Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Analisis Praktik Gadai Sawah Dan Dampaknya Terhadap Kesejahteraan Masyarakat Dalam Perspektif Hukum Ekonomi Syariah Di Kecamatan Libureng Kabupaten Bone Ikmal, Ikmal; Darmawangsa, Andi; Bazith, Ahmad; Lawang, Hasanna; Subaedah, Subaedah
Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial Vol 3, No 1 (2025): Agustus
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik gadai sawah dan dampaknya terhadap kesejahteraan masyarakat di Kecamatan Libureng, Kabupaten Bone dalam perspektif hukum ekonomi syariah. Praktik gadai sawah yang dilakukan secara turun-temurun oleh masyarakat menjadi fenomena menarik karena seringkali tidak disertai perjanjian tertulis, tidak jelas jangka waktunya, dan berpotensi merugikan pihak penggadai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah para petani dan pihak-pihak yang terlibat dalam praktik gadai sawah di wilayah tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara mendalam dengan para petani, penggadai, dan penerima gadai, serta dokumentasi terkait praktik gadai sawah. Penelitian dilakukan di Kecamatan Libureng dengan subjek yang dipilih secara purposive untuk memperoleh data yang relevan dan mendalam. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data secara naratif, serta penarikan kesimpulan melalui verifikasi temuan di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik gadai sawah di Kecamatan Libureng dilakukan berdasarkan kepercayaan dan adat istiadat tanpa memperhatikan prinsip-prinsip syariah secara menyeluruh. Ditemukan adanya unsur ketidakadilan, seperti pemanfaatan hasil sawah oleh penerima gadai (murtahin) tanpa adanya pembagian hasil, serta tidak adanya batas waktu yang jelas. Hal ini berdampak pada kesejahteraan masyarakat. Dalam perspektif hukum ekonomi syariah, praktik semacam ini belum sepenuhnya sesuai karena masih terdapat unsur yang mendekati riba dan eksploitasi. Penelitian ini menekankan perlunya edukasi kepada masyarakat mengenai konsep gadai yang sesuai syariah serta penerapan akad-akad muamalah alternatif seperti ijarah atau muzara’ah. Pendekatan ini diharapkan dapat menciptakan sistem gadai yang adil dan mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat pedesaan secara berkelanjutan
Produk Pembiayaan KUR Bank Syariah Indonesia Dalam Mendorong Pertumbuhan UMKM Di Kecamatan Manggala Nasir, Ibnu Mundzir; Darmawangsa, Andi; Subaedah, Subaedah; Lawang, Hasanna; Akil, M.
Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial Vol 3, No 1 (2025): Agustus
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran produk pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Bank Syariah Indonesia (BSI) dalam mendorong pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kecamatan Manggala, Kota Makassar. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya UMKM dalam mendukung perekonomian nasional serta berbagai tantangan yang dihadapi, terutama dalam hal akses pembiayaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode fenomenologi untuk menggali pengalaman subjektif pelaku UMKM dalam mengakses pembiayaan KUR BSI. Data diperoleh melalui wawancara mendalam kepada lima pelaku UMKM di Kecamatan Manggala yang telah menerima fasilitas pembiayaan KUR dari BSI KCP Pettarani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk KUR BSI memberikan dampak positif terhadap perkembangan usaha, seperti peningkatan omset, penambahan aset, dan perluasan skala usaha. Selain itu, proses pengajuan KUR dinilai cukup mudah dan aksesibel, meskipun masih terdapat kendala administratif seperti kelengkapan dokumen dan waktu pencairan dana. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembiayaan KUR BSI berperan strategis dalam memperkuat ketahanan dan pertumbuhan UMKM, khususnya di wilayah yang memiliki potensi ekonomi tinggi seperti Kecamatan Manggala. Temuan ini diharapkan menjadi masukan bagi pihak bank dan pemerintah untuk terus menyempurnakan layanan pembiayaan berbasis syariah guna mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan
Status Agama Anak Akibat Ayah Atau Ibu Yang Murtad Dalam Hukum Islam (Analisis Pasal 26 KHI Perspektif Maqasidu As Syariah) Atjo, Noerrachman; Baedah, Said Syarifuddin Abu; Darmawangsa, Andi; Raehana, Syarifa; Syahid, Akhmad
Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial Vol 3, No 1 (2025): Agustus
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.16369732

