ABSTRAK Hipertensi merupakan penyakit degeneratif yang tinggi prevalensinya di kalangan lansia, terutama di wilayah pedesaan seperti Desa Cintapuri, Kabupaten Banjar. Penyakit ini sering tidak bergejala namun berpotensi menyebabkan komplikasi serius, sehingga diperlukan upaya pencegahan dini melalui pendekatan edukatif dan pemberdayaan masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pencegahan hipertensi, memperkenalkan Personal Health Record (PHR) berbasis AI sebagai alat pemantau kesehatan, serta memanfaatkan kearifan lokal melalui pemanfaatan daun basil (Ocimum basilicum L.) dalam pembuatan makanan pendamping (nugget) yang potensial menurunkan tekanan darah. Kegiatan dilaksanakan melalui pendekatan pengabdian kepada masyarakat yang mencakup sosialisasi edukasi hipertensi, pelatihan penggunaan aplikasi PHR, serta pelatihan pembuatan nugget daun basil. Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan, serta pemeriksaan kesehatan gratis sebagai pendukung. Terjadi peningkatan signifikan dalam pengetahuan peserta tentang faktor risiko, pencegahan, dan pengelolaan hipertensi pasca-sosialisasi. Masyarakat juga menunjukkan antusiasme terhadap penggunaan aplikasi PHR dan penerimaan positif terhadap nugget daun basil sebagai alternatif makanan fungsional. Integrasi edukasi, teknologi kesehatan digital, dan pemanfaatan tanaman lokal terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran dan kapasitas masyarakat dalam pencegahan hipertensi. Pendekatan ini berpotensi dikembangkan lebih lanjut sebagai model pemberdayaan kesehatan berbasis kearifan lokal. Kata Kunci: Hipertensi, Daun Basil, Personal Health Record, Pemberdayaan Masyarakat, Lansia. ABSTRACT Hypertension is a highly prevalent degenerative disease among the elderly, particularly in rural areas such as Cintapuri Village, Banjar Regency. Often asymptomatic yet potentially fatal, it necessitates early preventive measures through community-based education and empowerment. This community service aims to enhance public knowledge on hypertension prevention, introduce an AI-based Personal Health Record (PHR) application for health monitoring, and leverage local wisdom by utilizing basil leaves (Ocimum basilicum L.) in functional food development—specifically, basil leaf-enriched nuggets—with potential antihypertensive properties. The initiative employed a community engagement approach, comprising health education sessions, PHR application training, and hands-on workshops for making basil nuggets. Evaluation was conducted using pre-test and post-test questionnaires to assess knowledge improvement, supported by free health screenings. A significant increase in participants’ understanding of hypertension risk factors, prevention, and self-management was observed post-intervention. High enthusiasm was also noted toward PHR adoption and positive acceptance of basil nuggets as a functional food alternative. The integration of health education, digital health tools, and local plant-based innovation proves effective in strengthening community capacity for hypertension prevention. This model holds promise for scalability as a culturally grounded, sustainable public health empowerment strategy. Keywords: Hypertension, Basil Leaf, Personal Health Record, Community Empowerment, Elderly.