Claim Missing Document
Check
Articles

Pergantian Kepemimpinan Partai Kebangkitan Bangsa Kabupaten Bandung dan Kemenangan Pemilu Legislatif Kabupaten Bandung Tahun 2024 Suryana, Nanang; Nurzaman, Tedy; Silas, Jonah
International Journal of Demos (IJD) Volume 7 Issue 2 (2025)
Publisher : HK-Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37950/ijd.v7i2.535

Abstract

Abstract Party leadership is an important aspect in showing the face of a political party to the public as voters. Several studies show that party leadership has a fairly strong influence in determining voting behavior (Liddle & Mujani, 2007). In the midst of the decentralization system in force in Indonesia, the presence of political parties at the regional level is thus a necessity, at least to reach voters at a more micro level. The touch between the community and the party at the regional level is certainly more intense compared to the party at the central level. The last four legislative elections in Bandung Regency (2004, 2009, 2014, and 2019), were always won by the Golkar party, until finally this dominance collapsed marked by the victory of the National Awakening Party (PKB) in the 2024 Bandung Regency legislative election. This victory occurred after the change in leadership of the National Awakening Party (PKB) at the regional level, in this case in Bandung Regency. Through the conceptual framework built by Stark (1996), related to the criteria for changing party leadership, this article aims to analyze in more depth how the change in leadership of the National Awakening Party of Bandung Regency can provide electoral incentives for the National Awakening Party's vote acquisition in the 2024 Bandung Regency legislative election. This article shows the factors of acceptance of party leaders by party members, electoral interest possessed by party leaders, and the competence of party leaders, which are supported by the factor of ownership of popular power as determinant factors that must be possessed by party leaders, as happened in the National Awakening Party (PKB) of Bandung Regency which succeeded in breaking the dominance of the Golkar Party in the 2024 Bandung Regency legislative election. Keywords: Change of Party Leadership, Popular Political Actors, PKB Abstrak Kepemimpinan partai menjadi aspek penting dalam menunjukkan wajah partai politik kepada publik sebagai pemilih. Beberapa studi menujukan kepemimpinan partai memiliki pengaruh cukup kuat dalam menentukan perilaku memilih (Liddle & Mujani, 2007). Di tengah sistem desentralisasi yang berlaku di Indonesia, kehadiran partai politik pada tingkatan daerah dengan begitu, menjadi suatu keharusan, paling tidak untuk menjangkau pemilih pada tingkatan yang lebih mikro. Sentuhan antara masyarakat dengan partai pada tingkatan daerah tentunya menjadi lebih intens dibandingkan dengan partai pada tingkatan pusat. Empat pemilu legislatif Kabupaten Bandung terakhir (2004, 2009, 2014, dan 2019), selalu dimenangkan oleh partai golongan karya (Golkar), sampai akhirnya dominasi tersebut runtuh ditandai dengan kemenangan partai kebangkitan bangsa (PKB) pada pemilu legislatif Kabupaten Bandung tahun 2024. Kemenangan tersebut terjadi pasca pergantian kepemimpinan partai kebangkitan bangsa (PKB) di tingkatan daerah, dalam hal ini di Kabupaten Bandung. Melalui kerangka konseptual yang dibangun oleh Stark (1996), terkait kriteria pergantian kepemimpinan partai, artikel ini bertujuan untuk menganalisis lebih dalam bagaimana pergantian kepemimpinan partai kebangkitan bangsa Kabupaten Bandung dapat memberikan insentif elektoral terhadap raihan suara partai kebangkitan bangsa pada pemilu legislatif Kabupaten Bandung tahun 2024. Artikel ini menunjukkan faktor penerimaan pemimpin partai oleh anggota partai, ketertarikan elektoral yang dimiliki pemimpin partai, dan kompetensi pemimpin partai, yang ditopang oleh faktor kepemilikan kekuatan popular menjadi faktor determinan yang harus dimiliki oleh pemimpin partai, sebagaimana yang terjadi pada partai kebangkitan bangsa (PKB) Kabupaten Bandung yang berhasil mematahkan dominasi partai golkar pada pemilu legislatif Kabupaten Bandung tahun 2024. Kata Kunci: Pergantian Kepemimpinan Partai, Aktor Politik Popular, PKB
Pengukuran Kinerja PT Nitto Alam Indonesia (NAI) Menggunakan Metode Balanced Scorecard Rifanisa Azzahra; Budi Sulistyo; Nanang Suryana
VISA: Journal of Vision and Ideas Vol. 4 No. 1 (2024): VISA: Journal of Vision and Ideas
Publisher : IAI Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/visa.v4i2.1571

