Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Metode Pembelajaran SQ3R (Survey, Question, Read, Recite, Review) Berbantuan Teks Cerita Terhadap Keterampilan Membaca Pemahaman zulfadli hamdi; Moh. Irpan; Yulia Utami; Muhammad Sururuddin
El Midad Vol. 14 No. 2 (2022): Volume 14 Nomor 2 Tahun 2022
Publisher : Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/elmidad.v14i2.5700

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode SQ3R (Survey, Question, Read, Recite, Review) berbantuan teks cerita terhadap keterampilan membaca pemahaman pada siswa kelas IV SD Negeri 1 Gelanggang Tahun Pelajaran 2021/2022. Penelitian ini merupakan penelitian jenis eksperimen dengan desain one group pretest posttest design. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV A sebanyak 20 orang siswa. Variabel penelitian ini menggunakan variabel bebas dan variabel terikat. Variabel bebasnya yaitu metode SQ3R (Survey, Question, Read, Recite, Review), sedangkan variabel terikatnya yaitu keterampilan membaca pemahaman. Teknik pengumpulan data menggunakan tes cerita untuk mengetahui keterampilan membaca pemahaman siswa menggunakan metode SQ3R (Survey, Question, Read, Recite, Review). Sebelum data dianalisis, instrumen diuji validitas dan reabilitasnya. Setelah data terkumpul, kemudian dilakukan analisis hasil pretest dan posttest. Hasil tes pada pretest mencapai rata-rata 65, berada pada kategori cukup. Kemudian pada hasil tes posttest rata-rata meningkat menjadi 74,85 dengan kategori baik. Untuk uji normalitas data menggunakan chi-kuadrat, sedangkan teknik uji hipotesis menggunakan analisis uji t-tes. Untuk hasil uji hipotesis diperoleh thitung > ttabel yaitu 2,987 > 1,729. Hal ini berarti bahwa hipotesis yang diterima yaitu ada pengaruh signifikan pada penggunaan metode SQ3R (Survey, Question, Read, Recite, Review) terhadap keterampilan membaca pemahaman pada siswa kelas IV SD Negeri 1 Gelanggang TP. 2021/2022.
Pengaruh Pendekatan TaRL Terhadap Kemampuan Membaca Siswa Kelas IV SDN 03 Kalijaga Lestari, Linda Ulnia; Siregar, Deni; Hamdi, Zulfadli
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 12 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v12i1.17539

Abstract

Abstract: This study aims to determine the effect of the Teaching at the Right Level (TaRL) approach on the reading ability of fourth-grade students. The researcher used a quantitative experimental research method. The design used was a one-group pretest-posttest design. The study population was all 127 students at SDN 03 Kalijaga. The sample size was 20 fourth-grade students. Data collection was conducted using tests. Data analysis in this study used normality tests, hypothesis testing, and normality tests using Liliefors. The results of the analysis of students' pretest scores obtained an l-count of 0.168 with an l-table value of 0.190, indicating that l-count < l-table. Meanwhile, the posttest normality test results obtained a calculated value of 0.163 with an ltable value of 0.190, indicating that the pretest and posttest data were normally distributed. Furthermore, the hypothesis test data analysis, based on the hypothesis test calculations using a paired sample t-test on 20 students, yielded a mean difference of 24, a standard deviation of 11.073, and a calculated t of 9.692 with a ttable of 2.093, with a significance level of 0.05. Therefore, the hypothesis "Ho" is rejected and "Ha" is accepted, indicating a significant difference between students' pretest and posttest scores. Thus, the Teaching at the Right Level (TaRL) approach significantly influences the reading ability of fourth-grade students at SDN 03 Kalijaga. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengatahui pengaruh pendekatan Teaching at the Right level (TaRL) terhadap kemampuan membaca siswa kelas IV. Peneliti menggunakan kuantitatif dengan jenis penelitian eksprimen. Adapun design yang digunakan one group pretest posttest design. Populasi Penelitian seluruh siswa SDN 03 Kalijaga dengan jumlah 127 siswa. Sampel penelitian ini adalah Kelas IV dengan jumlah 20 siswa. Teknik pengumpulan data berupa tes. Analisis data pada penelitian ini menggunakan uji normalitas, uji hipotesis dan uji normalitas pada penelitian ini menggunakan Liliefors, dengan hasil analisis nilai pretest siswa diperoleh lhitung 0,168 dengan nilai ltabel 0,190, maka lhitung < ltabel. Sedangkan nilai hasil perhitungan uji normalitas posstest diperoleh lhitung 0,163 dengan nilai ltabel 0,190, maka lhitung <ltabel. Hal ini menunjukkan bahwa data hasil pretest maupun posstest berdistribusi normal. Selanjutnya data analisis uji hipotesis berdasarkan perhitungan uji hipotesis dengan menggunakan uji-t dengan jenis paired sampel t-test terhadap 20 siswa, diperoleh nilai rata-rata selisih 24, simpangan baku 11,073, dan thitung sebesar 9,692 dengan ttabel 2,093 dengan taraf signifikansi 0,05. Maka hipotesisnya berbunyi “Ho” di tolak dan “Ha” diterima yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai pretest dan posstest siswa. Dengan demikian, pendekatan Teaching at the Right Level (TaRL) berpengaruh secara signifikan terhadap kemampuan membaca siswa kelas IV SDN 03 Kalijaga.
Analisis Dampak Program Literasi dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Terhadap Keterampilan Membaca Siswa SDN 1 Toya Fipdayati, Tia; Fadilah, Dina; Hamdi, Zulfadli; Siregar, M. Deni
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 12 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v12i1.17766

