Claim Missing Document
Check
Articles

PEMAHAMAN HAKEKAT SAINS DAN APLIKASINYA DALAM PROSES PEMBELAJARAN SAINS Wati Oviana Wati Oviana
Prosiding Seminar Nasional Biotik Vol 3, No 1 (2015): PROSIDING SEMINAR NASIONAL BIOTIK III 2015
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biotik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (56.871 KB) | DOI: 10.3126/pbio.v3i1.2733

Abstract

Sains mengandung tiga hal yaitu proses (merupakan usaha-usaha manusia untuk memahami alam semesta dengan melakukan prosedur dan pengamatan yang tepat dan benar). Kedua, sains sebagai produk yang merupakan kesimpulan yang di peroleh dari proses yang telah dilakukan oleh para ilmuan baik berupa sejumlah fakta, konsep, prinsip, hukum, dan teori yang telah didokumentasikan dalam bentuk tulisan. Selain proses dan produk sains juga mencakup sikap ilmiah yang merupakan sikap yang harus di miliki oleh para ilmuan dalam memperoleh produk sains. Tiga hakekat sains ini merupakan satu kesatuan yang tidak dapat di pisahkan oleh karena itu para pengajar sains hendaknya memahami dengan benar apa hakekat sains sehingga dapat mengaplikasiknnya dalam proses belajar mengajar sains. Penelitian tentang pemahaman hakekat sains dengan aplikasinya dalam pembelajaran bertujuan untuk mengetahui bagaimana hubungan antara pemahaman guru tentang hakekat sains dengan aplikasi pembelajaran IPA di kelas. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan teknik pengumpulan data dengan tes, observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru yang memahami hakekat sains dengan baik akan berdampak pada pelaksanaan pembelajaran yang mengintegrasikan prinsip hakekat IPA dalam pembelajaran secara utuh dan menyeluruh demikian juga sebaliknya guru yang tidak memahami hakikat sains cenderung hanya mengajar konsep-konsep IPA dalam pembelajaran dan hanya fokus pada satu aspek hakekat IPA saja.
PENGARUH PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN GIVING QUESTION AND GETTING ANSWER TERHADAP KETERAMPILAN BERTANYA DAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV MADRASAH IBTIDAIYAH Wati Oviana; Dibrina Raseuki
Prosiding Seminar Nasional Biotik Vol 8, No 1 (2020): PROSIDING SEMINAR NASIONAL BIOTIK VIII 2020
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh, Aceh, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1093.782 KB) | DOI: 10.22373/pbio.v8i2.9684

Abstract

Rendahnya keterampilan bertanya dan hasil belajar siswa menunjukan masih lemahnya proses pembelajaran di sekolah, seperti halnya dalam memilih strategi pembelajaran yang tepat dengan materi pembelajaran. Dalam proses pembelajaran dibutuhkan strategi untuk dapat menunjang keterampilan bertanya sehingga hasil belajar siswa dapat meningkat. Berdasarkan permasalahan tersebut penelitian ini bertujuan untuk menjabarkan pengaruh penerapan strategi giving question and getting answer terhadap keterampilan bertanya dan hasil belajar siswa kelas IV MIN 26 Aceh Besar. Penelitan ini menggunakan metode Quasi Experiment dengan desain non-equivalent control group design dengan pemberian pre-test kemudian treatment dan post-test. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi keterampilan bertanya siswa dan soal tes berbentuk pre-test dan post-test, kemudian data tersebut dianalisis menggunakan analisis deskriptif persentasi untuk keterampilan bertanya dan analisis statistik uji-t untuk hasil belajar. Hasil penelitian menunjukan bahwa keterampilan bertanya siswa pada kelas eksperimen diperoleh persentase sebanyak 62,73% dan pada kelas kontrol 52,03%, dan penerapan strategi giving question and getting answer  berpengaruh terhadap hasil belajar siswa dengan rata-rata nilai post-test kelas ekperimen yaitu   = 77,23% lebih tinggi dibandingan dengan kelas kontrol  = 66,5%. Hasil analisis uji-t diperoleh thitung  > ttabel  yaitu 2,25 > 1,69. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah keterampilan bertanya siswa pada persentase sedang serta  penerapan strategi giving question and getting answer berpengaruh terhadap hasil belajar siswa kelas IV MIN 26 Aceh Besar.
PENGGUNAAN ALAT PERAGA PERNAPASAN SEDERHANA DENGAN MEDIA GAMBAR PADA MATERI SISTEM PERNAPASAN MANUSIA TERHADAP AKTIVITAS BELAJAR SISWA MTsN RUKOH BANDA ACEH Nawalul Faizin; Muslich Hidayat; Wati Oviana
Prosiding Seminar Nasional Biotik Vol 3, No 1 (2015): PROSIDING SEMINAR NASIONAL BIOTIK III 2015
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biotik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (67.345 KB) | DOI: 10.3126/pbio.v3i1.2730

