Claim Missing Document
Check
Articles

Carving Superior Character Through 5S Culture: The Role of Teachers in Madrasah Ibtidaiyah Sekar Ayu Safira; Iqnatia Alfiansyah
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 9 No 11 (2023): November
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9i11.5570

Abstract

This research aims to explore the routines carried out by children to shape student character by the provisions of Minister of Education and Culture Regulation No. 20 of 2018 concerning Character Strengthening. A qualitative approach with a phenomenological type was used in this research to gain an in-depth understanding of this phenomenon. The results of this research identified seven strategies used in implementing character education based on Minister of Education and Culture Regulation No. 20 of 2018. In addition, and this research highlights efforts to foster positive interactions between students, protect themselves and the school environment through routines, facilitate the development of students' maximum potential, and invite participation from parents and the school community through routines. This research contributes to understanding how the implementation of character education in elementary schools can be successful objectives set out in Minister of Education and Culture Regulation no. 20 of 2018. By implementing these strategies, strengthening student character can be achieved effectively by relevant policies, management, and learning curriculum. The results of this research open the door to a better understanding of character education efforts at the elementary level and may provide insight for improving this process in the future.
Analisis Efektivitas Implementasi Antara Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar Erida Fitriani; Iqnatia Alfiansyah
SAP (Susunan Artikel Pendidikan) Vol 8, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/sap.v8i2.17733

Abstract

The purposes of this research are to determine the differences in implementation of the 2013 Curriculum and the Merdeka Curriculum, obstacles to curriculum implementation, and the effectiveness of the 2013 Curriculum and the Independent Curriculum on learning in primary schools. This research used descriptive qualitative methods, the research subjects were the principal, grade 4 and 5 teachers and grade 4 and 5 students of UPT SD Negeri 29 Gresik. Data collection instruments used in-depth interviews and observation. The data in this research was in the form of sentences which will be analysed in depth. Research data collection was carried out in June 2023. Research procedures were carried out in stages, namely (1) the planning stage including a survey of curriculum use on research subjects, (2) the preparation stage by preparing the instruments that will be used to collect data and preparing data sources, (3) implementation stage and (4) reporting stage. The results of the research demonstrates that the implementation of the 2013 Curriculum is not optimal, because several obstacles have not been resolved, while the Independent Curriculum has the potential to provide a better learning experience and focuses on the characteristics of students.
IMPLEMENTASI KETERAMPILAN MENULIS SISWA DENGAN MENGGUNAKAN PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA Di MI MANBAUL ULUM SEMAMPIR Intan Novita Sari; Afakhrul Masub Bakhtiar; Iqnatia Alfiansyah
Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa Vol. 3 No. 6 (2024): Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6734/argopuro.v3i6.5303

Abstract

Pembelajaran bahasa Indonesia sangat penting untuk meningkatkan keterampilan bahasa siswa di sekolah. Kurikulum 2013 membagi mata pelajaran bahasa Indonesia menjadi tiga bidang: Sikap, Pengetahuan, dan Kompetensi. Memungkinkan siswa untuk menulis dan menggunakan teks untuk tujuan sosial dan fungsi. Jadi menulis adalah salah satu kemampuan yang diperlukan. model pembelajaran berbasis proyek melibatkan siswa secara langsung dalam proses pembelajaran dengan mengerjakan dan menyelesaikan proyek pembelajaran. Model pembelajaran berbasis proyek memiliki banyak keuntungan, termasuk meningkatkan rasa percaya diri dan kemandirian siswa serta meningkatkan keterampilan dasar seperti berpikir kreatif, memecahkan masalah, dan membuat Keputusan. Pada penelitian ini, peneliti menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian kualitatif adalah jenis penelitian yang bertujuan untuk menjelaskan fenomena yang terjadi. Penelitian deskriptif merupakan penelitian yang berupaya memberikan gambaran mengenai keadaan atau fenomena yang terjadi secara nyata, realistis dan actual dan memiliki tujuan untuk menggambarkan fakta yang ada melalui data deskriptif. Hasil penelitian yang terdiri aktivitas siswa dan hasil belajar menulis puisi melalui menggunakan model pembelajaran berbasis proyek telah mengalami peningkatan yang sangat bagus. Dampak implementasi berdasarkan hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa hasil belajar bahasa Indonesia pada pokok bahasan menulis puisi melalui model pembelajaran berbasis proyek Dari segi ketuntasan hasil belajar siswa secara klasikal menunjukkan telah tuntas atau kategori sangat tinggi.
PENDAMPINGAN IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DI UPT SD NEGERI 49 GRESIK. Ismail Marzuki; Iqnatia Alfiansyah
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 3 No. 2: Februari 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jpm.v3i2.7515

