Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Pengaruh Media Sosial Pada Persepsi Publik Terhadap Sistem Peradilan: Analisis Sentimen di Twitter N. Muhammad, Rivaldhy; Wulandari S, Lestari; Tanggahma, Biloka
UNES Law Review Vol. 7 No. 1 (2024): UNES LAW REVIEW (September 2024)
Publisher : LPPM Universitas Ekasakti Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/unesrev.v7i1.2327

Abstract

Social media has become a major platform for the public to express their views on various issues, including the judicial system. This study aims to analyze the influence of social media, particularly Twitter, on public perception of the judicial system in Indonesia. The method used in this research is sentiment analysis applied to thousands of tweets related to judicial issues. Data were collected using data mining techniques and analyzed to identify positive, negative, and neutral sentiments towards the judicial system. The results show that the majority of sentiments expressed by the public on Twitter tend to be negative, reflecting widespread dissatisfaction with the judicial system. Positive sentiments emerged in the context of policy reforms and legal transparency, while negative sentiments were often linked to issues of corruption and injustice. In conclusion, social media, especially Twitter, significantly influences public perception and can serve as an important source for understanding public opinion on the judicial system.
Konseling Hukum dan Dukungan Emosional (Membentuk Sikap dan Tindakan Positif Mencegah Bullying dan Body Shaming di Kalangan Pelajar) Wulandari S, Lestari; Tanggahma, Biloka; Sawir, Muhammad; Kamaluddin, Santrio; Abubakar, Faisal; Rahmadani, Ulfa
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 6 (2024): November 2024 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v4i6.590

Abstract

Artikel ini mengangkat pentingnya konseling hukum dan dukungan emosional dalam membentuk sikap dan tindakan positif untuk mencegah bullying dan body shaming di kalangan pelajar. Topik ini dipilih mengingat meningkatnya kasus bullying dan body shaming yang berdampak negatif pada kesehatan mental dan perkembangan karakter pelajar. Metode pengabdian yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui lokakarya, diskusi kelompok terarah, dan sesi konseling individu. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan pemahaman pelajar tentang dampak negatif bullying dan body shaming serta perubahan sikap yang lebih positif. Kesimpulannya, kegiatan ini berhasil menumbuhkan kesadaran dan memberikan alat praktis bagi pelajar untuk melawan perilaku negatif tersebut, yang berkontribusi pada lingkungan sekolah yang lebih aman dan inklusif.
Perlindungan Hukum bagi Guru dalam Menjalankan Tugas: Tinjauan Kasus Supriyani di Konawe Selatan Wulandari S, Lestari; Thoif, Muhamad
Indonesian Journal of Intellectual Publication Vol. 5 No. 1 (2024): Nopember 2024, IJI Publication
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51577/ijipublication.v5i1.590

