Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

ANALISIS HASIL QUALITY CONTROL PEMERIKSAAN GLUKOSA DAN TRIGLISERIDA DI LABORATORIUM RS PKU MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA Trecia, Cessy; Widyantara, Aji Bagus; Shafriani, Nazula Rahma
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.31755

Abstract

Pengujian laboratorium klinik adalah prosedur medis diagnostik yang digunakan untuk menentukan diagnosis suatu penyakit. Dengan menggunakan aturan Westgard, penelitian ini mencoba untuk mengetahui grafik Levey-Jennings, keakuratan, dan presisi dalam analisis Quality Control pemeriksaan Glukosa darah sewaktu dan Trigliserida di RS PKU Muhammdiyah Yogyakarta. Desain penelitian adalah cross-sectional dan deskriptif, dan metodologi yang digunakan adalah kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan nilai bias (d%) pada pemeriksaan Glukosa darah sewaktu dan Trigliserdia pada bulan Agustus 2023 – Januari 2024 tidak melebihi batas ± 10%. Pada perhitungan Cofficient of Variation (CV) pada pemeriksan Glukosa darah sewaktu dan Trigliserida pada bulan Agustus 2023 – Januari 2024 masih dalam batas CV. Batas nilai CV Glukosa 5% dan Trigliserdia 7%. Hasil evaluasi grafik Levey-Jennings berdasarkan aturan Westgard terdapat nilai kontrol yang masuk aturan Westgard 12S.
GAMBARAN HASIL PEMERIKSAAN SIFILIS PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS URIMESSING KOTA AMBON PROVINSI MALUKU TAHUN 2020-2023 Faradila nukuhehe, Faradila; Shafriani, Nazula Rahma; Martuti, Sri
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.31997

Abstract

Sifilis ialah tergolong penyakit infeksi menular seksual yang terjadi oleh adanya infeksi bakteri Treponema pallidum. Penyakit tersebut menimbulkan gejala yang kronis dengan sifat yang sistemik, dapat mengalami masa laten tanpa gejala lesi, dan dapat berpotensi menular ke bayi yang ada di kandungan. Infeksi pada wanita hamil dapat menular melalui plasenta atau selama proses kelahiran, ketika bayi bersentuhan dengan lesi genital ibu. Tujuan penelitian Mengetahui Hasil Pemeriksaan sifilis pada ibu hamil yang menggunakan Rapid Diagnostic test Antigen (RDT-Ag) di Puskesmas Urimessing Kota Ambon Provinsi Maluku. Peneliti menggunakan Metode jenis penelitian deskriptif sebagai perolehan informasi terkait deskripsi hasil pengecekan penyakit sifilis pada ibu yang sedang hamil, dengan pendekatan cross-sectional. Semua ibu hamil terlebih dahulu dihimbau agar melaksanakan pemeriksaan untuk mengetahui adanya infeksi sifilis saat kunjungan pranatal pertama, langkah untuk pencegahan sangat penting dilakukan mulai dari awal masa kehamilan. Ibu hamil yang melakukan pemeriksaan melalui rumah sakit atau pusat kesehatan akan memperoleh peranan pelayanan kesehatan yang sangat penting. Berlandaskan pada hasil pengecekan penyakit sifilis pada ibu hamil memperlihatkan bahwa di Puskesmas Urimessing Kota Ambon Provinsi Maluku  terdapat 60 sampel dengan hasil reaktif 37 pasien (61,7%), dan hasil non reaktif 23 pasien (38,3%). Hasil pemeriksaan sifilis terhadap 60 sampel serum pada tahun 2020-2023 didapatkan hasil positif 37 pasien ibu hamil dan negatif terdapat 23 pasien ibu hamil. Terdapat 23 sampel penelitian pada ibu hamil di Puskesmas Urimessing Kota Ambon Provinsi Maluku berada dalam kondisi sehat dari penyakit sifilis.
GAMBARAN PEMERIKSAAN C-REACTIVE PROTEIN (CRP) KUALITATIF PADA PEROKOK DI DUSUN X TIRTOADI MLATI SLEMAN kiki, kiki; Shafriani, Nazula Rahma; Irfani, Farida Noor
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.32862

