Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Menara Ilmu

UJI KOMPOSISI GIPSUM TIPE III PABRIKAN DAN GIPSUM TIPE III DAUR ULANG DENGAN TEKNIK X-RAY FLUORESENCE SPECTROMETER (XRF) DALAM UPAYA PEMANFAATAN LIMBAH GIPSUM KEDOKTERAN GIGI Sari, Widya Puspita; Yandi, Satria; Chairunnisa, Fita
Menara Ilmu Vol 15, No 1 (2021): VOL. XV NO. 1 JANUARI 2021
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v15i1.2372

Abstract

Dental stone (gipsum tipe III) merupakan gipsum Kedokteran Gigi yang sering digunakan sebagai bahan pembuat model duplikat rongga mulut. Pembuatan model kerja dapat menimbulkan limbah kedokteran gigi. Limbah gipsum akan menyebabkan masalah pencemaran lingkungan karena tidak mudah diuraikan. Diperlukan upaya untuk mengurangi limbah gipsum, dimana salah satunya adalah dengan melakukan daur ulang. Tujuan penelitian ini untuk memeriksa komposisi kimia gipsum tipe III pabrikan dan gipsum tipe III daur ulang sehingga dapat dimanfaatkan serta difungsikan kembali seperti gipsum tipe III pabrikan. Sampel terdiri dari gipsum tipe III pabrikan dan gipsum tipe III daur ulang. Masing-masing sampel dihaluskan, selanjutnya dianalisa menggunakan X-Ray Fluoresence Spectrometer (XRF). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan oksida terbesar pada gipsum tipe III pabrikan adalah SO3 (69,29%), CaO (28,11%), Al2O3 (1,018%), SiO2 (0,435%) dan MgO (0,307%). Pada gipsum tipe III daur ulang kandungan oksida terbesar adalah SO3 (66,99%), CaO (29,58%), Al2O3 (1,272%), SiO2 (0,655%) dan MgO (0,149%). Gipsum tipe III daur ulang memiliki komposisi yang hampir sama dengan gipsum tipe III pabrikan dengan beberapa perbedaan konsentrasi. Perbedaan konsentrasi ini nantinya dapat dimodifikasi dengan penambahan zat tertentu. KATA KUNCI : Gipsum tipe III, daur ulang, XRF, limbah dental
Kepuasan Pasien Terhadap Teledentistry Pada Saat Pandemi Covid-19 (Scoping Review) Satria Yandi; Leny Sang Surya; Widya Puspita Sari; Sania Fauziah
Menara Ilmu : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Vol 16, No 1 (2022): VOL. XVI NO.1 APRIL 2022
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v16i1.3252

Abstract

Pandemi COVID-19 menyebabkan pelayanan kesehatan gigi dan mulut menjadi terhambat dikarenakan rongga mulut merupakan sumber potensial tinggi untuk penularan dan kerentanan terhadap COVID-19. Kontak langsung antara dokter gigi dan pasien dapat memungkinkan terjadinya penularan COVID-19, sehingga dibutuhkan alternatif lain dalam penatalaksanaan pasien. Teledentistry  merupakan salah satu pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) melalui konferensi video untuk menegakkan diagnosis dan merencakan perawatan jarak jauh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kepuasan pasien terhadap penggunaan teledentistry di masa pandemi COVID-19 menggunakan metode scoping review. Data artikel diperoleh melalui pencarian database PubMed, Science Direct, Google Scholar, dan Dimensions. Hasil review  artikel menyatakan penggunaan teledentistry dapat memberikan kepuasan kepada pasien. Pasien tidak merasa kesulitan dalam penggunaan teknologi ini, menyukai konsultasi melalui video call serta tidak bermasalah dengan koneksi. Pasien juga dapat mengeskepresikan diri, hemat waktu, dan hemat biaya dalam menggunakan teledentistry.Kata Kunci : Teledentistry, Kepuasan Pasien, Pelayanan Kesehatan, COVID-19
Uji Kandungan E Glass Fiber Non Dental Dengan Menggunakan Teknik x-Ray Fluorescence Spectrometer (XRF) Widya Puspita Sari; Satria Yandi; Sugeng Andi Purnama; Kurnia Putri; Adiva Afnela Putri
Menara Ilmu : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Vol 16, No 1 (2022): VOL. XVI NO.1 APRIL 2022
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v16i1.3255

