Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : jurnal logistica

ANALISIS PENCAHAYAAN TERHADAP PRODUKTIVITAS KARYAWAN DI PT. XYZ BATAM INDONESIA Gucci, Dinda Okta Dwiyanti Ridwan; Anugrah, Ibnu; Fahruddini, Reant Egie; Manalu, Alex boy Sandi; Paula, Phalmasita Melati; M. Saleh
JURNAL LOGISTICA Vol. 3 No. 2 (2025): VOL.3.NO.2. JUNI 2025
Publisher : LPPM-ITEBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62375/logistics.v3i2.596

Abstract

Kurangnya pencahyaan yang dialami karyawan dapat merugikan perusahaan ataupun organisasi tempatnya bekerja.Lingkungan kerja yang baik dan nyaman dapat menurunkan stress kerja karyawan sehingga karyawan dapat bekerja maksimal. Pencahayaan ruang kerja merupakan faktor penting pada lingkungan kerja. Intensitas cahaya yang sesuai membuat karyawan nyaman dan stress kerja berkurang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pencahayaan ruang kerja terhadap produktivitas karyawan. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu studi literatur, metode komparatif dan pendekatan kuantitatif. Pada saat pretest,diberikan skala kerja kepada subjek penelitian dan pencahayaan ruang kerja diukur dengan menggunakan lux meter. Kemudian intensitas cahaya ruang kerja dinaikkan dan diukur kembali dengan menggunakan lux meter.  
PENINGKATAN KUALITAS PADA WIRING HARNESS MODEL 36650-59S01 MENGGUNAKAN METODE SIX SIGMA DI PT XYZ M. Saleh; Siti Nur Maulidina; Wibowo, Sadiq Ardo
JURNAL LOGISTICA Vol. 4 No. 2 (2026): VOL 4.NO.2.JUNI 2026
Publisher : LPPM-ITEBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62375/p9f4p252

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan untuk mengatasi tingkat defect yang tinggi dalam proses pembuatan wiring harness di PT XYZ, yang berdampak negatif pada mutu produk dan efisiensi produksi. Fokus utama penelitian ini adalah mencari penyebab utama defect dan menerapkan solusi perbaikan melalui metode Six Sigma dengan pendekatan DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control). Pada tahap define, dilakukan identifikasi jenis defect yang paling sering terjadi dan ruang lingkup masalah. Tahap measure mencakup pengumpulan data tentang defect secara terstruktur untuk memahami tingkat dan pola defect yang menunjukkan bahwa proses produksi wire harness 36650-59S01 berada pada level 4 Sigma dengan nilai rata-rata 3,67063 dan 301.015,35 DPMO. Pada tahap analyze, dilakukan analisis menggunakan diagram Pareto dan diagram Fishbone untuk menemukan faktor penyebab utama: Terminal Ben 10,14%, defect No Tapping 8,77%, Mis Location 8,27%, Conector Breakage 7,52%, Part Attachment 7,01%, Excensive Length 5,51%, dan defecive dimension of on band cut 5,26%. Tahap improve berfokus pada penerapan solusi, termasuk pelatihan bagi operator, perbaikan pada mesin CPG, dan standarisasi prosedur kerja. Hasil implementasi menunjukkan bahwa tingkat cacat menurun dari 54% menjadi 3%. Tahap Control menjamin keberlanjutan perbaikan lewat pengawasan proses secara rutin.