Claim Missing Document
Check
Articles

Pelaksanaan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Pada Tema Kearifan Lokal di Sekolah Dasar Feny Afriatmei; Muhammad Makki; Ilham Syahrul Jiwandono
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 3 (2023): July-September
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i3.5289

Abstract

Profil Pelajar Pancasila merupakan salah satu usaha yang diharapkan   dapat meningkatkan kualitas  Pendidikan  di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskrpisikan gambaran pelaksanaan projek penguatan profil pelajar pancasila pada tema kearifan local siswa di SDN Sisik Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Data dianalisis dengan teknik analisis data menurut Milles and Huberman yaitu pengumpulan data, kondensasi data, data display (penyajian data) dan conclusing drawing/verivication. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gambaran pelaksanaan projek penguatan profil pelajar pancasila ini ada 4 tahap yaitu tahap pengenalan, tahap kontekstual, tahap aksi dan tahap refleksi. Faktor pendukung dari projek ini yaitu adanya lahan yang kosong, tanah yang subur, adanya pupuk organik dari limbah ternak dan orang tua siswa. Faktor penghambatnya yaitu kurangnya sarana dan prasarana, biaya yang cukup mahal dan kurangnya pengetahuan guru tentang penanaman. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi faktor penghambat tersebut dengan siswa membawa alat alat yang kurang, menggunakan dana bos dan menggunakan internet sebagai sarana untuk mencari informasi tentang penanaman. Didapatkan kesimpulan melalui analisis peneliti dari pelaksanaan projek penguatan profil pelajar pancasila pada tema kearifan local siswa kelas IV SDN Sisik Timur ini pelaksanaan projek ini berjalan dengan baik dan sesuai yang diharapkan terbukti dengan berhasilnya projek penanaman ini.
ANALISIS DAMPAK INTERNET TERHADAP GAYA BAHASA SISWA KELAS V SDN 28 CAKRANEGARA Septian Ananda Saputri; Muhammad Tahir; Ilham Syahrul Jiwandono
Renjana Pendidikan Dasar Vol 3 No 3 (2023): Edisi Agustus 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Internet memberikan akses tak terbatas kepada siswa terhadap berbagai sumber daya, informasi, dan komunikasi global sehingga mempengaruhi cara siswa berinteraksi dan mengungkapkan diri dalam bahasa sehari-hari mereka. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan dampak internet terhadap gaya bahasa siswa kelas V SDN 28 Cakranegara tahun ajaran 2021/2022. Metode penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di SDN 28 Cakranegara, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram, NTB. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan sumber data primer yaitu wali kelas VA, wali kelas VB, 2 siswa kelas VA dan 2 siswa kelas VB kemudian sumber data sekunder berupa informasi dari literatur dan artikel. Teknik analisis data menggunakan model intraktif Miles, Huberman, dan Saldana yang terdiri dari kondensasi data, penyajian data dan pengambilan kesimpulan. Teknik keabsahan data yang digunakan yaitu triangulasi sumber, metode dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan internet dalam proses pembelajaran siswa lebih tertarik dengan materi pembelajaran yang dibahas, mereka lebih bersemangat dalam belajar dibandingkan hanya mendengarkan penjelasan guru secara lisan atau menggunakan metode ceramah. Kemudian dampak positif internet terhadap gaya bahasa siswa, siswa lebih banyak menggunakan bahasa Indonesia di lingkungan sekolah, banyak kosa kata baru yang diketahui, siswa jadi lebih berani dalam berinteraksi baik dengan teman atau guru di dalam kelas. Sedangkan dampak negatif internet terhadap gaya bahasa siswa, siswa cenderung menggunakan bahasa yang bermakna negatif,
Pengaruh Metode Group Investigation terhadap Hasil Belajar Siswa pada Muatan Materi PPKn di Kelas V SDN 2 Kalijaga Ferianto Zuhdi; Khairunnisa Khairunnisa; Ilham Syahrul Jiwandono
ZAHRA: Research and Tought Elementary School of Islam Journal Vol. 2 No. 1 (2021): ZAHRA: Research And Tought Elmentary School Of Islam Journal
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37812/zahra.v2i1.201

Abstract

One of the factors that impact the unsuccessfulness of studying PPKn in schools is the use of a learning model that is still less innovative. Teachers tend to use the old method that is teaching the materials using lectures, questions and answers, then giving the student assignments. As a result, students feel bored, passive, less interested in learning, which decrease students’ learning outcomes. Group Investigation can be used as an alternative that will encourage students to be more active in learning with groups. This study aims to determine the effect of Group Investigation on students’ learning outcomes in studying PPKn in the fifth grade student at SDN 2 Kalijaga academic year 2020/2021. This research is experimental research with Quasi Experimental Design type Nonequivalent Control Group Design. Population of this research was the fifth grade students of SDN 2 Kalijaga in academic year 2020/2021 consisting of two classes. The total number of the population was 45 people, all of them were chosen as the sample, where V/A as the experimental class and V/B as the control class. The researcher conducted observation and test to collect the required data. The result from the observation of applying Group Investigation in teaching indicate "fantastic" category with an percentage of 93.18% at the first meeting and 95.45% at the second meeting. The results showed that the score of student learning outcomes after being given treatment using Group Investigation was higher than before treatment. This is indicated by their pre-test score that is 50. After being given treatment their score increased become 86.81 in the post-test. Based on the results of hypothesis testing of independent samples t test using SPSS 16.0 showed that the value of tcount equal to (2.742 and 2.727) > ttable (0.294) for students’ achievement and significance level signify (Sig. 2-tailed) 0.009 < 0.05. So that, it can be concluded that H0 is rejected and Ha is accepted. It means that there is a positive effect of Group Investigation on the students’ learning outcomes in studying PPKn at grade V students of SDN 2 Kalijaga in the academic year 2020/2021.
DIAGNOSTIK KESULITAN BELAJAR DENGAN THREE TIER MULTIPLE CHOICE UNTUK MENGIDENTIFIKASI MISKONSEPSI PADA SISWA KELAS V Aisa Nikmah Rahmatih; Dyah indraswati; Ilham Syahrul Jiwandono; Khairun Nisa
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 9 No. 3 (2023): Volume 09 No. 03 Juli 2023
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v9i3.1481