Abstract

A company engaged in manufacturing to produce bolts and screws located in Tangerang Regency, Banten called PT Nitto Alam Indonesia. The company still depends on the number of product sales in measuring its performance. There is a fluctuating level of sales from year to year. However, there are problems in the product sales process caused by the pandemic in 2020, resulting in a decrease in product sales compared to previous years. In order to improve the quality of competitiveness in terms of financial and non-financial aspects, it is necessary to design a company performance measurement tool that takes into account the company's internal and external factors. This allows for the development of a Key Performance Indicator (KPI) using the Balaced Scorecard (BSC) method. Through interviews and questionnaires with management, a SWOT evaluation was conducted. Evaluation in terms of strengths, weaknesses, opportunities, and threats that exist in the company is used to determine strategies and strategic goals using four balanced scorecard perspectives. The goal is to realize the company's vision and mission from the measurement of key performance indicators. Furthermore, using the Analytical Hierarchy Process (AHP), a comparison is made to determine which components have the highest priority level.
Analisis Hubungan Sipil-Militer di Indonesia Pasca Reformasi 1998 Djuyandi, Yusa; Sudirman, Arfin; Suryana, Nanang
Journal of Political Issues Vol 7 No 1 (2025): Journal of Political Issues (February - July)
Publisher : Jurusan Ilmu Politik Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/jpi.v7i1.337

Abstract

Dalam hubungan sipil-militer pada suatu negara demokrasi itu harus memiliki faktor keseimbangan kekuatan antara instrumen militer dengan instrumen non-militer. Indonesia sendiri tentunya memiliki sejarah perjalanan reformasi militer yang cukup panjang dan penuh akan hambatan berat, yang sumbernya itu sendiri biasanya berasal dari pemerintah atau rezim yang sedang berkuasa pada suatu negara. Setelah turunnya rezim tirani pada tahun 1998 tentunya menjadi langkah awal dari kebangkitan reformasi militer serta menuju arah pembentukan demokratisasi yang lebih baik di Indonesia. Seiring berjalannya waktu Indonesia semakin menunjukan indikasi positif dalam perjalanannya menuju ke arah demokrasi. reformasi TNI dan kontrol sipil di Indonesia sebenarnya dapat dikatakan belum sepenuhnya terwujud dan masih dalam proses transisi menuju ke civil society yang diharapkan. Sehingga, Indonesia harus tetap berhati-hati dan mawas diri dalam mensiasati dinamika yang mungkin saja terjadi dikemudian hari, karena potensi terjadinya konflik yang menciderai hubungan sipil-militer itu mungkin saja tetap ada dan akan terjadi. Penyusunan artikel penelitian ini dibuat berdasarkan penggunaan metode kualitatif berdasarkan pengumpulan data studi pustaka dengan menghasilkan analisis deskriptif. Hasil penelitian yang ditemukan adalah bagaiamana reformasi militer saat ini di Indonesia, kemudian kebijakan politik dan lembaga terkait apa saja dalam kontrol militer pasca reformasi, dan penjelasan penilaian peneliti dalam hubungan sipil-militer di Indonesia.
PENGARUH MOTIVASI DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PT ASURANSI RAMAYANA TBK KANTOR CABANG TENDEAN Nanang Suryana; Syamsi Mawardi
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 2 (2025): Februari 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Motivasi dan Disiplin Kerja terhadap Kinerja Karyawan pada PT Asuransi Ramayana Tbk Kantor Cabang Tendean. Metode penelitian ini menggunakan, metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh sebanyak 63 responden. Analisis data menggunakan aplikasi program SPSS Versi 26. Teknik analisis yang di gunakan yaitu uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, uji normalitas, uji multikolinieritas, uji heterokedastisitas, uji regresi linear berganda, uji koefisien korelasi, uji koefisien determinasi dan uji hipotesis (uji t dan uji f). Hasil penelitian ini adalah pada pengujian hipotesis secara parsial variabel Motivasi (X1) di peroleh nilai t hitung < t tabel (0,644 < 2,000) dan nilai signifikansi (0,522 > 0,05). Artinya Motivasi (X1) berpengaruh positif tidak signifikan terhadap Kinerja Karyawan (Y). dan pada varibel Disiplin Kerja (X2) di peroleh nilai t hitung > tabel (8,360 > 2,000) dan nilai signifikansi (0,000 < 0,05). Artinya disiplin kerja (X2) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan (Y). pengujian hipotesis secara simultan di peroleh f hitung > f tabel (100,525 > 3,15) dan nilai signifikansi (0,000 < 0,05) maka dapat di simpulkan bahwa Motivasi (X1) Dan Disiplin Kerja (X2) berpengaruh signifikan secara simultan terhadap Kinerja Karyawan (Y). Nilai koefisien determinasi sebesar 76,2% sedangkan sisanya sebesar 23,8% di pengaruhi faktor lain yang tidak di teliti dalam penelitian ini
HAK ASASI MANUSIA DI BALIK LENCANA: POTRET 20 TAHUN LEBIH REFORMASI KEPOLISIAN Suryana, Nanang; Habibullah, Ali Zahid; Alifya, Tofa Waluyo
Aliansi Vol 4, No 2 (2025): Aliansi : Jurnal Politik, Keamanan Dan Hubungan Internasional
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/aliansi.v4i2.66208

