Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

EFEKTIVITAS PELAKSANAAN ASESMEN BERBASIS CBT TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN SEJARAH DI SMA NEGERI 2 REJANG LEBONG Wiranata, Erik; Nurma, Ifnaldi; Botifar, Maria
Jurnal Literasiologi Vol 12 No 4 (2024): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v12i4.834

Abstract

Pada era yang semakin maju ini, dunia pendidikan pun terus mengalami kamajuan yang siginifikan, salah satunya dalam hal evaluasi dari aktifitas pembelajaran untuk melihat pencapaian dari peserta didik. Sejarah sebagai mata pelajaran yang memerlukan pemahaman konsep, analisis kritis, dan interpretasi peristiwa, menimbulkan pertanyaan apakah asesmen berbasis CBT dapat meningkatkan hasil belajar siswa secara signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertama, efektivitas pelaksanaan asesmen berbasis CBT di SMA Negeri 2 Rejang Lebong. Kedua, hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran sejarah di SMA Negeri 2 Rejang Lebong. Ketiga, efektivitas pelaksanaan asesmen berbasis CBT terhadap hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran sejarah di SMA Negeri 2 Rejang Lebong. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini yaitu kelas XI, sampel penelitian sebanyak 122. Jenis data yaitu data kuantitatif, Sumber data yaitu primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data yaitu angket persepsi dan angket tes. teknik analisis data menggunakan statistik. Hasil penelitian, pertama, kesiapan teknologi asesmen berbasis CBT 87%, efektivitas pelaksanaan asesmen berbasis CBT 92% dan tingkat kepuasan peserta didik terhadap pelaksanaan asesmen berbasis CBT 94%. Kedua, 50 peserta didik yang memperoleh nilai dalam kategori tinggi, 42 peserta didik dengan nilai dalam kategori cukup dan 30 peserta didik yang memperoleh nilai dalam kategori rendah. Ketiga, pelaksanaan asesmen berbasis CBT efektif terhadap hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran sejarah di SMA Negeri 2 Rejang Lebong, dengan rhit sebesar 0, 306, sementara rtabel dengan taraf signifikan 5% sebesar 0,176, maka dengan demikian artinya rhitung > rtabel (0, 306 > 0, 176).
IMPLEMENTASI METODE TALAQI DALAM PEMBELAJARAN AL-QUR’AN DI MASJID SYAHIDAH REJANG LEBONG Andika, Joko; Nurmal, Ifnaldi; Botifar, Maria
Jurnal Literasiologi Vol 12 No 4 (2024): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v12i4.836

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi adanya implementasi metode talaqi dalam pembelajaran Al Qur’an di Masjid syahidah Rejang Lebong. Pada penerapannya tentu dalam pelaksanaanya terdapat hal hal yang perlu diperhatikan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan serta menganalisis hal yang berkaitan dengan penerapan metode talaqi dalam pembelajaran Al Qur’an terutama untuk dewasa/orangtua. Penelitian ini menggunakan pedekatan kualitatif yakni penelitian lapangan yang menuntut secara langsung peneliti ke tempat yang diteliti untuk mendapatkan informasi secara langsung dari informan. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (Field reaseach), yakni penelitian yang dilakukan secara langsung terjun ke lapangan untuk mendapatkan serta mengumpulkan informasi dari responden dan informan serta objek yang diamati melalui instrument pengumpulan data. Jenis penelitian adalah metode kualitatif yang bersifat deskriptif dengan menggunakan teknik pengumpulan data yaitu obervasi, wawancara dan dokumentasi. Penggunaan metode analisis dengan menggunakan model yang dikemukakan oleh huberman dan miles yang meliputi: Reduksi data, Display data, Pengambilan kesimpulan dan verifikasi. Kemudian, keabsahan data menggunakan sistem triangulasi yaitu triangulasi sumber, triangulasi teknik dan triangulasi waktu.Hasil penelitian diperoleh bahwa penerapan metode talaqi dalam pembelajaran Al Qur’an dewasa/ibu-ibu di masjid syahidah memiliki kemajuan perkembangan dari aspek bacaanya hal ini di lihat hasil wawancara maupun observasi baik dari aspek gurunya maupun orangtua/ibu-ibu yang mengikuti pembelajaran Al Qur’annya bahwa dari sebelum menggunakan metode talaqi dengan sesudah menggunakan metode talaqi terlihat adanya perubahan dalam membacanya yang sebelumnya hanya membaca biasa setelah mengikuti pembelajaran Al Qur’an menggunakan metode talaqi cara membacanya sudah lebih mengikuti kaidah ilmu tajwid. Implementasi metode talaqi dilaksanakan melalui beberapa langkah yakni guru mencontohkan bacaanya terlebih dahulu kemudian di ikuti murid dengan tetap mengoreksi bacaan murid saat membaca.
KARATETOTO > Situs Togel Resmi Dan bandar Togel Online Nomor 1 Di Indonesia! Alandika, Ozy Vebry; Ifnaldi; Botifar, Maria
INTELEKTIUM Vol 5 No 2 (2024): INTELEKTIUM
Publisher : Neolectura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37010/int.v5i2.1825