Abstract

Abstract: This study aims to: (1) analyze the implementation of the literacy program in the implementation of the independent curriculum at SDN 1 Toya, (2) determine the impact of the literacy program on the reading skills of students at SDN 1 Toya, and (3) identify supporting and inhibiting factors in the implementation of the literacy program on the reading skills of students at SDN 1 Toya. The type of research used is qualitative research. The research subjects consisted of the principal, teachers, and students. Data collection techniques were carried out through observation, interviews, and documentation, while data analysis used the stages of data reduction, data presentation, and drawing conclusions. Data validity was tested using technical triangulation. The research results show that: first, the implementation of literacy activities at SDN 1 Toya includes a 15-minute reading habit before each day's lessons, a Friday Hajj program, and regular monthly visits by the district's mobile library. Second, the literacy program has been shown to have a positive impact on improving students' reading skills. Through structured literacy habits, students become more active, confident, and able to comprehend reading better. Third, supporting factors for the implementation of the literacy program include the availability of adequate facilities and infrastructure at the school. Inhibiting factors include a lack of collaboration with external parties, inconsistent teacher guidance, individual student challenges, and minimal parental support. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis pelaksanaan program literasi dalam implementasi kurikulum merdeka di SDN 1 Toya, (2) mengetahui dampak program literasi terhadap keterampilan membaca siswa SDN 1 Toya, dan (3) mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam implementasi program literasi terhadap keterampilan membaca siswa  SDN 1 Toya. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Subjek penelitian terdiri atas kepala sekolah, guru, dan siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data dilakukan dengan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: pertama, pelaksanaan kegiatan literasi di SDN 1 Toya berupa pembiasaan membaca 15 menit sebelum pembelajaran setiap hari, kegiatan gema haji setiap hari Jumat, serta kunjungan rutin perpustakaan keliling dinas kabupaten setiap sebulan sekali ke sekolah. Kedua, program literasi terbukti memberikan dampak positif terhadap peningkatan keterampilan membaca siswa. Melalui pembiasaan literasi yang terstruktur, siswa menjadi lebih aktif, percaya diri, serta mampu memahami bacaan dengan lebih baik. Ketiga, faktor pendukung implementasi program literasi meliputi tersedianya sarana dan prasarana yang memadai di sekolah. Adapun faktor penghambatnya antara lain kurangnya kerjasama dengan pihak luar, pendampingan guru yang belum konsisten, kendala dari individu siswa, serta minimnya dukungan orang tua.
Analisis Program Pembasaan Literasi Terhadap Keterampilan Membaca dan Menulis Siswa Kelas V SDN 3 Pancor Numina; Zohrani; Hamdi, Zulfadli
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 12 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v12i1.17821