Abstract

Dua dekade lebih perjalanan reformasi kepolisian di Indonesia, belum sepenuhnya melahirkan institusi kepolisian yang demokratis (democratic policing): sebuah institusi keamanan yang berkarakter polisi sipil (civilian police). Salah satu dari sekian catatan dalam proses panjang tersebut yakni gugatan terhadap komitmen kepolisian dalam penegakan Hak Asasi Manusia (HAM). Dengan bertolak dari kerangka Reformasi Sektor Keamanan (RSK), penelitian ini mengkaji komitmen Kepolisan Negara Republik Indonesia (Polri) dalam penegakan HAM. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif, data-data dalam penelitian ini dikumpulkan melalui studi literatur yang berasal dari berbagai publikasi akademik, dokumen resmi, dan laporan institusi yang kredibel. Temuan penelitian menunjukkan, kendati kepolisian sudah menjalankan berbagai langkah reformasi, baik struktural, instrumental, dan kultural, tindakan pelanggaran HAM yang masih dilakukan oleh anggota Polri, menunjukkan masih belum melembanganya perspektif HAM dalam tubuh kepolisian. Dalam penelitian ini, nampak beberapa hambatan utama yang menjadi sebab: keterbatasan distribusi kebijakan secara kelembagaan, budaya militeristik yang masih melembaga, lemahnya sanksi dan pengawasan, serta intervensi politik ke dalam tubuh Polri yang sangat kuat. Penelitian ini menyimpulkan, transformasi menuju pemolisian demokratis memerlukan strategi holistik yang berjangkar pada dua hal utama: perubahan budaya organisasi dan penguatan akuntabilitas. This article aims to examine the commitment of the Indonesian National Police (Polri) to human rights enforcement within the broader context of two decades of police reform. Despite the reform agenda initiated after the fall of the New Order regime, Indonesia has yet to fully establish a democratic policing institution characterized by civilian oversight and adherence to human rights norms. Anchored in the framework of Security Sector Reform (SSR), this study employs a descriptive-qualitative approach, utilizing data gathered from academic literature, official documents, and credible institutional reports. The findings indicate that while Polri has undertaken various structural, instrumental, and cultural reforms, recurring human rights violations by police personnel reflect the insufficient internalization of human rights values within the institution. Key challenges identified include limited institutional dissemination of human rights policies, a persisting militaristic culture, weak accountability and oversight mechanisms, and pervasive political interference. The article concludes that achieving democratic policing in Indonesia requires a holistic transformation strategy focused on organizational cultural reform and the strengthening of institutional accountability.
Pengelolaan Sampah di Kabupaten Bogor: Tantangan dan Solusi Tjenreng, Muhammad Baharuddin Zubakhrum; Suryana, Nanang
Jurnal Ilmiah Administrasi Pemerintahan Daerah Vol 17 No 1 (2025): Innovative Governance
Publisher : Post Graduate School of Government Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33701/jiapd.v17i1.5098

