Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Perubahan Karakteristik Kimia Selai Ubi Ungu terhadap Pemberian Variasi Bubur Nanas: The Chemical Changes in The Characteristics of Purple Sweet Potato Jam With The Variation of Pineapple Puree Aprilliani, Fenny; Rahayu, Wiwik Endah
Jurnal Agroindustri Terapan Indonesia Vol. 2 No. 1 (2024): July 2024
Publisher : Department of  Agriculture, Subang State Polytechnic, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31962/jati.v2i1.187

Abstract

Selai merupakan produk makanan berupa pasta yang terbuat dari buah, sayuran atau umbi-umbian yang dihancurkan menjadi bubur dengan penambahan gula, asam, bahan pengental, serta bahan tambahan pangan yang diijinkan. Ubi ungu merupakan komoditas yang dapat dikembangkan menjadi selai. Substitusi bubur nanas dilakukan untuk meningkatkan cita rasa pada selai yang diproduksi. Tujuan pengujian ini yaitu untuk mengkaji pengaruh variasi substitusi bubur nanas terhadap karakteristik kimia selai. Metode yang digunakan yaitu Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dengan 3 kali ulangan. Perlakuan yang dilakukan yaitu substitusi bubur buah nanas yang terdiri dari P0 (0%), P1 (35%), P2 (40%) dan P3 (45%) dengan 3 kali pengulangan. Pengolahan data menggunakan ANOVA, yang dilanjutkan dengan Uji DNMRT taraf signifikan 5%. Hasil penelitian menunjukkan substitusi bubur buah nanas yang berbeda memberikan pengaruh yang nyata terhadap karakteristik kimia selai. Perlakuan terbaik dihasilkan dari sampel P3 dengan kandungan substitusi nanas sebesar 45% dengan karakteristik kadar air: 38,98±0,47d, pH: 4,29±0,01a, TPT: 8,00±0,10d%, TAT: 2,13±0,11d%, dan Vitamin C: 119,68±0,00d mg/100g.
INDIKATOR ALAMI BERBASIS EKSTRAK DAUN ERPA (Aerva sanguinolenta) UNTUK DETEKSI BORAKS DALAM PRODUK PANGAN: Natural Indicator from Aerva sanguinolenta Leaf Extract for Borax Detection in Food Products Triastuti, Desy; Aprilliani, Fenny; Dwi Ningrat, Fitri; Apriani, Farida
Jurnal Agroindustri Terapan Indonesia Vol. 3 No. 1 (2025): July 2025
Publisher : Department of  Agriculture, Subang State Polytechnic, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aerva sanguinolenta leaves contain anthocyanis that can be utilized as a borax detector in food products. This study aimed to determine the charateristics of Aerva sanguinolenta leaf extract and evaluate its effectiveness as a natural color indicator for borax detection. The research employed a Completely Randomized Design (CRD) with four treatments of borax concentrations (0%, 1%, 2%, and 3%) with three replications. The paramaters observed included the yield and pH of the extract, as well as the reaction of the extract and the natural color indicator when exposed to varying borax concentration treatments. Data were analyzed using ANOVA and followed by DMRT at a 5% significance level. The result showed that the leaf extract yield was 79% with a pH of 4,93. The extract reacted positively to borax, producing varying color intensities across treatments. The natural color indicator reacted with borax and exhibitied significant differences (P<0,05) in red and yellow color parameters. The higher the borax concentration resulted in darker indicator color, indicating that natural color indicator from Aerva sanguinolenta leaves are effective for borax detection.
Chemical and Organoleptic Characteristics of Pineapple Jam Production with Varying Sugar and Pectin Concentrations as Mochi Filling Wiwik Endah Rahayu; Nurul Mukminah; Fenny Aprilliani
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 12 No 2 (2026)
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v12i2.14213

Abstract

Pineapple is a key agricultural commodity in Subang Regency. One method of food diversification is transforming pineapple into pineapple jam. Mochi, a food product, can be filled with this pineapple jam. The chemical characteristics and consumer acceptance of pineapple mochi are influenced by the proper ingridients formulation. This study aims to determine the chemical and organoleptic characteristics of pineapple jam as mochi filling. The research design used in this study was a two-factorial Completely Randomized Design (CRD), with the factors being sugar concentration (30%, 40%, and 50%) and pectin concentration (without pectin, 0.015%, and 0.03%). The parameters tested included chemical analysis (water content, total acidity, total soluble solids, and Vitamin C content) and organoleptic evaluation (hedonic test for color, taste, texture, and aroma). The results showed that sugar and pectin treatment had a significant effect on water content G3 21.16b%, total acidity G1 1.90b%, and total soluble solids G3 77.26b%, but did not significantly affect Vitamin C content in the jam 2.20-7.33 m/100 g. Pectin treatment had a significant effect on water content P2 23,27a%, Vitamin C P3 7.09b%, total acidity P3 2.17c%, and total soluble solids P2 76.44b%. There was no interaction between the sugar and pectin treatments on the pineapple mochi jam. The hedonic test indicated that panelists generally liked the pineapple jam filling for mochi in terms of taste, aroma, color, and texture.
Pendampingan Pengujian Proksimat dan Informasi Nilai Gizi Pada Produk Tutug Oncom Unit Produksi SMK Yadika Kalijati Subang Irna Destiana; Fenny Aprilliani; Inayah Rahmawati Putri Utami
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Edisi Juni
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/komposit.v4i1.2851