Abstract

Alat peraga pernapasan sederhana merupakan suatu media fisik pendidikan yang digunakan untuk menyampaikan isi materi pengajaran, khususnya pada materi sistem pernapasan manusia, yang digolongkan ke dalam alat peraga sebagai model. Penggunaan media gambar sangat dibutuhkan di dalam proses belajar mengajar bidang studi biologi terutama pada materi sistem pernapasan manusia. Melalui media gambar siswa tidak hanya mendengar secara pasif terhadap materi yang diajarkan, bahkan media gambar dapat mengurangi rasa bosan siswa. Penelitian ini dilakukan di MTsN Rukoh Banda Aceh. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan aktivitas belajar siswa terhadap penggunaan alat peraga pernapasan sederhana dan media gambar dalam menjelaskan materi sistem pernapasan manusia. Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII dan yang menjadi sampel kelas VIII-4 MTsN Rukoh Banda Aceh, tahun ajaran 2013/2014. Rancangan penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah Lembar Observasi Siswa (LOS). Berdasarkan hasil analisis data dengan manggunakan lembar observasi, kegiatan siswa di dalam kelas sudah dikategorikan baik dan juga aktivitas siswa dalam mengikuti pembelajaran sudah meningkat, Maka terjadi peningkatan hasil belajar siswa dengan penggunaan alat peraga pernapasan sederhana dan media gambar dalam pembelajaran sistem pernapasan manusia di MTsN Rukoh Banda Aceh.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI CIRI-CIRI KHUSUS YANG DIMILIKI HEWAN MELALUI MODEL KOOPERATIF TIPE TALKING STICK DI KELAS VI MIN MESJID RAYA BANDA ACEH Tasnim Idris; Wati Oviana; Marlinawati Marlinawati
Prosiding Seminar Nasional Biotik Vol 5, No 1 (2017): PROSIDING SEMINAR NASIONAL BIOTIK V 2017
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biotik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (79.097 KB) | DOI: 10.3126/pbio.v5i1.2169