Abstract

Waste management has become one of the most pressing environmental challenges in Indonesia, including in Bogor Regency. The rapid population growth and urban development in the region have significantly contributed to the increasing volume of waste generated from both household and industrial sectors, negatively impacting public health, environmental cleanliness, and overall quality of life. This study aims to identify the key issues surrounding waste management in Bogor Regency and propose sustainable solutions to address them. Using statistical data analysis and a comprehensive literature review, the study reveals two major contributing factors: the inadequacy of waste management infrastructure and the low level of public awareness and participation. These challenges have hindered the effectiveness of existing waste management programs, resulting in persistent problems such as illegal dumping, limited recycling efforts, and the overcapacity of final disposal sites. The findings underscore the urgent need for integrated and community-based waste management strategies that include capacity building, infrastructure development, and behavioral change campaigns. In addition, policy reinforcement and multi-stakeholder collaboration involving local government, the private sector, and civil society are essential to ensuring the long-term success of sustainable waste management initiatives. This research contributes to the growing body of knowledge on environmental governance and provides a practical reference for improving waste management practices in rapidly developing regions.  
Perancangan Bisnis Dan Analisis Kelayakan Usaha Rumah Kost Di Perumahan Pakuan Regency Kota Bogor Maula, Amanandito Shafa; Suryana, Nanang; Rendra, Meldi
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak —Rumah Kost adalah sebuah hunian yang dapat berupa kamar, rumah, atau bangunan yang disewakan pemiliknya kepada pihak lain sebagai tempat tinggal sementara dengan imbalan balik berupa uang sewa yang dibayarkan dalam jumlah yang sudah disepakati dan dalam periode tertentu. Usaha rumah kost terletak di Jl. Raya Pakuan Regency RT.03/RW.07, Margajaya, Kec. Bogor Barat, Kota Bogor, Jawa Barat 16116. Rumah kost menyewakan total 6 kamar tidur dengan 2 tipe kamar yang berbeda. Sebelum memulai usaha, dilakukan analisis kelayakan yang ditinjau dari aspek pasar, aspek teknis, dan aspek finansial. Pengumpulan data aspek pasar dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada 100 orang responden yang merupakan mahasiswa kampus IPB. Aspek pasar dilakukan untuk mengetahui besaran pasar potensial, pasar tersedia, dan pasar sasaran dari usaha rumah kost. Aspek teknis dilakukan untuk meneliti hal-hal yang terkait dengan lokasi usaha, layout, peralatan dan perlengkapan, proses bisnis, dan jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan pada usaha rumah kost. Aspek finansial dilakukan untuk menghitung proyeksi laba rugi, proyeksi arus kas, dan proyeksi neraca keuangan yang terdapat pada usaha rumah kost. Kriteria kelayakan investasi dari aspek finansial dapat diterima jika uji kelayakan nilai Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Payback Period (PP) memenuhi kriteria. Kata kunci— analisis kelayakan, aspek pasar, aspek teknis, aspek finansial, analisis sensitivitas
