Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

HUBUNGAN PERAWATAN PAYUDARA DENGAN PRODUKSI ASI PADA IBU MENYUSUI DI KECAMATAN PADANG TIMUR KOTA PADANG Nova Fridalni; Guslinda; Aida Minropa; Rini Rahmayanti
JURNAL KESEHATAN MERCUSUAR Vol. 3 No. 2 (2020): JURNAL KESEHATAN MERCUSUAR
Publisher : STIKes MERCUBAKTIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36984/jkm.v3i2.159

Abstract

Pemberian ASI Eksklusif di Indonesia masih tergolong rendah pada tahun 2017 yaitu hanya 35,73% dengan target 50%. Provinsi Sumatera Barat menempati posisi kelima dengan cakupan ASI Eksklusif sebesar 73,6%. Puskesmas Andalas memiliki cakupan ASI eksklusif terendah yaitu 59,84%. Salah satu faktor yang mempengaruhi produksi ASI adalah perawatan payudara. Perawatan payudara yang berguna untuk merangsang payudara mempengaruhi hipofisis untuk mengeluarkan hormon prolaktin dan oksitosin. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara perawatan payudara dengan produksi ASI pada ibu menyusui di Kecamatan Padang Timur Kota Padang. Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan desain cross sectional. Populasi ibu yang memiliki bayi usia 1-6 bulan sebanyak 268 orang dengan jumlah sampel 161 orang dengan teknik purposive sampling. Uji statistik yang digunakan adalah uji statistik Chi-Square. Hasil analisis data didapatkan bahwa 108 responden (67,1% memiliki produksi susu yang tidak mencukupi dan sebanyak 114 responden (70,8%) tidak melakukan perawatan payudara. Hasil uji Chi- Square terdapat hubungan antara perawatan payudara dengan produksi ASI (p=0,044).Diharapkan petugas kesehatan dapat memberikan penyuluhan kepada ibu menyusui dengan memberikan penyuluhan kesehatan tentang upaya peningkatan produksi ASI.
MENGATASI DAMPAK KECEMASAN DENGAN PROGRESIVE MUSCLE RELAKSATION (PMR) PADA LANSIA DENGAN PENYAKIT FISIK DI KLINIK MERCUBAKTIJAYA PADANG Guslinda; Ulfa Suryani; Nova Fridalni
JURNAL ABDI MERCUSUAR Vol. 1 No. 2 (2021): Jurnal ABDI MERCUSUAR
Publisher : LPPM STIKes MERCUBAKTIJAYA Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (734.389 KB) | DOI: 10.36984/jam.v1i2.195

Abstract

Pandemi covid 19 memberi dampak kecemasan yang dapat memperburuk imunitas fisik pada lansia. Hal ini dapat dicegah dengan memberikan edukasi tentang kecemasan dan Progressive Muscle Relactation(PMR) kepada lansia. Kegiatan ini bertujuan untuk mengatasai kecemasan dan dampaknya terhadap penurunan imunitas fisik lansia. Metode : Kegiatan ini dilaksanakan di Klinik mercubaktijaya Padang bulan November 2020, Yang diawali dengan skrining Lansia. Kemudian Edukasi tentang kecemasan, dan latihan Progresive Muscle Relactation. Hasil: Hasil kegiatan Setelah dilakukan penyuluhan pengetahuan lansia meningkat menjadi diatas 75 %. sedangkan hasil ukur kecemasan lansia yang diukur dengan Hamilton Ansiety Rating Scale (HARS) didapatkan hasil sebelum diberikan terapi PMR rata-rata mengalami cemas sedang, setelah diberikan terapi PMR terjadi penurunan hasil ukur HARS lansia menjadi cemas ringan . Dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan lansia tentang kecemasan dan penurunan kecemasan pada lansia yang telah di edukasi dan diberi PMR.
HUBUNGAN INTENSITAS PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL TERHADAP KESEHATAN MENTAL EMOSIONAL REMAJA Guslinda; Ulfa Suryani; Yosa Okjevi
JURNAL KESEHATAN MERCUSUAR Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Kesehatan Mercusuar
Publisher : STIKes MERCUBAKTIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36984/jkm.v7i2.515

Abstract

Tingginya masalah kesehatan mental emosional pada remaja di Indonesia berdampak terhadap peningkatan kejadian depresi yang mengakibatkan bunuh diri pada remaja. Salah satu faktor penyebab masalah kesehatan mental remaja pada saat ini adalah akibat penggunaan media sosial yang berlebihan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan intensitas penggunaan media sosial terhadap kesehatan mental emosional remaja. Pengumpulan data dilakukan di SMA Pembangunan Laboratorium UNP pada tanggal 19 Agustus 2022. Desain penelitian ini adalah cross sectional. Sampel berjumlah 82 responden dengan teknik pengambilan sampel proportional simpleĀ  random sampling dan instrument penelitian dengan menggunakan kuesioner intensitas penggunaan media sosial dan Self Reporting Questionnaire (SRQ 20). Hasil penelitian terdapat 67 % responden memiliki intensitas penggunaan media social tinggi, 67 % responden mengalami masalah kesehatan mental emosional, ada hubungan intensitas penggunaan media sosial terhadap kesehatan mental emosional remaja di SMA Pembangunan Laboratorium UNP (p value= 0,000). Disarankan untuk pihak sekolah untuk dapat memberikan sosialisasi tentang dampak penggunaan media sosial secara berebihan.