Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

PEMBELAJARAN AMORA BERBASIS SISTEM AMONG KI HADJAR DEWANTARA DI SEKOLAH DASAR PADA ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0 Iriawan, Sandi Budi
JURNAL EDUPENA Vol. 1 No. 1 (2020): Juni 2020
Publisher : JURNAL EDUPENA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini merupakan hasil kajian tentang pembelajaran di sekolah dasar (SD) yang relevan pada Era Revolusi Industri 4.0, era dimana TIK mengambil alih peran setiap aspek pada tatanan kehidupan. Realita ini harus disikapi dengan bijaksana melalui pemanfaatan TIK secara cerdas untuk kepentingan pendidikan sehingga tidak tenggelam dalam arus transformasi masif dan proses pendidikan tetap relevan dengan hakikat pendidikan nasional. Pembelajaran Amora yang berbasis Sistem Among Ki Hadjar Dewantara merupakan sebuah model pembelajaran yang relevan dengan hakikat pendidikan nasional dan berlandaskan cinta kasih dengan mencari tahu kebutuhan peserta didik, memberikan sesuatu yang sesuai kebutuhan, memandirikan, dan memberikan sesuatu yang bermanfaat bagi hidup peserta didik melalui proses pembelajaran yang memerdekakan. Langkah pembelajaran spesifik pada model pembelajaran Amora terdiri dari: rekontekstualisasi, repersonalisasi, redepersonalisasi, redekontekstualisasi, dan kontekstualisasi berlandaskan pada prinsip Panca Darma Sistem Among Ki Hadjar Dewantara sebagai dasar pelaksanaan proses pendidikan dengan mengintegrasikan TIK sebagai bentuk transformasi cara belajar pada Era Revolusi Industri 4.0.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MATEMATIKA BIDANG KAJIAN BILANGAN BERBASIS COMPUTER SCIENCE UNPLUGGED UNTUK SISWA SEKOLAH DASAR Rosiana Mufliva; Sandi Budi Iriawan
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Vol 6, No 2 (2022): DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (299.555 KB) | DOI: 10.20961/jdc.v6i2.62088

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar sebagai upaya meningkatkan kompetensi siswa khususnya pada bidang kajian bilangan dalam rangka mendukung tercapainya indikator hasil belajar siswa serta untuk memperoleh gambaran mengenai kelayakan dan respon siswa terhadap penggunaan bahan ajar matematika berbasis Computer Science unplugged (CSU) pada bidang kajian bilangan. Penelitian ini dilaksanakan dengan menerapkan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE. Model ini terdiri dari lima langkah, yaitu: 1) analisis, 2) perancangan, 3) pengembangan, 4) penerapan dan 5) evaluasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa  bahan ajar matematika bidang kajian bilangan berbasis CSU layak untuk digunakan dengan persentase sebesar  91 % dengan kategori sangat layak menurut ahli materi dan ahli desain bahan ajar. Sedangkan hasil uji coba terhadap peserta didik menunjukkan bahwa bahan ajar matematika bidang kajian bilangan berbasis CSU ini menunjukkan persentase sebesar 90% dengan kategori sangat layak. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa bahan ajar matematika bidang kajian bilangan berbasis CSU ini dapat digunakan untuk membantu siswa dalam memahami materi bilangan siswa kelas 1 SD.
PEMBELAJARAN AMORA BERBASIS SISTEM AMONG KI HADJAR DEWANTARA DI SEKOLAH DASAR PADA ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0 Sandi Budi Iriawan
Jurnal Edupena Vol. 1 No. 1 (2020): Volume 1, Nomor 1, Juni 2020
Publisher : Jurnal Edupena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini merupakan hasil kajian tentang pembelajaran di sekolah dasar (SD) yang relevan pada Era Revolusi Industri 4.0, era dimana TIK mengambil alih peran setiap aspek pada tatanan kehidupan. Realita ini harus disikapi dengan bijaksana melalui pemanfaatan TIK secara cerdas untuk kepentingan pendidikan sehingga tidak tenggelam dalam arus transformasi masif dan proses pendidikan tetap relevan dengan hakikat pendidikan nasional. Pembelajaran Amora yang berbasis Sistem Among Ki Hadjar Dewantara merupakan sebuah model pembelajaran yang relevan dengan hakikat pendidikan nasional dan berlandaskan cinta kasih dengan mencari tahu kebutuhan peserta didik, memberikan sesuatu yang sesuai kebutuhan, memandirikan, dan memberikan sesuatu yang bermanfaat bagi hidup peserta didik melalui proses pembelajaran yang memerdekakan. Langkah pembelajaran spesifik pada model pembelajaran Amora terdiri dari: rekontekstualisasi, repersonalisasi, redepersonalisasi, redekontekstualisasi, dan kontekstualisasi berlandaskan pada prinsip Panca Darma Sistem Among Ki Hadjar Dewantara sebagai dasar pelaksanaan proses pendidikan dengan mengintegrasikan TIK sebagai bentuk transformasi cara belajar pada Era Revolusi Industri 4.0.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MATEMATIKA BIDANG KAJIAN BILANGAN DI SEKOLAH DASAR BERBASIS MICRO LEARNING Sandi Budi Iriawan; Andhin Dyas Fitriani; Rosiana Muvlifa; Babang Robandi; Pupun Nuryani; Dina Mayadiana; Nana Djumhana; Asep Saepudin; Aprilia Eki Saputri
Jurnal Edupena Vol. 3 No. 1 (2022): Volume 3, Nomor 1, Juni 2022
Publisher : Jurnal Edupena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

