Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Kelayakan Dan Perancangan Pembukaan Cabang Baru Pada Usaha Papuk Mamuk Resto Ditinjau Dari Aspek Pasar, Aspek Teknis Dan Aspek Finansial Ar Rasyid, Hafizd; Suryana, Nanang; Chumaidiyah, Endang
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — Papuk Mamuk Resto merupakan usaha food andbeverage yang berdiri sejak 2017 di Kota Bengkulu. OwnerPapuk Mamuk Resto berhasil meraih peningkatan pendapatandari trend peningkatan yang terjadi secara konsisten padasetiap pertengahan tahun sehingga membuat owner inginmengembangkan usahanya dengan membuka cabang baru diarea Pantai Panjang Kota Bengkulu yang bertujuan untukmeningkatkan keuntungan bisnis. Maka dilakukannyapenelitian analisis kelayakan terhadap tiga aspek, yaitu aspekpasar, aspek teknis dan aspek finansial. Selama penelitianberlangsung suku bunga, pajak dan kondisi ekonomi dianggapstabil dan normal. Proyeksi permintaan menggunakan metodeperamalan kuantitatif berdasarkan bobot penjualan dari hasilwawancara dan laju pertumbuhan penduduk di Kota Bengkulu.Proses bisnis pada resto cabang berdasarkan proses bisnis restoeksisting. Untuk laporan keuangan diproyeksikan lima tahundengan asumsi inflasi 3.37% dan MARR berdasarkanperhitungan WACC 11.46%. Hasil perhitungan analisiskelayakan usaha didapatkan NPV Rp 1.109.949.656,42,Payback Period 2.03 tahun dan IRR 55.58%. Kemudiandilakukan analisis sensitivitas dengan tiga faktor, yaitupenurunan demand sensitif pada 17.42%, kenaikan hargabahan baku sensitif pada 37.26% dan penurunan harga jualsensitif pada 17.42% dan dilakukan analisis risiko dengan nilaiMARR 17.42% dengan NPV Rp 835.132.025,86, PackbackPeriod 2.14 tahun dan IRR 55.58%. Kata kunci— Kelayakan, NPV, Payback Period, IRR
Analisis Kelayakan Pembangunan Fasilitas Produksi Tahu Baru CV XYZ di Tangerang Maulana, Elang Fajar; Ariyani , Sinta; Suryana, Nanang
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — CV XYZ merupakan produsen tahu yangberlokasi di Kabupaten Tangerang dan menjualkan produknyasecara B2B kepada pedagang pasar. Fasilitas produksi eksistingberlokasi di Kabupaten Tangerang, Banten dan sudah berdirisejak tahun 2021. Pada tahun 2022 hingga tahun 2023, CV XYZmengalami peningkatan volume penjualan tahu yangmenyebabkan pendapatan perusahaan mengalamipeningkatan. Melihat tren peningkatan penjualan ini, pemilikbisnis CV XYZ berencana untuk meningkatkan skala bisnisperusahaan sekaligus menjangkau pasar baru. Pemilik bisnisberencana membangun fasilitas produksi baru yang jugaberlokasi di Tangerang karena sudah tersedianya jaringanpemasok bahan baku yang dimiliki oleh perusahaan. Dalamproses perancangan dilakukan penentuan lokasi fasilitasproduksi baru terlebih dahulu menggunakan metode factorrating. Lokasi site fasilitas produksi baru terpilih berada diGunung Kaler, Kabupaten Tangerang untuk menjangkaulokasi pasar di Kabupaten Tangerang, Kabupaten Serang, danKota Serang. Proses perancangan fasilitas produksi barudilakukan dengan meninjau aspek pasar, aspek teknis danoperasional, serta aspek finansial. Proses perancangan aspekpasar dilakukan dengan menghitung potensi pasar di tahun2024 dan diproyeksikan hingga tahun 2028 menggunakanproyeksi growht rate. Aspek teknis meninjau mengenaikebutuhan mesin, tenaga kerja, dan layout fasilitas. Kemudian,berdasarkan tinjauan aspek finansial, investasi layakdijalankan karena NPV sebesar Rp1.352.049.234 dapatdikatakan layak karena >0. Nilai IRR yaitu 56,27% > dari nilaiMARR sebesar 26,49%. PBP selama 2,7 tahun atau dua tahundelapan bulan. Kata kunci — Analisis kelayakan, NPV, IRR, PBP, sensitivitas
