumar; Yanti, Darma; Asysyauki, Akhmad Hamdi; Saputri, Wulandari; Chairani, Liza; Mayasari, Ni Made Elva; Tanzila, Raden Ayu; Prameswarie, Thia; Oktariza, Rury Tiara; Risdiansyah, Risdiansyah; Ardina, Puri Pratami
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 10 (2024): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v9i10.7865

Abstract

A fire broke out at the Darussalam Muhammadiyah Ogan Ilir Islamic Boarding School, destroying six surrounding schools. The mass circumcision event was coordinated with the Grand Religious Colloquium and the opening of an educational institution for impoverished students. Thirty-seven children who participated in community service took part in the blessing of mass circumcision. A significant number of officials and community guests of honor attended the event, which included the Deputy Regent of Ogan Ilir, a representative from the Yogyakarta Muhammadiyah Central Leadership, the Chairman of the South Sumatra Muhammadiyah Regional Leadership, the Chancellor of the Muhammadiyah University of Palembang, the PDM Chairman of Ogan Ilir, and representatives from TNI, Polri, the Payaraman sub-district head, and village heads. The session concluded with the attendees' tremendous enthusiasm for the event, for which they had earlier registered. Parallel circumcision initiatives could be undertaken alongside other activities. The Deputy Regent and Muhammadiyah Regional Leader of Ogan Ilir hopes that mass circumcision s will continue and be extended to other districts during the future KKN session. It is crucial to gather details concerning circumcision participants, assess the sufficiency of the number of operators, and establish the best time for the activity.
Upaya Peningkatan Imunitas Anak Karyawan Universitas Muhammadiyah Palembang dengan Vaksinasi Influenza Chairani, Liza; Purwoko, Mitayani; Wakilla, Putri
Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2023): Juli-September
Publisher : Pusat Penelitian & Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/pjpm.v4i3.1949

Abstract

Influenza is a highly contagious respiratory tract disease, caused by several influenza RNA viruses. The Influenza vaccine shows a protective effect against the virus that causes COVID-19. The purpose of this activity was to increase parents' knowledge about influenza and increase children's immunity to the influenza virus. The form of activity was divided into two, namely health counseling to the parents and then followed by injecting the Influenza vaccine to the children. The health education method chosen was counseling in big class at Family Medicine Clinic, Faculty of Medicine, Universitas Muhammadiyah Palembang. Health education was preceded by a pre-test with 5 multiple choice questions and ended with a same-question post-test. The average pre-test score was 75.5 and the post-test score was 93.3. There was an increase in the score which indicates an increase in the knowledge of the parents. Of the 18 parents who attended counseling, only 6 parents allowed their children to be vaccinated. The number of children vaccinated was 11 people. The follow up showed no sign of adverse effects of Influenza vaccination on children.