“Matematika merupakan salah satu mata pelajaran di Sekolah Dasar (SD) dengan bidang kajian yang abstrak serta selalu menjadi topik pembicaraan sistem pendidikan secara nasional, terlebih di masa pandemi Covid-19 yang mana pembelajaran pada umumnya dilaksanakan dari rumah (BDR) menggunakan bahan ajar cetak dengan fokus terhadap materi-materi matematika yang esensial, termasuk untuk bidang kajian Bilangan. Bilangan merupakan salah satu bidang kajian pada mata pelajaran Matematika SD yang paling banyak dibelajarkan pada jenjang SD dan menjadi prasyarat untuk bidang kajian lainnya seperti Aljabar, Geometri, Pengukuran, dan Analisis Data. Bahan ajar cetak untuk muatan mata pelajaran Matematika yang digunakan selama BDR, baik yang dikembangkan oleh guru maupun oleh Kemdikbud dalam bentuk buku siswa atau buku teks cenderung dikemas tidak variatif memuat unsur teks, audio, visual, animasi, infografis, dan unsur lainnya serta memuat materi yang padat dengan jumlah halaman yang relatif banyak untuk dipelajari oleh siswa dengan durasi yang relatif lama. Bahan ajar cetak yang dikemas monoton tersebut menimbulkan kejemuan dan kelelahan bagi siswa, khususnya pada jenjang SD yang pada umumnya tidak mampu bertahan lama untuk belajar, membaca, dan menyimak penjelasan guru yang monoton dan tidak variatif. Bahan ajar untuk muatan mata pelajaran Matematika khususnya pada bidang kajian Bilangan pada jenjang SD perlu dikembangkan dan dikemas secara digital sesuai dengan kebutuhan belajar siswa saat ini dengan pendekatan micro learning agar tidak menjemukan siswa dalam mempelajarinya, memuat berbagai unsur (teks, audio, video, animasi, dan infografis), memuat materi yang penting saja dalam beberapa halaman, memungkinkan dipelajari siswa dalam durasi waktu yang relatif tidak terlalu lama (sekitar paling lama 5 menit), dan memungkinkan dipelajari siswa kapan saja dan dimana saja. Penelitian yang sedang dilakukan ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar Matematika pada bidang kajian Bilangan di SD berbasis micro learning. Hasil penelitian berupa draft bahan ajar Matematika pada bidang kajian Bilangan di SD berbasis micro learning yang terdiri atas: (1) satu set GBPM; (2) satu set naskah; (3) satu set bahan ajar, (4) 10 set infografis, (5) 10 set ppt, (6) 10 set audio podcast, (7) 10 set video eksplainer, dan (8) 10 set motion graphics (video animasi). Draft bahan ajar yang dihasilkan digunakan dalam pembelajaran di SD dan direfleksi, sehingga diperoleh produk berupa bahan ajar final pada mata pelajaran Matematika bidang kajian Bilangan di SD berbasis micro learning”.
Pengembangan Media Berbasis Instagram Pada Materi Keragaman Budaya Mata Pelajaran IPS Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Ellene Neisha Amara; Sandi Budi Iriawan; Sendi Fauzi Giwangsa
JURNAL PEDAGOGIK PENDIDIKAN DASAR Vol 10, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jppd.v10i2.63221