Abstract

Dalam pembelajaran PAI diperlukan integrasi strategi dengan model pembelajaran kontekstual kekinian supaya mampu menyentuh aspek kognitif, psikomotorik, maupun afektif sehingga peserta didik dapat mengamalkan nilai-nilai Pendidikan Agama Islam. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan implementasi strategi pembelajaran berdiferensiasi dengan model tadabbur alam dalam pembelajaran PAI, khususnya pada jenjang sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus yang bertempat di SD Negeri 08 Tebat Karai, Kabupaten Kepahiang, Bengkulu. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data tersebut kemudian dianalisis menggunakan pendekatan Miles et al yang terdiri dari tiga komponen utama yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran ini efektif dalam meningkatkan pemahaman, minat belajar, serta penguatan karakter peserta didik, meskipun masih menghadapi tantangan berupa pengelolaan kelas, cuaca, dan keterbatasan sarana pembelajaran. Penelitian ini memperoleh simpulan bahwa Implementasi strategi pembelajaran berdiferensiasi dengan model tadabbur alam pada pelajaran Pendidikan Agama Islam di SD Negeri 08 Tebat Karai berusaha membentuk karakter islami peserta didik melalui pendekatan kontekstual berbasis lingkungan. Strategi ini mengintegrasikan langkah-langkah pembelajaran berdiferensiasi, seperti diferensiasi konten, proses, dan produk, dengan sintaks model pembelajaran tadabbur alam, mulai dari pengenalan materi, pengumpulan data melalui eksplorasi alam, hingga perenungan dan pengamalan nilai-nilai PAI
Strategi Induktif Inquiry Terbimbing dalam Menghadapi Ketidakaktifan Peserta Didik Selama Proses Pembelajaran di SMP Negeri 2 Kota Lubuklinggau Aulia, Fairus; Nurmal, Ifnaldi; Botifar, Maria
Action Research Literate Vol. 9 No. 1 (2025): Action Research Literate
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/arl.v9i1.2599

Abstract

Ketidakatifan peserta didik selama proses pembelajaran merupakan salah satu masalah yang dihadapi oleh guru PAI yang menyebabkan turunnya ketidakaktifan peserta didik dan kondisi peserta didik pembelajaran menjadi tidak nyaman, maka perlunya strategi induktif inquiry terbimbing yang dilakukan oleh guru PAI untuk mengatasi ketidakaktifan peserta didik. tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hambatan guru PAI dalam menghadapi ketidakaktifan peserta didik selama proses pembelajaran, dan untuk mengetahui upaya yang dilakukan guru PAI dalam menghadapi ketidakaktifan peserta didik selama proses pembelajaran. jenis penelitian adalah penelitian kualitatif. Teknik Pengumpulan Data Seperti Observasi, Wawancara, dan Dokumentasi. Teknik Analisis Data Seperti Data Reduction (Reduksi Data), Data Display (Penyajian Data), dan Conclution Drawing/Vervacation. Teknik Keabsahan Data Seperti Perpanjangan Pengamatan, Tahap Pelaksanaan, dan Trigulasi Data. berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan disimpulkan bahwa hambatan guru PAI adalah kurang persiapan dalam mengajar, kurang melakukan refleksi, malas belajar, tidak memahami karakter peserta didik, dan kurang konsentrasi dalam belajar. upaya yang dilakukan guru PAI adalah pertama guru melakukan pendekatan berbasis keterampilan, kedua guru melakukan metode pembelajaran berbasis seni, ketiga guru melakukan teknik pembelajaran berbasis inquiry terbimbing, keempat guru menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan, dan kelima guru melakukan pendekatan berbasis pengalaman.
Penerapan Media Pembelajaran Quizizz dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran PAI Kelas VII SMP Lazuardi, Eka; Botifar, Maria
Hamalatul Qur'an : Jurnal Ilmu Ilmu Alqur'an Vol. 5 No. 2 (2024): December 2024
Publisher : Pondok Pesantren Hamalatul Qur'an Jogoroto Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/hq.v5i2.226