Abstract

Pelaksanaan pembelajaran Sains yang baik tergantung antara lain pada cara guru menyajikan materi, mengelola kelas dan menggunakan model pembelajaran yang aktif, kreatif dan menyenangkan. Salah satu model pembelajaran yang dapat membangkitkan motivasi belajara siswa adalah model pembelajaran Kooperatif Tipe Talking Stick yang merupakan salah satu cara yang efektif untuk membuat suasana belajar siswa untuk berdiskusi dan kerjasama di kelas sehingga siswa termotivasi untuk belajar dan memperoleh hasil belajar sesuai dengan yang diharapkan. Penelitian ini bertujuan (1) Untuk mengetahui kemampuan guru dalam mengajarkan sains pada materi ciri-ciri khusus yang dimiliki kewan dengan menggunakan model kooperatif tipe Talking Stick. (2) Untuk mengetahui aktivitas siswa pada saat belajar Sains pada materi ciri-ciri khusus yang dimiliki hewan melalui model kooperatif tipe Talking Stick. (3) Mengetahui hasil belajar siswa setelah belajar Sains pada materi ciri-ciri khusus yang dimiliki hewan melalui model kooperatif tipe Talking Stick. Penelitian ini menggunakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK atau Classroom Action Research). Penelitian ini dilakukan melalui dua Siklus. Tehnik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan Lembar observasi kemampuan guru dan aktivitas siswa serta Soal Test. Kemudian data ini dianalisis dengan menggunakan rumus persentase. Hasil penelitian yang diperoleh adalah, (a) Kemampuan guru meningkat dari 83% pada siklus I menjadi 93% pada siklus II. (b) Aktivitas siswa meningkat dari 88% pada siklus I menjadi 94% pada siklus II. (c) Hasil tes prestasi belajar siklus I 58% meningkat menjadi 92% pada siklus II. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan model pembelajaran Kooperatif Tipe Talking Stick pada pembelajaran Sains siswa lebih aktif, dan hasil belajarnya meningkat.
PENINGKATAN AKTIVITAS BELAJAR MATERI SISTEM OTOT MANUSIA MELALUI MODEL STUDENT FACILITATOR AND EXPLAINING (SFAE) DAN MIND MAPPING PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH ATAS Fakhri Yacob; Wati Oviana; Rina Muliza
Prosiding Seminar Nasional Biotik Vol 9, No 2 (2021): PROSIDING SEMINAR NASIONAL BIOTIK IX 2021
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biotik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.036 KB) | DOI: 10.3126/pbio.v9i1.11649

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas belajar, mengajar, dan hasil belajar siswa sebagai dampak dari intervensi (penerapan) model pembelajaran Student Facillitator and Explaining dan Mind Mapping. Penelitian Tindakan Kelas (Action Research) digunakan untuk menemukan data (informasi) aktivitas belajar, mengajar, dan hasil belajar 23 siswa kelas XI IPA 4 SMA Negeri 11 Banda Aceh. Pengumpulan data menggunakan LOABS (Lembar Observasi Aktivitas Belajar Siswa), LOAMG (Lembar Observasi Aktivitas Mengajar Guru), dan Paper-Pencil Test (post test) untuk mengetahui hasil belajar Materi Sistem Otot Manusia. Data dianalisis dengan membandingkan antara data (skor rerata dan persentase) siklus I dengan data siklus II. Data pada siklus I melaporkan bahwa aktivitas mengajar guru mencapai kategori baik (83%) dan pada siklus II meningkat menjadi baik sekali (94%). Selanjutnya, aktivitas siswa pada siklus I berada pada kategori baik (75%) dan pada siklus II meningkat menjadi baik sekali (89%). Hasil belajar siswa secara klasikal terdapat 14 siswa yang tuntas (61%) dan 9 siswa tidak tuntas (39%) pada siklus I meningkat menjadi 21 siswa (91 %) dan 2 siswa tidak tuntas (9%) pada siklus II. Simpulan penelitian ini adalah penerapan model pembelajaran Student Facillitator and Explaining dan Mind Mapping cenderung dapat meningkatkan aktivitas mengajar guru, aktivitas belajar siswa, dan hasil belajar siswa, terutama, materi Sistem Otot Manusia.
ANALISIS KEMUNCULAN ASPEK SAINTIFIK DALAM PEMBELAJARAN BERBASIS KURIKULUM 2013 GURU DI KOTA SABANG Wati Oviana
Prosiding Seminar Nasional Biotik Vol 6, No 1 (2018): PROSIDING SEMINAR NASIONAL BIOTIK VI 2018
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biotik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.486 KB) | DOI: 10.3126/pbio.v6i1.4326