Abstract

Kasus yang menimpa Supriyani, seorang guru honorer di Konawe Selatan, memicu perhatian publik dan menyoroti isu perlindungan hukum bagi guru dalam menjalankan tugasnya. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis perlindungan hukum yang tersedia bagi guru dalam konteks profesional mereka, terutama saat menghadapi konflik dengan siswa atau pihak keluarga. Urgensi penelitian ini terletak pada upaya untuk mengidentifikasi celah hukum yang sering kali menempatkan guru dalam situasi rentan kriminalisasi saat menjalankan tugas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis yuridis normatif dengan pendekatan kasus untuk memahami perlindungan hukum yang berlaku di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat sejumlah instrumen hukum yang mengatur hak dan perlindungan bagi tenaga pendidik, namun implementasinya sering kali terkendala oleh kurangnya pemahaman tentang hak guru, serta ketidakseimbangan dalam penyelesaian konflik dengan pendekatan hukum yang adil. Artikel ini juga menekankan pentingnya pendekatan restorative justice sebagai solusi untuk menghindari kriminalisasi yang berlebihan terhadap profesi guru. Kesimpulan dari penelitian ini adalah perlunya perbaikan kebijakan yang lebih jelas dan praktis dalam melindungi guru, khususnya dalam situasi yang berpotensi menimbulkan konflik, sehingga profesi guru dapat terlindungi dan dihargai sesuai dengan perannya dalam pendidikan.
Perlindungan Hukum Terhadap Indikasi Geografis Papua Di Desa Maribu Kapubaten Jayapura Pelupessy, Sella Petrix; Pelupessy, Berd Elkiopas; Pelupessy, Eddy; Reba, William H.; Sawen, Kristina; Kaplele, Farida; Palit, Silvester Magnus Loogman; Ketaren, Dahliana; Palenewen, James Yoseph; Tanati, Daniel; Ringgi, Deppa; Wulandari S, Lestari; Krey, Thresia Hilda M.Y.
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 4, No 10 (2025): Januari
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This service is carried out with the title Legal Protection of Geographical Indications of Papua in Maribu Village, Jayapura Regency, an activity carried out for partners with the aim that the community can know and understand the existence of legal protection for Geographical Indications of Papua in Jayapura Regency. The output of this service is to provide an understanding to partners about efforts to map geographical indications carried out to determine the limits of cases of violation of geographical indications so that holders of geographical indication rights can file lawsuits against users of geographical indications without rights, in the form of compensation payments and termination. Use and destruction of geographical indication labels used without rights through registration and publication. Geographical indications are protected as long as the reputation, quality and characteristics that are the basis for granting geographical indication protection to an item are maintained. And protection will be removed if these provisions are not met, and/or are contrary to state ideology, legislation, morality, religion, decency and public order. Therefore, Geographical indication mapping must be arranged in a geographical indication document that can be proven to be true. The procedure for submitting geographical indications and the procedure for registering geographical indications have been identified. Legal protection for geographical indications can be carried out in preventive and repressive forms. Preventive means preventive measures through refusal of registration and repressive payment of compensation.
Perlindungan Hukum Terhadap Indikasi Geografis Papua Di Desa Maribu Kapubaten Jayapura Pelupessy, Sella Petrix; Pelupessy, Berd Elkiopas; Pelupessy, Eddy; Reba, William H.; Sawen, Kristina; Kaplele, Farida; Palit, Silvester Magnus Loogman; Ketaren, Dahliana; Palenewen, James Yoseph; Tanati, Daniel; Ringgi, Deppa; Wulandari S, Lestari; Krey, Thresia Hilda M.Y.
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 4, No 10 (2025): Januari
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This service is carried out with the title Legal Protection of Geographical Indications of Papua in Maribu Village, Jayapura Regency, an activity carried out for partners with the aim that the community can know and understand the existence of legal protection for Geographical Indications of Papua in Jayapura Regency. The output of this service is to provide an understanding to partners about efforts to map geographical indications carried out to determine the limits of cases of violation of geographical indications so that holders of geographical indication rights can file lawsuits against users of geographical indications without rights, in the form of compensation payments and termination. Use and destruction of geographical indication labels used without rights through registration and publication. Geographical indications are protected as long as the reputation, quality and characteristics that are the basis for granting geographical indication protection to an item are maintained. And protection will be removed if these provisions are not met, and/or are contrary to state ideology, legislation, morality, religion, decency and public order. Therefore, Geographical indication mapping must be arranged in a geographical indication document that can be proven to be true. The procedure for submitting geographical indications and the procedure for registering geographical indications have been identified. Legal protection for geographical indications can be carried out in preventive and repressive forms. Preventive means preventive measures through refusal of registration and repressive payment of compensation.
Dampak Jangka Panjang Program Makan Bergizi Gratis terhadap Kesehatan dan Keberlanjutan Pendidikan Qomarrullah, Rif’iy; Suratni, Suratni; Wulandari S, Lestari; Sawir, Muhammad
Indonesian Journal of Intellectual Publication Vol. 5 No. 2 (2025): Maret 2025, IJI Publication
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51577/ijipublication.v5i2.660

