Claim Missing Document
Check
Articles

Edukasi dan Pelatihan Teknik Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) pada Remaja Putri di SMAN 4 Kota Metro Ridwan, M.; Fibrila, Firda; Herlina, Herlina; Widiyanti, Septi
Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat) Vol 6 No 2 (2026): Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat)
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55382/jurnalpustakamitra.v6i2.1774

Abstract

Kanker payudara merupakan penyakit dimana sel-sel abnormal pada payudara tumbuh di luar kendali dan membentuk tumor dimulai di dalam lobulus penghasil susu di payudara. Berdasarkan data Kemenkes 2024, kasus baru kanker payudara di Indonesia mencapai 20 juta kasus dengan angka kematian 9,7 juta kasus. Penyebabnya karena rendahnya kesadaran dan pengetahuan masyarakat mengenai pentingnya deteksi dini. Salah satu upaya deteksi dini untuk menurunkan kejadian kanker payudara yang paling murah dan praktis terutama bagi remaja putri dengan melakukan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI). Sasaran kegiatan adalah remaja putri di SMAN 4 Kota Metro berjumlah 97 otang. Edukasi diberikan dalam bentuk ceramah, diskusi dan tanya jawab, serta dilakukan pelatihan teknik pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) dengan mendemonstrasikan menggunakan panthom. Selanjutnya dilakukan pendampingan dimana peserta dibagi 7 kelompok sehingga tiap kelompok terdiri dari 13-14 orang. Setiap kelompok peserta memperagakan teknik SADARI yang didampinggi oleh 7 orang fasilitator tim pengabmas yaitu dosen dan mahasiswa Diploma III Kebidanan Metro. Fasilitator menggunakan daftar tilik dalam melakukan pendampingan pada peserta sehingga diperoleh gambaran nyata pengetahuan dan keterampilan peserta dalam melakukan tiknik SADARI. Hasil edukasi dan pelatihan teknik SADARI diperoleh nilai rata–rata pretest sebesar 5,88 dan nilai rata-rata posttest sebesar 8,19. Hasil ini diperoleh adanya perbedaan nilai rata-rata antara sebelum dan sesudah diberikan edukasi dan pelatihan SADARI sebesar 2,31. Dapat disimpulkan bahwa edukasi dan pelatihan teknik SADARI  dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan remaja putri dalam deteksi dini untuk mencegah kanker payudara secara mandiri.
Relationship Between Hormonal Contraception History and Breast Cancer at RSUD Jenderal Ahmad Yani Metro City Amadea, Gebby; Widiyanti, Septi; Prasetyowati, Prasetyowati; Fibrila, Firda
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 5 No 2 (2026): Anthor 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/anthor.v5i2.396

Abstract

Breast cancer remains a major global health threat, with WHO data from 2022 reporting 2.3 million cases and 670,000 deaths. Breast cancer is caused by uncontrolled cell growth and hormonal factors, and this disease affects physical and emotional conditions. This quantitative study with a case-control design at General Ahmad Yani Metro Hospital aims to determine the relationship between a history of hormonal contraception and breast cancer. This study involved 93 respondents (31 cases and 62 controls) selected through accidental sampling techniques from the Oncology Surgery and Internal Medicine Rooms. The results showed that 83.9% of respondents had a history of hormonal contraception use. Statistical analysis using the chi-square test and Odds Ratio showed a significant association (p-value = 0.036; OR = 8.750), indicating that this history is associated with a significantly higher risk of developing breast cancer. This study concluded that the use of hormonal contraception is associated with an increased risk of breast cancer, so education, early screening, and regular monitoring are needed, especially for long-term hormonal contraception users.
PENJARINGAN KASUS ANEMIA DAN DEFICIENCI ENERGI KRONIK SERTA PENGETAHUAN REMAJA PUTRI Firda Fibrila; M. Ridwan
AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 08 (2022): AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Multi Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurang Energi Kronis (KEK) merupakan salah satu masalah yang banyak ditemui pada kelompok wanita usia subur (WUS) dan ibu hamil. KEK adalah keadaan dimana seseorang mengalami kekurangan kebutuhan energi yang berlangsung terus menerus. Di Indonesia secara nasional prevalensi KEK pada remaja putri (usia 15 – 19 tahun) cenderung meningkat dari tahun 2018 sebesar 33,5 % dan di tahun 2020 sebesar 36,3 %. Prevalensi KEK pada wanita tidak hamil usia 15 – 19 tahun di Provinsi Lampung tahun 2018 sebesar 13,62 menurun sebesar 12,77 % tahun 2019, sedangkan kejadian KEK pada remaja di Kota Metro sebesar 14,45% pada tahun 2018. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini untuk mengetahui status kesehatan reproduksi pada remaja putri khususnya penjaringan kasus KEK dan anemia di SMK Muhammadiyah 3 Kota Metro sebanyak 240 orang yang nantinya dapat dijadikan masukan dalam pengambilan kebijakan program di Puskesmas dan di sekolah tersebut.
Gerakan Remaja Sehat Tanpa Merokok: Upaya Preventif Masalah Kesehatan Remaja di Masyarakat Firda Fibrila; M Ridwan
Jurnal Medika: Medika in progres
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/fx7c7j90