Abstract

In 2023 the Ministry of Education, Culture, Research, Technology, and Higher Education has lounching the Independent Curriculum Implementation independently (IKM). Related to this, there are many new things that must be mastered by teachers and principals in implementing the new curriculum. This assistance focuses on helping teachers and principals so that the implementation of the IKM can run smoothly. The assistance is specifically to help schools create unit operational curricula Education Unit (KOSP), helps teachers compile learning objectives and learning objectives flow, helps teachers compile teaching modules, carry out differentiated learning, and learning assessment. The results of this assistance show that there are positive changes in teachers in insight and enthusiasm to implement the independent curriculum independently in schools.
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN PERMAINAN TRADISIONAL ENGKLEK TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA MATERI BANGUN DATAR SD Faizah, Sholikhatin; Alfiansyah, Iqnatia
VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol 14, No 2 (2023): NOPEMBER
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/ve.v14i2.2854

Abstract

ABSTRAKModel pengajaran yang tradisional dan membosankan seringkali menyebabkan kurangnya motivasi siswa, yang kemudian berujung pada kurangnya semangat dalam belajar. Salah satu cara untuk mengatasi hal tersebut adalah dengan memasukkan permainan tradisional seperti engklek. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan permainan engklek dalam meningkatkan hasil belajar matematika bangun datar di kelas II SD Muhammadiyah 1 Sidayu Kecamatan Sidayu Kabupaten Gresik. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan rancangan pre-experimental pre-test and post-test design. Sebanyak 34 siswa kelas II dilibatkan dalam penelitian, dengan jumlah sampel 15 orang. Pada ujian sebelumnya, hasil belajar siswa memperoleh nilai rata-rata 65. Namun pada post-test, nilai rata-rata meningkat drastis menjadi 89,67. Analisis lebih lanjut dilakukan melalui uji t sampel berpasangan dengan tingkat signifikansi 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa permainan tradisional engklek memberikan dampak positif terhadap hasil belajar matematika di kelas II SD Muhammadiyah 1 Sidayu ketika memanfaatkan materi bangun datar.Kata Kunci: Permainan Tradisional Engklek, Hasil Belajar, Bangun DatarABSTRACTTraditional and boring teaching models often lead to a lack of student motivation, which then leads to a lack of enthusiasm in learning. One way to overcome this is to include traditional games such as engklek. This study aims to determine the effectiveness of cranklek game in improving the learning outcomes of flat shape math in class II of SD Muhammadiyah 1 Sidayu, Sidayu District, Gresik Regency. This study used an experimental method with a pre-experimental pre-test and post-test design. A total of 34 grade II students were involved in the study, with a sample size of 15 people. In the previous exam, students' learning outcomes obtained an average score of 65. But in the post-test, the average score increased dramatically to 89.67. Further analysis was conducted through a paired sample t-test with a significance level of 0.05. This shows that the traditional game of engklek has a positive impact on mathematics learning outcomes in class II of SD Muhammadiyah 1 Sidayu when utilizing flat building material.Keywords: Traditional Engklek Game, Learning Outcomes, Flat Buildings.
Penerapan Model Pembelajaran TGT (Team Games Tournament) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kelas II SD Istikhah Istikhah; Iqnatia Alfiansyah; Nanang Khoirul Umam
Perspektif : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Bahasa Vol. 2 No. 1 (2024): Maret : Perspektif: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Bahasa
Publisher : STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59059/perspektif.v2i1.1114