Abstract

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan kebijakan strategis dalam meningkatkan kualitas kesehatan anak sekolah dan mendukung keberlanjutan pendidikan. Urgensi program ini terletak pada perannya dalam mengatasi ketimpangan gizi, meningkatkan daya konsentrasi, serta mengurangi angka putus sekolah akibat keterbatasan akses terhadap makanan bergizi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak jangka panjang program MBG terhadap kesehatan dan keberlanjutan pendidikan siswa. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kasus pada sekolah yang telah menerapkan program MBG selama lebih dari lima tahun. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pemangku kepentingan, observasi partisipatif, serta analisis data sekunder dari laporan evaluasi program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program MBG berpotensi dalam menurunkan angka stunting dan malnutrisi pada anak sekolah, meningkatkan kehadiran siswa di kelas, serta memperbaiki capaian akademik mereka. Selain itu, program ini juga mendorong keterlibatan komunitas dalam mendukung penyediaan pangan bergizi yang berkelanjutan. Namun, terdapat tantangan dalam aspek pendanaan, ketersediaan bahan pangan lokal, serta mekanisme distribusi yang perlu diperbaiki agar program dapat berjalan optimal. Kesimpulannya, program MBG memiliki dampak positif dalam jangka panjang terhadap kesehatan dan keberlanjutan pendidikan siswa, tetapi perlu strategi kebijakan yang lebih kuat untuk memastikan efektivitas dan keberlanjutannya.
Klinik Hukum (Pilar Pemberdayaan Badan Usaha Milik Kampung dan Kesejahteraan Masyarakat di Kabupaten Jayapura) Wulandari S, Lestari; Leonardo Snanfi, Ferinandus
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 4 No 4 (2024): JPMI - Agustus 2024
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.2932

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan Badan Usaha Milik Kampung (BUMK) di Kabupaten Jayapura melalui penyelenggaraan Klinik Hukum. Pemilihan topik ini didasarkan pada pentingnya penguatan kapasitas hukum BUMK sebagai pilar utama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Metode yang digunakan dalam program ini meliputi penyuluhan hukum, pendampingan dalam pembuatan regulasi internal BUMK, serta konsultasi hukum terkait pengelolaan usaha. Hasil dari pengabdian ini menunjukkan peningkatan pemahaman hukum para pengelola BUMK, terbentuknya regulasi internal yang lebih kuat, dan meningkatnya keberdayaan BUMK dalam menjalankan fungsi ekonominya. Kesimpulannya, Klinik Hukum berperan signifikan dalam mendukung kemandirian ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di tingkat desa. Pentingnya hasil ini menunjukkan bahwa intervensi hukum yang tepat dapat menjadi motor penggerak bagi pembangunan desa yang berkelanjutan.
PEMBERDAYAAN LOCAL WISDOM USAHA KERAJINAN NOKEN PAPUA BERBASIS DIGITAL DI KELURAHAN ARDIPURA JAYAPURA SELATAN Sawir, Muhammad; Laili, Izzatul; Qomarrullah, Rif'iy; Wulandari S, Lestari
JURNAL AL-IJTIMAIYYAH Vol. 7 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/al-ijtimaiyyah.v7i1.9328