Abstract

Skripsi ini membahas “Status Agama anak akibat Ayah atau Ibu yang murtad dalam hukum islam (Analisis Pasal 26 KHI Perspektif Maqasidu As Syariah)”. Tujuan penelitian ini untuk mendekskripsikan Status Agama anak akibat Ayah atau Ibu yang murtad dalam hukum islam (Analisis Pasal 26 KHI Perspektif Maqasidu As Syariah). Penelitian ini merupakan Ditinjau dari jenisnya, penelitian ini bersifat literatur atau kajian kepustakaan (library research). Penelitian kepustakaan (library research) yaitu penelitian yang pengumpulan datanya dilakukan dengan menghimpun data dari berbagai literatur-literatur. Literatur yang diteliti tidak terbatas pada buku-buku saja tetapi dapat juga berupa bahan-bahan dokumentasi, majalah, jurnal, ataupun surat kabar. Penekanan penelitian kepustakaan ini adalah ingin menemukan berbagai teori, hukum, dalil, prinsip, pendapat, gagasan dan lain-lain yang dapat dipakai untuk menganalisis dan memecahkan masalah yang diteliti. Hasil penelitian ini adalah untuk Menjaga akidah anak pasca perceraian akibat Murtad salah satu orang tua merupakan bagian dari ḥifẓ al-dīn dalam maqāṣid asy-syarī‘ah. Upaya yang dilakukan meliputi penetapan hak asuh kepada orang tua Muslim, pendidikan agama sejak dini, pendampingan tokoh agama, serta peran ibu dan keluarga besar dalam membimbing akidah anak. Semua langkah ini mencegah kerusakan iman dan membangun keteguhan spiritual anak dalam lingkungan yang tetap Islami. Dalam hal ini, murtad menjadi alasan yuridis gugurnya hak pengasuhan demi menjaga akidah anak. Analisis ini menggunakan pendekatan normatif-teologis melalui kajian ayat Al-Qur'an, hadis, tafsir, serta prinsip maqāṣid asy-syarī‘ah, khususnya ḥifẓ al-dīn (menjaga agama), yang menjadi dasar utama dalam perlindungan spiritual anak. Selain itu, proses pengalihan hak asuh dalam sistem hukum Indonesia dilakukan melalui putusan Pengadilan Agama dengan mempertimbangkan bukti kemurtadan dan kelayakan pihak pengasuh dari aspek keislaman dan kemaslahatan anak
Sistem Musaqah Pada Perkebunan Kelapa Dalam Prespektif Hukum Ekonomi Syaria’ah (Studi Kasus di Desa Habunuha Kecamatan Tabona Kabupaten Pulau Taliabu) Jaini, Meliani La; Darmawangsa, Andi; Zainal, Abdul Qahar
Media Hukum Indonesia (MHI) Vol 3, No 3 (2025): September
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.16735729

Abstract

This study aims to analyze the Musaqah system in coconut plantations in Habunuha Village, Tabona Subdistrict, Pulau Taliabu Regency, and to evaluate its conformity with the principles of Sharia Economic Law. In practice, the Musaqah system in Habunuha is implemented orally, based on mutual trust and local customs, without any formal written agreement. This research uses a qualitative approach with a descriptive method. Data were collected through interviews, observations, and documentation.The findings indicate that the Musaqah practice carried out by the community in Habunuha is based on trust and kinship. However, there are still several shortcomings in terms of legal clarity, such as the absence of written contracts and the lack of formally documented profit-sharing mechanisms. The profit-sharing arrangement used in Habunuha is 1:1 between landowners and cultivators, with operational costs shared equally. The study recommends the need for Sharia literacy education for the community and more formal regulatory support to ensure that the Musaqah system can operate more optimally and in accordance with Sharia Economic Law.
Analisis Prinsip Keadilan dan Kepastian Hukum Perkara Warisan (Studi Putusan No.40/Pdt.G/2024/PTA.Mks) Mulyadi, Andi Muh. Rizqi; Darmawangsa, Andi; Mallongi, Maryati
Media Hukum Indonesia (MHI) Vol 3, No 3 (2025): September
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.16778160

