Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

MODEL KURIKULUM DAN RELEVANSINYA DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI DI MI WAHID HASYIM Pujarisma, Litfia; Rahmawati; Andi Prastowo
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10, Nomor 02 Juni 2025 t
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i02.22763

Abstract

This article reveals the results of research on the curriculum model and its relevance in daily life, where the curriculum is a concept in every learning. The use of the curriculum at Madrasah Ibtidaiyah (MI) Wahid Hasyim is currently still using 2 curricula in the learning process, namely: (1) Curriculum 2013 for grades 2, 3, 5 and 6; and (2) Independent Curriculum for grades 1 and 4. In this application, of course, it is the embodiment of the principle of relevance, the principle of flexibility, the principle of continuity, the principle of practicality and the principle of effectiveness. These curriculum principles are of course the basis of goals or guidelines in every process of teaching and learning activities at Madrasah Ibtidaiyah Wahid Hasyim. So that learning at MI Wahid Hasyim can strive with the existing curriculum principles. This study uses case study research that focuses on qualitative. Qualitative research carried out is by observation and interviews to find out an existing event. In this study, the researcher conducted research directly at the Madrasah Ibtidaiyah Wahid Hashim school. Then the interviewer is a representative of the madrasah of the curriculum section as well as the homeroom teacher of class 5B. It is hoped that this research will be able to provide benefits to the general public about the curriculum model and its relevance in daily life.
KONTRIBUSI MODEL SIMULASI TIK UNTUK MENUMBUHKAN KEAKTIFAN BELAJAR PESERTA DIDIK Suprobo, Hendarti; Andi Prastowo; Chairul Bariyah; Syarifah Risma Aulia; Tiara Yuliarsih
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 01 (2025): Volume 10 Nomor 1, Maret 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i01.23074

Abstract

Not providing opportunities for students to participate actively in learning because the learning process is one-way and focuses on cognitive, resulting in students being less active during or in learning activities. Based on this problem, this research aims to find out whether the ICT-based simulation learning model can contribute to the activeness of class IV SD/MI students in learning. The type of research used is descriptive qualitative with a case study method. Data was collected through interviews and sources relevant to this research. Then the data is reduced, presented, and conclusions are drawn. The results of this study show that ICT-based simulation models can contribute to active student learning. The results that can be seen in each indicator of student learning activity include: students actively participate in carrying out the tasks given by forming groups, actively asking questions, actively talking with other people or discussing, actively looking for information related to the material given to act out, and Students are actively involved in problem solving in the form of appropriate role distribution and are able to assess their abilities.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS ANDROID UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR DAN HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN PJOK MATERI GERAK DASAR PENCAK SILAT SEKOLAH DASAR Andi Prastowo; Sardjijo; Bambang Ismanto
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 01 (2025): Volume 10 Nomor 1, Maret 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i01.23641

Abstract

This study aims to develop Android-based learning media in PJOK subjects, especially basic pencak silat movement material in elementary schools, using the ADDIE method. In addition, this study also examines the influence of the media on student motivation and learning outcomes. This study is a Research & Development (R&D) with ADDIE stages: Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. The subjects of the study were 46 students in grades V and VI of SDN 01 Wringinagung. Validation was carried out by material experts, media experts, and language experts. Data were collected through questionnaires, tests, and observations, then analyzed qualitatively and quantitatively using validity, reliability, t-tests, and coefficients of determination. The results of the study showed that the developed learning media had a good level of feasibility. The assessment from material experts reached 75.16% (feasible), language experts 73.33% (feasible), and media experts 77.12% (feasible). The field trial obtained a score of 81.95% (very feasible). From the influence analysis, this media contributed 45.6% to the increase in learning motivation (R Square = 0.456). The t-test on learning outcomes showed a significance value of 0.000 < 0.005 with a t-count of 11.891> t-table 2.014, which means there is a significant increase in learning outcomes.
Penggunaan Aplikasi Youtube Sebagai Media Pembelajaran di Madrasah Ibtidaiyah Makassar Zulhijrah; Andi Prastowo
JKPD (Jurnal Kajian Pendidikan Dasar) Vol. 9 No. 2 (2024): Juli 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Univers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/1x17tx90

