Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

AKTUALISASI NILAI- NILAI PENDIDIKAN RELIGIUS MELALUI KEGIATAN ROTIB AL- ATTOS ( Studi di Pondok Pesantren Al- Huda Tulung Balak Kabupaten Lampung Timur) Fahrur, Fahrur rozi; Jaenullah; Habib Sulton
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 3 No. 2: Maret 2024
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aktualisasi nilai-nilai Pendidikan Religius melalui kegiatan Rotib Al-Attos merupakan aspek penting dalam pendidikan agama Islam di berbagai Pondok Pesantren. Kegiatan ini menjadi sarana utama dalam membentuk karakter, moralitas, dan kesadaran spiritual para santri. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak aktualisasi nilai-nilai Pendidikan Religius melalui kegiatan Rotib Al-Attos terhadap perkembangan pribadi dan spiritual para peserta didik di Pondok Pesantren. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan analisis konten terhadap dokumen terkait kegiatan Rotib Al-Attos. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kegiatan Rotib Al-Attos memiliki dampak yang signifikan dalam pembentukan karakter Islami, peningkatan kesadaran spiritual, dan pengembangan kepribadian yang bermoral bagi para santri. Dengan melalui Rotib Al-Attos, para peserta didik tidak hanya memperoleh pemahaman yang lebih mendalam terhadap ajaran agama Islam, tetapi juga menginternalisasi nilai-nilai moral dan etika yang terkandung dalam praktik ibadah tersebut. Selain itu, kegiatan ini juga memperkuat ikatan sosial antarsantri dan membangun komunitas yang berbasis nilai-nilai agama. Dengan demikian, Rotib Al-Attos tidak hanya merupakan aktivitas keagamaan semata, tetapi juga merupakan instrumen efektif dalam mengembangkan pribadi yang berkualitas dan beretika bagi generasi Islam masa depan.
IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 DAN KURIKULUM MERDEKA PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SEKOLAH PENGGERAK SD NEGERI 4 WAY SERDANG KABUPATEN MESUJI Sarifudin, Saiful; Jaenullah; Ihsan Mustofa
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 3 No. 4: Juli 2024
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurikulum 2013 dan kurikulum Merdeka merupakan dua kurikulum yang diterapkan di Indonesia, kemudian dengan adanya sebuah implementasi kedua kurikulum tersbut memiliki dampak yang signifikan terhadap pembelajaran Pendidikan agama islam di sekolah-sekolah, termasuk di SD Negeri 4 Wat Serdang Kabupaten Mesuji. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kurikulum 2013 dan kurikulum Merdeka pada mata Pelajaran Pendidikan agama islam di SD Negeri 4 Way Serdang, dengan Fokus pada Perbedaan, kelebihan dan kekurangan dari kedua kurikulum tersebut. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitataif, data yang dikumpulkan melalui observasi wawancara dan juga denfan dokumentasi terkait dengan implementasi kurikulum. Hasil penelitian menunjukan bahwa implemntasi kurikulum 2013 dan kurikulum Merdeka pada mata Pelajaran Pendidikan agama islam di SD Negeri 4 Way Serdang memiliki perbedaan dalam pendekatan pembelajaran, bahan ajar, serta penilaian kurikulum 2013 cenderung lebih terstuktur dan berorientasi pada kompetensi, sementara kurikulum Merdeka memberikan kebebasan yang lebih besar kepada guru dalam menentukan mataeri pembelajaran.
PEMBENTUKAN KARAKTER DISIPLIN SANTRI MELALUI KEGIATAN MAUIDOTUL HASANAH KYAI (Studi Kasus Di Pondok Pesantren Darul Huda Lubuk Harjo OKU Timur ) Muhammad Toharudin; Jaenullah; Siti Roudhotul Jannah
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 4 No. 2: Maret 2025
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembentukan karakter disiplin merupakan salah satu tujuan utama pendidikan di pondok pesantren. Perlu diketahui bahwasanya dalam dunia Pendidikan tentu sangat berkaitan dengan disiplin, serta adanya peraturan yang harus di ta’ati, dengan pra santri yang menjalni aktivitas dipondok pesantren tentu adanya sebuah tempaan dan binaan dalam proses pembntukan karakter dan kemudian adanya penelitian ini bertujuan untuk mengkaji proses pembentukan karakter disiplin santri melalui kegiatan mau’idhotul hasanah yang disampaikan oleh kyai di Pondok Pesantren Darul Huda, Lubuk Harjo, OKU Timur. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif, melibatkan wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, tentu saja dalam penelitian ini sangat membutuhkan rujukan yang mendalam guna membantu dalam proses penelitiansehingga penelitain ini dapat terwujud dengan semestinya kemduian peneliti menggali lebih dalam tentang pembentukan karakter disiplin santri dan dalam penelitian ini tentu peneliti melakukan wawacara dengan kyai, ustadz dan santri. Hasil Penelitian ini menunjukan bahwasanya tindakan pembentukan karakter disiplin santri melalui mauidhoh hasanah, perlu kita pahami bersama bahwasanya di pondok darul huda ini dalam tindakan pembentukan karakter disiplin para santri tidak hanya memahami dan tahu saja terkiat dengan karakter disiplin santri, namun kenyataanya para santri mengambil makana dari mauidhoh hasana yang disampaikan oleh pak kyai dan memahaminya kemudian santri langsung menerpakkanya seperti para santri selalui mengantri dalam segala hal misalnya mengantri ke kamar mandi, mengantri mengambil makan, disiplin dalam peraturan dan disiplin dalam urusan ibadah sehingga dengan demikian tentu akan mengubah pandangan dan pemikiran santri bahwa disiplin merupakan kunci dari sebuah kesuksesan
PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MEMBENTUK KARAKTER MULIA PADA GENERASI MUDA (STUDI KASUS DI SMA NEGERI 1 GEDUNG MENENG) Angger Kurniawan; Jaenullah; Siti Roudlotul Jannah
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 4 No. 2: Maret 2025
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam membentuk karakter mulia pada siswa di SMA Negeri 1 Gedung Meneng Tulang Bawang Lampung. Pendidikan agama di sekolah memegang peranan penting dalam membentuk karakter religius siswa, dengan melibatkan nilai-nilai agama yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, di mana data dikumpulkan melalui observasi langsung dan wawancara dengan guru PAI, siswa, dan pihak terkait lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran guru PAI di SMA N 1 Gedung Meneng sangat signifikan dalam membentuk karakter siswa. Guru tidak hanya berfungsi sebagai pengajar, tetapi juga sebagai motivator, fasilitator, pembimbing, dan pemberi inspirasi. Pembiasaan nilai-nilai agama seperti shalat berjamaah, membaca Al-Qur'an, serta kegiatan sosial seperti infaq dan sedekah berhasil menciptakan lingkungan yang mendukung pengembangan karakter religius siswa. Selain itu, pembimbingan yang diberikan guru melalui motivasi dan pembiasaan sikap positif, seperti menghormati orang tua dan guru, juga berperan besar dalam membentuk siswa yang berbudi pekerti luhur dan taat beragama. Penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan pendidikan agama yang berkelanjutan efektif dalam membentuk siswa yang memiliki karakter kuat dan siap berkontribusi dalam masyarakat.
POLA PENANAMAN NILAI-NILAI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM MELALUI KEGIATAN SOSIAL KEAGAMAAN KARANG TARUNA DI DESA DWI WARGA TUNGGAL JAYA Lanny Lestiana; Jaenullah; Sunarto
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 4 No. 2: Maret 2025
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Islam merupakan Agama yang “Rahmatan Lil’alamin”. Islam sangat memperhatikan keseimbangan antara makhluk hidup. Menurut pandangan Islam, Pendidikan pola penanaman nilai-nilai pendidikan agama Islam dilakukan melalui pengajaran keimanan, pengajaran akhlak, pengajaran ibadah, pengajaran Al-Quran dan pengajaran sejarah peradaban Islam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif yang merupakan suatu fenomena penelitian yang bertujuan untuk menggambarkan keadaan atau fenomena yang terjadi, fenomena atau keadaan yang didapat dari kata-kata tertulis maupun lisan yang bersumber dari orang yang menjadi subyek penelitian. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan sosiologis dan Pendekatan fenomenologis. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Partisipan atau narasumber dalam penelitian ini ditentukan dengan menggunakan teknik Snowballing sampling. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan sebagai berikut: Pertama, pola penanaman nilai-nilai pendidikan agama Islam dilakukan melalui pengajaran keimanan, pengajaran akhlak, pengajaran ibadah, pengajaran Al-Quran dan pengajaran sejarah peradaban Islam. Dalam proses penanaman nilai agama Islam melalui kegiatan sosial keagamaan karang taruna Desa Dwi Warga Tunggal Jaya sudah menggunakan tiga tahapan, yaitu transformasi nilai, transaksi nilai dan transinternalisasi nilai. Kedua,Adapun Faktor Yang Mempengaruhi Penanaman Nilai-Nilai Pendidikan Agama Islam melalui kegiatan sosial keagamaan karang taruna di Desa Dwi Warga Tunggal Jaya meliputi dua faktor yaitu faktor pendukung dan faktor penghambat. Ketiga, Adanya karang taruna seakan-akan menjadi media atau ruang untuk menyalurkan kegiatan baik di bidang sosial keagamaan, dan hal ini membuat pemuda lebih semangat lagi untuk terus ikut mengamalkan nilai-nilai Islam.
Penerapan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berbasis Higher Order Thinking Skill (HOTS) di SMAN 2 Banjit Ahmad Fatonik; Latifatus Sadiyah; Erni Styowati; M. Febby Irwansyah; Jaenullah
Hikmah : Jurnal Studi Pendidikan Agama Islam Vol. 2 No. 4 (2025): Hikmah : Jurnal Studi Pendidikan Agama Islam
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/hikmah.v2i4.1641