Abstract

This study is a normative legal research using a qualitative approach, which applies statutory, case, and conceptual approaches to analyze the principles of justice and legal certainty in an Islamic inheritance dispute. The research focuses on the appellate decision of the Makassar Religious High Court No. 40/Pdt.G/2024/PTA.Mks. Data were collected through document analysis (court rulings, legal norms, and doctrines) and interviews, and then examined qualitatively and descriptively.The findings reveal that the first-instance decision was merely declarative and did not fulfill the principle of legal certainty, as it lacked an executable operative ruling. In contrast, the appellate decision clarified each heir’s share and explicitly ordered the division of inheritance, thus upholding the principles of lex certa and lex executoria. In terms of justice, the decision of the PTA Makassar serves as a corrective to the unilateral domination of the estate and aligns with the Islamic legal theories of maqāṣid al-sharī‘ah (Al-Ghazali), hikmah and ‘illat (Al-Syatibi), qath‘iyyat al-dalālah (Imam Syafi’i), and divine justice (al-‘adl al-ilāhī, Ibn Taymiyyah). The study also compares the case with the Supreme Court Decision No. 845 K/Pdt/2024 to assess jurisprudential consistency in resolving inheritance disputes in the religious court system. The appellate decision is found to embody substantive justice and enforceable legal certainty effectively and fairly.
Pengaruh Kepemimpinan Kepala Madrasah dan Motivasi Kerja terhadap Kinerja Guru di Madrasah Aliyah Negeri 3 Makassar Aulia Rezky, Kiki; Bunyamin, Andi; Darmawangsa, Andi
Journal of Gurutta Education Vol. 2 No. 2 (2023): Journal of Gurutta Education (JGE)
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (547.797 KB) | DOI: 10.33096/jge.v2i2.1387

Abstract

Pendidikan merupakan hal yang penting dalam kehidupan manusia, karena dengan pendidikan manusia bisa belajar segala ilmu pengetahuan. Dengan ilmu pengetahuan itulah manusia bias merubah polapikir, berkembang memenuhi segala kebutuhan hidupnya. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif kategori ex post facto' dengan analisis yang bersifat korelasional. Penelitian ini meneliti peristiwa yang telah terjadi untuk mengetahui pengaruh dari variabel gaya kepemimpinan (X₁) dan motivasi kerja (X2) terhadap variabel kinerja (Y). Adapun populasi yang akan menjadi objek penelitian dalam proposal tesis ini adalah seluruh guru Madrasah Aliyah Negeri 3 sebanyak 84 guru terletak di kecamatan biringkanaya kota makassar. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa kepemimpinan kepala madrasah dan motivasi terhadap kinerja guru ditemukan bahwa hasil penelitian Nilai Fhitung lebih kecil dari Ftabel  dimana, 52.998 lebih kecil dari 3,11 dan signifikansi 0,008 lebih kecil dari α= 0.05 atau 0,000 < 0,05. Hal ini berarti bahwa H0 ditolak yang berarti menerima H1. Sehingga dapat disimpulkan bahwa Kepemimpinan kepala madrasah dan motivasi kerja guru secara bersama-sama berpengaruh signifikan dan positif terhadap kinerja guru.
Internal Quality Assurance Management as a Strategy for Achieving National Education Standards through The Principle of Continuous Improvement Habibi, Habibi; Arismunandar, Arismunandar; Rahman, Abdul; Darmawangsa, Andi
JURNAL AL-TANZIM Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Nurul Jadid University, Probolinggo, East Java, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (343.552 KB) | DOI: 10.33650/al-tanzim.v6i2.3512

Abstract

This study aims to understand the implementation of internal quality assurance management in achieving national education standards through continuous improvement at MAN Insan Cendikia Gowa and SMA Islam Athira Makassar. This research uses a qualitative research approach with a case study approach. The results showed that the implementation of internal quality assurance management on the principle of continuous improvement at MAN Insan Cendikia Gowa and SMA Islam Athirah Makassar was carried out based on the fulfillment of the Eight National Education Standards by conducting continuous evaluations through school self-evaluation involving all parties to move towards achieving quality higher education is not surprising that the two institutions are one of the only secondary education institutions and have become the educational institution of choice for the community.
PENERAPAN COOPERATIVE LEARNING TIPE PICTURE AND PICTURE DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR DI SMPN 47 MAKASSAR Nugraha, Muhammad Agung; Syahid, Akhmad; Surani; Nurlaelah; Darmawangsa, Andi
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01, Maret 2026 Release
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.41513