Abstract

Using Youtube as a Learning Media in Madrasah Ibtidaiyah Makassar. This study aims to determine the effectiveness of learning by using YouTube as a tutorial-based learning media. The research was conducted in class III at a school in Makassar with 25 students. The research used is a type of research using a qualitative approach. Data collection techniques using techniques, interviews and documentation. The data analysis technique used is data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study show that the effectiveness of YouTube media in learning the tutorial model is quite effective and well implemented, by using YouTube media as a teaching aid for conveying learning material, the use of YouTube media as a tutorial model taught by teachers runs effectively and motivates students to be more active in learning. learning process and achieve optimal learning outcomes. The impact of using YouTube media on students includes being able to increase knowledge, can increase student learning motivation, use of increasingly modern learning media. The research implications of using YouTube as an effective learning medium in increasing student activity in learning.  
The Thoughts of Ibn Khaldun on Learning Theory in Islamic Education Ayu Era Wardhani; Andi Prastowo
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 8 No 2 (2024): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edumaspul.v8i2.3481

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pemikiran Ibnu Khaldun terhadap Teori Pembelajaran dalam Pendidikan Islam. Metode yang digunakan dalam penulisan ini adalah kepustakaan (library research). Dengan hasil penelitian Pemikiran Ibnu Khaldun terhadap Pendidikan Islam hakikatnya lebih menonjolkan dan mementingkan konsep pendidikannya kepada pembentukan perilaku, ahklak dan budi pekerti. Hal ini dilakukan sebagai wujud apresiasi Ibnu Khaldun terhadap ajaran Islam yang bersumber dari Al-Qur’an dan hadits. Alqur’an harus dijadikan sebagai sumber dari semua pelajaran yang ada dari lembaga Pendidikan Islam, dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari untuk menuju Islam yang Kaffah. Konsep Pendidikan Ibnu Khaldun sampai saat ini masih ada yang relevan dengan pendidikan modern yaitu hubungan interaktif yang bernilai edukatif antara pendidik dan anak didik dalam proses belajar mengajar agar tercapai suatu tujuan pendidikan.
PERLINDUNGAN HUKUM KONSUMEN ATAS PROMOSI PENJUALAN BARANG MENURUT UNDANG-UNDANG NOMOR 8 TAHUN 1999 TENTANG PERLINDUNGAN KONSUMEN Andi Prastowo
Law and Communication Journal Vol 2 No 1 (2026): Kajian Hukum Perlindungan Konsumen
Publisher : PT Sanagi Edu Konsultan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan digitalisasi perdagangan telah membawa perubahan signifikan dalam kegiatan transaksi jual beli barang dan jasa. Konsumen saat ini tidak hanya melakukan transaksi secara langsung, tetapi juga melalui berbagai platform digital seperti marketplace, media sosial, dan iklan elektronik. Namun perkembangan tersebut juga menimbulkan berbagai permasalahan hukum, khususnya terkait dengan promosi penjualan yang menyesatkan atau informasi yang tidak sesuai dengan kondisi barang yang sebenarnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis akibat hukum dari kegiatan promosi penjualan barang yang tidak sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen serta untuk mengetahui mekanisme penyelesaian sengketa yang dapat ditempuh oleh konsumen yang dirugikan. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa promosi penjualan yang tidak benar atau menyesatkan merupakan pelanggaran terhadap hak konsumen, khususnya hak untuk memperoleh informasi yang benar, jelas, dan jujur mengenai kondisi barang dan/atau jasa. Pelaku usaha yang melakukan pelanggaran dapat dikenakan tanggung jawab hukum berupa sanksi perdata, administratif, maupun pidana. Penyelesaian sengketa konsumen dapat dilakukan melalui jalur litigasi maupun non-litigasi, seperti melalui Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK). Oleh karena itu diperlukan peningkatan kesadaran hukum konsumen serta penguatan penegakan hukum guna menciptakan perlindungan konsumen yang efektif di era perdagangan digital.
Kapasitas Guru Profesional Di Pendidikan Dasar Islam Andi Prastowo
Literasi: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2013)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/literasi.2013.4(2).233-254

Abstract

Professional needs of teachers in the Elementary School is a very huge necessity, moreover government assigned National Standards of Education and teacher certification. However, the various efforts made by the government has been not significant results yet although the government's efforts can’t be considered pity. The one reason is because it still seems unclear concept of professional teachers in Elementary School. From the results of this literature study, it was found that the required professional teachers especially in Elementary School must have a capacity of four, namely intellectual and research, spiritual, moral and ethic capacity, and last is emotional capacity. Keywords: quality of education, certification, capacity, professional teachers.
PENERAPAN TEORI BEHAVIORISME DENGAN METODE DRILL AND PRACTICE DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SEKOLAH DASAR SWASTA KOTA DURI Khairunnisa; Andi Prastowo
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 2 (2024): Volume 09 No. 2 Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i2.15520