Abstract

Merokok di kalangan remaja masih menjadi permasalahan. Kondisi ini dibuktikan dengan angka merokok pada remaja yang meningkat di tahun 2023 mencapai 56,5% pada kelompok usia 15–19 tahun. Fenomena ini memberikan gambaran kualitas kesehatan yang buruk pada generasi penerus jika tidak dilakukan penanganan. Tujuan kegiatan ini adalah sosialisasi gerakan remaja sehat tanpa merokok. Metode yang diterapkan adalah dengan melakukan edukasi melalui nonton bareng vidio tentang merokok dan diskusi langsung dengan para remaja. Kontribusi utama dari kegiatan ini adalah mengajak remaja untuk menerapkan hidup sehat tanpa merokok. Hasil dari kegiatan ini, diketahui bahwa terdapat 1 di antara remaja yang hadir pernah mencoba merokok, melalui diskusi memberikan pemahaman terhadap bahaya merokok, serta kesadaran tentang dampak yang dapat ditimbulkan dari merokok. Kolaborasi antara pemangku kebijakan dalam hal ini Dinas Kesehatan dan komunitas lokal akan lebih efektif dalam meningkatkan kesadaran tentang bahaya rokok melalui gerakan remaja sehat tanpa merokok.
Hubungan Usia, Paritas Dan Anemia Terhadap Kekurangan Energi Kronik (KEK) Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Yosomulyo Kota Metro Ratu Shofia Arfiyani; Firda Fibrila; Martini Martini
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.57925

Abstract

Kekurangan Energi Kronis (KEK) pada ibu hamil merupakan kondisi kekurangan asupan makanan yang berlangsung lama sehingga menimbulkan gangguan kesehatan pada ibu. Prevalensi KEK di Kota Metro meningkat dari 4,12% pada 2022 menjadi 7,58% pada 2023 Puskesmas Yosomulyo mencatat angka tertinggi sebesar 16,5% ibu hamil KEK di Kota Metro. Faktor seperti usia ibu, paritas, dan anemia diduga berperan dalam KEK pada ibu hamil. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi hubungan antara usia, paritas, dan anemia terhadap KEK pada ibu hamil di Puskesmas Yosomulyo tahun 2024. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain case control. Sampel pada penelitian ini terdiri dari 27 kelompok kasus dan 54 kelompok control diambil menggunakan Teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui studi dokumentasi pada rekam medik dengan analisis bivariat menggunakan uji fisher exact. Hasil bivariat didapatkan hubungan yang signifikan antara usia ibu (p = 0,0038 dan OR = 5,909), paritas (p = 0,014 dan OR = 5,950), dan anemia (p = 0,000 dan OR = 10,554) terhadap kejadian KEK pada ibu hamil di Puskesmas Yosomulyo. Kesimpulan penelitian ini bahwa terdapat hubungan antara usia ibu, paritas dan anemia terhadap kejadian KEK pada ibu hamil di Puskesmas Yosomulyo.
Hubungan Kontrasepsi Hormonal Dengan Hipertensi Pada Wanita Usia Subur Di Puskesmas Yosomulyo Sri Saskia Agustin; Firda Fibrila; Yoga Triwijayanti
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.57926

Abstract

Hipertensi jadi penyebab utama kematian dini di seluruh dunia. Estimasi 1,28 miliar orang dewasa usia 30-79 tahun mengalami kondisi ini. Sekitar 46% penderita tidak menyadari bahwa mereka hipertensi. Banyak faktor risiko seperti obesitas, stres, merokok, dan penggunaan kontrasepsi hormonal bisa memicu tekanan darah tinggi. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan penggunaan kontrasepsi hormonal dengan kejadian hipertensi pada wanita usia subur di Puskesmas Yosomulyo. Metode penelitian kuantitatif dengan desain case control. Populasi kasus yaitu wanita usia subur yang mengalami hipertensi. Populasi kontrol yaitu seluruh wanita usia subur di wilayah tersebut. Sampel terdiri dari 84 responden (28 kasus, 56 kontrol) dipilih purposive sampling. Analisis data pakai uji chi square tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan 78,6% kasus menggunakan kontrasepsi hormonal, sedangkan 21,4% pakai non-hormonal. P-value 0,002 (<0,05) dan Odds ratio (OR) 5,667 menunjukkan hubungan signifikan. Oleh karena itu diperlukan edukasi lengkap tentang risiko kontrasepsi hormonal agar wanita bisa pilih metode aman sesuai kondisi kesehatan masing-masing.