Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

TREND OF PROFESSIONAL IDENTITY OF GUIDANCE AND COUNSELING TEACHERS Ibrahim Al Hakim
JOMSIGN: Journal of Multicultural Studies in Guidance and Counseling Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jomsign.v7i2.58374

Abstract

Teacher is a profession so it has a professional identity. The professional identity of the teacher supports him as a professional. The point is that a person will work professionally if he has high work skills and a sincere heart to do his best. The ability of guidance and counseling teachers (guidance and counseling teachers) or counselors to live a professional identity as part of themselves ideally becomes a necessity. The purpose of this study is to determine the tendency of professional identity based on the theoretical dimensions of counseling teachers in Banten Province. This research method used is a quantitative survey method of 252 guidance and counseling teacher, 55 (22%) male participants and 197 (78%) female participants. All participants came from eight regencies/cities in Banten Province. Based on the research results, it was found that there were 31 participants (12%) who were in the diffuse identity category, 185 participants (73%) were in the moratorium category, and 36 participants (14%) were in the achievement mature identity category. The general results of the analysis of the tendency for professional identity of counseling teachers show that counseling teachers are dominantly in the moratorium category, which means that counseling teachers tend to have the motivation to continue exploring their profession but do not yet have a strong commitment.
Supervisi rekan sejawat dalam penelitian konseling: analisis bibliometrik periode lima puluh Ibrahim Al Hakim; Muhammad Solehuddin; Agus Taufiq; Nandang Budiman; Deasy Yunika Khairun
Jurnal Konseling dan Pendidikan Vol 11, No 2 (2023): JKP
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/195400

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi riset-riset yang berpengaruh dalam topik supervisi rekan sejawat dalam praktik konseling dan untuk memberikan wawasan tematik bagi akademisi bimbingan dan konseling.  Supervisi rekan sejawat adalah salah satu dari enam model supervisi psikoterapi yang memfasilitasi diskusi tentang masalah pengembangan profesional. Artikel ini menyajikan analisis bibliometrik (analisis frekuensi, metrik kutipan, dan visualisasi data) dari basis data Scopus pada kurun periode 1965–pertengahan 2022. Analisis ini memeriksa 200 artikel yang berhubungan dengan supervisi rekan sejawat menggunakan analisis kutipan dan kutipan bersama dengan total 3.303 kutipan. Kata kunci yang memiliki tautan terkuat yaitu "supervisi sejawat", "supervisi kelompok", dan "supervisi klinis". Sebanyak 285 penulis dan 66 penerbit di 16 negara menerbitkan tercatat berkontirbusi pada topik supervisi rekan sejawat dalam berbagai bahasa. Penerbit dengan peringkat tertinggi adalah Wiley-Blackwell, dengan 33 publikasi dan 545 kutipan. Gulsah Kemer (Old Dominion University), Dana Foglesong (Magellan Complete Care), Hugh C. Thompson (University of Arizona) merupakan penulis supervisi rekan sejawat yang paling produktif. Kami juga menggunakan alat analisis visualisasi jaringan untuk membuat profil fitur sentralitas dari kluster kata kunci topik supervisi rekan sejawat. Penelitian ini menemukan literatur yang ada didominasi pada wilayah supervisi klinis. Peneliti berikutnya direkomendasikan untuk fokus pada pengembangan model supervisi rekan sejawat yang berkaitan dengan identitas profesional, karena wilayah ini yang belum mendapat perhatian yang memadai.
PEREMPUAN KORBAN KDRT DALAM PERSPEKTIF ISLAM (STUDI TERHADAP PEREMPUAN YANG MENGALAMI KDRT DI PANTI ASUHAN NURUL ISLAM, SERANG) Meilla Dwi Nurmala; Septi Kuntari; Evi Afiati; Arga Satrio Prabowo; Siti Muhibah; Deasy Yunika Khairun; Rahmawati Rahmawati; Raudah Zaimah Dalimunthe; Alfiandy Warih Handoyo; Putri Dian Dia Conia; Rochanie Rochanie; Bangun Yoga Wibowo; Lenny Wahyuningsih; Ibrahim Al-Hakim
Jurnal Penelitian Bimbingan dan Konseling Vol 8, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/jpbk.v8i1.24302