Abstract

Based on the results of the analysis that has been carried out, it shows that students' learning outcomes in mathematics have increased. This is indicated by the increase in the class average score, namely at the time of pre-action 51.63 increased to 85.90 in cycle I then increased again in cycle II to 89.09. From the observation data obtained before carrying out the action, students seemed less active in learning. After being given action students look more active both in question and answer activities and during group activities.
PENGARUH PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN GIVING QUESTION AND GETTING ANSWER (GQGA) TERHADAP HASIL BELAJAR IPAS SISWA KELAS IV SD AL - ISLAM MOROWUDI Natasya Amelia Fanani; Iqnatia Alfiansyah; Nataria Wahyuning Subayani
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v4i4.3205

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan model pembelajaran Giving Question and Getting Answer (GQGA) terhadap hasil belajar IPAS Siswa Kelas IV SD Al – Islam Morowudi. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu eksperimen semu karena dalam penelitian ini, peneliti tidak dapat mengontrol seluruh variabel. Analisis data yang digunakan yaitu Uji Normalitas, Uji Homogenitas, dan Uji Hipotesis menggunakan Uji-T. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD Al-Islam Morowudi tahun ajaran 2024/2025 berjumlah 56 peserta didik. Pengambilan sampel menggunakan pre-test dan post-test sebanyak 20 soal pilihan ganda. Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan menggunakan Uji Normalitas, Uji Homogenitas dan Uji-T menunjukkan nilai rata-rata pada post-test yang diperoleh pada kelas eksperimen yaitu 79,64. Sedangkan pada kelas kontrol mendapatkan nilai rata-rata 73,75. Dari hasil tersebut, maka dapat dibuktikan dengan pengujian dimana nilai > yaitu 2,545 > 1,703 Maka Ha diterima dan Ho ditolak. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Model Pembelajaran Giving Question and Getting Answer (GQGA) dapat mempengaruhi hasil Belajar IPAS Pada Siswa Kelas IV.
UPAYA GURU DALAM MENINGKATKAN MINAT BACA SISWA KELAS IV MELALUI GERAKAN LITERASI SEKOLAH Elma Kurnia; Afakhrul Masub Bakhtiar; Iqnatia Alfiansyah
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 11 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v6i11.6039

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi upaya guru dalam meningkatkan minat baca siswa kelas IV di UPT SD Negeri 272 Gresik melalui Gerakan Literasi Sekolah (GLS). Mengadopsi pendekatan kualitatif dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi, penelitian ini menilai strategi guru, tantangan, dan faktor-faktor pendukung dalam implementasi GLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun guru aktif memotivasi siswa melalui sesi membaca 15 menit sebelum pelajaran dan menggunakan insentif, tantangan seperti kekurangan buku bacaan yang menarik, infrastruktur yang belum memadai, dan variasi kebutuhan individu siswa menghambat efektivitas program. Faktor pendukung meliputi motivasi guru dan fasilitas yang ada, sedangkan penghambat termasuk kekurangan bahan bacaan serta pengelolaan yang belum optimal. Untuk meningkatkan minat baca siswa, disarankan agar sekolah memperbaiki fasilitas perpustakaan, memperbanyak koleksi buku, dan mengadaptasi strategi berdasarkan karakteristik siswa. Kolaborasi dengan orang tua dan evaluasi berkala juga penting untuk memaksimalkan keberhasilan GLS.
PENGEMBANGAN MEDIA SNAKE BOARD GAME PADA MATERI MACAM-MACAM PEKERJAAN UNTUK SISWA KELAS IV MI MUHAMMADIYAH DOUDO. Tiara Novita Lestari; Arya Setya Nugroho; Iqnatia Alfiansyah
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 11 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v6i11.6040