Perancangan Bisnis Dan Kelayakan Pengembangan Pabrik Produksi Sagu Di PT. XYZ Deniantara, Dhamastana Dharma; Suryana, Nanang; Aryani, Sinta
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak—Potensi sagu Indonesia sangat besar mencakup sekitar 60 persen luas sagu dunia. Produktivitas pati dapat mencapai 25 ton/hektar/tahun dan tertinggi diantara tanaman penghasil pati lainnya. PT. XYZ memilih untuk memproduksi sagu yang berpotensi tinggi di Indonesia. PT. XYZ melakukan investasi untuk memulai proses bisnis pengembangan pabrik produksi sagu ini di Papua. Berdasarkan perancangan kelayakan usaha yang sudah dilakukan, menunjukkan bahwa rancangan pengembangan pabrik produksi tepung sagu PT. XYZ adalah layak untuk dilakukan dengan nilai NPV sebesar Rp21.063.043.334, nilai IRR sebesar 33,21%, dan PBP pada 2.98 tahun. Perancangan tersebut juga dilakukan analitis sensitivitas terhadap peningkatan biaya bahan baku langsung, peningkatan biaya tenaga kerja, penurunan harga jual produk, dan penurunan permintaan produk. Hasil analisis sensitivitas menunjukkan bahwa rancangan pengembangan pabrik produksi tepung sagu PT. XYZ sensitif terhadap peningkatan biaya bahan baku langusng sebesar 62,90%, sensitif kenaikan biaya tenaga kerja sebesar 64,63%, sensitive pada penutunan harga jual produk sebesar 10,31%, dan sensitif pada penurunan permintaan produk sebesar 10,31%. Kata Kunci — analisis kelayakan, analisis sensitivitas, NPV, PBP, IRR
Analisis Kelayakan Pembukaan Cabang Warung Bunda Di Kota Bogor Ditinjau Dari Aspek Pasar, Aspek Teknis, Dan Aspek Finansial Yushinta, Olivia Sese; Suryana, Nanang; Pulungan, Muhammad Almaududi
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dilakukannya penelitian ini ialah untukmenganalisis kelayakan pembukaan Warung Bunda di KotaBogor yang ditinjau dari aspek pasar, menganalisis kelayakanpembukaan Warung Bunda di Kota Bogor yang ditinjau dariaspek teknis, serta menganalisis kelayakan pembukaan WarungBunda di Kota Bogor yang ditinjau dari aspek finansial. Metodeanalisis kelayakan usaha untuk pengembangan bisnis WarungBunda di Kota Bogor ditinjau dari tiga aspek utama, yaituaspek pasar, teknis, dan finansial. Hasil menunjukkan terdapatjumlah pasar potensial sebesar 1.066.591. Pasar tersedia sebesar89% dari jumlah pasar potensial dengan jumlah pasar tersediasebesar 949.266 dan jumlah pasar sasaran sebesar 0,13 yangtelah ditetapkan oleh pemilik usaha dimana angka tersebutdiambil dari total pasar tersedia. Pada aspek finansial terdapatbeberapa komponen di dalamnya yaitu biaya investasi, biayaproduksi dan operasional, kebutuhan dana, harga jual produk,estimasi pendapatan, proyeksi laporan laba rugi, proyeksi aruskas dan proyeksi neraca. Setelah dilakukan perhitungansensitivitas kenaikan harga bahan baku didapatkan hasilsebesar 14,9%. Hasil tersebut diartikan dimana kenaikan hargabahan baku sebesar 14,9% tersebut sangat berpengaruhterhadap kelayakan usaha Warung Bunda cabang Kota Bogor. Kata kunci— Analisis kelayakan, Bisnis, Aspek Pasar
Analisis Kelayakan Pembukaan Tambang Baru Untuk Bahan Galian Pasir Cv. Xyz Nariswara, Muhammad Farand Hielmy; Aryani, Sinta; Suryana, Nanang
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

