Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

The Influence of Self-Leadership and Self-Motivation on Interest in Entrepreneurship in Management Study Program Students, STIE Eka Prasetya Medan Citra Dewi
Outline Journal of Management and Accounting Vol. 1 No. 1 (2022): June
Publisher : Outline Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61730/ojma.v1i1.5

Abstract

This study aims to determine the effect of Self Leadership on Entrepreneurial Interest at STIE Eka Prasetya, determine the effect of Self Motivation on Entrepreneurial Interest at STIE Eka Prasetya, determine the effect of Self Leadership and Self Motivation on Entrepreneurial Interest at STIE Eka Prasetya. The population is all students of the management study program STIE Eka Prasetya period 2015 to 2019. Using the Slovin formula an error rate of 10%, a total sample of 91 respondents was obtained. The results showed that the Self Leadership and Self Motivation partially have a positive and significant effect on Student Entrepreneurial Interest in management study program at STIE Eka Prasetya. The results showed that Self Leadership and Self Motivation have a positive and significant effect on Entrepreneurial Interest in STIE Eka Prasetya. The results of this study are supported by the value of R square (R2) which means that Self Leadership and Self Motivation have an effect on the Entrepreneurial Interest. While the remaining is influenced by other factors originating from outside the research model such as the availability of capital, talent, creativity, innovation, networking and communication.
WORKSHOP PENGGIAT P4GN DI LINGKUNGAN MASYARAKAT MELALUI MANAJEMEN KOMUNIKASI EFEKTIF Mariska Febrianti; Citra Dewi; Gilang Restu Anggara; Devri Aryansyah
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 06 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

P4GN merupakan singkatan dari Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika didalamnya memiliki 4 Strategi dalam mewujudkan P4GN itu sendiri. Seperti Soft Power Approach memiliki strategi Rehabilitasi, Pemberdayaan Masyarakat, dan Pencegahan. Kegiatan ini bertujuan untuk membekali calon Penggiat Anti Narkoba dengan materi P4GN, dan menyampaikan pesan-pesan anti narkoba melalui manajemen komunikasi efektif. Metode pkm ini adalah berupa penyuluhan tentang manajemen komunikasi efektif bagi perwakilan yang terdiri dari organisasi masyarakat, organisasi kepemudaan dan tokoh-tokoh masyarakat di Provinsi Bengkulu. Pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diselenggarakan workshop Penggiat Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Pengedaran Gelap Narkotika (P4GN) agar dapat meningkatkan motivasi pada Penggiat Anti Narkoba nantinya dapat disosialisasikan pengetahuan tersebut dan mengimplementasikan rencana aksi program P4GN pada instansi/lingkungannya. Kegiatan ini dihadiri oleh 30 peserta dari berbagai instansi yaitu KNPI, PKH, PPNI, KD Mas, Kwarda Pramuka, PMI Provinsi, FPPB, KIPAN Bengkulu, Karang Taruna dan PKK. Hasil kegiatan ini semua peserta memahami pentingnya penguasaan komunikasi yang efektif dengan banyak berlatih agar dapat membagikan informasi P4GN ke masyarakat.
Analysis of Understanding of Tax Regulations and Awareness on Compliance with Socialization as a Moderating Variable Latersia Br Gurusinga; Jhon Raphael Saragih; Citra Dewi
International Journal of Economics and Management Research Vol. 4 No. 2 (2025): August: International Journal of Economics and Management Research
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/ijemr.v3i3.435

