Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

EDUKASI TENTANG PELECEHAN SEKSUAL MENGGUNAKAN VIDEO ANIMASI DI STIKES PIALA SAKTI PARIAMAN Zayani, Nofri; Maifita, Yesi; Yuntarisa, Atika Pradana; Rahmiwati, Rahmiwati; Andriani, Linda
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2024): Volume 5 No. 4 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i4.31622

Abstract

Pelecehan seksual menjadi isu kasus kekerasan terhangat yang sedang merajalela terutama di lingkungan pendidikan Negara Indonesia. Pelecehan seksual ini berdampak negatif pada berbagai pihak baik korban, pelaku, dan pihak lainnya. Salah satu cara pencegahan pelecehan seksual di lingkungan pendidikan khususnya perguruan tinggi dapat melalui pemberian edukasi. Metode pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh tim adalah berupa edukasi terkait pelecehan seksual kepada mahasiswa tingkat I STIKes Piala Sakti Pariaman sebanyak 86 orang. Bentuk kegiatan yang dilakukan dalam pengabdian ini yaitu pengisian kuisioner pretest dan posttest, edukasi kesehatan menggunakan video animasi, diskusi dan tanya jawab, serta pembagian doorprize. Kesimpulan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat yaitu pemberian edukasi tentang pelecehan seksual dapat meningkatkan pengetahuan mahasiswa tingkat I STIKes Piala Sakti Pariaman terkait pelecehan seksual. Pemberian edukasi tentang pelecehan seksual disarankan dapat terus dilaksanakan di lingkungan perguruan tinggi lainnya agar tidak ada lagi laporan kasus pelecehan yang terjadi baik pada mahasiswa, tenaga pendidikan, maupun pendidik. Pemberian edukasi terkait pelecehan seksual diharapkan dapat menjadikan mahasiswa khususnya di STIKes Piala Sakti Pariaman terhindar dari perilaku pelecehan seksual agar tercipta generasi bangsa yang cerdas, gemilang dan berkualitas
Pemberdayaan Masyarakat melalui Penyuluhan dan Praktik Pengolahan Tanaman Obat Keluarga (Toga) di Nagari Limau Puruik, Kecamatan Limau Puruik, Kabupaten Padang Pariaman Zayani, Nofri; Yuntarisa, Atika Pradana; Andriani, Linda
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 12 (2025): Volume 8 No 12 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i12.22752