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh nilai rata-rata kelas untuk mata pelajaran Pendidikan Agama Islam kelas V masih di bawah kriteria ketuntasan minimal yaitu sebesar 65 – 70%, Proses pembelajaran masih berpusat pada guru. Oleh karena itu, peneliti bergerak untuk meneliti salah satu cara pembelajaran yang menarik agar pembelajaran menjadi lebih efektif dan siswa menjadi aktif dalam pembelajaran. Peneliti menggunakan media pembelajaran Quizizz untuk pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Rumusan masalah penelitian ini adalah apakah penerapan media pembelajaran Quiziz dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran pendidikan agama islam di Kelas VII SMP Negeri 2 Batu Hampar Kecamatan Batu Hampar, Kabupaten Rokan Hilir sedangkan tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh media pembelajaran Quizizz terhadap hasil belajar Pendidikan Agama Islam siswa Kelas VII SMP Negeri 2 Batu Hampar Kecamatan Batu Hampar, Kabupaten Rokan Hilir. Metode penelitian yang ditgunakan yaitu Metode Penelitian Kuantitatif, dengan menerapkan metode penelitian pre-eksperimen yaitu One-Group Pretest- Posttest. Penelitian ini dilakukan sejak Desember 2022 sampai dengan bulan Agustus 2023. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat penagaruh media pembelajaran Quizizz terhadap hasil belajar Pendidikan Agama Islam siswa Kelas VII SMP Negeri 2 Batu Hampar Kecamatan Batu Hampar, Kabupaten Rokan Hilir. Hal ini dapat dibuktikan dari perbandingan perhitungan nilai thitung > ttabel (7.530>0.532), Media pembelajaran Quizizz memberikan peningkatan yang tinggi terhadap hasil belajar Pendidikan Agama Islam siswa.
Pemberian Hukuman terhadap Kedisiplinan Siswa Kelas IX SMP Selviani, Ade; Daheri, Mirzon; Botifar, Maria
Hamalatul Qur'an : Jurnal Ilmu Ilmu Alqur'an Vol. 5 No. 2 (2024): December 2024
Publisher : Pondok Pesantren Hamalatul Qur'an Jogoroto Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/hq.v5i2.232

Abstract

Punishment in school environment is one of the crucial factors in realizing students‟ disipline. Good punishment can change students to be disipline. This reseach was motivated by the low of students‟ disipline that can be seen from the students always come late,come late to the class, do not well dressed, and make a noise during learning process. One of the efforts to improve students‟ disipline was by giving educated punishment. The formulation of the problem of this research was “is there any significant influence of giving punishment toward students‟ disipline of Nineth Year Students at SMPN 4 Siak Hulu Pandau Jaya Village Siak Hulu District Kampar Regency. The objective of this reseach was to find out the influence of giving punishment towards students‟ disipline. This reseach was correlation quantitative and using simple regression analysis. Intrument that used in order to obtain the data were questionnaire and documentation. The population of this reseach were all of the students‟ of Nineth Year Students at SMPN 4 Siak Hulu that consist of 328 students and the total participants in this reseach were 77 students. After analyzing data by using SPSS 16, it obtained the probability sig was 0.000. Because of the significant was less than 0.1, 0,000<0.1, so, it can be conculded that there was low influence of giving punishment toward students‟ disipline of Nineth Year Students at SMPN 4 Siak Hulu Pandau Jaya Village Siak Hulu District Kampar Regency. This statement was proved from the coeficient determination (R Square) was 16.7% by giving punishment while 83.3% was influenced by other factors.
Refleksi Ketidakadilan Gender dalam Novel Perempuan Berkalung Sorban: Perspektif Gender dan Feminisme Botifar, Maria; Friantary, Heny
DISASTRA: PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 3, No 1 (2021): JANUARI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/disastra.v3i1.3141