CV. XYZ merupakan salah satu badan usahayang melakukan aktivitas penggalian dan penambangan pasir.Lokasi penggalian ini terletak di Kabupaten Sumedang,Provinsi Jawa Barat. Pemilik dari CV. XYZ ingin membukapertambangan pasir baru dan pindah ke tempat baru tersebut.Terdapat tiga aspek yang diteliti yaitu aspek pasar, aspekteknis, dan aspek finansial. Pada aspek pasar, dilakukanperamalan dengan menggunakan metode regresi linier skenariopermintaan konstan. Total peramalan permintaan dari tahun2024 hingga tahun 2028 yaitu sebesar 303420 truk konsumen.Pada aspek teknis, dilakukan perhitungan kebutuhan mesindan alat berat yang digunakan. Berdasarkan perhitungantersebut, mesin crusher yang dibutuhkan yaitu 4 unit mesin.Sedangkan untuk kebutuhan alat berat seperti loader,dibutuhkan 1 unit. Selanjutnya kebutuhan untuk alat beratseperti ekskavator bucket, dibutuhkan 1 unit. Selanjutnyakebutuhan untuk alat berat seperti ekskavator breaker,dibutuhkan 1 unit. Selanjutnya kebutuhan untuk alat beratseperti dumptruck, dibutuhkan 2 unit. Pada aspek finansial,nilai NPV sebesar Rp198,991,056,195 lalu nilai IRR sebesar176.5% lalu PBP yang diperoleh yaitu 1.29 tahun. Berdasarkanaspek finansial tersebut, rencana pembukaan dan pemindahanke tambang baru dapat dikatakan layak. Kata kunci—Analisis Kelayakan, NPV, IRR, PBP, Analisis Sensitivitas, Analisis Risiko
Co-Authors Abdur Rahim, Abdur Af`idatul Almas Alam, Adelia Shanty Aqsyalananda, Abia Faradilla Ar Rasyid, Hafizd Arfin Sudirman Ari Ganjar Ardiansyah Arifah, Fatayaturrokhma Ilmala Ariyani , Sinta Azbi, Raihan Muhammad Budi Sulistyo Budiarto, Sulistyo Bugani, Puti Syifa Deniantara, Dhamastana Dharma Desrosa Maulizar Dewanti, Tri Mustika Dinda Ayu Nurindahsari Dwi Dafa Doifullah Dwitifany, Faya Endang Chumaidiyah Faharudin, Nur Syifaa’ Farah Delfa Nurhanifah Farda Hasun Faya Dwitifany Firza Khalisha Rinjany Fransiscus Xaverius Aditya Wisnu Gumilang, Ibnu Fajar Habibullah, Ali Zahid Harlina O, Gladys Dwi Hizbullah, Diva Irsanti , Indira Nabila Firstya Irsanti, Indira Nabila Firstya Jamri, Mohamad Hafifi Joko Supriyanto Khoirul Umam Wiyantirta Latif, Muhammad Hilmi Lilis Puspitawati M. Afiq Fauzan Manan, Firman Marjuki, Ali Maula, Amanandito Shafa Maulana, Elang Fajar Maya Rahmawati Meldi Rendra Mohd Nazril, Alis Muhammad Almaududi Pulungan Muhammad Fikry Ali Nabilah Othman, Nur Azyan Nadya Calista Siahaan Nariswara, Muhammad Farand Hielmy Nursabila Isu, Mutimah Nursabrina Badrulzaman, Sarah Nurzaman, Tedy Popy Gurning Pulungan, M Almaududi Putri Maulani Fauzi Putri, Salsabila Katya Raden Mas Aditya Rangga Pratama Raihan Fachrezi Yunus Raisha Azhari Ghaniyyah Tanra Ramadhani, Ahmad Mulki Rati , Nabila Devana Ratih Herdiyah Reinaldi Dwi Baskoro Rifanisa Azzahra Rwafemir Verzani Harari Shinta Ressmy Cakra Ningrat Sholikah, Laila Ad’hatus Silas, Jonah Sinta Aryan Sinta Aryani Sofie, Kayla Fadiana Sri Dewi Anggadini Suhartoyo, Rivaldo Putra Surtikanti Surtikanti Surtikanti Surtikanti SURTIKANTI SURTIKANTI Syamsi Mawardi Tiara Eming Yudhastri Tjenreng, Muhammad Baharuddin Zubakhrum Tofa Waluyo Alifya Yeremia Shadam Matakena Yusa Djuyandi Yushinta, Olivia Sese Zofan, Hafizhah Putri