Abstract

ABSTRAK Kesehatan merupakan aset jangka panjang dan menjadi hak kebutuhan dasar bagi setiap manusia. Kondisi tubuh yang sehat sangat perlu terus dijaga karena menentukan produktivitas seorang individu. Salah satu obat tradisional yang sering digunakan masyarakat adalah Tanaman Obat Keluarga (TOGA). Untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat tentang tanaman TOGA dan cara pengoalahannnya di Nagari Limau Puruik, Kecamatan V Koto Timur, Kabupaten Padang Pariaman. Kegiatan ini terdiri atas tiga tahapan yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Tahap persiapan dilakukan pemilihan dan penyiapan media tanam serta jenis tanaman TOGA. Tahap pelaksanaan dilakukan dengan pengisian kuisioner, penyuluhan serta praktik pengolahan TOGA. Metode yang digunakan dalam kegiatan penyuluhan yaitu ceramah dan diskusi interaktif dengan instrumen Satuan Acara Penyuluhan (SAP), Power Point Text, leaflet, dan kuisioner. Sedangkan instrument yang digunakan untuk praktik pengolahan TOGA adalah alat-alat pembuatan sediaan obat TOGA yang mudah didapat di tengah masyarakat seperti termos, alu dan lumping kayu, sarung tangan, wajan perebus, nampan rotan. Tahap evaluasi dengan mengevaluasi jumlah peserta yang hadir dengan yang ditargetkan, antusiasme peserta, dan kuisioner. yang telah diisi peserta sebelum dan setelah kegiatan berlangsung. Terjadi peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta tentang tanaman TOGA dan cara pengolahannya dari mayoritas kurang (50.00%) menjadi baik (80.00%). Selain itu, peserta hadir sesuai dengan yang ditargetkan (100%) dan antusias peserta juga tinggi. Terdapat peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta tentang tanaman TOGA dan cara pengolahannya di Nagari Limau Puruik, Kecamatan V Koto Timur, Kabupaten Padang Pariaman. Kata Kunci: Rebusan, Seduhan, Tumbukan, TOGA  ABSTRACT Health is a long-term asset and a basic human right. A healthy body condition is very important to maintain because it determines an individual's productivity. One of the traditional medicines often used by the community is Family Medicinal Plants (TOGA). To increase community knowledge and skills about TOGA plants and how to process them in Nagari Limau Puruik, V Koto Timur District, Padang Pariaman Regency. This activity consists of three stages, namely preparation, implementation, and evaluation. The preparation stage is carried out by selecting and preparing planting media and types of TOGA plants. The implementation stage is carried out by filling out questionnaires, counseling and TOGA processing practices. The methods used in the extension activities are lectures and interactive discussions with Extension Program Unit (SAP) instruments, Power Point Text, leaflets, and questionnaires. While the instruments used for TOGA processing practices are TOGA medicinal preparation making tools that are easily available in the community such as thermoses, wooden pestles and mortars, gloves, boiling pans, rattan trays. The evaluation stage by evaluating the number of participants who attended with the target, the enthusiasm of the participants, and the questionnaire. which had been filled out by the participants before and after the activity took place. There was an increase in the knowledge and skills of participants about TOGA plants and how to process them from the majority less (50.00%) to good (80.00%). In addition, participants attended according to the target (100%) and the enthusiasm of the participants was also high. There was an increase in the knowledge and skills of participants about TOGA plants and how to process them in Nagari Limau Puruik, V Koto Timur District, Padang Pariaman Regency. Keywords: Decoction, Infusion, Pounding, TOGA
Hubungan Pola Konsumsi Islamic-Themed Fast Food Dengan Physical Health Pada Remaja di SMPN 2 Pariaman Andriani, Linda; Ratih, Septiana; Maersela, Putri Diana
Eshraq: Journal of Islamic Studies Vol. 2 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Eshraq: Journal of Islamic Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Adolescents represent an age group undergoing a transitional phase toward adulthood, characterized by rapid physical growth, hormonal changes, and complex psychosocial development. Amid globalization and modernization, adolescent dietary patterns have shifted from nutritious traditional foods to fast food, which is practical but low in nutritional value. This phenomenon is increasingly prevalent among urban adolescents, including those in Pariaman City. This study aims to determine the relationship between fast food consumption patterns and physical health among adolescents at SMPN 2 Kota Pariaman. This research employed a quantitative method with a descriptive correlational approach and a cross-sectional design. The study was conducted from July 21 to 25, 2025, involving 80 students from grades VIII and IX, selected through stratified random sampling. Data were collected using a Food Frequency Questionnaire (FFQ), a Likert scale to assess physical health complaints, and Body Mass Index (BMI) measurements. Data analysis was performed using the Chi-Square test. The results showed a significant relationship between fast food consumption and physical health (p-value = 0.024 < α = 0.05). A total of 45% of respondents were categorized as “frequent” consumers and 23.8% as “very frequent.” Regarding physical health, 41.3% experienced moderate complaints, 33.8% severe complaints, and 25% mild complaints. Notably, 57.9% of adolescents who consumed fast food very frequently reported severe physical health issues, while those who rarely consumed fast food mostly reported mild complaints (36%). It can be concluded that fast food consumption patterns are significantly associated with physical health among adolescents. Therefore, it is important for adolescents to maintain healthy eating habits to avoid the negative impacts of fast food on their physical well-being.  
Pelatihan Pendampingan Psikososial bagi Kader dan Karang Taruna dalam Pemulihan Pasca Bencana di Nagari Pasie Laweh Syafyusari, Febria; Andriani, Linda; Prasetyaningsih, Prasetyaningsih
Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat) Vol 6 No 2 (2026): Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat)
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55382/jurnalpustakamitra.v6i2.1778

Abstract

Nagari Pasie Laweh yang terletak di Kecamatan Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman, Provinsi Sumatera Barat merupakan wilayah yang memiliki tingkat kerawanan bencana cukup tinggi, terutama banjir dan tanah longsor. Pada tanggal 22 November 2025, wilayah ini terdampak bencana banjir yang menyebabkan gangguan terhadap kehidupan sosial, ekonomi, dan kesehatan masyarakat. Bencana tersebut menimbulkan dampak tidak hanya berupa kerusakan fisik dan material, tetapi juga mempengaruhi kondisi psikososial masyarakat, khususnya kelompok rentan seperti lansia, ibu hamil atau menyusui, anak-anak, serta masyarakat dengan penyakit kronis. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan ketahanan psikologis masyarakat melalui program pendampingan psikososial berbasis komunitas. Metode yang digunakan meliputi edukasi kesehatan jiwa, pelatihan teknik koping adaptif, serta pemberdayaan kader posyandu dan karang taruna sebagai fasilitator. Kegiatan ini diikuti oleh 40 orang. Hasil pre-test menunjukkan bahwa rata-rata skor pengetahuan peserta adalah 64,4, yang kemudian meningkat pada hasil post-test menjadi 96,7, sehingga terdapat peningkatan sebesar 32,3 poin. Selain itu, hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan masyarakat terkait kesehatan mental serta meningkatnya kapasitas kader dan karang taruna dalam melakukan deteksi dini stres dan kecemasan. Program ini juga menghasilkan model pendampingan psikososial yang berpotensi untuk direplikasi di wilayah rawan bencana lainnya.Program ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), terutama tujuan ke-3 yaitu kehidupan sehat dan sejahtera.
Penerapan Terapi Musik dalam Manajemen Kecemasan pada Penderita Diabetes dan Penyakit Kronik Syafyusari, Febria; Maifita, Yesi; Andriani, Linda; Fitria, Arina Huda; Salsabila, Alivia; Anggraini, Anggi; Febriani, Annisa; Humaira, Aisyah
Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat) Vol 5 No 6 (2025): Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat)
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55382/jurnalpustakamitra.v5i6.1386

