Articles
Pengaruh Terapi Benson Terhadap Pasien AMI (Acute Mycardial Infark) di Ruang Rawat Inap
Indra Frana Jaya KK;
Hajati, Septami Putri
Lentera Perawat Vol. 4 No. 1 (2023): Lentera Perawat
Publisher : STIKes Al-Ma'arif Baturaja
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52235/lp.v4i1.195
Infark Miokard Akut adalah penyakit jantung yang disebabkan karena sumbatan pada arteri coroner. Masalah yang ditimbulkan yaitu nyeri. Salah salah intervensi yang dapat digunakan untuk mengurangi nyeri yaitu terapi benson. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Terapi Benson Terhadap Pasien Infark Miokard Akut di Ruang Rawat Inap RSUD Siti Fatimah Provinsi Sumsel Tahun 2022. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kasus dengan melakukan pendekatan keperawatan dengan menggunakan terapi relaksasi benson untuk mengurangi skala nyeri pada pasien dengan Infark Miokard Akut yang mengalami nyeri dada di ruang Rawat Inap RSUD Siti Fatimah Provinsi Sumatera Selatan pada bulan Oktober 2022. Dimana sampel yang diambil ada 3 pasien dengan 2 kriteria pasien baru yang terdiagnosa AMI yang akan dilakukan intervensi dengan terapi benson dan 1 pasien tidak menggunakan terapi benson di Paviliun cendana dengan skala nyeri menggunakan Numeratic Rating Scale (NRS) beragama muslim dan umur pasien sekitar 50 tahun ke atas. Hasil dari implementasi yang dilakukan oleh peneliti, nyeri dari kedua pasien menurun dengan indikasi bahwa pasien menggatakan nyeri berkurang, skala nyeri menurun, expresi wajah rileks, tekanan darah menurun, nadi menurun, pernapasan menurun. Didapatkan 2 pasien mengalami penurunan skala nyeri setelah diberikan intervensi relaksasi benson menjadi nyeri sedang (NRS 6) dan nyeri ringan (NRS 2). Peneliti menyarankan intervensi keperawatan yang digunakan untuk mengurangi nyeri dada kiri adalah relaksasi Benson.
Keefektifan Metode Penyuluhan Door To Door Dan Penyuluhan Kelompok Dalam Upaya Promosi Kesehatan
Indra Frana Jaya KK;
Nurul Fitriah;
Dewi Putri Ayu;
Inayah Kamilah
Lentera Perawat Vol. 4 No. 2 (2023): Lentera Perawat
Publisher : STIKes Al-Ma'arif Baturaja
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52235/lp.v4i2.243
Perilaku membuang sampah pada tempatnya merupakan salah satu penerapan PHBS yang memerlukan peran serta masyarakat. Oleh karena itu, agar dapat meningkatkan peran aktif masyarakat dalam mewujudkan PHBS, maka diperlukan pengetahuan yang memadai. Pengetahuan tersebut bisa didapatkan melalui penyuluhan. Tujuan penelitina ini untuk mengetahui keefektifan metode penyuluhan door to door dan penyuluhan kelompok dalam upaya promosi kesehatan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien rawat inap dan keluarga pasien di RSUD Siti Fatimah Provinsi Sumatera Selatan yang berjumlah 20 orang. 20 orang sampel tersebut terdiri atas 10 orang pasien rawat inap di Paviliun Akasia dan 10 orang keluarga pasien. Metode penyuluhan individu (door to door) diketahui memiliki nilai selisih lebih tinggi dibandingkan dengan metode kelompok. Diharapkan dengan hasil penelitian ini, dapat melihat metode penyuluhan mana yang lebih efektif sebagai evaluasi dalam penggunaan metode dalam penyuluhan berikutnya.
