Claim Missing Document
Check
Articles

Analysis of the Importance of Enhancing the Qualifications of Biology Teachers as Professional Educators in the 21st Century Digital Era Wuri Julita; Zulyusri Zulyusri
Journal of Digital Learning and Education Vol. 3 No. 2 (2023): AUGUST
Publisher : MO.RI Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52562/jdle.v3i2.744

Abstract

In the ever-evolving digital era of the 21st century, the realm of education stands at the precipice of transformation. This comprehensive review synthesizes a series of scholarly articles that delve into the pivotal role of enhancing teacher qualifications in shaping a dynamic and effective pedagogical landscape. The synthesis encompasses multifaceted dimensions, each contributing to the symphony of educational excellence. Academic qualifications, pedagogical strategies, and nurturing relationships emerge as foundational pillars, while the fusion of technology, pedagogy, and content knowledge (TPACK) underpins innovative teaching approaches. The review further illuminates the significance of Industry 4.0 expertise, emphasizing the necessity of special qualifications to navigate the evolving digital milieu. Training emerges as a crucible for forging comprehensive competencies, including pedagogical, professional, personal, and social dimensions, while positive work behavior enriches the educational tapestry with values and ethics. Adequate welfare and lifelong learning converge to empower educators, catalyzing optimal performance and nurturing a culture of continuous growth. This synthesis underscores the transformative potential of educator qualifications and competencies, offering insights that resonate with the trajectory of modern education and shape the future of learning.
Meta-Analisis Validitas Penggunaan LKPD Sebagai Media Pembelajaran Desi Wahyuni; Zulyusri Zulyusri
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 8 No. 3 (2023): Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v8i3.1496

Abstract

Pendidikan tidak hanya berkaitan dengan aspek kognitif saja, melainkan juga berkaitan dengan metode, model dan media yang digunakan selama pembelajaran. Penggunaan media yang tepat mampu meningkatkan hasil belajar peserta didik dan tercapainya tujuan pembelajaran dengan baik. Penggunaan LKPD dalam pembelajaran dapat membantu dan mempermudah kegiatan pembelajaran sehingga terbentuknya interaksi yang dapat meningkatkan aktivitas dan prestasi peserta didik. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan penelitian meta-analisis. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah dengan mencari beberapa artikel atau jurnal terkait dari sumber yang terpercaya. Sampel yang digunakan terdiri dari 10 artikel di jurnal terkait pengembangan media pembelajaran yang masuk kedalam kategori. Hasil penelitian meta-analisis menemukan bahwa ada 3 komponen yang akan menjadi titik acuan penelitian yaitu berupa komponen isi, penyajian dan bahasa. rata-rata validitas isi yang diperoleh dari hasil meta-analisis 10 artikel nasional rata-rata validitas komponen isi sebesar 88,32%, rata-rata validitas komponen kelayakan penyajian diperoleh sebesar 88,55 dan rata-rata validitas komponen bahasa memperoleh nilai sebesar 90,8%. Validitas isi, penyajian dan bahasa memperoleh nilai dengan kategori sangat valid. Berdasarkan hasil analisis validitas LKPD dapat dikategorikan sangat valid untuk digunakan sebagai dalam pembelajaran.
Analisis Kualitas Butir Soal Pilihan Ganda Mata Pelajaran Biologi pada Ujian Tengah Semester (UTS) Kelas XI Nanta Mulia; Zulyusri Zulyusri; Violita Violita
Jurnal Metaedukasi : Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 4, No 1 (2022): Metaedukasi
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/metaedukasi.v4i1.4088

Abstract

Kegiatan penilaian dalam suatu proses pembelajaran sangat penting dilakukan untuk mengetahui sejauh mana pemahaman peserta didik terhadap materi yang telah dipelajari. Kegiatan yang biasa dikenal dengan evaluasi. Evaluasi merupakan suatu proses yang dilaksanakan untuk menentukan tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan sebelumnya melalui cara yang sistematis. Evaluasi dalam pelaksanaannya memerlukan istrumen yang berkualitas agar hasil yang didapat dapat mencapai yang telah ditentukan. Salah satu instrumen yang biasa digunakan adalah tes berupa soal pilihan ganda. Untuk mengetahui instrumen yang digunakan sudah baik atau belum, perlu dilakukan analisis terhadap butir-butir soal. Tujuan pelaksanaan penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas dilihat dari aspek validitas, reliabelitas, tingkat kesukaran, daya pembeda, dan efektivitas pengecoh. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif, yaitu penelitian yang mendeskripsikan peristiwa, gejala, fakta, kejadian baik yang sudah ataupun yang sedang terjadi. Analisis soal dilakukan dengan menggunakan program Anates 4.0.9. Hasil dari analisis soal menunjukkan validitas soal sebesar 36%, reliabelitas 0,39, tingkat kesukaran 80%, daya beda 68%, dan efektivitas pengecoh yang berfungsi adalah sebesar 44%.
Analisis Kualitas Soal Ujian Tengah Semester Biologi Kelas XII SMA Negeri 6 Padang Tahun Pelajaran 2021/2022 Sintia Putri; Zulyusri Zulyusri; Violita Violita
Jurnal Metaedukasi : Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 4, No 1 (2022): Metaedukasi
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/metaedukasi.v4i1.4090