Abstract

Diabetes mellitus merupakan salah satu penyakit kronis dengan prevalensi tinggi di Indonesia. Penderita diabetes tidak hanya menghadapi masalah fisik, tetapi juga masalah psikologis berupa kecemasan. Banyak pasien merasa cemas terkait kemungkinan komplikasi, rutinitas pemeriksaan gula darah, dan kepatuhan jangka panjang terhadap pengobatan. Jika kondisi psikologis ini tidak ditangani, hal tersebut dapat memperburuk kontrol glukosa darah dan menurunkan kualitas hidup secara keseluruhan. Terapi musik merupakan intervensi non farmakologis yang terbukti dapat menurunkan kecemasan. Penyakit kronik lain, seperti penyakit kardiovaskular, kanker, PPOK, dan gagal ginjal, juga sering disertai distres psikologis berupa stres, kecemasan, dan nyeri, yang mempengaruhi kualitas hidup. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengoptimalkan kesehatan masyarakat dan menurunkan kecemasan melalui penerapan terapi musik pada penderita diabetes dan penyakit kronik. Metode kegiatan meliputi survei masalah mitra, persiapan lokasi di wilayah kerja Puskesmas Kebun Sikolos pada bulan Februari 2025, pemeriksaan kesehatan, edukasi, penerapan terapi musik :pengukuran dilakukan dua kali, yaitu sebelum dan sesudah terapi musik, untuk melihat perubahan tingkat kecemasan peserta. Penilaian dilakukan oleh tenaga kesehatan terlatih melalui wawancara dan observasi langsung. Penggunaan HARS dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini dipilih karena mudah diterapkan pada pasien dengan penyakit kronik, evaluasi, dan dokumentasi hasil. Hasil menunjukkan dari 46 peserta, 22 mengalami kecemasan ringan dan 6 kecemasan sedang dan 0 kecemasan berat. Terapi musik dapat menjadi intervensi keperawatan komplementer yang mudah, murah, dan dapat diterapkan di rumah maupun fasilitas kesehatan untuk menurunkan kecemasan. Tenaga kesehatan disarankan mengenalkan terapi musik sebagai bagian dari perawatan komprehensif penderita diabetes dan penyakit kronik.
Inovasi Smoking Area Sehat Homecare dalam Merubah Perilaku Merokok Anggota Keluarga dan Dampaknya pada Ibu Hamil Maifita, Yesi; Andriani, Linda; Ameliati, Sri; Syafyusari, Febria; Nisa, Setia
Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat) Vol 5 No 6 (2025): Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat)
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55382/jurnalpustakamitra.v5i6.1410

Abstract

Kebiasaan merokok masih menjadi tantangan besar bagi upaya peningkatan kesehatan masyarakat di Indonesia, terutama pada keluarga yang memiliki ibu hamil dan anak-anak. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan mengembangkan inovasi berbasis homecare untuk mengurangi perilaku merokok anggota keluarga serta meminimalkan dampaknya terhadap ibu hamil. Program dilaksanakan melalui edukasi kesehatan, konseling keluarga, pemberdayaan masyarakat, dan pemantauan perilaku menggunakan media edukatif yang dirancang dalam konteks homecare. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan keluarga sebesar 75% mengenai bahaya rokok, diikuti dengan penurunan frekuensi merokok sebanyak 40% setelah intervensi. Selain itu, dukungan terhadap ibu hamil untuk hidup dalam lingkungan rumah bebas asap juga mengalami peningkatan. Pendekatan homecare terbukti menjadi strategi efektif dalam membentuk perilaku hidup sehat serta menciptakan rumah tangga yang aman bagi ibu dan bayi.