Analisis Kelayakan Pengadaan Toko Offline Zamar Project di Kota Bandung Harlina O, Gladys Dwi; Suryana, Nanang; Aryani, Sinta
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — Zamar Project merupakan sebuah usaha daringyang fokus pada fashion muslimah wanita dan telah beroperasisejak tahun 2017. Produk-produk yang ditawarkan meliputiGamis Dewasa, Set Syari, One Set Dewasa, serta Gamis Anak.Namun, berdasarkan data penjualan, permintaan terhadapproduk Zamar Project mengalami penurunan pada tahun 2023.Penurunan ini disebabkan oleh beberapa faktor, antara lainpenutupan sementara TikTok Shop oleh pemerintah pada 4Oktober 2023, meningkatnya jumlah pesaing di bisnis online,dan kurang efektifnya media promosi pribadi yang digunakan.Untuk mengatasi hal tersebut, pemilik Zamar Projectmemutuskan untuk memperluas pasar dengan membuka tokofisik. Oleh karena itu, diperlukan analisis kelayakan usahauntuk menentukan apakah pembukaan toko offline ini layakdilakukan atau tidak. Analisis kelayakan mencakup aspekpasar, teknis, dan finansial. Dari perhitungan yang dilakukan,diperoleh nilai NPV sebesar Rp686.093.087, IRR sebesar 36,2%,PBP selama 3,57 tahun, dan PI sebesar 1,99. Selain itu,dilakukan analisis sensitivitas terhadap faktor kenaikan biayatenaga kerja, biaya bahan baku, penurunan permintaan, danpenurunan harga jual. Hasilnya menunjukkan bahwa tokooffline Zamar Project akan sensitif terhadap kenaikan biayatenaga kerja jika meningkat sebesar 14,48%, biaya bahan bakupada kenaikan 44,9%, penurunan permintaan sebesar 7,94%,dan penurunan harga jual sebesar 7,94%. Kata kunci— IRR, Kelayakan, NPV, PBP, PI
Analisis Kelayakan dan Perancangan Bisnis Pada Pembukaan Cabang Baru Sewelas Coffe di Kota Kudus Sholikah, Laila Ad’hatus; Chumaidiyah, Endang; Suryana, Nanang
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 5.A (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan 
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sewelas Coffee merupakan salah satu coffee shop di daerah Pati, Jawa Tengah yang berdiri pada tahun 2017. Berdasarkan hasil laporan keuangan, pendapatan Sewelas Coffee terus meningkat setiap tahunnya yang dapat menjadi potensi bagi Sewelas Coffee untuk mengembangkan usahanya. Peningkatan pendapatan yang signifikan juga memberikan kendala bagi operasional kafe dimana Sewelas Coffee memiliki keterbatasan dalam pelayanan pelanggan dikarenakan fasilitas dan sumber daya tidak dapat memenuhi permintaan. Sewelas Coffee akan membuka cabang baru di Kota Kudus, tepatnya di Jl. Bhakti No.3, Barongan. Dipilihnya lokasi tersebut dikarenakan lokasi yang strategis yang berada di pusat kota sehingga memiliki potensi pasar yang cukup besar. Pembukaan