Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

The Effect of Soil Type on Touch Voltage and Step Voltage in the Grid Grounding System Fitriani, Ayu; Panjaitan, Joel; Syahputra, Syofyan Anwar
ELKHA : Jurnal Teknik Elektro Vol. 16 No.1 April 2024
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/elkha.v16i1.78396

Abstract

The grounding system is one of the security systems in substations to channel excess voltage caused by lightning strikes that occur at substations, as well as electrical equipment. To design a grounding system, there are several factors that must be considered, including the type of soil, the configuration of the grounding system, the resistivity of the soil, and the condition of the surrounding environment. The aim of this research is to determine the safe limits in the substation grid grounding system which is influenced by the type of soil and influences the touch voltage and step voltage, which can be dangerous to humans. The method used is simulation with the Finite Element Method (FEM) in the ETAP application. Finite Element Method (FEM) is a method that uses image mediation by assuming that the grounding system is an equipotential structure. The test results were deliberately carried out with larger substation area parameters and different soil types, so that the differences between the influence and appearance of touch voltage and step voltage can be seen clearly.
Experimental of Environmental Development Using Continuous Solar Dryer With Solid Dehumidification For Coffee Drying Parulian Siagian; Aprima A. Matondang; Andreas V. H. Simanjuntak; Budhi S. Kusuma; Joel Panjaitan; Andrean V. H. Simanjuntak
Journal of Geoscience, Engineering, Environment, and Technology Vol. 10 No. 02 (2025): JGEET Vol 10 No 02 : June (2025)
Publisher : UIR PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/jgeet.2025.10.02.21492

