Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

IMPLEMENTASI METODE KISAH DALAM MENANAMKAN AKHLAK ISLAMI PADA ANAK TUNAGRAHITA DI SLB IT NUR KHOIRUL ASHAB Marhamah, Revan; Botifar, Maria
Jurnal Literasiologi Vol 14 No 2 (2025): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v14i2.1025

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penanaman akhlak Islami pada anak tunagrahita yang memiliki keterbatasan dalam aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik, sehingga memerlukan pendekatan pembelajaran yang sesuai dengan karakteristiknya. Salah satu metode yang efektif dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) bagi anak berkebutuhan khusus adalah metode kisah, karena melalui kisah siswa dapat belajar nilai moral dan keteladanan secara konkret dan menarik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi metode kisah dalam menanamkan akhlak Islami pada anak tunagrahita di SLB IT Nur Khoirul Ashab, serta mengetahui faktor pendukung dan penghambat pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode kisah diterapkan melalui penyampaian cerita-cerita Islami sederhana seperti kisah Nabi dan sahabat yang disesuaikan dengan tingkat pemahaman siswa. Pendidik menggunakan media visual dan ekspresi dramatik agar pesan moral lebih mudah dipahami. Implementasi metode kisah terbukti efektif menumbuhkan nilai akhlak seperti kejujuran, tanggung jawab, dan kasih sayang. Adapun faktor pendukungnya meliputi kreativitas guru dan dukungan lingkungan sekolah, sementara hambatannya adalah keterbatasan konsentrasi siswa dan sarana pembelajaran yang belum memadai. Secara keseluruhan, metode kisah merupakan strategi yang relevan dan aplikatif dalam pendidikan karakter Islami bagi anak tunagrahita.
PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MEMBINA NILAI-NILAI RELIGIUS PADA SISWA SMP NEGERI 7 REJANG LEBONG Ilyas, M.Azimmullah; Botifar, Maria
Jurnal Literasiologi Vol 14 No 3 (2025): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v14i3.1052

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam membina nilai-nilai religius siswa di sekolah. Latar belakang penelitian ini berangkat dari pentingnya internalisasi nilai keagamaan sebagai dasar pembentukan karakter dan perilaku peserta didik di tengah tantangan moral zaman modern. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk menggambarkan fenomena secara mendalam dan faktual sebagaimana adanya tanpa memanipulasi variabel. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan guru PAI serta siswa sebagai sumber informasi utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI memiliki peran penting sebagai pendidik, pembimbing, teladan, dan motivator dalam membina nilai religius siswa. Upaya tersebut dilakukan melalui pembiasaan ibadah, penguatan akhlak, keteladanan sikap, integrasi nilai agama dalam pembelajaran, serta pengawasan perilaku sehari-hari. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembinaan nilai religius tidak hanya bergantung pada materi pelajaran, tetapi juga pada keteladanan dan konsistensi guru dalam menciptakan lingkungan belajar yang religius. Temuan ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi pendidik dalam meningkatkan kualitas pembinaan karakter religius di sekolah.
Reorientasi Kurikulum Tadris Bahasa Indonesia Berbasis Analisis Kebutuhan untuk Menjawab Tantangan Pendidikan Era Modern Botifar, Maria; Iskandar, Zelvi; Sariasih, Yanti
DISASTRA: PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 8, No 1 (2026): JANUARI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/disastra.v8i1.8332