Abstract

Abstrack: This study aims to analyze the Literacy Habituation Program on the Reading and Writing Skills of Fifth Grade Students at SDN 3 Pancor in the 2025/2026 academic year. The research used descriptive qualitative research with data collection techniques including observation, interviews, and documentation to obtain the necessary data. Data analysis techniques used include data collection, data reduction, verification, and conclusion drawing. The literacy habituation program is a structured program involving students, educational institutions, and parents, with the aim of improving community literacy skills. The literacy habituation program has a positive impact on students' reading and writing skills. Based on the results and discussion of the research on the Analysis of the Literacy Habituation Program on the Reading and Writing Skills of Fifth Grade Students at SDN 3 Pancor, it can be concluded that the literacy motivation of students at SDN 3 Pancor, particularly fifth graders, is quite good. This is evidenced by the large number of students participating in school literacy activities, the existence of a text-rich environment, student reading journals, and improved student learning outcomes on educational report cards. Every program inevitably has challenges or obstacles, and the challenges at SDN 3 Pancor include limited library facilities and a lack of diverse reading materials. The school consistently seeks solutions and complements these shortcomings to achieve the goals of the literacy habituation program at SDN 3 Pancor. One solution is utilizing the digital library, establishing a text-rich environment, and establishing a reading corner. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk Menganalisis Program Pembiasaan Literasi Terhadap Keterampilan Membaca dan Menulis Kelas V SDN 3 Pancor Tahun 2025/2026. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi untuk mendapatkan data yang diperlukan. Program pembiasaan literasi merupakan program yang terstruktur yang melibatkan peserta didik, lembaga pendidikan, dan orang tua, dengan tujuan untuk meningkatkan keterampilan literasi masyarakat. Adanya program pembiasaan literasi memberikan dampak yang baik bagi keterampilan membaca dan menulis peserta didik. Berdasarkan hasil serta pembahasan penelitian tentang Analisis Program Pembiasaan Literasi Terhadap Keterampilan Membaca dan Menulis Peserta didik Kelas V SDN 3 Pancor, dapat disimpulkan bahwa motivasi literasi peserta didik di SDN 3 Pancor khususnya kelas V yaitu cukup baik, hal ini dibuktikan dengan banyaknya peserta didik yang berpartisipasi pada kegiatan literasi sekolah, adanya lingkungan kaya teks, jurnal baca siswa, dan meningkatnya hasil belajar peserta didik pada raport pendidikan. Setiap program pastinya memiliki kendala atau hambatan yang dialami, adapun kendala yang ada di SDN 3 Pancor yaitu fasilitas diperpustakaan yang masih terbatas dan kurangnya variasi bahan bacaan. Adanya kendala tersebut pihak sekolah mengupayakan kelengkapan fasilitas sekolah terutama bahan bacaan peserta didik, memanfaatkan perpustakaan digital, mengadakan lingkungan kaya teks, pojok baca dan mengupayakan suasana kegiatan literasi yang menyenangkan.
Implementasi Nilai-Nilai Karakter Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Untuk Meningkatkan Sikap Positif Siswa Wahyuni, Sri; Amrulloh, Roni; Hamdi, Zulfadli
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 12 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v12i1.17907