Abstract

This study is a Classroom Action Research (CAR) aimed at improving students’ learning interest through the implementation of the Picture and Picture learning model in Islamic Education for class VIII.6 at SMP Negeri 47 Makassar. The research subjects consisted of 27 students. The study was conducted in two cycles, each consisting of planning, action, observation, and reflection stages. Data were collected through observation sheets, learning interest questionnaires, evaluation tests, and documentation. The indicators of learning interest observed included enjoyment, attention, interest, and student involvement. The results showed that the implementation of the Picture and Picture learning model effectively increased students’ learning interest progressively. In the pre-cycle stage, learning mastery reached 32.26%, increased to 54.84% in Cycle I, and showed a significant improvement in Cycle II to 87.10%. Additionally, improvements were observed across all aspects of learning interest, as indicated by students’ increased enthusiasm, focus, participation, and active engagement in the learning process. Therefore, it can be concluded that the Picture and Picture learning model is effective in enhancing students’ learning interest in Islamic Education.
SISTEM PEMBINAAN KARAKTER PESERTA DIDIK DI MADRASAH ALIYAH PONDOK PESANTREN HJ HANIAH KABUPATEN MAROS Putri, Nurul Aini; Bunyamin, Andi; Darmawangsa, Andi; Mahmud, Hasibuddin; Rosmiati; Syahid, Akhmad
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01 Maret 2026 Produce
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.42855

Abstract

Nurul Aini Putri, Character Development System of Students at Madrasah Aliyah Pondok Pesantren Hj. Haniah Maros (supervised by Dr. H. Andi Bunyamin, M.Pd. and Dr. H. Andi Darmawangsa, S.Ag., M.Ag). This study aims to describe the character development system of students at Madrasah Aliyah Pondok Pesantren Hj Haniah Maros Regency and describe the effectiveness of character development of students at Madrasah Aliyah Pondok Pesantren Hj Haniah Maros Regency Maros Regency. The research method used is descriptive qualitative with a phenomenal approach. Data were collected through observation, interviews and documentation, then analyzed through the stages of data collection, data reduction, data presentation and conclusion drawing. The results of the study indicate that the character development system of students at Madrasah Aliyah Pondok Pesantren Hj. Haniah in Maros Regency is implemented in an integrated manner through various strategies, namely habituation, role modeling, discipline, responsibility, independence, advice (mau'izah), a personal approach, and the application of educational rewards and punishments. The effectiveness of character development is evident in changes in students' attitudes, who are increasingly disciplined, responsible, independent, socially aware, and demonstrate better morals. Character values ​​are not only understood theoretically through the Aqidah and Akhlak subject but are also internalized through daily habits of religious activities and extracurricular activities. This research recommends that Madrasahs continue to develop a character development system through collaboration between teachers, dormitory supervisors, and parents. Teachers and supervisors are expected to be role models and creative in instilling moral values. Students are expected to maintain the discipline, responsibility, and independence that have been developed. Future researchers are advised to examine character development more broadly.
Tradisi Penyebutan Mahar Pada Akad Nikah Perspektif Hukum Islam (Studi Kasus Di Desa Marannu Kecamatan Lau Kabupaten Maros) Awalia, Mawar Resky; Darmawangsa, Andi; Zen, Jufri Muhammad
Jurnal Riksa Cendikia Nusantara Vol. 2 No. 4 (2026): Riksa Cendikia Nusantara - April 2026
Publisher : Jurnal Riksa Cendikia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.19435270

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tradisi penyebutan mahar dalam akad nikah di Desa Marannu Kecamatan Lau Kabupaten Maros serta menganalisisnya dalam perspektif hukum Islam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap tokoh agama, penghulu, imam desa, serta masyarakat setempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dua variasi penyebutan mahar dalam akad nikah, yaitu secara eksplisit dan secara sederhana. Secara eksplisit dilakukan dengan menyebutkan jenis dan nominal mahar secara rinci, sedangkan secara sederhana cukup dengan ungkapan “dengan mahar tersebut”. Sebagian masyarakat menganggap bahwa penyebutan mahar secara benar merupakan syarat sah akad nikah. Dalam perspektif hukum Islam, penyebutan mahar bukan merupakan rukun maupun syarat sah akad nikah. Berdasarkan fikih dan Kompilasi Hukum Islam (KHI), akad tetap sah meskipun mahar tidak disebutkan atau terjadi kesalahan dalam penyebutannya. Tradisi tersebut dapat dikategorikan sebagai ‘urf (adat kebiasaan) yang dibolehkan selama tidak bertentangan dengan syariat dan tidak memberatkan.