Abstract

Salah satu elemen perubahan kurikulum 2013 menjadi kurikulum 2013 adalah pada standar proses pembelajaran dimana pelaksanaan proses pembelajaran khususnya untuk mengembangkan aspek ketrampilan siswa guru dituntut untuk menerapkan pendekatan saintifik dalam pembelajaran yang akan mereka laksanakan. Di kota Sabang terdapat beberapa SD/MI yang sudah menerapkan kurikulum 2013. Pada hakekatnya perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran berbasis kurikulum 2013 sebaiknya memunculkan aspek saintifik agar ketrampilan proses siswa dapat terkembangkan dengan baik seperti amanat kurikulum. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi tentang kemampuan guru SD/MI di kota Sabang dalam memunculkan aspek saintifik dalam pembelajaran di kelas. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan melakukan observasi pembelajaran di kelas dengan instrumen lembar observasi pembelajaran dan melakukan wawancara dengan guru untuk mendapatkan data pendukung tentang kemampuan dan kesulitan guru memunculkan aspek saintifik di kelas. Selanjutnya, data dianalisis dan dideskripsikan sesuai dengan pertanyaan penelitian, statistik deskriptif digunakan untuk mendapatkan informasi dalam bentuk skor rata-rata untuk setiap aspek saintifik yang dimunculkan guru. Hasil penelian menunjukkan bahwa  kemampuan rata-rata guru memunculkan aspek saintifik dalam pelaksanaan pembelajaran berada  pada kategori sangat baik dengan skor rata-rata 89,99. kemampuan rata-rata per aspek yaitu, aspek mengamati, rata-rata 100, menanya, rata-rata 100, mencoba rata-rata 100, menalar, rata-rata 83,33 dan mengomunikasikan, rata-rata 86,66 dengan skor rata-rata 89,99. Adapun  kemampuan rata-rata per aspek yaitu, aspek mengamati, rata-rata 100, aspek menanya, rata-rata 100, selanjutnya, aspek mencoba rata-rata 100, aspek menalar, rata-rata 83,33 dan mengomunikasikan, rata-rata 66,66.
PERSEPSI MAHASISWA PGMI UIN AR-RANIRY TERHADAP SISTEM PEMBELAJARAN ONLINE PADA MASA AWAL PANDEMI COVID-19 Khairatul ‘Ulya; Wati Oviana; Misbahul Jannah
PIONIR: JURNAL PENDIDIKAN Vol 11, No 2 (2022): PIONIR: JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : Prodi PGMI FTK UIN Ar-Raniry Banda Aceh bekerjasama dengan PW PERGUNU Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/pjp.v11i2.13641

Abstract

Online study had been conducted in Islamic Elementary School Teacher Study Program (PGMI) at UIN Ar-Raniry far before the pandemic happened, the difference was the studying process was not entirely conducted online at that time. Therefore, this study aims to know the Islamic Elementary School Teacher Study Program (PGMI) student’s perception toward the online study system during Covid-19, the problem faced while the study process and the solution used to anticipate the obstacle during online study. This research used a qualitative descriptive method with a total 40 samples from purposive sampling technique. The data collection was conducted by questionnaire via google form and interviewed 15 participants to collect the detailed information. The result shows there are various perceptions from the participants toward online study and some arguments with a highest percentage, 100% students said that the internet connection was the common problem while 90% of students have difficulties in understanding online material. Those are the problems faced by PGMI students during the online study process. Besides, the students are still able to find a place with a better internet connection and learn independently. In conclusion, the online study process held during Covid-19 pandemic was not effective based on the student’s perception.  
PENANAMAN SIKAP SPIRITUAL DAN SIKAP SOSIAL SISWA MELALUI PEMBELAJARAN TEMATIK PADA MADRASAH IBTIDAIYAH Wati Oviana; Misbahul Jannah; Nisa Juliantika; Najla Desna Fhasya
FITRAH: International Islamic Education Journal Vol 4 No 1 (2022): Fitrah: International Islamic Education Journal
Publisher : FITRAH was published by the Center for Research and Community Service (LP2M) Ar-Raniry Islamic State University Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