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kualitas soal Ujian Tengah Semester Biologi Kelas XII SMA Negeri 6 Padang Tahun Pelajaran 2021/2022. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah teknik dokumentasi berupa lembar soal Ujian Tengah Semester mata pelajaran Biologi dengan bentuk soal pilihan ganda berjumlah 25 butir, kunci jawaban soal ulangan harian dan respon siswa sebanyak 33 orang siswa. Data yang terkumpul kemudian dianalisis secara kuantitatif untuk memperoleh informasi terkait validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran, daya pembeda, dan pengecoh. Teknik analisis data menggunakan SPSS versi 16 untuk melihat validitas dan reliabilitas dan Anates versi 4 untuk melihat tingkat kesukaran, daya pembeda, dan pengecoh. Hasil dalam peneltian menunjukkan bahwa, reliabilitas soal yaitu 0,188 termasuk ke dalam kriteria sangat rendah. Untuk tingkat kesukaran butir soal terdapat tingkat kesukaran “sangat mudah” berjumlah 17 soal, “mudah” berjumlah 3 soal, “sedang” berjumlah 2 soal, “sukar” berjumlah 1 soal, dan “sangat sukar” berjumlah 1 soal. Pada daya pembeda butir soal, terdapat 14 butir soal tergolong ke dalam kategori “jelek”, 7 butir soal tergolong “cukup”, dan 4 butir soal tergolong “baik”. Sedangkan hasil analisis kualitas pengecoh butir soal, yaitu memiliki tingkat pengecoh yang sangat baik. Selain itu, sangat sedikit pengecoh soal dengan kategori persentase (51-75 atau 126-150) dan 76-125. Oleh karena itu, dapat disimpulkan soal Ujian Tengah Semester Biologi ini belum cukup memenuhi kriteria alat evaluasi pembelajaran dan dapat digunakan untuk mengukur ketercapaian pembelajaran di SMA Negeri 6 Padang.
Specific primer design and optimization of annealing temperature for amplification gene peroxidase (POD) in Oryza sativa L. Nella Fauziah; Afifatul Achyar; Zulyusri Zulyusri; Yusni Atifah; Linda Advinda; Violita Violita
Bioscience Vol 7, No 2 (2023): Biology
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/bsc.v7i2.122972

Abstract

Peroksidase (POD) merupakan enzim antioksidan yang memiliki beragam fungsi dalam siklus hidup tanaman, salah satunya adalah sebagai pertahanan dalam melawan ROS dengan mengkatalisis konversi H2O2 menjadi udara dan O2 . Kemampuan aktifitas enzim POD dalam mengatur kandungan H2O2 memungkinkan enzim tersebut dapat mempertahankan tanaman dari cekaman. Metode yang dapat digunakan untuk amplifikasi gen POD salah satunya yaitu kuantitatif reverse transcription- PCR (qRT-PCR). Metode ini memerlukan beberapa komponen penting salah satunya yaitu primer ( forward dan reverse ). Primer yang digunakan dalam amplifikasi gen harus spesifik terhadap gen target sehingga dapat mengenali dan menempel pada gen target yang diinginkan. Penelitian ini bertujuan untuk mendesain primer yang sesuai untuk amplifikasi gen POD menggunakan teknik qRT-PCR. Primer dirancang menggunakan perangkat PrimerQuest. Primer yang telah dirancang kemudian dianalisis untuk spesifikasinya dengan geneious prime . Kemudian spesifikasi primer di cek menggugakan primer BLAST. Hasil desain primer dengan kriteria terbaik untuk amplifikasi gen POD yaitu Forward POD 5'-AAATGCGTCGATCTACTGTACCT-3' dan Reverse POD 5'-GTGTTGAAAATGGCAATAAACCGG-3'
Meta Analisis : Pengaruh Model Pembelajaran Discovery Learning Dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik Kurnia Wulansari; Lufri; Zulyusri Zulyusri; Fitri Arsih
Symbiotic: Journal of Biological Education and Science Vol. 2 No. 2 (2021): Symbiotic: Journal of Biological Education and Science Vol. 2 No. 2 Oktober 202
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kerinci