Abstract

Latar belakang dari permasalahan penelitian pengembanagn ini adalah minimnya materi muatan IPS pemanfaatan media pembelajaran sekedar dalam gambar-gambar sederhana, keterbatasan waktu dari pendidik juga menyebabkan tidak terciptanya media yang secara khusus untuk pembelajaran IPS. Penelian ini bertujuan untuk mengetahui pengembangan media pembelajaran Media Snake Board Game pada Materi Macam-macam Pekerjaan untuk Siswa Kelas IV MI Muhammadiyah Doudo dan mengetahui kevalidan, respon peserta didik serta efektifitas media pembelajaran Media Snake Board Game pada Materi Macam-macam Pekerjaan . Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan yang menggunakan metode penelitian ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Subjek penelitian ini adalah kelas IV MI Muhammadiyah Doudo , yang terdiri dari 8 peserta didik serta 2 validator ahli media dan 2 validator ahli materi yang ahli dalam bidangnya. Teknik pengumpulan data dan instrument menggunakan lembar validasi, angket respon peserta didik dan tes hasil belajar. Hasil penelitian diperoleh bahwa pengembangan media pembelajaran Snake Board Game sesuai dengan kualitas media pembelajaran, yaitu: a) hasil validasi media Snake Board Game yang dilakukan oleh 2 validator ahli media diperoleh rata-rata validasi media sebesar 90,62% dikategorikan sangat valid. serta 2 validator ahli materi memperoleh presentase rata-rata 86,25% kategori sangat valid, b) Respon peserta didik yang telah dihitung memperoleh skor sebesar 90,75%. Hasil yang diperoleh termasuk dalam kategori sangat baik dan dapat digunakan pada proses pembelajaran. c) media pembelajaran dikategorikan efektif, Hasil nilai rata-rata tes memperoleh skor 97,5 dan seluruh peserta didik mendapatkan nilai diatas KKM yaitu 75 dan tuntas belajar pada kegiatan tes dengan mendapatkan persentase 100%.
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA (LKS) IPAS BERBASIS OUTDOOR LEARNING PADA MATERI TUMBUHAN DI KELAS IV Putri Pradita Andriani; Nataria Wahyuning Subayani; Iqnatia Alfiansyah
Trigonometri: Jurnal Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 2 No. 1 (2024): Trigonometri: Jurnal Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3483/trigonometri.v2i1.2981

Abstract

LKS merupakan media belajar cetak yang merupakan alat bantu untuk menyampaikan informasi dari pendidik kepada peserta didik dalam proses belajar mengajar. Pembelajaran di luar kelas merupakan upaya untuk mengarahkan siswa untuk melakukan aktivitas yang bisa membawa siswa pada perubahan perilaku terhadap lingkungan sekitar. Oleh karena itu, mengajar di luar kelas (outdoor learning) bertujuan untuk mengakrabkan siswa dengan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan LKS IPAS berbasis outdoor learning dan mengetahui validitas serta kepraktisan yang diperoleh dari respon siswa terhadap LKS IPAS berbasis outdoor learning. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang menggunakan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Sumbjek dari penelitian ini adalah validator ahli materi, ahli media dan siswa kelas IV UPT SD Negeri 100 Gresik yang berjumlah 5 siswa. Instrument pengumpulan data yang digunakan adalah lembar validasi dan angket repon siswa. Hasil analisis yang telah dilakukan diperoleh hasil yaitu, 1) Hasil validasi LKS IPAS berbasis outdoor learning mendapat skor rata-rata 98% dari validasi ahli materi dan 96% dari validasi ahli media. LKS IPAS berbasis outdoor learning dikategorikan sangat valid karena validator menyatakan LKS IPAS berbasis outdoor learning layak diujicobakan. 2) LKS IPAS berbasis outdoor learning mendapat hasil 96% dari angket respon siswa dikategorikan sangat baik, sehingga LKS IPAS berbasis outdoor learning praktis untuk digunakan sebagai alat maupun sumber belajar bagi siswa dalam kegiatan pembelajaran.