Abstract

Teori belajar Behaviorisme adalah teori yang meyakini bahwa output utama dari sebuah proses belajar adalah adanya perubahan tingkah laku yang dapat diamati dan dinilai secara konkret. Dalam teori Behaviorisme menurut B.F. Skinner perubahan perilaku dapat terjadi karena adanya interaksi yang terjadi antara stimulus dan respon. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan memahami bagaimana penerapan teori belajar behaviorisme dengan metode Drill and Practice menggunakan prinsip reinforcement, rewards, dan punishment. Metode Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Lokasi penelitian di SDS Cendana Duri yang beralamat di Komplek PT. Pertamina Hulu Rokan Duri, Pematang Pudu, Kec. Mandau, Kabupaten Bengkalis, Riau. Pengambilan data melalui wawancara dengan 1 orang guru PAI, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dengan tiga alur kegiatan yaitu reduksi data, penyajian data, dan perumusan kesimpulan. Hasil penelitian dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam yang dilakukan oleh guru Pendidikan Agama Islam memiliki dampak menghasilkan perubahan perilaku peserta didik ke arah yang lebih baik dengan melakukan metode drill and practice (latihan dan praktek), memberikan reinforcement atau penguatan, memberikan reward atau penghargaan dan punishment jika diperlukan sehingga hal-hal seperti itu diharapkan dapat merubah perilaku peserta didik. Kata kunci: Drill and Practice, Pembelajaran Pendidikan Agama Islam, Teori Behaviorisme
Productivity and Independence of Madrasah Ibtidaiyah Students Through Integrated Learning with Information and Communication Technology/ Produktivitas dan Kemandirian Siswa Madrasah Ibtidaiyah Melalui Pembelajaran Terintegrasi dengan Teknologi Informasi Prasetiyo, Yoga Catur; Andi Prastowo
Edulab : Majalah Ilmiah Laboratorium Pendidikan Vol. 7 No. 1 (2022)
Publisher : Laboratorium Pendidikan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Colaboration with Persatuan Pranata Laboratorium Pendidikan Indonesia Tingkat Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/edulab.2022.71.03

Abstract

The adaptation of online learning due to the impact of the coronavirus disease is facing various obstacles, including network restrictions, as well as lack of electronic means and the ability of parents to help children learn. Students who previously studied face-to-face should begin to adapt to learning by using information and communication technology. This study aims to determine the productivity and independence of students in learning activities integrated with the information and communication technology in the Madrasah Ibtidaiyah Abdul Barri. This study is a descriptive qualitative study. The data collection methods used were interviews and observation. Interviews were held with the director, teachers and guardians of students. The results of this study show that the productivity of students in computer-based learning activities is manifested in the activity of collecting student structured assignments using the information technology. Meanwhile, student independence can be measured through the completion of assignments and the submission of them in-hand to the teacher, without relying on parents’ aid, but remain under parental supervision. The computer-based learning as an extracurricular activity has the potential to stimulate the interests of students to use information and communication technology, and to expose them the benefits of the technology-based learning tools as an alternative to school-based learning in order to develop their productivity and independence. Abstrak Adaptasi pembelajaran daring akibat dampak virus corona memiliki berbagai hambatan, antara lain kendala jaringan, serta kurangnya fasilitas elektronik dan kemampuan orang tua dalam mendampingi anak belajar. Peserta didik yang tadinya melakukan pembelajaran tatap muka harus mulai beradaptasi pada pembelajaran dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui produktivitas dan kemandirian siswa dalam kegiatan pembelajaran yang terintegrasi dengan teknologi informasi dan komunikasi di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Abdul Barri. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data adalah wawancara dan observasi. Wawancara dilakukan kepada Kepala Madrasah, guru, dan wali siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa produktivitas siswa dalam kegiatan pembelajaran berbasis komputer diukur dari keberhasilan pengumpulan tugas-tugas terstruktur siswa dengan memanfaatkan teknologi informasi. Sementara itu, kemandirian siswa terlihat pada aktivitas siswa mengerjakan tugas dan mengirimkannya kepada guru secara mandiri tanpa bantuan orang tua mereka, namun tetap dalam pengawasan orang tua. Pembelajaran komputer sebagai ekstrakurikuler mampu menumbuhkan rasa ingin tahu siswa terhadap terknologi informasi dan komunikasi serta mengenalkan siswa perangkat pembelajaran berbasis teknologi sebagai alternatif pembelajaran di sekolah untuk mengembangkan produktivitas dan kemandirian siswa.