Abstract

Terdapat beragam bahan kimia yang terkandung pada rokok yang dihisap, yang bisa menstimulasi proses inflamasi. Inflamasi atau kerusakan yang terjadi pada organ tubuh atau jaringan kemudian mendapat respon oleh tubuh melalui sekresi protein fase akut pemberi tanda inflamasi, salah satunya yakni C-Reactive Protein (CRP). CRP merupakan salah satu protein fase akut yang ada pada serum normal sekalipun berjumlah amat kecil. Penelitian ini ditujukan guna mengetahui penggambaran pemeriksaan CRP kualitatif pada perokok aktif maupun perokok pasif di Dusun X Tirtoadi, Mlati, Sleman. Metode yang digunakan, yaitu eksperimen memakai pendekatan cross-sectional. Penelitian diselenggarakan di Laboratorium Universitas Aisyiyah Yogyakarta. 44 Sampel perokok yang dipergunakan yakni meliputi 22 perokok aktif dengan 22 perokok pasif. Pemeriksaan CRP memakai teknik Aglutinasi Lateks. Hasil penelitian menujukan dari 22 sampel perokok aktif terdapat sebanyak 3 (8.3 %) dinyatakan positif CRP dan 19 (91.7 %) sampel dinyatakan negatif CRP, sedangkan pada 22 sampel perokok pasif tidak didapatkan hasil positf (100%). Kedepannya bagi peneliti selanjutnya dianjurkan untuk penelitian menggunakan lebih banyak sampel dengan standar yang lebih beragam, contohnya jenis rokok, teknik menghisap rokok maupun konsumsi rokok diikuti konsumsi alkohol atau penelitian memakai penanda inflamasi lainnya.
Kepadatan Tungau Debu Rumah Pada Debu Kasur dan Karpet di Salah Satu Pondok Pesantren Sleman Yogyakarta Arsusanti, Aprilia; Putri, Novita Eka; Shafriani, Nazula Rahma
Anakes : Jurnal Ilmiah Analis Kesehatan Vol. 11 No. 1 (2025): ANAKES: Jurnal Ilmiah Analis Kesehatan
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/anakes.v11i1.2696

Abstract

House Dust Mites (HDM) are microscopic parasites often found in dust in the house,especially mattresses and carpets. This study was conducted with the aim of determiningthe density level of DPM in mattress and carpet dust at the One Satu Islamic Boarding School in Sleman, Yogyakarta, and to determine the relationship between HDM density and hygiene behavior. This research method uses observational with a cross-sectional design. HDM examination uses the flotation method with saturated NaCl. The results of this study showed that carpet and mattress dust samples were positive for HDM and had an average density that was relatively low. The density of HDM on carpets was higher at44.07/gr than mattress dust at 27.2/gr. The growth and development factors of HDM are supported by environmental factors such as temperature, humidity, and dense population. In addition, this study found a significant relationship with a p-value (0.005) between hygiene behavior, such as the habit of drying mattresses/carpets and washing sheets, with the density evel of HDM
Gambaran Hasil Pemeriksaan HbA1c Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe II di Rumah Sakit Nur-Hidayah Tahun 2024 Pattian, Thomas; Shafriani, Nazula Rahma; Mu’awanah, Isnin Aulia Ulfah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes melitus adalah penyakit jangka panjang yang terjadi Ketika kadar gula darah naik karena tubuh tidak memiliki insulin yang cukup. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui data Kasus Diabetes Melitus Tahun 2024 di RS Nur-Hidayah, pemeriksaan HbA1c adalah tes yang menunjukan tingkat rata-rata gula darah seseorang selama kurun waktu 2-3 bulan atau 120 hari sebelum tes dilakukan, studi ini menggunakan metode kuantitatif non-eksperimental, yang termasuk didalam kategori penelitian berbasis observasi yang dijabarkan data statistik tanpa melakukan perlakuan secara langsung, dalam penelitian ini, data dianalisis menggunakan perangkat lunak Statistical Product and Service Solutions (SPSS) dengan menggunakan analisis deskriptif, sedangkan pemilihan responden dilakukan melalui total sampling, yaitu pasien DM tipe II di RS Nur Hidayah Tahun 2024. Rata-rata hasil pemeriksaan HbA1c untuk pemeriksaan pertama 10,5%, ke-dua 9,3%, ke-tiga 10,7%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan hasil jenis kelamin, laki-laki dengan penderita Diabetes melitus tipe II sebanyak 13 pasien dengan presentasi (41,2%), dan perempuan dengan penderita Diabetes melitus tipe II sebanyak 20 pasien dengan presentasi (58,8%). Berdasarkan hasil usia remaja dengan penderita Diabetes melitus sebanyak 2 pasien dengan presentasi (6%), dewasa terdapat 22 pasien dengan presentasi (62%), untuk lansia terdapat 11 pasien dengan presentasi (32%). Hasil ini menunjukkan bahwa Diabetes Melitus tipe II lebih banyak diderita oleh orang dewasa dan perempuan.