Abstract

Understanding of tax regulations and taxpayer awareness can affect taxpayer compliance. The better the understanding of tax regulations and taxpayer awareness, the higher the taxpayer compliance. This study aims to analyze the effect of understanding of tax regulations and taxpayer awareness on taxpayer compliance with tax socialization as a moderating variable at the Lubuk Pakam Pratama Tax Service Office. A total of 100 respondents were selected as samples using purposive sampling techniques. Data analysis was carried out using multiple linear regression tests. The results of the study indicate that partially, understanding of tax regulations has a positive and significant effect on taxpayer compliance, taxpayer awareness has a positive and significant effect on taxpayer compliance. Simultaneously, understanding of tax regulations and taxpayer awareness have a positive and significant effect on taxpayer compliance. Based on the moderated regression analysis (MRA) test, tax socialization is unable to strengthen understanding of tax regulations on taxpayer compliance and tax socialization is able to strengthen taxpayer awareness on taxpayer compliance.
WORKSHOP TANTANGAN PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS ABAD 21 BAGI SISWA DI SMAN 15 BENGKULU UTARA Mariska Febrianti; Aziiz Rahman Putra; Citra Dewi; Suci Dwina Darma; Dicky Rachmadany; Kiki Handika
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 2 No. 04 (2024): JULI 2024
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran Abad 21 sangat berbeda dengan sebelumnya baik dari sistem pembelajaran, kurikulum, bahan bacaan dan pola pikir serta karakter peserta didiknya. Abad 21 ini identik dengan teknologi baik itu dalam versi media pembelajaran ataupun untuk evaluasi pembelajaran. Selain itu dengan banyaknya kemajuan dan perubahan yang terjadi menyebabkan perbedaan tantangan yang dihadapi oleh peserta didik. Oleh karena itu, tim Dosen dan Mahasiswa FKIP Universitas Dehasen Bengkulu mengadakan Workshop Tantangan Pembelajaran Bahasa Inggris pada Abad 21 bagi siswa sebagai peserta didik di SMAN 15 Bengkulu Utara. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan pemahaman baru dan menyebarluaskan informasi kepada siswa di SMAN 15 Bengkulu Utara tentang hal-hal yang bisa menjadi tips dan trik untuk menghadapi permasalahan dalam pembelajaran abad 21. Selain itu workshop ini juga membahas mengenai rencana karir kedepan bagi siswa SMAN 15 Bengkulu Utara. Pendidikan tidak hanya terbatas di SMA namun ada opsi lain yang bisa didapatkan dengan mengembangkan kemampuan dan kreativitas untuk karir kedepannya. Hasil dari kegiatan ini siswa termotivasi untuk terus belajar, berkarya dan semangat menghadapi tantangan pembelajaran abad 21. Karakter dan pola pikir bisa di bentuk dan diasah dengan belajar, berkolaborasi dan berinovasi.
DIGITALISASI BATAS ADMINISTRASI DESA SUKANEGARA DALAM BENTUK PETA TEMATIK UNTUK MENDUKUNG SISTEM INFORMASI DESA Rahma Anisa; Citra Dewi; Romi Fadly; Atika Sari; Muhammad Febryanto; Marcell N.F
Jurnal Abdimas Mandiri Vol. 9 No. 3
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jam.v9i3.6111