Abstract

Abstract: This empowerment activity is aimed at the people of South Ardipura Jayapura. The purpose of this activity is to take advantage of opportunities by diversifying superior products with social media-based marketing media. The approach used is descriptive qualitative phenomenology which is integrated with quantitative data. The stages of implementing activities are carried out starting from socialization, implementation of activities and evaluation and mentoring. The results of this activity are from 15 craftsmen. The data instrument used observation techniques, and structured interviews. Then, to complete the data needed, both in the grand tour question, focused and selection stage, carry out data collection, analysis and make conclusions. Data analysis uses data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results and discussion of the activities carried out were that there was a high level of participation from the participants of the activity, and it was seen from the presence of enthusiastic residents to participate and support from government officials by participating in the activity. Based on these activities in the future, the government and the community can provide improvements to micro-enterprise empowerment programs, especially aspects of handling human resources, management, administration and production, and transfer of appropriate technology.Keywords: Local Wisdom; Noken Papua; Empowerment.Abstrak: Kegiatan pemberdayaan yang dilaksanakan ini ditujukan kepada masyarakat Ardipura Jayapura Selatan. Adapun tujuan kegiatan ini adalah memanfaatkan peluang dengan membuat diversifikasi produk unggulan dengan media pemasaran berbasis media sosial. Pendekatan yang dilakukan menggunakan deskriptif kualitatif fenomonologis yang terpadu dengan data kuantitatif. Tahapan pelaksanaan kegiatan dilakukan mulai dari sosialisasi, pelaksanaan kegiatan dan evaluasi serta pendampingan. Adapun hasil dari kegiatan ini yakni dari 15 pengrajin. Instrumen data menggunakan teknik oservasi, dan wawancara terstruktur. Kemudian, untuk melengkapi data yang dibutuhkan, baik pada grand tour question, tahap focused and selection, melakukan pengumpulan data, analisis dan membuat kesimpulan. Analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Hasil dan pembahasan dari kegiatan yang dilaksanakan yakni bahwa tingkat partisipasi yang tinggi peserta kegiatan, dan terlihat dari kehadiran warga yang antusias untuk mengikuti serta dukungan dari perangkat pemerintah dengan turut serta hadir dalam kegiatan. Berdasarkan kegiatan tersebut ke depan pemerintah dan masyarakat dapat memberikan peningkatan program pemberdayaan usaha mikro terutama aspek penanganan sumber daya manusia, manajemen, administrasi dan produksi, dan transfer teknologi tepat guna.Kata Kunci: Local Wisdom; Noken Papua; Pemberdayaan.
Revitalisasi Pancasila: Epos dan Kontroversi di Balik Undang-Undang Cipta Kerja Wulandari S, Lestari
UNES Law Review Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/unesrev.v6i1.1183

Abstract

This article explores the epic and controversial dimensions in the context of Pancasila Revitalization as revealed through an in-depth study of the Job Creation Law. The revitalization of Pancasila is the primary basis for responding to social and economic changes in the contemporary era, which are reflected in the latest legal reforms. Through an interdisciplinary approach, this article outlines the journey of the Pancasila Revitalization epic, revealing its critical role in shaping the national legal structure. Not only as an ideological doctrine, Pancasila is the conceptual basis for designing and implementing the Job Creation Law. However, this part of the epic also involves several controversies arising from various societal levels. The controversy discussion includes multiple perspectives, ranging from the economic impact to the social tensions. This article explores the layers of complexity that arise from the combination of the noble ideals of Pancasila and the reality of its implementation in the Job Creation Law. By highlighting crucial points, this article aims to provide a deeper understanding of the relationship between Pancasila, current legislation, and societal dynamics. In this way, readers are invited to reflect on the significance of the Revitalization of Pancasila in shaping the future direction of law and justice in Indonesia.
Menguak Esensi: Negara Hukum dalam Konstitusi: Sebuah Analisis Mendalam terhadap Perlindungan Hak-hak Warga Negara Wulandari S, Lestari; Tanggahma, Biloka; Muhammad, Rivaldhy N.
UNES Law Review Vol. 6 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31933/unesrev.v6i3.1899

Abstract

This study aims to investigate the essential role of the rule of law within the framework of a nation's constitution. Its focus lies in how the constitution provides a solid foundation for safeguarding the rights of citizens. The research objective is to gain a deeper understanding of how the rule of law ensures justice, freedom, and the protection of human rights for all citizens. This endeavor will aid in identifying the strengths and weaknesses within existing systems of constitutional law. Employing a thorough approach to legal and constitutional analysis, the study involves critical reviews of constitutions, legal regulations, and court decisions related to the protection of citizens' rights. Data will be gathered from primary and secondary sources, including legal documents, academic literature, and judicial rulings. The expected outcome of this research is to provide better insights into how the rule of law can function as a guardian of justice and human rights enforcement. This in-depth analysis is anticipated to lay the groundwork for further debate on the role of the rule of law in building a fair and inclusive society.