Abstract

Fiber Reinforced Composite (FRC) merupakan material sintetik yang banyak diaplikasikan secara klinis di kedokteran gigi seperti pada bidang prostodonti, konservasi gigi, implantologi, periodonti, ortodonti dan kedokteran gigi anak. E-glass fiber merupakan tipe fiber yang sering digunakan di Kedokteran Gigi. Penggunaaannya lebih dari 50% dibandingkan tipe lain. Ketersediaan E glass fiber dental di Indonesia cukup terbatas dengan harga relatif mahal namun tersedia glass fiber non dental dalam jumlah yang banyak dengan harga terjangkau. Salah satu tipe yang banyak digunakan adalah tipe E glass. E glass fiber non dental telah banyak digunakan sebagai material substitusi pada otomotif dan aplikasi kedirgantaraan karena karakteristiknya ringan dan sifat mekanik yang lebih baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis komposisi dari E-glass Fiber Non Dental menggunakan teknik XRF.  Sampel terdiri dari 10 gram E glass fiber non dental. Sampel dipotong dan dihaluskan dengan cara ditumbuk dan diayak. Selanjutnya dianalisis menggunakan X-Ray Fluorescence Spectrometer (XRF). Selanjutnya hasil analisis ditampilkan dalam bentuk tabel deskriptif. Hasil analisis menunjukkan kandungan oksida terbesar SiO2 (39,53%), CaO (46,31%), Al2O3 (8,17%) dan K2O (0,64%) tanpa kandungan B2O3. Berdasarkan analisis XRF disimpulkan bahwa E-glass fiber non dental memiliki komposisi dan konsentrasi yang hampir sama dengan E-glass fiber dental, dan diharapkan dapat menjadi alternatif material di Kedokteran Gigi. Kata Kunci: Glass fiber, E glass fiber dental, E glass fiber non dental, X-Ray Fluorescence Spectrometer (XRF)
TINGKAT PENGETAHUAN RADIOGRAFI PERIAPIKAL BISEKTRIS PADA MAHASISWA ANGKATAN 2017 FKG BAITURRAHMAH Resti Iswani; Widya Puspita Sari; Laveniaseda Laveniaseda
Menara Ilmu Vol 16, No 1 (2022): Vol. 1 No. 1 OKTOBER 2022
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v16i1.3574

Abstract

Radiografi kedokteran gigi merupakan alat bantu diagnostik paling penting untuk dokter gigi dan merupakan salah satu kunci penentu kesuksesan dari penegakan diagnosis.Tingkat pengetahuan dokter gigi terhadap prosedur radiografi merupakan faktor penting untuk mendapatkan kualitas radiografi yang baik.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan radiografi periapikal teknik bisektris pada mahasiswa angkatan 2017 FKG Baiturrahmah.Jenis penelitian deskriptif kuantitatif dengan rancangan penelitian cross sectional (potong lintang). Populasi pada penelitian ini adalah mahasiswa FKG Universitas Baiturrahmah angkatan 2017 yang berjumlah 98 orangdengan 49 sampel menggunakan teknik simple random sampling.Penelitian ini dilakukan secara online melalui aplikasi google form dan aplikasi zoom yang diakses oleh mahasiswa angkatan 2017 FKG Baiturrahmah. Penelitian ini berlangsung dari bulan Juni 2020 – Januari tahun 2021. Analisa data yang digunakan pada penelitian ini adalah analisa univariat. Hasil dari penelitian pengetahuan baik (20,4%), pengetahuan sedang (69,4%), pengetahuan kurang (10,2%). Hasil penelitian terbanyak adalah sedang yaitu 34 orang (69,4%) tentang radiografi periapikal teknik bisektris pada mahasiswa angkatan 2017 FKG Baiturrahmah
Pengaruh Lama Perendaman Pada Larutan Teh (Camellia Sinensis) Terhadap Perubahan Warna Resin Komposit ( Scoping Review ) Sari, Widya Puspita; Ferdina, Resa; Ramadani, Resa Meilinda
Menara Ilmu : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Vol 19, No 2 (2025): Vol 19 No. 02 JULI 2025
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v19i2.6922

Abstract

Resin komposit merupakan bahan restorasi yang banyak digunakan dalam kedokteran gigi karena memiliki nilai estetika yang baik. Resin komposit dapat mengalami perubahan warna akibat paparan zat warna dari minuman seperti teh. Tujuan penelitian  ini adalah untuk menganalisis pengaruh lama perendaman resin komposit dalam larutan teh (Camellia sinensis) terhadap perubahan warnanya. Metode penelitian dengan Pencarian artikel dilakukan melalui database Google Scholar, Science Direct, dan PubMed dengan kata kunci yang relevan. Kriteria inklusi yaitu artikel yang sesuai topik, terbit 2015-2025, tersedia full text, dan berbahasa Indonesia atau Inggris. Ekstraksi data meliputi penulis, tahun, jurnal, judul, metode, tujuan, hasil, dan kesimpulan. Hasil menunjukkan Semakin lama perendaman resin komposit dalam larutan teh, semakin besar perubahan warna yang terjadi. Teh hitam menyebabkan perubahan warna yang lebih besar dibandingkan teh hijau, teh putih, dan teh oolong. Tingkat oksidasi teh berpengaruh terhadap perubahan warna, di mana teh dengan oksidasi penuh (teh hitam) menyebabkan perubahan warna lebih besar. Jenis resin komposit, khususnya ukuran dan jenis filler serta kualitas polimerisasi, mempengaruhi ketahanan warnanya setelah perendaman dalam larutan teh. Penggunaan spektrofotometer cenderung memberikan hasil pengukuran perubahan warna yang lebih akurat dibandingkan kolorimete Kesimpulan penelitian ini adalah perendaman resin komposit dalam larutan teh (Camellia sinensis) dapat menyebabkan perubahan warna yang signifikan, terutama pada teh dengan tingkat oksidasi tinggi. Karakteristik resin komposit juga berperan penting dalam menentukan stabilitas warnanya.Kata Kunci: Resin komposit, perubahan warna, teh (Camellia sinensis), lama perendaman