cabang baru Sewelas Coffee di Kota Kudus dilakukan analisis kelayakan untuk memastikan usaha cabang layak untuk dijalankan atau tidak dengan mempertimbangkan aspek pasar, aspek teknis, dan aspek finansial. Permintaan produk setiap tahunnya diestimasikan meningkat sebesar 1,3% mengikuti laju pertumbuhan penduduk Kota Kudus. Berdasarkan hasil perhitungan kelayakan usaha pada pembukaan cabang Sewelas Coffee dengan nilai MARR sebesar 11,01%, didapatkan nilai NPV sebesar Rp1.398.616.637, IRR sebesar 55,72%, dan PBP selama 2,04 tahun. Berdasarkan hasil tersebut, pembukaan cabang Sewelas Coffee layak untuk dijalankan dikarenakan NPV > 0, IRR > MARR, dan PBP masih berada dalam periode investasi. Pembukaan cabang Sewelas Coffee di Kota Kudus sensitif terhadap kenaikan biaya bahan baku sebesar 56,50%, kenaikan biaya tenaga kerja sebesar 135,29%, penurunan harga jual sebessar 20,88%, dan penurunan jumlah demand sebesar 20,88%. Apabila terjadi perubahan variabel melebihi batas sensitivitas, maka usaha cabang baru Sewelas Coffee menjadi tidak layak. Variabel setiap risiko yang dimiliki Sewelas Coffee juga diukur dengan total persentase risiko sebesar 8,88% dengan hasil nilai NPV sebesar Rp914.598.398, IRR sebesar 55,72%, dan PBP selama 2,35 tahun. Berdasarkan hasil tersebut, usaha cabang baru Sewelas Coffee di Kota Kudus masih layak untuk dijalankan.
Perancangan Perbaikan Proses Bisnis Penanganan Layanan Gangguan Indihome Pada Pelanggan Hvc (High Value Consumer) Dengan Metode Business Process Improvement (Bpi) Di Pt Telekomunikasi Indonesia Tbk. Witel Surabaya Selatan Irsanti , Indira Nabila Firstya; Chumaidiyah , Endang; Suryana, Nanang
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT Telekomunikasi Indonesia merupakan sebuah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak pada bidang jasa layanan teknologi informasi dan komunikasi serta jaringan telekomunikasi di Indonesia. PT Telekomunikasi Indonesia membagi pelanggan kedalam dua jenis yaitu pelanggan reguler dan HVC (High Value Consumer). Pada Witel Surabaya Selatan, terdapat beberapa kendala yang dapat menghambat proses bisnis pada penanganan gangguan layanan Indihome. Sehingga perlu dilakukan adanya perbaikan proses bisnis dengan menggunakan metode Business Process Improvement (BPI). Dengan menggunakan metode BPI, Perusahaan dapat mengetahui aktivitas di dalam proses bisnis yang perlu dilakukan perbaikan berdasarkan Sumber Daya Manusia (SDM), fasilitas, dan teknologi yang digunakan. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, didapatkan hasil dari perhitungan total waktu siklus keseluruhan proses bisnis eksisting yaitu 207,15 menit dengan efisiensi waktu siklus sebesar 63,43%. Setelah itu dilakukanlah perancangan perbaikan untuk proses bisnis eksisting dan diperoleh total waktu siklus keseluruhan proses bisnis usulan yaitu 179,5 menit, dengan efisiensi waktu siklus sebesar 68,58%. Dengan begitu, dapat diketahui bahwa peningkatan yang terjadi pada proses bisnis usulan menunjukkan bahwa usulan tersebut memiliki waktu siklus yang lebih cepat dan efisien. Kata kunci— business process improvement, proses bisnis, penanganan gangguan.