During the learning process there are students who disturb their friends, lack confidence, are not disciplined, are late to school, and cheat. This study aims to describe (1) How to inculcate students' spiritual attitudes and social attitudes in learning planning for class V teachers in MIN 5 Banda Aceh City (2) How to inculcate students' spiritual attitudes and social attitudes in implementing class V teacher learning in MIN 5 Banda Aceh City (3) What are only the obstacles faced by teachers in instilling spiritual attitudes and social attitudes of students in thematic learning of class V teachers at MIN 5 Banda Aceh City. This research uses descriptive quantitative. The subjects in this study were the principal and three fifth grade teachers at MIN 5 Banda Aceh City. Data collection techniques were carried out by analyzing documentation, learning observations and interviews. The results showed that: (1) The cultivation of spiritual attitudes in planning includes praying with a percentage of 33.3%. (2) The cultivation of social attitudes includes honesty, discipline, responsibility, courtesy, confidence with a percentage of 83.3%. (3) The cultivation of spiritual attitudes in the implementation of learning includes all indicators with a percentage of 100% each. (4) The inculcation of social attitudes in the implementation of learning includes all indicators with a percentage of 100% each. (5) The obstacles faced by teachers are the lack of cooperation between the school, parents and the surrounding environment in instilling these attitudes.
KELAYAKAN MEDIA KOMIK PEMBELAJARAN PADA MATERI SISTEM EKSKRESI MANUSIA KELAS VIII MTSN 4 ACEH SELATAN Rafi Quddus; Wati Oviana; Cut Ratna Dewi
Prosiding Seminar Nasional Biotik Vol 10, No 2 (2022): PROSIDING SEMINAR NASIONAL BIOTIK X 2022
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh, Aceh, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (354.225 KB) | DOI: 10.22373/pbio.v10i2.15237

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan media komik pembelajaran pada materi sistem ekskresi manusia kelas VIII MTsN 4 Aceh selatan. Subjek penelitian ini adalah 1 orang dosen Program Studi Pendidikan Biologi, 1 orang dosen Program Studi Informatika dan 2 orang guru mata pelajaran IPA MTsN sebagai ahli media dan ahli materi. Rancangan penelitian ini menggunakan metode Reseachand Development (R&D) dengan model pengembangan 4D. instrumen pengumpulan data menggunakan lembar validasi media dan materi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa media komik yang dikembangkan berdasarkan kebutuhan pendidik dinyatakan sangat layak untuk digunakan sebagai media pembelajaran, dengan hasil validasi aspek ahli media 96,7% dan aspek materi 88% dengan kategori sangat layak.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BERBASIS MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING DI SD/MI Syahidan Nurdin; Nurliani Anjani Cibro; Wati Oviana
FITRAH: International Islamic Education Journal Vol 5 No 1 (2023): Fitrah: International Islamic Education Journal
Publisher : FITRAH was published by the Center for Research and Community Service (LP2M) Ar-Raniry Islamic State University Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/fitrah.v5i1.2462

Abstract

Lack of learning resources is an obstacle in achieving curriculum goals. The diversity of learning resources, especially teaching materials, is still lacking in primary schools and madrasah. It is important to develop teaching materials that are in accordance with the theme of the curriculum in Primary school. This study aims to design teaching materials based on the discovery learning model and describe the feasibility of teaching materials based on the discovery learning model in class IV primary school. This study uses Research and Development (R&D) research using the 4D model which consists of 4 stages, namely: Define Design, Develop and Dissemination. The research instruments were media expert validation sheets, material expert validation sheets, linguist validation sheets and teacher response questionnaires. Based on the results of this study, it shows that the media validation results obtained a score of 94% in the very feasible category, the results of the material expert validation obtained a score of 80% in the feasible category, the results of the linguist validation obtained a score of 82% in the very feasible category, and the results of the first teacher's response scored with the percentage is 80% in the appropriate category, the results of the second teacher's response obtain a score with a percentage of 81% in the very feasible category. Based on the results of these data, it can be concluded that the development of teaching materials based on the discovery learning model is suitable for use for fourth grade students of Primary school.