Terapi Relaksasi Nafas Dalam pada Pasien Hipertensi untuk Mengurangi Gejala Nyeri Kepala
Rizka Violita;
Ria Wulandari;
Indra Frana Jaya KK;
Alkhusari
Lentera Perawat Vol. 5 No. 1 (2024): Lentera Perawat
Publisher : STIKes Al-Ma'arif Baturaja
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52235/lp.v5i1.288
Hipertensi merupakan salah satu penyakit paling mematikan di dunia. Sebanyak 1 milyar orang di dunia atau 1 dari 4 orang dewasa menderita penyakit ini. Bahkan Hipertensi tidak dapat secara langsung membunuh penderitanya, melainkan hipertensi memicu terjadinya penyakit lain yang tergolong kelas berat dan mematikan serta memberi gejala yang berlanjut untuk suatu target organ, seperti stroke untuk otak, penyakit jantung koroner untuk pembuluh darah jantung dan untuk otot jantung. Seseorang dinyatakan menderita hipertensi bila tekanan darahnya tinggi atau melampaui nilai tekanan darah yang normal yaitu 140/80 mmHg. Metode yang digunakan yaitu deskriptif dengan pendekatan studi kasus, dalam perbandingan asuhan keperawatan, subyek pada studi kasus terdapat 2 pasien. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, pemeriksan fisik dan dokumentasi. Penelitian dilakukan di Rumah Sakit Bhayangkara Mohamad Hasan Palembang Pada Tanggal 05-07 Juli 2023. Hasil : pada tahap pengkajian dilakukan ke pasien 1 dan pasien 2 yang memiliki keluhan pasien mengatakan nyeri kepala, badan terasa lemas dan tidak bisa beraktivitas karena nyeri kepala. Diagnosis Keperawatan pasien 1 dan pasien 2 Nyeri Akut berhubungan dengan agen cedera fisiologis. Setelah tiga hari dilakukan intervensi latihan nafas dalam dan implementasi SLKI dan SIKI masalah teratasi. Kesimpulan studi kasus ini mendapat gambaran tentang asuhan keperawatan perbandingan untuk dua pasien.
Asuhan Keperawatan Penerapan Batuk Efektif pada Pasien Asma dengan Bersihan Jalan Nafas Tidak Efektif
Yuna Septia;
Fitri Afdhal;
Indra Frana Jaya KK;
Andre Utama Saputra
Lentera Perawat Vol. 5 No. 1 (2024): Lentera Perawat
Publisher : STIKes Al-Ma'arif Baturaja
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52235/lp.v5i1.290
Asma merupakan suatu penyakit obstruksi saluran nafas yang dapat ditemui pada orang dewasa Asma menyerang saluran pernapasan yang menyebabkan hiperaktivitas bronkus dan obstruksi jalan nafas terhadap berbagai rangsangan yang ditandai dengan gejala episodik berulang berupa mengi, batuk, sesak napas dan rasa berat di dada. Gejala ini menyebabkan penyumbatan dengan penumpukan sekret di paru-paru sehingga terjadi masalah bersihan jalan nafas tidak efektif cara yang dapat menanggulangi masalah ini dengan melakukan asuhan keperawatan intervensi non farmakologi yaitu penerapan batuk efektif. Tujuan penelitian ini bertujuan untuk melaksanakan asuhan keperawatan pada pasien asma dengan penerapan batuk efektif. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus, dan intervensi latihan batuk efektif, subyek pada studi kasus terdapat 2 klien. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, pemeriksan fisik dan dokumentasi. Penelitian dilakukan di Rumah Sakit Bhayangkara Mohamad Hasan Palembang Pada Tanggal 05-09 Juli 2023. Hasil menunjukkanpada tahap pengkajian dilakukan ke klien 1 dan 2 yang memiliki keluhan pasien mengatakan sesak nafas, badan terasa lemas dan lesu, batuk, pilek. Diagnosa Keperawatan Bersihan Jalan Nafas Tidak Efektif dan Pola Nafas Tidak Efektif. Setelah tiga hari dilakukan intervensi latihan batuk efektif dan implementasi SLKI dan SIKI masalah teratasi. Kesimpulan studi kasus yaitu intervensi latihan batu efektif ini sangat efektif pada masalah bersihan jalan nafas tidak efektif pada pasien asma Brochial.
The Role of Physical Activity in the Molecular Impact of Increased Insulin-Like Growth Factor-1 (IGF-1) Levels: A Literature Review
Indra Frana Jaya KK;
Legiran;
Abdul, Zabidah
Lentera Perawat Vol. 5 No. 2 (2024): Lentera Perawat
Publisher : STIKes Al-Ma'arif Baturaja
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52235/lp.v5i2.316
Insulin-like growth factor-1 (IGF-1) is a key mediator of human growth hormone (HGH), which plays an important role in promoting cell growth and differentiation in childhood and continues to exert anabolic effects in adults. IGF-1 is a small peptide that circulates in serum bound to a high affinity binding protein. IGF-1 is part of a vast network of growth factors, receptors, and binding proteins involved in mediating cell proliferation, differentiation, and apoptosis IGF-I-like growth factor has broad anabolic and insulin-sensitising effects, which are generated through endocrine (in circulation) as well as paracrine/autocrine mechanisms. Serum concentrations of IGF-1 steadily increase during childhood and peak at puberty, and continue to decline since then, as does the secretion of human growth hormone. This study aims to determine the role of physical activity in molecular impact on increasing IGF-1 levels. This article is the result of a review of various research references related to the role of physical activity in molecular impact on increasing IGF-1 levels. Physical Activity in Molecular has an impact on increasing IGF-1 levels.