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan media berbasis Instagram pada materi keragaman budaya mata pelajaran IPS siswa kelas IV sekolah dasar. Penelitian ini dilatarbelakangi fenomena hasil observasi yang menunjukan (1) ketidaktersediaannya media pembelajaran khusus yang digunakan untuk pembelajaran keragaman budaya, dan (2) rendahnya minat siswa mempelajari keragaman budaya. Metode penelitian yang digunakan yakni Design and Development (DD) melalui tahapan penelitian PPE (Planning, Production, Evaluation). Instrumen yang digunakan pada penelitian ini yaitu angket yang disampaikan kepada ahli materi, ahli desain, juga ahli pembelajaran. Serta wawancara kepada guru dan siswa kelas IV Sekolah Dasar. Hasil validasi dilakukan untuk mengetahui kelayakan media berbasis Instagram. Hasil validasi menunjukan bahwa media berbasis Instagram sangat layak digunakan sebagai media pembelajaran pada materi keragaman budaya sebagai penunjang untuk membantu siswa mempelajari keragaman budaya siswa kelas IV Sekolah Dasar.
Pelatihan Penyusunan Asessment dalam Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar Kabupaten Kuningan Sendi Fauzi Giwangsa; Ari Arasy Magistra; Sandi Budi Iriawan; Tatang Syaripudin; Asep Saefudin; Evi Rahmawati; Givani Nurhayati Putri; Rosita Rosita
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i4.6927

Abstract

Kurikulum Merdeka yang digaungkan oleh pemerintah sekarang ini ternyata masih menjadi tantangan bagi beberapa guru di SD khususnya di Kabupaten Kuningan. Masih banyak guru-guru yang belum begitu terampil dalam mengimplementasikan kurikulu merdeka khususnya pada aspek Assesment. Oleh karena itu diperlukan pelatihan mengenai penyusunan Assesment dalam kurikulum merdeka bagi guru-guru di Kabupaten Kuningan. Pelatihan penyususnan Assesment ini dilakukan secara blendeed yaitu dilakukan secara daring melalui zoom meeting serta workshop praktek penyususnan Assesment kurikulum merdeka secara tatap muka. Berdasarkan pelatihan ini para peserta mampu menyusun instrumen assesmnet dalam kurikulum merdeka dengan baik
Pengembangan LKPD berbasis Alur “MERDEKA” sebagai penguatan Literasi Numerasi dalam Implementasi Pembelajaran Berdiferensiasi di Sekolah Dasar Rosiana Mufliva; Andhin Dyas Fitriani; Sandi Budi Iriawan
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Vol 7, No 3 (2023): December 2023
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jdc.v7i3.79571

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan literasi numerasi siswa berdasarkan hasil PISA 2018 yang dirilis OECD (2019) yang menunjukan bahwa rata-rata skor matematika peserta didik Indonesia mencapai 379 dengan skor rata-rata OECD 487. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kelayakan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis alur “MERDEKA” sebagai upaya meningkatkan kompetensi literasi numerasi siswa khususnya pada bidang kajian bilangan dalam rangka mendukung tercapainya indikator hasil belajar siswa dan untuk memperoleh gambaran mengenai respon siswa terhadap penggunaan LKPD berbasis alur “MERDEKA” pada bidang kajian bilangan di SD kelas 1. Penelitian ini metode penelitian desain didaktis (didactical design research) yang meliputi tahap analisis prospektif, analisis metapedadidaktis, dan analisis retrospektif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa LKPD matematika bidang kajian bilangan berbasis alur “MERDEKA” sangat layak untuk digunakan dengan persentase sebesar 93,3% dengan kategori sangat layak menurut ahli materi dan ahli desain LKPD. Sedangkan hasil uji coba terhadap peserta didik menunjukkan bahwa LKPD matematika bidang kajian bilangan berbasis alur “MERDEKA”ini menunjukkan persentase sebesar 90% dengan kategori sangat layak. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa LKPD matematika bidang kajian bilangan berbasis alur “MERDEKA”ini dapat digunakan untuk membantu siswa dalam memahami materi bilangan siswa kelas 1 SD dan mendukung pembelajaran berdiferensiasi.  
Pelatihan Penyusunan Asessment dalam Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar Kabupaten Kuningan Sendi Fauzi Giwangsa; Ari Arasy Magistra; Sandi Budi Iriawan; Tatang Syaripudin; Asep Saefudin; Evi Rahmawati; Givani Nurhayati Putri; Rosita Rosita
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i4.6927