Abstract

As the tropical country, Indonesia has a sustainable solar energy for the farm products such as coffee. Indonesia’s coffee has been categorized as one of the biggest export products in the world and needs a development system to provide drying coffee beans with good quality. Therefore, this study comprehensively explains an experiment to develop a continuous solar air dryer with a hybrid system for drying coffee. The system has two different modes: off-sunny and sunshine hours. The heated air from the collector is driven into the drying chamber during the sunlight. The results show that the drying chamber's maximum temperature during daylight ranged from 40°C to 56°C and 9°C to 22°C warmer than the ideal environment temperature. Then, the coffee beans got the 12,7% moisture content in 107 hours in a solar dryer with solid dehumidification material. During off-sunlight, the air humidity reaches a 17% reduction and relatively consistent with air temperature. Furthermore, the benefit of this research can support the agricultural system without sunlight and apply a molecular sieve as a solar dehumidifier for the desiccant material in the drying chamber.
PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT MELALUI PEMANFAATAN LIMBAH BATOK KELAPA MENJADI ARANG BERKUALITAS TINGGI KECAMATAN AIR JOMAN KABUPATEN ASAHAN SUMATERA UTARA Fitriani, Ayu; Hidayat, Jhoni; Harahap, Nurmahendra; Hasibuan, Eriansyah Saputra; Syafriwel, Syafriwel; Abdillah, Tomi; Panjaitan, Joel; Syahputra, Sofyan Anwar
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 4 No. 01 (2026): JANUARI 2026
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Limbah batok kelapa seringkali dianggap sebagai sampah domestik yang tidak bernilai atau hanya dibakar secara terbuka sehingga menimbulkan polusi udara. Padahal, batok kelapa memiliki potensi ekonomi tinggi jika diolah menjadi arang. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan pelatihan teknis kepada masyarakat mengenai proses karbonisasi batok kelapa yang efektif serta manajemen pemasarannya. Metode yang digunakan adalah Pemberdayaan Partisipatif (Participatory Rural Appraisal), Diskusi Partisipatif dan Dialog Dialektis di mana masyarakat tidak hanya menjadi objek, tetapi juga aktor utama dalam proses alih teknologi dan Transfer ilmu serta berbagi wawasan berkaitan dengan pengolahan batok kelapa menjadi arang berkualitas tinggi dengan harga jual yang tinggi pula serta pada pertukaran gagasan (Brain Storming) dan edukasi strategis untuk membuka wawasan ekonomi masyarakat di Kecamatan Air Joman kabupaten Asahan, Sumatera Utara. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat, petani kelapa dan pemangku usaha sebesar 80% mengenai teknik pengolahan limbah batok kelapa berkualitas tinggi dan terbentuknya kelompok unit usaha kecil produksi arang. Pemanfaatan limbah ini tidak hanya mengurangi dampak lingkungan tetapi juga menjadi sumber pendapatan tambahan bagi Masyarakat, Petani Kelapa dan Pemangku Usaha untuk keluarga.
PROTOTYPE SIMULASI KIPAS ANGIN OTOMATIS BERBASIS ARDUINO UNO DENGAN MENGGUNAKAN SENSOR LM35 Fitriani, Ayu; Syahputra, Syofyan Anwar; Panjaitan, Joel
ATDS Saintech Journal of Engineering Vol. 4 No. 2 (2023): Edisi Desember
Publisher : Akademi Teknik Deli Serdang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kipas angin bekerja menggunakan motor listrik yaitu, mengubah energi listrik menjadi energi mekanik. Permasalahan ini dapat diatasi dengan memanfaatkan teknologi berbasis komputer. Kipas angin termasuk sistem otomatisasi yang banyak digunakan manusia, sistem ini bertujuan untuk memudahkan pekerjaan penghuni rumah, sistem otomatis dapat menghemat waktu dan biaya yang dikeluarkan. Penelitian ini merancang kipas otomatis untuk mempermudah manusia daripada menggunakan kipas secara manual. Adapun perangakat lunak yang digunakan dalam merancangan kipas otomatis ini menggunanakn Arduino UNO, Sensor LM35, LCD LM016L, Fan-DC, Motor dan Resistor. Hasil pengujian menggunakan sensor suhu LM35 dimana ketika suhu diturunkan dari 29 °C sampai 20 °C kipas angin otomatis akan mati, sedangkan suhu dari 30°C ke atas kipas angin otomatis akan hidup. Perancagan kipas angin otomatis menggunakan software proteus dan sistem pemograman dari arduino IDE.
RANCANG BANGUN SISTEM OTOMATIS GARDEN WATERING BERBASIS ARDUINO UNO MENGGUNAKAN SENSOR SOIL MOISTURE Syahputra, Ilham; Panjaitan, Joel; Syahputra, Syofyan Anwar; Fitriani, Ayu; Rianawati, Yunni
ATDS Saintech Journal of Engineering Vol. 6 No. 2 (2025): Edisi Desember
Publisher : Akademi Teknik Deli Serdang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertanian dan perkebunan modern menghadapi tantangan dalam menjaga kelembaban tanah yang optimal secara efisien. Penyiraman manual seringkali tidak konsisten dan boros air, sementara penyiraman berlebihan atau kurang dapat berdampak negatif pada pertumbuhan tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem otomatis penyiraman tanaman (Garden Watering) berbasis mikrokontroler Arduino Uno menggunakan sensor kelembaban tanah (Soil Moisture Sensor) dan Sensor Ketinggian air. Sistem ini dirancang untuk mendeteksi tingkat kelembaban tanah secara Real-Time. Jika kelembaban tanah berada di bawah ambang batas yang ditentukan, sistem penyiraman otomatis mengaktifkan pompa air secara otomatis untuk melakukan penyiraman hingga kelembaban mencapai batas yang diinginkan. Selain itu, sistem ini dilengkapi dengan tampilan informasi melalui LCD (Liquid Crystal Display) untuk memantau status kelembaban tanah dan ketinggian air. Metode pengembangan sistem meliputi perancangan perangkat keras (pemilihan sensor, mikrokontroler, dan aktuator), perancangan perangkat lunak (pemrograman Arduino), serta pengujian fungsionalitas. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu beroperasi secara otomatis dan akurat dalam menjaga kelembaban tanah, mengurangi pemborosan air, dan mengoptimalkan kondisi pertumbuhan tanaman. Dengan demikian, sistem otomatis penyiraman ini dapat menjadi solusi efektif dan efisien untuk manajemen air di tanaman atau area perkebunan kecil.
RANCANG BANGUN SMART SORTING TRASH BOX BERBASIS ARDUINO UNO MENGGUNAKAN SENSOR PROXIMITY Sihotang, Saritua Dominikus; Syahputra, Syofyan Anwar; Panjaitan, Joel; Fitriani, Ayu; Pakpahan, Arnold
ATDS Saintech Journal of Engineering Vol. 6 No. 2 (2025): Edisi Desember
Publisher : Akademi Teknik Deli Serdang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penumpukan sampah yang tidak terpilah merupakan masalah lingkungan yang signifikan, berdampak negatif pada kesehatan masyarakat dan keberlanjutan ekosistem. Untuk mengatasi tantangan ini, telah dirancang dan dibangun sebuah Smart Sorting Trash Box berbasis Arduino Uno menggunakan sensor proximity. Sistem ini bertujuan untuk mengotomatiskan proses pemilahan sampah Logam dan Non-Logam secara efisien. Alat ini memakai sensor proximity untuk mendeteksi jenis sampah. Data dari sensor kemudian diproses oleh mikrokontroler Arduino Uno. Berdasarkan data tersebut, Arduino akan mengaktifkan aktuator (misalnya, motor servo) untuk mengarahkan sampah ke salah satu dari dua kompartemen yang berbeda, yaitu untuk Logam atau Non-Logam. Desain ini mencakup dua atau lebih kompartemen terpisah untuk memfasilitasi pemisahan jenis sampah yang berbeda. Hasil pengujian menunjukkan bahwa Smart Sorting Trash Box ini mampu mengidentifikasi dan memilah sampah dengan tingkat akurasi yang baik, mengurangi kebutuhan intervensi manual dan meningkatkan efisiensi daur ulang. Inovasi ini diharapkan dapat menjadi solusi praktis dalam pengelolaan sampah domestik, mendorong kebiasaan memilah sampah sejak dini, dan berkontribusi pada lingkungan yang lebih bersih dan sehat.