Pengaruh Teknik Afirmasi Terhadap Tingkat Cemas Pada Pasien Gagal Ginjal Kronik Yang Menjalani Hemodialisis
Indra Frana Jaya KK;
Akbar, M Agung;
Harto, Toto
Cendekia Medika: Jurnal Stikes Al-Ma`arif Baturaja Vol. 8 No. 2 (2023): Cendekia Medika : Jurnal STIKes Al-Ma'arif Baturaja
Publisher : LPPM STIKES Al-Ma'arif Baturaja
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52235/cendekiamedika.v8i2.255
Penyakit Gagal Ginjal Kronik ini biasanya ditandai dengan adanya penurunan fungsi ginjal bahkan hilangnya fungsi ginjal dalam waktu yang lama. Pasien GGK menjalani terapi Hemodialisis 1-2 kali setiap minggunya dan menghabiskan waktu beberapa jam akan membuat mereka mengalami ketegangan dan Cemas. Afirmasi merupakan salah satu terapi yang bisa digunakan untuk menurunkan tingkat Cemas kerja perawat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuiPengaruh Teknik Afirmasi Terhadap Tingkat CemasPada Pasien Gagal Ginjal Kronik Yang Menjalani Hemodialisis. Metode penelitian ini menggunakan quasi-eksperimen dengan pre dan post test. Analisa data yang digunakan uji t-Test. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah total sampling, jumlah sampel pada penelitian ini 50 responden, penelitian dilakukan dengan cara memberikan kuisioner HARS dengan menggunakan 14 item pertanyaan sebelum dan sesudah di Intervensi dengan teknik Afirmasi. Hasil uji statistik di dapatkan p-value=0,000 yang berarti terdapat perbedaan tingkat cemas sebelum dan sesudah intervensi teknik Afirmasi.
Ekspresi Transforming Growth Faktor Beta 1 (Tgfß) Pada Luka Diabetes Melitus Melalui Perawatan Luka Dengan Modern Dressing : Literature Review
Indra Frana Jaya KK;
Legiran
Cendekia Medika: Jurnal Stikes Al-Ma`arif Baturaja Vol. 9 No. 1 (2024): Cendekia Medika : Jurnal STIKes Al-Ma'arif Baturaja
Publisher : LPPM STIKES Al-Ma'arif Baturaja
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52235/cendekiamedika.v9i1.315
Transforming Growth Factor Beta 1 (TGFß) merupakan salah satu faktor pertumbuhan yang memiliki peran penting dalam proses penyembuhan luka. Pentingnya pemahaman tentang ekspresi TGFß pada luka diabetes melitus menjadi krusial dalam upaya meningkatkan proses penyembuhan. Perawatan luka dengan menggunakan modern dressing telah menjadi pendekatan yang semakin diterapkan dalam upaya mempercepat penyembuhan luka pada pasien diabetes melitus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Ekspresi Transforming Growth Faktor Beta 1 (TGFß) Pada Luka Diabetes Melitus Melalui Perawatan Luka dengan Modern Dressing. Metode literature review ini bertujuan untuk menyusun pemahaman yang komprehensif mengenai ekspresi TGFß pada luka diabetes melitus melalui perawatan luka menggunakan modern dressing. Artikel ini merupakan hasil telaah berbagai referensi penelitian yang berkaitan/mengaitkan Ekspresi Transforming Growth Faktor Beta 1 (TGFß) Pada Luka Diabetes Melitus Melalui Perawatan Luka dengan Modern Dressing. Ekspresi Transforming Growth Faktor Beta 1 (TGFß) meningkat Pada Luka Diabetes Melitus Melalui Perawatan Luka dengan Modern Dressing.