Abstract

Kurikulum Merdeka yang digaungkan oleh pemerintah sekarang ini ternyata masih menjadi tantangan bagi beberapa guru di SD khususnya di Kabupaten Kuningan. Masih banyak guru-guru yang belum begitu terampil dalam mengimplementasikan kurikulu merdeka khususnya pada aspek Assesment. Oleh karena itu diperlukan pelatihan mengenai penyusunan Assesment dalam kurikulum merdeka bagi guru-guru di Kabupaten Kuningan. Pelatihan penyususnan Assesment ini dilakukan secara blendeed yaitu dilakukan secara daring melalui zoom meeting serta workshop praktek penyususnan Assesment kurikulum merdeka secara tatap muka. Berdasarkan pelatihan ini para peserta mampu menyusun instrumen assesmnet dalam kurikulum merdeka dengan baik
Penggunaan Media Komik untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Kelas III SD Negeri 023 Pajagalan Kota Bandung Anjani, Risa Ayu; Sofyan, Ade; Iriawan, Sandi Budi
PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 10, No 3 (2023): PEDADIDAKTIKA
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/pedadidaktika.v10i3.64420

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dengan rendahnya hasil belajar peserta didik yang ditunjukkan dengan fakta saat pembelajaran berlangsung terdapat peserta didik yang kurang aktif sehingga menyebabkan antusias berkurang. Adanya kecenderungan peserta didik yang kurang menyukai buku teks, apalagi tidak disertai gambar atau ilustrasi yang menarik sehingga materi tidak tersampaikan dengan utuh akibatnya hasil belajar pada mata pelajaran tematik tergolong kurang memuaskan. Fakta yang lainnya adalah berasal dari dalam diri guru sendiri, yaitu tentang bagaimana guru dalam menyampaikan materi kepada peserta didik, juga ketepatan dalam memilih alat atau media pembelajaran. Pada pembelajaran sebelumnya, guru cenderung menerapkan media gambar yang minim aktivitas untuk memunculkan keaktifan peserta didik. Tujuan penelitian ini yaitu untuk meningkatkan hasil belajar tematik peserta didik kelas III SD Negeri 023 Pajagalan Kota Bandung. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas. Data pada penelitian ini dideskripsikan dalam bentuk kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif digunakan untuk melihat persentase kenaikan pada setiap siklusnya dengan mencari nilai rata-rata dan menghitung persentase ketuntasan belajar peserta didik. Kemudian data kualitatif digunakan untuk menganalisis data yang diperoleh melalui dokumentasi, lembar observasi, dan tes. Hasil belajar Tematik pada Pra Siklus memeroleh rata-rata yaitu 46,87% kemudian mengalami peningkatan setelah peserta didik diberikan tindakan pada Siklus I dengan rata-rata 74,68%. Untuk lebih meyakinkan peneliti terhadap data yang diperoleh sebelumnya di Siklus I, maka dilakukan kembali tindakan terkait hasil belajar peserta didik yang mana mengalami peningkatan sebesar 86,87% pada Siklus II. Dengan memeroleh nilai di atas KKM yaitu 75 maka PTK Kolaboratif ini dianggap sudah mencapai target yang telah ditentukan.
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS IV PADA MATERI DIAGRAM BATANG SDN 178 GEGERKALONG KPAD Ira Rosita; Sandi Budi Iriawan; Iman Indrayana
JURNAL PENDIDIKAN DAN KEGURUAN Vol. 2 No. 9 (2024): September
Publisher : CV. ADIBA AISHA AMIRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Education in the modern era demands innovation in the learning process to prepare students to face the challenges of the 21st century. One of the innovations implemented is the Problem Based Learning (PBL) learning model, which encourages students to be active in problem solving. This research aims to determine the effectiveness of implementing PBL in improving learning outcomes for bar diagram material in class IV SDN 178 Gegerkalong KPAD. The research method used is Classroom Action Research (PTK) with the Kemmis and McTaggart model which consists of two cycles. Each cycle includes planning, implementation, observation, and reflection. The research results show a significant increase in student learning outcomes. In the first cycle, 85% of students achieved the Learning Goal Achievement Criteria (KKTP), while in the second cycle this increased to 96%. These results indicate that the PBL model is effective in improving students' understanding and learning outcomes in bar chart material. However, there is still one student who has not reached the KKTP, who requires further intervention from the teacher.