Abstract

Permasalahan proses pembelajaran di masa Pandemi Covid-19 saat ini adalah siswa kesulitan untuk memahami konsep yang diberikan oleh guru secara komprehensif dikarenakan proses pembelajaran dilakukan secara daring. Diperlukan sebuah cara untuk mendiagnosis kesulitan belajar siswa, sehingga siswa tidak mengalami miskonsepsi terhadap materi yang diberikan oleh guru. Tes diagnostik yang akan dikembangkan dalam penelitian ini yaitu tes diagnostik three tier multiple choice. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan dan menghasilkan instrumen tes diagnostik kesulitan belajar dengan three tier multiple choice untuk mengidentifikasi miskonsepsi pada siswa sekolah dasar pasca pembelajaran daring. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian pengembangan Borg and Gall yang dibagi menjadi 10 tahap. Namun, dalam penelitian ini hanya sampai di tahap 4. Lokasi penelitian di SDN 8 Lendang Langka, Masbagik, Lombok Timur. Subyek penelitian adalah siswa kelas V. Teknik pengumpulan data menggunakan angket, observasi dan dokumentasi. Uji butir soal tes menggunakan uji validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 2 butir soal dimana keseluruhan siswa memiliki pemahaman penuh, dan terdapat 8 butir soal dimana mayoritas siswa mengalami miskonsepsi kategori (false negative). Miskonsepsi banyak ditemui pada muatan IPA dan IPS.
Potensi Peran Modal Sosial Dalam Pembelajaran Di Sekolah Dasar pada Masa Darurat Pandemi Covid-19 Heri Setiawan; Styo M.W Aji; Ilham Syahrul Jiwandono; Itsna Oktaviyanti
Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Vol. 29 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um009v29i22020p191-201

Abstract

This article aims to examine the potential role of social capital in elementary school learning in the Covid-19 emergency. The method used is the study of literature, through the analysis of various relevant reading sources. Based on the results of the study, social capital has the potential role to succeed in learning in the time of the coronavirus pandemic. Social capital can arise naturally from the typical local wisdom of each region. Each school can dig and formulate social capital in its environment. The role of social capital can be used for the success of learning from home in times of pandemic. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji potensi peran modal sosial dalam pembelajaran sekolah dasar di masa darurat Covid-19 ini. Metode yang digunakan yaitu kajian literatur, melalui analisis berbagai sumber bacaan yang relevan. Berdasarkan hasil kajian, modal sosial memiliki potensi peran untuk mensukseskan pembelajaran di masa pandemi Covid-19. Modal sosial dapat muncul secara alami dari kearifan lokal yang khas setiap daerah. Setiap sekolah dapat menggali dan merumuskan modal sosial di lingkungannya. Peran modal sosial dapat didayagunakan demi kesuksesan belajar dari rumah di masa pandemi.
Pendampingan Trauma Pasca Gempa Lombok 2018 di Dusun Salut Timur, Desa Salut, Kab. Lombok Utara A. Hari Witono; Ira Purnama; Hudian Yuzfil Hazmi; Ilham Syahrul Jiwandono; Siti Fatimah
Jurnal Interaktif: Warta Pengabdian Pendidikan Vol 6 No 1 (2026)
Publisher : Jurusan Ilmu Pendidikan, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The 2018 Lombok earthquake left profound psychological trauma among the residents of East Salut Hamlet. To address this condition, the EC3 Mataram Team and SHEEP Indonesia collaborated to conduct holistic psychosocial mentoring. This program aimed to alleviate post-disaster fear and build community mental resilience. The intervention methods applied included participatory social mentoring, group gymnastics, and interactive trauma-healing games. The results demonstrated a significant reduction in anxiety, the restoration of social cohesion through physical activity, and the return of children's cheerfulness. This strategic collaboration successfully transformed residents from passive victims into resilient survivors, establishing collective mental resilience for the post-disaster rehabilitation.
Evaluasi Kompetensi Ranah Afektif Siswa Sekolah Dasar Heri Setiawan; Awal Nur Kholifatur Rosyidah; Ilham Syahrul Jiwandono; Itsna Oktaviyanti; Baiq Niswatul Khair; Heri Hadi Saputra; Styo Mahendra Wasita Aji
Primera Educatia Mandalika: Elementary Education Journal Vol. 2 No. 2 (2025)
Publisher : Magister Pendidikan Dasar FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study is to examine and describe various assessment techniques that can be used to assess students' affective domain competencies in elementary schools. This research approach involved a literature review, examining various manuscripts on the topic of assessing affective domain competencies in elementary school students. The manuscripts were searched in leading databases such as ERIC and Google Scholar, which were then analyzed and reviewed in-depth in the discussion section. The analysis revealed that various assessment techniques can be used to assess students' character values ​​in elementary schools, including observation, self-assessment, peer assessment, and daily journals compiled by teachers.