Faktor- Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil Di Poliklinik Ibu Dan Anak
Masayu Cindey Kartikasari;
Masito;
Mustakim;
Indra Frana Jaya KK
Cendekia Medika: Jurnal Stikes Al-Ma`arif Baturaja Vol. 9 No. 1 (2024): Cendekia Medika : Jurnal STIKes Al-Ma'arif Baturaja
Publisher : LPPM STIKES Al-Ma'arif Baturaja
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52235/cendekiamedika.v9i1.336
Anemia pada ibu hamil merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang memerlukan perhatian serius, terutama karena dapat berdampak pada kesehatan ibu dan perkembangan janin. Anemia pada ibu hamil dapat memicu berbagai komplikasi, seperti kelahiran prematur, berat badan lahir rendah, dan gangguan perkembangan kognitif pada anak. Oleh karena itu, pemahaman mendalam terhadap faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia pada ibu hamil menjadi sangat penting Penelitian ini bertujuan mengetahui Faktor-Faktor yang berhubungan dengan kejadian Anemia pada Ibu Hamil. Desain penelitian adalah deskriptif kuantitatif dengan menggunakan metode survey analitik dan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel penelitian sebanyak 56 responden menggunakan metode non probability sampling dengan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi. Analisis hasil penelitian menggunakan Chi-Square (bivariat) dengan α=0,05. didapatkan hasil bahwa terdapat antara paritas dengan kejadian anemia pada ibu hamil (p value= 0,023), konsumsi tablet Fe (p value=0,009), dan antara kunjungan kehamilan (p value=0,707) terhadap kejadian anemia pada ibu hamil. Penelitian menyimpulkan hubungan antara paritas dengan kejadian anemia pada ibu hamil dan konsumsi tablet Fe namun tidak terdapat hubungan antara kunjungan kehamilan terhadap kejadian anemia pada ibu hamil.
KEGIATAN EDUKASI KESEHATAN AUDIO VISUAL DALAM PENANGANAN DYSMINORE REMAJA PUTRI DI SMK KESEHATAN KADER BANGSA PALEMBANG
Fauziah, Nila Alfa;
Wisudawati, Eka Rora Suci;
Arsi, Ranida;
Helmika, Inda;
Jaya KK, Indra Frana
Jurnal ADAM : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 1 (2024): Vol. 3 No. 1 Edisi Februari 2024
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37081/adam.v3i1.1797
Dysminore merupakan gangguan menstruasi yang sering dialami oleh perempuan, pada beberapa penderita disminore yang dirasakan adalah nyeri atau sakit perut bagian bawah selama menstruasi, dan juga dapat dirasakan menjalar hingga ke panggul, punggung bawah atau paha. Rasa sakit bersifat spasmodic (kram) yang dapat mengganggu aktivitas. Dysmenore dapat timbul akibat gangguan pada organ reproduksi, faktor hormonal maupun faktor psikologis dan dapat menimbulkan terganggunya aktivitas sehari-hari. Berdasarkan hal tersebut pelaksanaan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan suatu intervensi keperawatan melalui edukasi kesehatan dengan audio visual untuk mengatasi dysminore yang dialami remaja putri. Pengabdian telah dilaksanakan dengan metode yaitu membuat kegiatan edukasi kesehatan menggunakan media audio visual terhadap 26 orang siswi SMK Kesehatan Kader Bangsa Palembang. Hasil dari pengabdian ini bahwa partisipan dari kegiatan edukasi ini antusias saat proses kegiatan, dan didapatkan penurunan nyeri dysminore yang dialami siswi SMK Kesehatan Kader Bangsa Palembang.
Hubungan Antara Pengetahuan Keluarga dan Dukungan Keluarga Dengan Kejadian Stroke Pada Lansia
Wulandari, Ria;
Rimbawati, Yazika;
Minata, Fika;
Jaya KK, Indra Frana
JURNAL KESEHATAN TERAPAN Vol 10 No 1 (2023): Jurnal Kesehatan Terapan
Publisher : LPPM Universitas Kader Bangsa Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54816/jk.v10i1.578
Background: Stroke is a cerebrovascular disease (brain blood vessels) which is characterized byimpaired brain function due to damage or death of brain tissue due to reduced or blocked blood flowand oxygen to the brain. Objective: To determine the relationship between Family Knowledge andFamily Support with Stroke Incidence in the Elderly. This type of research uses an analytical surveymethod with a cross sectional approach. Sample in From the analysis results obtained that there is asignificant relationship between this study amounted to 36 people using accidental samplingtechnique. From the results of the analysis, it is known that there is a significant relationship betweenFamily Knowledge (ρ-value = 0.031), and family support (-value = 0.040), with the incidence ofstroke in the elderly in the Inpatient Room at Kayuagung Hospital, Ogan Komering Ilir Regency in2021. Suggestions : provide health education to families about stroke, treatment, rehabilitation, andcare for stroke patients at home. Nurses are also expected to help patients and families in increasingthe patient's motivation to recover.