Abstract

Ketidakadilan gender dalam novel Perempuan Berkalung Sorban tergambar jelas dalam setiap tahapan peristiwa fisik dan batin, komunikasi verbal dan nonverbal antar pelaku, hubungan sebab-akibat yang mengharuskan tokoh mengalami perubahan nasib serta gerakan perubahan yang dilakukan tokoh dalam mengubah nasib hidupnya. Tujuan artikel ini adalah memaparkan ketidakadilan gender dalam novel melalui perspektif gender dan feminisme. Analisis novel ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskripsi analisis. Hasil penelitian menunjukkan ketidakadilan gender berada dalam tiga lingkaran, yaitu (1) lingkaran kekuasaan dari garis patriarki yang mengatur perempuan dari berbagai sisi, (2) lingkaran anggapan yang memandang perempuan kaum yang lemah sehingga berbagai akses untuk memperoleh kesetaraan tidak berfungsi, dan (3) lingkaran patriarki yang menjadi dasar untuk mengontrol, menindas dan mengeksploitasi perempuan di ranah publik dan privat. Untuk itu, sikap feminisme dalam novel ini tergambar dalam perilaku tokoh berupa: a) pembentukkan konsep diri perempuan, b) kemandirian perempuan, c) perjuangan kebebasan atas penentuan tubuh sendiri.
IMPLEMENTING ISLAMIC RELIGIOUS EDUCATION IN VOCATIONAL SCHOOLS' CURRICULA Destriani; Botifar, Maria; Wanto, Deri
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 10 No. 2 (2023)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v10i2.1167

Abstract

The curriculum has an important role in achieving learning goals. If in a drama then, the curriculum is used as a scenario. The curriculum has 4 basic components namely, objectives, materials, process and evaluation. These four components cycle with each other and synergize with each other to achieve learning objectives. Islamic religious education is one of the scientific clusters aimed at character development. This study uses a qualitative research methodology with the type of field research. The ideal curriculum is a curriculum that is clearly visible, such as lesson plans and syllabus, the implementation of the curriculum for Islamic religion education is intended to make the curriculum an important part of student development.
IMPLEMENTASI METODE KISAH DALAM MENANAMKAN AKHLAK ISLAMI PADA ANAK TUNAGRAHITA DI SLB IT NUR KHOIRUL ASHAB Marhamah, Revan; Botifar, Maria
Jurnal Literasiologi Vol 14 No 2 (2025): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v14i2.1025

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penanaman akhlak Islami pada anak tunagrahita yang memiliki keterbatasan dalam aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik, sehingga memerlukan pendekatan pembelajaran yang sesuai dengan karakteristiknya. Salah satu metode yang efektif dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) bagi anak berkebutuhan khusus adalah metode kisah, karena melalui kisah siswa dapat belajar nilai moral dan keteladanan secara konkret dan menarik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi metode kisah dalam menanamkan akhlak Islami pada anak tunagrahita di SLB IT Nur Khoirul Ashab, serta mengetahui faktor pendukung dan penghambat pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode kisah diterapkan melalui penyampaian cerita-cerita Islami sederhana seperti kisah Nabi dan sahabat yang disesuaikan dengan tingkat pemahaman siswa. Pendidik menggunakan media visual dan ekspresi dramatik agar pesan moral lebih mudah dipahami. Implementasi metode kisah terbukti efektif menumbuhkan nilai akhlak seperti kejujuran, tanggung jawab, dan kasih sayang. Adapun faktor pendukungnya meliputi kreativitas guru dan dukungan lingkungan sekolah, sementara hambatannya adalah keterbatasan konsentrasi siswa dan sarana pembelajaran yang belum memadai. Secara keseluruhan, metode kisah merupakan strategi yang relevan dan aplikatif dalam pendidikan karakter Islami bagi anak tunagrahita.
PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MEMBINA NILAI-NILAI RELIGIUS PADA SISWA SMP NEGERI 7 REJANG LEBONG Ilyas, M.Azimmullah; Botifar, Maria
Jurnal Literasiologi Vol 14 No 3 (2025): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v14i3.1052

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam membina nilai-nilai religius siswa di sekolah. Latar belakang penelitian ini berangkat dari pentingnya internalisasi nilai keagamaan sebagai dasar pembentukan karakter dan perilaku peserta didik di tengah tantangan moral zaman modern. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk menggambarkan fenomena secara mendalam dan faktual sebagaimana adanya tanpa memanipulasi variabel. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan guru PAI serta siswa sebagai sumber informasi utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI memiliki peran penting sebagai pendidik, pembimbing, teladan, dan motivator dalam membina nilai religius siswa. Upaya tersebut dilakukan melalui pembiasaan ibadah, penguatan akhlak, keteladanan sikap, integrasi nilai agama dalam pembelajaran, serta pengawasan perilaku sehari-hari. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembinaan nilai religius tidak hanya bergantung pada materi pelajaran, tetapi juga pada keteladanan dan konsistensi guru dalam menciptakan lingkungan belajar yang religius. Temuan ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi pendidik dalam meningkatkan kualitas pembinaan karakter religius di sekolah.