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32939/symbiotic.v2i2.44

Abstract

The development of the 21st century requires students to master several skills, one of which is critical thinking skills. This study aims to analyze the effect of the Discovery Learning learning model on students' critical thinking skills at various levels. The research method used is a meta-analysis by reviewing 20 journals. The sample in this study came from educational journal articles that have been published nationally and internationally in the last six years (2015-2021). Data collection is done by searching electronic journals through Google Scholar, Academia and Eric. The results of the study show that the Discovery Learning learning model has an effect size value of 1.812 with a high category. This shows that the Discovery Learning learning model has a significant effect on students' critical thinking skills. Keywords: Discovery learning, critical thinking
Development of Digital Books Based on the RANDAI Learning Model Integrated with West Sumatra Local Wisdom on Environmental Change Material Nisrina Zakia Khalel; Fitri Arsih; Zulyusri Zulyusri; Rahmadhani Fitri
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol. 9 No. SpecialIssue (2023): UNRAM journals and research based on science education, science appl
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9iSpecialIssue.4113

Abstract

Environmental damage can occur due to a person's lack of understanding about the environment, so the role of local wisdom needs to be revived to increase understanding regarding the environment. In understanding Environmental Change material, students need problem solving abilities. This problem-solving ability can be supported through problem-based learning models such as the RANDAI (Reciting, Analyzing, Narrating, Doing, Assesing & Implementing) learning model which is realized in the form of digital books. This type of research is development research using the Plomp model with preliminary research stages, prototyping phase, and assessment phase which are limited to practicality testing. The research subjects were three biology lecturers at Padang State University, two biology teachers and 26 students in class XI MIPA 3 at SMA Negeri 5 Pariaman. The instruments used were initial investigation questionnaires, self-evaluation questionnaires, expert review questionnaires, one to one evaluation questionnaires, small group evaluation questionnaires, field test questionnaires, and practicality questionnaires. Based on research conducted, the average validity value is 90.23% in the very valid category. The average practicality test by teachers and students is 88.21% in the practical category, so it can be concluded that the Digital Book Based on the Integrated RANDAI Learning Model of West Sumatra Local Wisdom on Environmental Change Material developed is very valid and practical
Specific Primer Design and Optimization of Monodehydroascorbate reductase (MDHAR) Gene Amplification in Rice (Oryza sativa L.) Jumatul Hafsah; Afifatul Achyar; Zulyusri; Yusni Atifah; Linda Advinda; Violita
Jurnal Serambi Biologi Vol. 8 No. 3 (2023): Jurnal Serambi Biologi
Publisher : Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Monodehydroascorbate reductase (MDHAR) is an enzyme responsible for growth and response to biotic and abiotic stress. MDHAR in rice shows a higher sensitivity to stress compared to other plants. This study aims to obtain specific primers for the MDHAR gene in rice to be used in PCR amplification so that it can amplify the MDHAR gene. Primers are designed using the Pickprimer and Geneious Primer tools. Optimization of annealing temperature was carried out using the gradient PCR method and then an in vitro primary specification test was carried out using the Touchdown PCR method. The results of the primary design obtained one candidate primer that met the ideal primer requirements, namely a pair of primers (5'-AAAAACACTGCATGGGTCGTC-3' and 5'-CGCCTACCGTTTCCCAAGTT-3') with an amplicon length of 160 bp. The visualization results of PCR products using 1.5% agarose showed that 6 samples were able to amplify the MDHAR gene at 160 bp in size. However, in each lane there is a non-specific DNA band (Primer dimer). In vitro primer specification testing with Touchdown succeeded in increasing product formation specifications and was able to reduce non-specific DNA bands (Primer dimers).
Analisis Relevansi Materi Superkelas Pisces dalam Aspek Penerapan Ilmu Taksonomi Hewan di Sekolah: (Analysis of the Relevance of Pisces Superclass Material in the Aspect of Application Animal Taxonomy in Schools) Rhavy Ferdyan; Abdul Razak; Ramadhan Sumarmin; Zulyusri Zulyusri
BIODIK Vol. 6 No. 4 (2020): December 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/bio.v6i4.10964