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk melakukan digitalisasi batas administrasi Desa Sukanegara dalam bentuk peta tematik digital guna mendukung pengembangan Sistem Informasi Desa (SID) di Kecamatan Tanjung Bintang, Kabupaten Lampung Selatan. Secara khusus, kegiatan ini ditujukan untuk menyusun peta batas administrasi desa berbasis data geospasial yang akurat sesuai Permendagri No. 45 Tahun 2016, meningkatkan kapasitas aparatur desa dalam pemanfaatan teknologi geospasial untuk penetapan dan penegasan batas, serta menyediakan peta tematik yang valid untuk mendukung perencanaan pembangunan, pengelolaan aset, dan pelayanan publik. Pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif melalui sosialisasi regulasi teknis, pendampingan proses penetapan batas, dan penyusunan peta digital. Proses digitalisasi dilakukan dengan metode kartometrik dan survei GNSS (Global Navigation Satellite System) sehingga menghasilkan peta yang tidak hanya informatif secara visual, tetapi juga memiliki ketelitian posisi spasial yang memadai. Desa Sukanegara dipilih sebagai lokasi kegiatan karena belum memiliki dokumen peta batas administrasi yang terdigitalisasi dan terverifikasi. Melalui rangkaian kegiatan ini, telah berhasil disusun data spasial batas wilayah yang akurat dan terdokumentasi, serta dilengkapi dengan Berita Acara Kesepakatan Batas Desa yang melibatkan perangkat desa, kepala dusun, dan tokoh masyarakat. Produk akhir berupa satu lembar Peta Tematik Batas Administrasi Desa Sukanegara berskala 1:7.000 yang disusun menggunakan perangkat lunak ArcGIS dan telah melalui proses georeferencing. Peta ini siap diintegrasikan ke dalam SID untuk mendukung perencanaan pembangunan dan tata kelola wilayah yang lebih efektif, akurat, dan transparan.
Hubungan Ekpresi E-Cadherin dengan Invasi Limfovaskular dan Status KGB pada Karsinoma Payudara Tripel Negatif Citra Dewi; Henny Sulastri; Jusuf Fantoni; Zen Hafy
Majalah Patologi Indonesia Vol. 22 No. 1, Januari 2013
Publisher : Perhimpunan Dokter Spesialis Patologi Anatomik Indonesia (PDSPA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Latar belakang Karsinoma payudara tripel negatif (KPTN) memiliki karakteristik, prognosis dan terapi yang khas dan dengan angka kematian yang tinggi. Seiring dengan berkembangnya ilmu pengetahuan biomolekuler mengenai penanda tumor, telah banyak penanda prognosis yang diteliti dan salah satunya adalah E-cadherin. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan ekspresi E-cadherin dengan invasi limfovaskular dan status kelenjar getah bening (KGB) serta ekspresi E-CD berdasarkan ukuran tumor, morfologi tumor dan derajat histologi pada KPTN. Metode Penelitian ini adalah penelitian retrospektif cross sectional. Tiga puluh sampel jaringan hasil biopsi, lumpektomi dan mastektomi diambil secara acak dari arsip di Bagian Patologi Anatomik Rumah Sakit Mohammad Hoesin (RSMH) Palembang, dilakukan pulasan dengan antibodi E-cadherin dan diteliti hubungannya dengan invasi limfovaskular serta sebaran ekspresinya berdasarkan usia, morfologi tumor dan derajat histologi. Dua puluh dua sampel jaringan hasil mastektomi diteliti untuk menilai hubungan antara ekspresi E-cadherin dengan status KGB dan sebarannya berdasarkan ukuran tumor. Hasil Sebaran ekspresi E-cadherin positif terbanyak pada KPTN dengan ukuran massa tumor >2 cm, jenis karsinoma duktal invasif, derajat histologi tinggi (43,3%). Rasio prevalens hubungan ekspresi E-cadherin dengan invasi limfovaskular dan status KGB masing-masing 1,14 (Interval Kepercayaan 0,19-0,39;p>0,01) dan 1,65 (Interval Kepercayaan-0,143-0,663; p>0,05). Kesimpulan Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa E-cadherin belum bisa digunakan sebagai bahan pertimbangan untuk menentukan invasi limfovaskular dan status KGB pada kasus KPTN sehingga E-cadherin kurang dapat memberikan informasi mengenai prognosis penderita KPTN khususnya bagi klinisi dan penderita sendiri. Kata kunci : Karsinoma payudara tripel negatif, E-cadherin, invasi limfovaskular, status KGB. ABSTRACT Background Triple negative breast carcinoma (TNBC) has some unique characteristics, prognosis and treatment, and also a high mortality rate. Prognostic markers have been widely studied and one of them is Epithelial-Cadherin (E-cadherin). This study aims to look the relationship between E-cadherin expression with lymph vascular invasion, lymph node status, tumor size, morphology and histologic grade in TNBC. Methods This was a retrospective cross sectional study. Thirty samples of biopsy, lumpectomy and mastectomy specimens were taken randomly from the archives of the Anatomical Pathology Department of Mohammad Hoesin Hospital Palembang, stained with E-cadherin antibody, were used to investigate the relationship between the expression of E-cadherin with lymph vascular invasion, age, tumor morphology and histologic grade. Twenty-two tissue samples of mastectomy specimens were used to investigate the relationship between E-cadherin expression with lymph node status and tumor size. Results Mostly, positive expression of E-cadherin was expressed in tumor mass >2cm, in invasive ductal carcinoma type (40%) and in a high histologic grade tumor (43,3%). The prevalence ratio (PR) of E-cadherin expression of lymph vascular invasion was 1.14 (Convidence Interval 0.19-0.39; p> 0.05) and the PR of E-cadherin expression of the lymph nodes status was 1.65 (Convidence Interval -0.143-0.663; p> 0.05). Conclusion This study demonstrates that E-cadherin could’nt provide information on prognosis of TNBC as E-cadherin can’t be used as indicator for lympho-vascular invasion and lymphnode status. Key words: TNBC, E-cadherin, lymph vascular invasion, lymph node status
Hubungan Ekspresi Interleukin-17 dan Indeks Proliferasi Ki67 pada Karsinoma Payudara Ika Kartika,; Theodorus; Citra Dewi; Nyiayu Fauziah Kurniawati
Majalah Patologi Indonesia Vol. 30 No. 1, Januari 2021
Publisher : Perhimpunan Dokter Spesialis Patologi Anatomik Indonesia (PDSPA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55816/mpi.v30i1.460