Abstract

In the era of the Industrial Revolution 4.0, Islamic Religious Education (PAI) must emphasize not only memorizing religious content, but also fostering advanced thinking skills such as analysis, evaluation, and creativity through the Higher Order Thinking Skills (HOTS) method. This study aims to describe the implementation of HOTS-oriented Islamic Religious Education (PAI) learning at SMAN 2 Banjit, focusing on implementation methods, supporting and inhibiting factors, and their influence on students. This study uses a qualitative descriptive methodology with data collection methods such as observation, interviews, and documentation. The subjects of the study were Islamic Religious Education (PAI) teachers. Data analysis was carried out by means of data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study indicate that Islamic Religious Education (PAI) teachers at SMAN 2 Banjit have implemented host-based Islamic Religious Education (PAI) teaching methods. HOTS-based learning through discussion methods, advanced question and answer, and problem-based learning, but the implementation has not been evenly distributed across classes. Teachers understand the basic concepts of HOTS, but still face obstacles in preparing HOTS-based learning devices and assessment instruments. Supporting factors for implementation are the support of the principal, technological facilities, and the enthusiasm of some students. Meanwhile, emerging obstacles include a rote-oriented learning culture, unequal distribution of learning facilities, and teacher administrative burdens. The implementation of HOTS has a positive impact on improving students' critical thinking skills and argumentative skills, as well as helping them understand Islamic values ​​more contextually.
Peran Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Mengembangkan Metodologi Pembelajaran Yang Kreatif Dan Inovatif Haris Adnan Alwi; Mahudi Ma’ruf; Miftakhul Ulum; Rinto Cahyo; Jaenullah
QAZI: Journal of Islamic Studies Vol 2 No 2 (2025): 2025
Publisher : PT.Hassan Group Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/qz.v2i2.518

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya inovasi guru pendidikan agama Islam dalam mengembangkan pembelajaran yang mampu menanamkan nilai karakter dan religiusitas pada murid, khususnya linkungan sekolah vokasional. Penelitianini bertujuan mendeskripsikan peran guru pendidikan agama Islam dalam mengembangkan metodologi pembelajaran kreatif dan inovatif di SMK Karya Wiyata Punggur serta menganalisis efektivitasnya terhadap pembentukan karakter dan religiusitas siswa, Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, melibatkan observasi, wawancara mendalam, dan analisis dokumen sebagai teknik pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru pendidikan Agama Islam mengembangkan perencanaan pembelajaran berbasis nilai, menerapkan strategi aktif seperti pembelajaran berbasis proyek, diskusi kelompok, dan studi kasus, serta memanfaatkan media digital dan pembiasaan religius untuk menciptakan pembelajaran yang menarik dan bermakna. Integrasi nilai karakter dalam pembelajaran berdampak pada peningkatan kedisiplinan, tanggung jawab, dan sikap religius siswa, serta memperkuat kultur religius sekolah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kreativitas guru dan dukungan kebijakan sekolah berperan penting dalam keberhasilan pembelajaran pendidikan agama Islam berbasis karakter
Internalisasi Nilai Pendidikan Agama Islam pada Komunitas Anti Pengeras Suara di Kampung Talaga Rumpin Bogor Abdul Azis; Jaenullah
Kartika: Jurnal Studi Keislaman Vol. 6 No. 1 (2026): Kartika: Jurnal Studi Keislaman (Februari)
Publisher : Lembaga Pendidikan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPT NU) PCNU Kabupaten Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59240/kjsk.v6i1.732

Abstract

This study aims to analyze the process of internalizing Islamic Religious Education (PAI) values within a community that rejects the use of loudspeakers in religious activities in Kampung Talaga, Rumpin District, Bogor Regency. This research employs a qualitative approach with a case study design. Data were collected through field observations and in-depth interviews with members of the community. The findings reveal that the community’s religious practices are strongly influenced by local wisdom values that emphasize inner tranquility, harmony with the natural environment, and harmonious social relationships among community members. These values serve as the foundation for the internalization of Islamic Religious Education values in their daily lives. The study indicates that local wisdom can function as an effective medium for strengthening the internalization of religious values within community life