Perancangan Perbaikan Proses Bisnis Penanganan Layanan Gangguan Indihome Pada Pelanggan Hvc (High Value Consumer) Dengan Metode Business Process Improvement (Bpi) Di Pt Telekomunikasi Indonesia Tbk. Witel Surabaya Selatan Irsanti, Indira Nabila Firstya; Chumaidiyah , Endang; Suryana, Nanang
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT Telekomunikasi Indonesia merupakan sebuah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak pada bidang jasa layanan teknologi informasi dan komunikasi serta jaringan telekomunikasi di Indonesia. PT Telekomunikasi Indonesia membagi pelanggan kedalam dua jenis yaitu pelanggan reguler dan HVC (High Value Consumer). Pada Witel Surabaya Selatan, terdapat beberapa kendala yang dapat menghambat proses bisnis pada penanganan gangguan layanan Indihome. Sehingga perlu dilakukan adanya perbaikan proses bisnis dengan menggunakan metode Business Process Improvement (BPI). Dengan menggunakan metode BPI, Perusahaan dapat mengetahui aktivitas di dalam proses bisnis yang perlu dilakukan perbaikan berdasarkan Sumber Daya Manusia (SDM), fasilitas, dan teknologi yang digunakan. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, didapatkan hasil dari perhitungan total waktu siklus keseluruhan proses bisnis eksisting yaitu 207,15 menit dengan efisiensi waktu siklus sebesar 63,43%. Setelah itu dilakukanlah perancangan perbaikan untuk proses bisnis eksisting dan diperoleh total waktu siklus keseluruhan proses bisnis usulan yaitu 179,5 menit, dengan efisiensi waktu siklus sebesar 68,58%. Dengan begitu, dapat diketahui bahwa peningkatan yang terjadi pada proses bisnis usulan menunjukkan bahwa usulan tersebut memiliki waktu siklus yang lebih cepat dan efisien. Kata kunci: Business Process Improvement, Proses Bisnis, Penanganan Gangguan.
Emerging Trends in Money Scams Targeting Adult Telegram Users in Malaysia Faharudin, Nur Syifaa’; Nabilah Othman, Nur Azyan; Nursabrina Badrulzaman, Sarah; Mohd Nazril, Alis; Jamri, Mohamad Hafifi; Suryana, Nanang; Djuyandi, Yusa
Public Knowledge Vol 2 No 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : PT. Data Jaringan Visual Indonesia (Djava)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62771/pk.v2i2.23

Abstract

The rise of cyber fraud targeting Telegram users in Malaysia poses a major threat to the trust and financial security of the digital platform. Therefore, this study will focus on two main objectives, which are to identify the strategies used by scammers to target adult users of Telegram Malaysia and evaluate the effectiveness of public awareness efforts aimed at educating the public about scams among Telegram users. By using Uses and Gratification Theory, which states that individuals engage with media to fulfill social and psychological needs, this research explores why scammers exploit Telegram's large user base and secure messaging for financial gain. To ensure accurate and reliable findings, a quantitative methodology was employed, using a structured questionnaire distributed via Google Forms, gathering responses from 416 participants through the integration of purposive and convenience sampling, chosen for its efficiency in reaching a diverse respondent pool. The results show that users are aware of online scams and can identify their various patterns as well as prevalent tactics. Susceptibility can be caused by a variety of factors, including a lack of awareness, being easily deceived, and financial desperation. Hence, in order to prevent cybercrime and promote digital safety, it is crucial to put pre-emptive measures into place, collaborate with governments, and launch effective awareness programs. In conclusion, social media platforms serve as vital tools for disseminating scam-related information.
Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Return Saham Berdasarkan Analisis Rasio Keuangan Dan Faktor Ekonomi Makro (Studi Kasus Saham Sektor Idxenergy 2015–2024) Latif, Muhammad Hilmi; Aryani, Sinta; Suryana, Nanang
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi return saham tahunan pada perusahaan sektor energi yang tergabung dalam indeks IDXENERGY selama periode 2015–2024. Metode yang digunakan adalah regresi data panel dinamis dengan pendekatan Generalized Method of Moments (GMM), guna mengatasi permasalahan endogenitas dan autokorelasi dalam model. Penelitian ini menganalisis 90 perusahaan dengan total 594 observasi panel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor internal perusahaan memiliki pengaruh dominan terhadap return saham. Return on Assets (ROA) dan Working Capital Turnover (WCTO) berpengaruh positif signifikan, yang mengindikasikan efisiensi operasional mendorong kinerja pasar. Sebaliknya, Debt to Equity Ratio (DER) dan Total Asset Turnover (TATO) memiliki pengaruh negatif signifikan, yang menandakan bahwa struktur pendanaan dan efisiensi aset belum tentu berbanding lurus dengan imbal hasil. Dari sisi eksternal, harga minyak global menunjukkan pengaruh negatif signifikan terhadap return, sementara variabel makro lainnya seperti inflasi dan harga batu bara tidak signifikan. Hasil ini menegaskan pentingnya indikator fundamental perusahaan dalam analisis saham sektor energi. Kata kunci: return saham, sektor energi), rasio keuangan, data panel dinamis,. pasar berkembang
Feasibility Analysis of Opening Sempol Ayam Crispy MAW.IH Business In Bandung City Viewing From Market, Technical, and Financial Aspects Dwitifany, Faya; Suryana, Nanang; Aryani, Sinta
Journal Knowledge Industrial Engineering (JKIE) Vol 8 No 3 (2021): JKIE (Journal Knowledge Industrial Engineering)
Publisher : Department of Industrial Engineering - Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/jkie.v8i3.2693

Abstract

Sempol Ayam Crispy Maw.Ih outlet is a business engaged in the culinary field that will be opened in the city of Bandung using a take away service system. In this study, the market aspect was examined by distributing questionnaires to 100 respondents who were residents of the city of Bandung with an age range of 15-64 years. The results of the distribution of this questionnaire show that the percentage of the number of potential markets is 94%, the available market is 90%, and for the target market, Sempol Ayam Crispy Maw.Ih sets a target of 0.4% of the available market. For the technical and financial aspects, secondary data is used. obtained from several sources. The results of the projected feasibility calculation for five years show that the MARR percentage is 13%, the Net Present Value (NPV) is Rp.123.256.159, the Internal Rate of Return (IRR) is 59%, and the Pay Back Period (PBP) is 1 year. 9 months. Due to the NPV > 0, the IRR > MARR, and the PBP is not greater than the financial projection period, the opening of the Sempol Ayam Crispy Maw.Ih outlet is feasible. Sempol Ayam Crispy Maw.Ih outlet is a business engaged in the culinary field that will be opened in the city of Bandung using a take away service system. In this study, the market aspect was examined by distributing questionnaires to 100 respondents who were residents of the city of Bandung with an age range of 15-64 years. The results of the distribution of this questionnaire show that the percentage of the number of potential markets is 94%, the available market is 90%, and for the target market, Sempol Ayam Crispy Maw.Ih sets a target of 0.4% of the available market. For the technical and financial aspects, secondary data is used. obtained from several sources. The results of the projected feasibility calculation for five years show that the MARR percentage is 13%, the Net Present Value (NPV) is Rp.123.256.159, the Internal Rate of Return (IRR) is 59%, and the Pay Back Period (PBP) is 1 year. 9 months. Due to the NPV > 0, the IRR > MARR, and the PBP is not greater than the financial projection period, the opening of the Sempol Ayam Crispy Maw.Ih outlet is feasible.