Abstract

Strategi Nasional Kewirausahaan menekankan pentingnya pembekalan kompetensi kewirausahaan sejak bangku sekolah, termasuk melalui pengembangan ekosistem kewirausahaan yang melibatkan institusi pendidikan. Unit produksi di SMK bukan hanya sarana praktik keterampilan, tetapi juga menjadi inkubator wirausaha muda yang selaras dengan agenda pembangunan nasional. SMK Yadika Kalijati adalah salah satu institusi yang memiliki kerja sama bersama Politeknik Negeri Subang (POLSUB), salah satunya dalam pengembangan pembelajaran dan produk lokal. Saat ini SMK Yadika Kalijati sudah memiliki unit produksi yang memproduksi produk tutug oncom, akan tetapi produk tersebut belum diuji secara proksimat dan diukur nilai gizinya. Tim pengabdian POLSUB melakukan pendampingan dengan tujuan melalukan pengujian proksimat dan pengukuran informasi nilai gizi produk tutug oncom sehingga dapat dicantumkan ke dalam label kemasan. Metode pelaksanaan yang dilakukan terdiri dari identifikasi masalah, observasi & wawancara, pengujian proksimat, dan evaluasi. Hasil menunjukkan produk tutug oncom mengandung 17.60% kadar air, 4.80% kadar abu, 18.9% kadar lemak, 10.5 kadar protein dan 48.10% kadar karbohidrat. Jumlah kalori per takaran saji dihitung dan menghasilkan total 80 kkal per takaran saji, dengan % AKG untuk masing-masing komponen sebesar 6% lemak total, 4 % lemak jenuh, 4 % protein, 3 % karbohidrat, 2-gram gula dan 45 mg garam. Kegiatan pendampingan berupa pengujian proksimat dan penulisan informasi nilai gizi produk memberi dampak positif pada pemasaran yang lebih luas dan peningkatan kepercayaan konsumen pada produk tutug oncom UP SMK Yadika Kalijati Subang.
Pengaruh Penerapan Good Handling Practices terhadap Bobot Reject Cabai TW pada Penanganan Pascapanen di Rumah Kemas Bernard Tani Pangalengan Fenny Aprilliani; Atika Romalasari; Enceng Sobari; Oyok Yudiyanto; Muhammad Arsya Putra Prayogaswara; Nurul Hikmatulloh; Muhammad Gilang Ramadhan; Kori Rahma Mardika
Agroteknika Vol 9 No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Green Engineering Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55043/agroteknika.v9i1.460

Abstract

Penerapan Good Handling Practices (GHP) pada penanganan pascapanen cabai TW di Indonesia masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan GHP pada penanganan pascapanen cabai TW di tingkat petani dan rumah kemas terhadap bobot reject cabai yang diproduksi. Survey dilakukan terhadap 10 orang petani cabai yang menjadi pemasok utama di Rumah Kemas Bernard Tani Pangalengan, Bandung. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi lapangan, dan pengambilan sample cabai TW. Evaluasi dilakukan menggunakan praktek yang dilakukan oleh responden dan dibandingkan dengan SOP GHP yang sebelumnya telah dibuat. Hasil penelitian menunjukkan, tingkat kesesuaian penerapan SOP GHP di petani cabai TW sebesar 79%. Selain itu, penerapan GHP terbukti mampu menekan tingkat produk reject sebesar 38,18% dibandingkan dengan penanganan tanpa penerapan GHP.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PENGANEKARAGAMAN KONSUMSI PANGAN BERBASIS SUMBER DAYA LOKAL DI DESA SIDAJAYA Desy Triastuti; Fenny Aprilliani; Hanik Atus Sangadah; Silvia Nurohmah; Vini Pisonia
MINDA BAHARU Vol 9, No 2 (2025): Minda Baharu
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/jmb.v9i2.8409

Abstract

Kegiatan pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan penganekaragaman konsumsi pangan berbasis sumberdaya lokal bertujuan mengatasi permasalahan meningkatnya prevalensi ketidakcukupan pangan yang berdampak pada rendahnya ketahanan pangan keluarga dan kesejahteraan masyarakat di Desa Sidajaya, Subang. Desa Sidajaya memiliki hasil bumi selain padi yaitu singkong dan kelor yang berpotensi dimanfaatkan menjadi pangan bernilai gizi dan ekonomi tinggi. Pelatihan menggunakan metode service-learning, dengan melibatkan masyarakat sebagai peserta yang mempraktikkan pembuatan comring, cream soup, dan dimsum berbahan dasar singkong dan daun kelor. Evaluasi dilakukan melalui partisipasi peserta, umpan balik dengan metode one group pre-test and post-test, dan dampak langsung. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta secara signifikan, serta memberikan nilai tambah pada produk pangan berbahan dasar sumber daya lokal. Kegiatan ini berdampak positif terhadap kesadararan masyarakat dalam upaya peningkatan ketahanan pangan keluarga melalui diversifikasi pangan lokal serta kesejahteraan ekonomi masyarakat dengan produk-produk berbasis sumberdaya lokal bernilai ekonomi tinggi yang dapat mendukung Desa Sidajaya sebagai desa wisata.