Abstract

The science of taxonomy animal is a science that is constantly experiencing growth. One of the objects of study of the taxonomy of animals is a superclass Pisces that its application is also done at the school through the teaching of biology. To expand the repertoire of science knowledge regarding Pisces, not be separated from research that are continuously being developed by experts to produce discoveries about the Pisces superclass which also have an impact on the discovery of new concepts. Will but the content material superclass Pisces on learning and several book packages that use has not been demonstrated progress hot, even still finding misconception. This is certainly not appropriate if it is still implemented. Through the articles of this author will give a review of the science regarding the reason for the importance of increasing the relevance of the content material to expose the data and facts state of content material superclass Pisces during this. Articles of this come through research by using approach qualitative type of study library (library research). Abstrak. Ilmu taksonomi hewan merupakan ilmu yang senantiasa mengalami perkembangan. Salah satu objek kajian taksonomi hewan adalah superkelas pisces yang penerapannya juga dilakukan di sekolah melalui pembelajaran biologi. Untuk memperluas khasanah ilmu pengetahuan mengenai pisces, tidak akan lepas dari penelitian-penelitian yang terus dikembangkan oleh para ahli untuk menghasilkan penemuan-penemuan baru tentang superkelas pisces yang juga berdampak kepada penemuan konsep-konsep baru. Akan tetapi konten materi superkelas pisces pada pembelajaran dan beberapa buku paket yang digunakan belum menunjukkan perkembangan terkini, bahkan masih ditemukannya miskonsepsi. Hal ini tentu tidak tepat jika masih diterapkan. Melalui artikel ini penulis akan memberikan kajian ilmiah mengenai alasan pentingnya meningkatkan relevansi konten materi dengan memaparkan data dan fakta keadaan konten materi superkelas pisces selama ini. Artikel ini hadir melalui penelitian dengan menggunakan pendekatan kualitatif tipe studi pustaka (library research).
Meta-Analisis Miskonsepsi Buku Teks Biologi SMA: (Meta-Analysis of High School Biology Textbook Misconceptions) Nanta Mulia; Zulyusri Zulyusri
BIODIK Vol. 7 No. 01 (2021): March 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/bio.v7i01.12220

Abstract

Books that are used in the learning process contain descriptions of certain materials that are arranged systematically with specific objectives called textbooks. Currently, the textbooks used by teachers and students are not only from one publisher, but from various publishers, so there is a possibility of differences in presentation between these books. This can be a cause of material misconception. This study aims to determine the percentage of material misconceptions found in high school biology textbooks. The research method that researchers use is using a meta-analysis method. Meta-analysis is research that discusses similar articles. The technique of collecting data using non-test is by searching electronic journals through google scholar. The article data is then processed by summarizing and determining the essence of the misconception analysis research results, then the data is reported in a quantitative descriptive way. The search results from 20 articles (6 articles from class X, 12 articles from class XI, and 2 articles from class XII), it was found that the most misconceptions were found in the Archaebactaeria and Eubacteria material, namely 11.76%. The types of misconceptions are Misidentifications, Overgeneralizations, Oversimplifications, Obsolete Concepts and Term, and Undergeneralizations. Abstrak. Buku yang digunakan dalam proses pembelajaran berisi uraian mengenai materi tertentu yang disusun secara sistematis dengan tujuan tertentu dinamakan buku teks pelajaran. Saat ini, buku teks pelajaran yang digunakan oleh guru dan peserta didik tidak hanya dari satu penerbit, tetapi dari berbagai penerbit, sehingga terdapat kemungkinan perbedaan penyajian antar buku-buku tersebut. Hal ini bisa menjadi penyebab terjadinya miskonsepsi materi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persentase miskonsepsi materi yang ditemukan dalam buku teks pelajaran Biologi SMA. Metode penelitian yang peneliti gunakan yaitu menggunakan metode meta-analisis. Meta-analisis merupakan penelitian yang membahas tentang artikel yang sejenis. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan non tes yaitu dengan menelusuri jurnal elektronik melalui google cendikia. Data artikel tersebut kemudian diolah dengan cara merangkum dan menentukan intisari hasil penelitian analisis miskonsepsi, kemudian data dilaporkan dengan cara deskriptif kuantitatif. Hasil penelusuran dari 20 artikel (6 artikel dari kelas X, 12 artikel dari kelas XI, dan 2 artikel dari kelas XII ), didapat bahwa miskonsepsi paling banyak ditemukan pada materi Archaebactaeria dan Eubacteria yaitu sebesar 11,76%. Jenis miskonsepsinya yaitu Misidentifications, Overgeneralizations, Oversimplifications, Obsolete Concepts and Term, dan Undergeneralizations.