Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Korelasi antara penguasaan Goi (Kosakata) dan pemahaman Dokkai (Membaca) mahasiswa Politeknik Negeri Malang Eny Widiyowati; Bambang Suryanto; Achmad Suyono
Jurnal Linguistik Terapan JLT Volume 8 No 2, 2018
Publisher : UPT P2M Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Membaca adalah aktifitas yang biasa dilakukan oleh individu untuk berbagai tujuan. Untuk memahami bacaan dengan baik, penguasaan kosakata oleh pembaca menjadi salah satu faktor yang penting disamping faktor-faktor lainnya seperti: sikap, minat dan motivasi, pemahaman sintaktik dan pemahaman semantik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi antara penguasaan goi (kosakata) dan kemampuan dokkai (membaca) bahasa Jepang mahasiswa Jurusan Administrasi Niaga Politeknik Negeri Malang. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Populasi pada penelitian ini adalah mahasiswa Program Studi D-IV Manajemen Pemasaran Jurusan Administrasi Niaga Politeknik Negeri Malang kelas IIA, IIB dan IIC semester 4. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik sampling jenuh. Jumlah sampel sebanyak 69 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen berupa tes tertulis dan observasi. Teknik analisis data menggunakan uji statistik korelasi Pearson atau Product Moment Correlation. Hasil analisis data menggunakan rumus korelasi Pearson menghasilkan koefisien korelasi sebesar 0,426. Nilai ini menujukkan bahwa terdapat korelasi positif dan signifikan antara penguasaan goi (kosakata) dan kemampuan dokkai (membaca) bahasa Jepang mahasiswa Jurusan Administrasi Niaga Politeknik Negeri Malang.
Supporting language learning with TTS voice output integrated into epub e-books Achmad Suyono; Bambang Suryanto
Jurnal Linguistik Terapan JLT Volume 6 No 2, 2016
Publisher : UPT P2M Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Text-to-speech (TTS) technology gains more popularity nowadays as computer and smart devices are becoming affordable and widely used. The adoption of this technology in language learning is also increasing. With the rise of mobile learning, an attempt to integrate this technology in EPub e-books is proposed. It is expected that the e-books incorporating TTS technology voice output can help teachers to efficiently produce and distribute learning materials, to reduce workload in dealing with individual students’ learning problems, to implement necessary learning guidance, to provide distraction-free mobile language learning materials, and to be more productive with technology to promote a better language learning in the students’ daily activities.
Perkembangan teknologi informasi dan profesi penerjemah Achmad Suyono; Sugeng Hariyanto
Jurnal Linguistik Terapan JLT Volume 4 No 2, 2014
Publisher : UPT P2M Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ada beberapa megatren yang mempengaruhi profesi penerjemah. Yang terpenting adalah globalisasi ekonomi, perkembangan teknologi informasi dan digitalisasi. Globalisasi ekonomi menyebabkan sebuah perusahaan berusaha berbisnis di seluruh dunia dan karenanya merasa perlu menerbitkan situs web dalam bahasa di mana perusahaannya akan beroperasi, menerbitkan dokumen produk dalam bahasa pasar sasaran, dll. Untuk itu penerjemahan menjadi salah satu alternatif untuk membgantu menembus pasar baru. Perkembangan teknologi informasi telah membuat jenis teks elektronik. Terakhir. dengan adanya digitalisasi membuat dokumen referensi yang dulu tercetak di atas kertas sekarang dengan mudah dibuka dan dirujuk menggunakan komputer. Hal ini juga terkait dengan perangkat lunak atau kemajuan teknologi informasi. Dengan digitalisasi, seorang penerjemah dapat membuka banyak kamus dan ensikopledia dalam beberapa detik saja. Artikel ini juga membahas secara ringkas apaapa yang perlu dipersiapkan oleh penerjemah dalam rangka menjawab tantangan tiga butir megatren ini. Terakhir, pembahasan ini juga dapat ditarik lebar ke arah kurikulum pengajaran penerjemahan. Singkatnya, kurikulum harus juga memuat butir-butir keterampilan yang diperlukan untuk menjawab tantangan ini.
Using picture-based chat in Edmodo social learning platform as a vocabulary learning strategy Suyono, Achmad
JLT: Jurnal Linguistik Terapan JLT Volume 8 No 1, 2018
Publisher : UPT P2M Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The development of information and communication technologies has increased the opportunities for teachers to present learning experience which go beyond the classic face-to-face classroom interaction. By using appropriate teachnology, like a smartphone and an appropriate educational application, teachers can interact with their students and deliver text-based or multimedia learning activities. Edmodo is an example of such technology and has been gaining popularity among teachers and students. In English learning environment, Edmodo can be used to offer various learning activities and one of them is picture-based chat. In this chat, students are involved in conversation which is based on a selected picture posted by the students in turns. This strategy is expected to offer not only better retention of the vocabulary but also high level of interaction and participation among students. To provide more information about this strategy, this article is going to explore the advantages of picture-based chat in vocabulary learning and how to design the picture-based chat instruction so that it can promote effective vocabulary learning.
Developing a Bilingual Guidebook for Desa Wisata Penglipuran Bali Aliifah, Syahlaa Puspita; Suyono, Achmad
JLT: Jurnal Linguistik Terapan JLT Volume 15 No 2, 2025
Publisher : UPT P2M Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penglipuran Tourism Village is one of Bali’s tourism villages, which offers natural beauty and cultural heritage. In 2023, it was awarded as the best tourism village by UNWTO. However, the lack of tourist information became an issue, so the researcher developed a bilingual guidebook to provide additional information for tourists. The research applied Design and Development Research (DDR) with the ADDIE model: Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. The data was collected through observation, interviews, and documentation. The final product was an 88-page bilingual guidebook in Indonesian and English, validated by experts and tested by 55 respondents, gaining an average score of 4.68/5. The guidebook contains history, general information, travel tips, fun facts, tourist attractions, activities, facilities, cultural arts, accommodations, local products, and tour packages. It is expected to help tourists explore Penglipuran Village and serve as a promotional tool for local and international visitors.