Abstract

BackgroundTumor cells have the ability to change the phenotype of inflammatory cells in the tumor environment into protumoral factors. One ofthe mediators produced such as interleukin 17 (IL-17) also plays a role in increasing tumor proliferation and invasion. Similar to IL-17,Ki67 has generally been used as a marker to assess the extent of breast carcinoma proliferation. This is the first study to determinethe relationship of IL-17 expression with Ki67 proliferation index of breast carcinoma patients.MethodsThis is a case series study using 38 paraffin block samples of breast carcinoma patients. The clinicopathological characteristicsdocumented are age, histopathological subtype and grade, TILs (tumor infiltrating lymphocytes) and molecular subtypes. Interleukin17 and Ki67 expressions were assessed using immunohistochemistry examination and data were analysed using the Pearson andSpearman test to assess correlations between the two variables.ResultsGeneral characteristics of the sample in this study were breast cancer patients aged >40 years (73.7%), histopathological subtypesof non-specific invasive carcinoma (84.2%), high tumor rates (78.9%), non-dominant TILs (94.7%) and molecular subtype luminal B(55.3%). There is no relationship between IL-17 expression and Ki67 proliferation index (p 0.72 and OR of 1.417), even though lowerexpression of IL-17 showed a higher Ki67 proliferation index.ConclusionExpression of IL-17 cannot describe the Ki67 proliferation index in breast carcinoma. Studies using another analytical techniques andlarge sample size are suggested to obtain more accurate results.
Analisis Ekspresi Interleukin-17 pada Karakteristik Klinikopatologi Karsinoma Payudara Nyiayu Fauziah Kurniawati; Ika Kartika; Citra Dewi; Theodorus
Majalah Patologi Indonesia Vol. 30 No. 1, Januari 2021
Publisher : Perhimpunan Dokter Spesialis Patologi Anatomik Indonesia (PDSPA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55816/mpi.v30i1.461

Abstract

BackgroundInteraction between cancer cells and tumor microenvironment plays roles in cancer proliferation and invasiveness. Many type ofcytokine produced by inflammatory cells in tumor stroma could stimulate tumor proliferation and invasiveness, such as interleukin-17.The aim of this study is to determine the correlation between IL-17 expression and clinicopathological characteristics of breast cancer.MethodsSerial cases study was performed by enrolling 40 paraffin block of breast cancer patients. Clinicopathological characteirstics werenoted, including age, histopathological subtype and grade, TILs, lymphovascular invasion and molecular subtype. TILs were scoredby denomination area of stromal tissue occupied by mononuclear cells over total stromal area. Expression of IL-17 was examined byusing immunohistochemistry with anti-IL-17 antibody and counted from stromal mononuclear cells cytoplasm staining from five areas.The average value was used as a cut-off point in determining level of expression. Data were analysed by using SPSS v.22.ResultsMajority of the patients were more than 40 years old (75%), histopathological grade III (77.5%), without lymphovascular invasion(62.5%), luminal B molecular subtype (57.5%), and non-dominant TILs (95%). IL-17 expression was not significantly correlated withclinicopathological characteristics with p value=0.079, 0.600, 0.739, 0.883 and 1.000 respectively for age, histological grade,lymphovascular invasion, molecular subtype and TILs.ConclusionInterleukin-17 expression and clinicopathological on characteristics of breast carcinoma between histopathological grade, TILs, andlymphovascular invasion showed no significant differences. There was a tendency that the higher IL-17 expression, the higherhistopathological grade, the lower TILs and positive lymphovascular invasion