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk berupa model kurikulum Tadris Bahasa Indonesia berbasis analisis kebutuhan. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode pengembangan yang mengadopsi pengembangan Borg dan Gall dengan implementasinya hanya pada tiga tahap pengembangan saja, yaitu tahap analisis kebutuhan, tahap analisis dokumen yang ada, dan tahap pengembangan produk. Sementara untuk tahap pengembangan produk kurikulum mengadopsi model Richard dengan empat tahap pengembangan. Hasil penelitian menunjukkan  bahwa analisis kebutuhan mahasiswa terhadap kurikulum Tadris Bahasa Indonesia menyangkut ilmu kebahasaan, kesastraan, pendidikan dan pengajaran, metodologi penelitian, pengembangan literasi, teknologi dan komunikasi, serta ilmu moderasi beragama. Analisis kebutuhan dosen terhadap kurikulum Tadris Bahasa Indonesia meliputi relevansi antara tujuan kurikulum dengan visi misi Prodi Tadris Bahasa Indonesia dan  pola sebaran mata kuliah. Adapun  analisis kebutuhan pengguna lulusan terhadap kurikulum Tadris Bahasa Indonesia menyangkut penekanan pada aspek kompetensi kepribadian pemahaman kode etik profesi guru hingga evaluasi pembelajaran. Selanjutnya, pada tahap analisis situasi memuat pembelajaran abad 21, pendidikan Islam berbasis moderasi beragama, dan kurikulum merdeka belajar. Hasil analisis dokumen Kurikulum Tadris Bahasa Indonesia meliputi beberapa problematika terkait mata kuliah yang masih tumpang tindih, tidak mendukung perkembangan teknologi, tidak sesuai dengan perkembangan zaman, dan tidak mendukung kompetensi keilmuan, dan beberapa mata kuliah yang dapat dipadukan. Rancangan draft kurikulum Tadris Bahasa Indonesia berbasis analisis kebutuhan ini dilakukan melalui empat tahapan, yaitu tahap analisis kebutuhan, tahap analisis situasi, tahap capaian pembelajaran lulusan, dan tahap organisasi materi.
Pengembangan Kurikulum PAI di RA Tunas Literasi Qur’ani Desa Tasik Malaya Kecamatan Curup Utara Untuk Membentuk Generasi Qurani Hana Hhoiriah, Beta; Botifar, Maria; Deriwanto, Deriwanto
Jurnal Pendidikan Guru Vol 4 No 1 (2023): Jurnal Pendidikan Guru
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/jurpendigu.v4i1.434

Abstract

Strategy is interpreted as a guideline for action in which it can be interpreted as a learning plan between teachers and students in realizing two-way communication in achieving predetermined goals. by enrolling their children in Islamic educational institutions such as RA Tunas Literasi Qur'ani. Raudhatul Athfal is a formal institution that carries out basic teaching of general knowledge and religion, especially the teaching of the main Qur'an and provides basic religious education to children of basic education age between 5-6 years old. The Qur'anic Generation is a generation that is always in touch with the Al-Qur'an and prioritizes it as a way of life every day. The Qur'anic Generation is the best Generation among the other Generations because it is always guided by the Al-Qur'an in thinking, speaking, behaving and acting
PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENINGKATKAN MINAT BACA AL-QUR’AN DI SD NEGERI 168 REJANG LEBONG Sundari, Jerri; Botifar, Maria
Kreatif: Jurnal Pemikiran Pendidikan Agama Islam Vol 24 No 1 (2026): Januari
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Tarbiyah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/kreatif.v24i1.5888

Abstract

This study aims to describe the role of Islamic Religious Education teachers in increasing students' interest in reading the Qur'an at SD Negeri 168 Rejang Lebong. The problem of low reading interest was found at various grade levels, characterized by the inability to recognize the hijaiyah letters and limited mastery of tajwid. This study used a descriptive qualitative approach through observation, interviews, and documentation. The results showed that Islamic Religious Education teachers implemented learning strategies in the form of an individual approach, habituating reading before the lesson began, using appropriate learning methods, providing religious motivation, and collaboration with parents. These strategies were proven to improve reading skills while building student interest despite still facing obstacles such as lack of home support and limited study time. This study concluded that the role of Islamic Religious Education teachers is crucial in fostering students' love of the Qur'an through a planned, directed, and sustainable strategy.
Program Pengembangan Literasi Prabaca Berbasis Literasi Komprehensif untuk Sekolah PAUD di Kabupaten Rejang Lebong Botifar, Maria; Ningtyas, Amanah Rahma; Iskandar, Zelfi
Jurnal Caksana : Pendidikan Anak Usia Dini Vol 8, No 2 (2025): Jurnal Caksana: Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Prodi PG-PAUD, FKIP, Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jcpaud.v8i2.2574

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan program literasi prabaca berbasis literasi komprehensif untuk anak usia dini di PAUD. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif dan pengembangan, dengan pengumpulan data melalui angket, wawancara, dan analisis dokumen. Hasil analisis kebutuhan menunjukkan perlunya pengembangan kompetensi komunikasi verbal, membaca, dan menulis, sedangkan analisis dokumen silabus dan RPP mengindikasikan perlu perbaikan pada tujuan, materi, metode, dan evaluasi. Produk pengembangan mencakup prinsip, landasan teori, capaian dan tujuan pembelajaran, alur tujuan, serta modul ajar. Uji kelayakan program melalui asesmen pakar literasi, pakar program, dan pakar PAUD menunjukkan program ini layak diterapkan dengan skor rata-rata 2,91–3,06. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi pedoman bagi guru PAUD dalam meningkatkan kemampuan literasi dini secara komprehensif.