Analisis Kelayakan Pengembangan Instalasi Radioterapi Pada Rumah Sakit Bersubsidi XYZ Bugani, Puti Syifa; Pulungan, M Almaududi; Suryana, Nanang
JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 9, No 1 (2024): January 2024
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/sst.v9i1.2386

Abstract

The current healthcare facilities are unable to meet the demand of the population particularly in cancer treatment, which is one of the major issues in Indonesia and worldwide. Radiotherapy is one of the primary methods for treating cancer, but there are only 10 Regional Cancer Referral Hospitals with radiotherapy facilities in Indonesia, including XYZ Hospital in DKI Jakarta. Currently, XYZ Hospital has only one radiotherapy machine, the Linear Accelerator (LINAC), which is operating beyond its maximum capacity. This poses a risk of damaging the machine and prolonging patient queues. To address this issue, there is a need for the development of a Radiotherapy Installation. Feasibility studies have been conducted to assess the market, technical, and financial aspects of this development. Market studies indicate an increase in the number of radiotherapy patient visits until 2028. From a technical perspective, the development involves a two-story installation with an area of 1528 m2. It requires a workforce of 13 individuals working from Monday to Friday, from 08:00 to 16:00. However, from a financial perspective, an investment of Rp. 89.297.627.910 is required for the development. Financial studies show that the project has a Net Present Value (NPV) of –Rp. 31.539.067.503, an Internal Rate of Return (IRR) of -13,93%, and a Payback Period (PBP) of 6.7 years. Therefore, based on the feasibility study, the development of the XYZ Hospital Radiotherapy Installation is not recommended due to financial infeasibility. To make this development feasible, scenarios such as government subsidy increases, raising radiotherapy rates, and attracting more patients until the maximum capacity is met should be considered.Keywords – Feasibility, NPV, IRR, PBP, Radiotherapy.
Co-Authors Abdur Rahim, Abdur Af`idatul Almas Alam, Adelia Shanty Aqsyalananda, Abia Faradilla Ar Rasyid, Hafizd Arfin Sudirman Ari Ganjar Ardiansyah Arifah, Fatayaturrokhma Ilmala Ariyani , Sinta Azbi, Raihan Muhammad Budi Sulistyo Budiarto, Sulistyo Bugani, Puti Syifa Deniantara, Dhamastana Dharma Desrosa Maulizar Dewanti, Tri Mustika Dinda Ayu Nurindahsari Dwi Dafa Doifullah Dwitifany, Faya Endang Chumaidiyah Faharudin, Nur Syifaa’ Farah Delfa Nurhanifah Farda Hasun Faya Dwitifany Firza Khalisha Rinjany Fransiscus Xaverius Aditya Wisnu Gumilang, Ibnu Fajar Habibullah, Ali Zahid Harlina O, Gladys Dwi Hizbullah, Diva Irsanti , Indira Nabila Firstya Irsanti, Indira Nabila Firstya Jamri, Mohamad Hafifi Joko Supriyanto Khoirul Umam Wiyantirta Latif, Muhammad Hilmi Lilis Puspitawati M. Afiq Fauzan Manan, Firman Marjuki, Ali Maula, Amanandito Shafa Maulana, Elang Fajar Maya Rahmawati Meldi Rendra Mohd Nazril, Alis Muhammad Almaududi Pulungan Muhammad Fikry Ali Nabilah Othman, Nur Azyan Nadya Calista Siahaan Nariswara, Muhammad Farand Hielmy Nursabila Isu, Mutimah Nursabrina Badrulzaman, Sarah Nurzaman, Tedy Popy Gurning Pulungan, M Almaududi Putri Maulani Fauzi Putri, Salsabila Katya Raden Mas Aditya Rangga Pratama Raihan Fachrezi Yunus Raisha Azhari Ghaniyyah Tanra Ramadhani, Ahmad Mulki Rati , Nabila Devana Ratih Herdiyah Reinaldi Dwi Baskoro Rifanisa Azzahra Rwafemir Verzani Harari Shinta Ressmy Cakra Ningrat Sholikah, Laila Ad’hatus Silas, Jonah Sinta Aryan Sinta Aryani Sofie, Kayla Fadiana Sri Dewi Anggadini Suhartoyo, Rivaldo Putra Surtikanti Surtikanti Surtikanti Surtikanti SURTIKANTI SURTIKANTI Syamsi Mawardi Tiara Eming Yudhastri Tjenreng, Muhammad Baharuddin Zubakhrum Tofa Waluyo Alifya Yeremia Shadam Matakena Yusa Djuyandi Yushinta, Olivia Sese Zofan, Hafizhah Putri