Abstract

Abstract: Indonesian language learning has not been optimal in instilling character values. Students still often lack discipline, procrastinate on assignments, and lack responsibility. This occurs because learning emphasizes cognitive aspects rather than the formation of attitudes and character values. This study aims to: 1) Identify effective strategies in integrating character values ​​in Indonesian language learning at SDN 4 Menceh. 2) Analyze the challenges faced in implementing character values ​​in Indonesian language learning at SDN 4 Menceh. 3) Evaluate the impact of implementing character education-based Indonesian language learning on students' positive attitudes. This study used a qualitative approach with data collection techniques of observation, interviews, and documentation. Data sources were the principal, teachers, and third-grade students of SDN 4 Menceh. The results showed that the implementation of character values ​​in Indonesian language learning for third-grade students of SDN 4 Menceh was quite effective. The strategies used included active learning, group discussions, story-based learning, and teacher role models in terms of discipline, responsibility, and cooperation. The obstacles faced were differences in student character, limited time and resources, but most students still showed active participation, discipline, responsibility, and cooperation, so that character values ​​could begin to form in the learning process. Abstrak: Pembelajaran Bahasa Indonesia belum optimal dalam menanamkan nilai karakter. Siswa masih sering kurang disiplin, menunda tugas, dan kurang bertanggung jawab. Penelitian ini bertujuan untuk 1) Mengidentifikasi strategi yang efektif dalam mengintegrasikan nilai-nilai karakter dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di SDN 4 Menceh. 2) Menganalisis tantangan yang dihadapi dalam implementasi nilai-nilai karakter pada pembelajaran Bahasa Indonesia di SDN 4 Menceh. 3) Mengevaluasi dampak penerapan pembelajaran Bahasa Indonesia berbasis pendidikan karakter terhadap sikap positif siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Sumber data adalah kepala sekolah, guru dan siswa kelas 3 SDN 4 Menceh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi nilai-nilai karakter dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas III SDN 4 Menceh berjalan cukup efektif. Strategi yang digunakan meliputi pembelajaran aktif, diskusi kelompok, pembelajaran berbasis cerita, serta keteladanan guru dalam bersikap disiplin, bertanggung jawab, dan bekerja sama. Kendala yang ditemui berupa perbedaan karakter siswa, keterbatasan waktu, dan sumber daya, namun sebagian besar siswa tetap menunjukkan partisipasi aktif, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kerja sama, sehingga nilai-nilai karakter dapat mulai terbentuk dalam proses pembelajaran.  
Trend Akses Lingkungan dan Keluarga dalam Pembentukan Budaya Baca Siswa SD Di Kecamatan Sukamulia Aswari, Diana; Nahdi, Khirjan; Hamdi, Zulfadli
Jurnal Diferensiasi: Jurnal Hasil Penelitian, Pengembangan dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan Vol. 1 No. 4 (2026): Maret
Publisher : Yayasan Masyarakat Cita Insani (YAMACITA): Bergerak Dibidang Penelitian, Pendidikan, Pelatihan, Reasearch

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This study aims to (1) analyze the influence of environmental access on the formation of a reading culture among elementary school students in Sukamulia District, (2) assess the role of the family in supporting the formation of a reading culture among elementary school students in Sukamulia District, (3) identify obstacles faced in forming a reading culture among elementary school students in Sukamulia District. This study uses a qualitative approach with a descriptive method. The research subjects include elementary school students and parents. Data were collected through observation, interviews, and documentation, then analyzed using the Miles and Huberman model which includes data reduction, data presentation, and drawing conclusions. Data validity was obtained through triangulation, increased persistence, and member checks. The results of the study indicate that environmental access to students' reading culture is still limited, indicated by a lack of reading materials at home, suboptimal literacy facilities at school, and low community support. The role of families, especially parents, is not optimal due to low levels of education, limited time, and economic conditions, so they are unable to be effective role models or companions for their children. Other obstacles found include low student reading motivation, the dominant use of digital media for entertainment, and a lack of synergy between schools, families, and the community. Thus, developing a reading culture among elementary school students in Sukamulia District requires a collaborative strategy through the provision of interesting reading materials, active family involvement, strengthening school literacy programs, and developing community-based literacy communities. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk(1) menganalisis pengaruh akses lingkungan terhadap pembentukan budaya baca siswa SD di Kecamatan Sukamulia, (2) menilai peran keluarga dalam mendukung pembentukan budaya baca pada siswa SD di Kecamatan Sukamulia, (3) mengidentifikasi hambatan-hambatan yang dihadapi dalam membentuk budaya baca di kalangan siswa SD di Kecamatan Sukamulia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian meliputi siswa sekolah dasar dan orang tua Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diperoleh melalui triangulasi, peningkatan ketekunan, dan member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akses lingkungan terhadap budaya baca siswa masih terbatas, ditandai dengan minimnya bahan bacaan di rumah, kurang optimalnya fasilitas literasi di sekolah, serta rendahnya dukungan masyarakat. Peran keluarga, khususnya orang tua, belum maksimal akibat rendahnya tingkat pendidikan, keterbatasan waktu, serta kondisi ekonomi, sehingga belum mampu menjadi teladan maupun pendamping efektif bagi anak. Hambatan lain yang ditemukan meliputi rendahnya motivasi membaca siswa, dominasi penggunaan media digital untuk hiburan, serta kurangnya sinergi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat. Dengan demikian, pembentukan budaya baca siswa SD di Kecamatan Sukamulia memerlukan strategi kolaboratif melalui penyediaan bahan bacaan yang menarik, pelibatan aktif keluarga, penguatan program literasi sekolah, dan pengembangan komunitas literasi berbasis masyarakat.