Abstract

Secara umum, permasalahan KDRT terkait erat dengan minimnya akses perempuan untuk mengakses sumber daya ekonomi (modal finansial dan aset tetap, misalnya tanah, dan dari pendapatan untuk kesejahteraan lainnya), usia, tingkat pendidikan, keyakinan agama, dan lain-lain. etnis. Melakukan perbuatan fisik diperbolehkan dalam Islam yang dikatakan ta'dib (perbuatan mendidik) terhadap anak. Upaya penanganan yang diberikan kepada korban kekerasan adalah dengan memberikan layanan bimbingan dan konseling, agar mereka yang menjadi korban dapat memahami masalah dan penyebabnya, dapat mengetahui potensi dan kelebihannya serta dapat menentukan sendiri jalan keluar yang akan ditempuh oleh pihak korban. korban untuk menuntut keadilan dan tanggung jawab dari negara. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan gambaran tentang perempuan korban kekerasan dalam rumah tangga dalam kehidupannya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Studi kasus hasil penelitian ini menjelaskan bahwa terdapat tindak kekerasan dalam rumah tangga, terutama yang dialami oleh Perempuan.
STRATEGI BIMBINGAN KELOMPOK UNTUK MENGEMBANGKAN KEPERCAYAAN DIRI SISWA KELAS VII SMPN 10 KOTA SERANG Febrianti, Vela; Sholih, Sholih; Al Hakim, Ibrahim
Quanta : Jurnal Kajian Bimbingan dan Konseling dalam Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2021): VOLUME 5, NUMBER 1, JANUARY 2021
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/q.v5i1p9-13.2170

Abstract

Penelitian dilatar belakangi oleh adanya permasalahan kepercayaan diri yang terjadi pada siswa. Tujuan penelitian adalah untuk melihat tingkat kepercayaan diri siswa, kemudian membuat kerangka kerja konseling karier untuk mengembangkan kepercayaan diri siswa khususnya pada siswa kelas VII di SMPN 10 Kota Serang.  Penelitian mengenai kepercayaan diri dilakukan dengan melihat dari lima aspek yaitu keyakinan akan kemampuan diri, optimis, objektif, bertanggung jawab, rasional dan realistis. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu menyebar instrumen penelitian berupa angket. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan tingkat kepercayaan diri siswa yang merupakan siswa kelas VII di SMPN 10 Kota Serang berada pada kategori sedang dengan presentase 64% yaitu sekitar 119 siswa dari sampel 185 siswa. Terdapat siswa yang memiliki tingkat kepercayaan diri rendah dengan presentase 3% yaitu sekitar 5 siswa dari jumlah sampel 185 siswa. Setelah terdapat 119 siswa yang memiliki tingkat kepercayaan diri sedang, maka dibuat strategi bimbingan kelompok untuk mengembangkan kepercayaan diri. 
ANALISIS KETERLIBATAN ORANG TUA DALAM PENDIDIKAN DAN PENGARUHNYA TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA JENJANG SEKOLAH DASAR Valencia Sahara Magfiroh; Intan Nuraeni; Nurul Oktoviani; Utin Syifaria Ghina; Ibrahim Al Hakim
Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling Vol. 9 No. 3 (2025): Liberosis: Jurnal Psikologi dan Bimbingan Konseling
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3287/liberosis.v9i3.9646

Abstract

ABSTRAK Keterlibatan orang tua memiliki peranan penting dalam pendidikan, karena keterlibatan orang tua mempengaruhi perkembangan anak dalam berbagai aspek kecerdasan pada anak. Bentuk perhatian orang tua terhadap belajar anak sangat beragam, dapat berupa pemberian bimbingan dan nasihat, pengawasan terhadap belajar anak, pemberian motivasi dan penghargaan serta pemenuhan kebutuhan belajar anak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh keterlibatan orang tua terhadap hasil belajar siswa pada jenjang sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur mengenai keterlibatan orang tua dalam pendidikan dan pengaruhnya terhadap hasil belajar siswa pada jenjang sekolah dasar. Berdasarkan analisis data, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara keterlibatan orang tua terhadap hasil belajar siswa. Kata kunci: Keterlibatan orang tua, hasil belajar siswa, sekolah dasar
Peran Bimbingan Dalam Membantu Siswa SMA Negeri 1 Lembang Mengatasi Kesulitan Belajar Matematika Neng Siti Nur Sadiyah; Mutiara Azzahra; Levina Lidya Maheswari; Agata Fanny Pakpahan; Ibrahim Al Hakim
Dinamika Pembelajaran : Jurnal Pendidikan dan bahasa Vol. 2 No. 1 (2025): Februari : Dinamika Pembelajaran : Jurnal Pendidikan dan Bahasa
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/dilan.v2i1.1158

Abstract

This study aims to examine the role of academic guidance and counseling in helping SMA Negeri 1 Lembang students overcome mathematics learning difficulties. The research method used was descriptive qualitative, with the main data obtained through in-depth interviews with students. The results show that academic guidance can improve students' understanding of math learning strategies, although its effectiveness depends on the quality and frequency of guidance. In addition, counseling guidance is proven to help students manage learning stress, especially through a personalized and empathic approach. Individual guidance approaches are more effective in meeting the needs of students with specific learning styles, while group guidance encourages collaboration and self-confidence. Teachers play an important role in creating a supportive learning environment, although some students still face challenges due to cognitive constraints and low motivation. This study concludes that quality mentoring can improve students' confidence, concept understanding and academic performance.
Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Kepribadian Positif Siswa SMAN 1 Banjaran Salsabila, Alysia Dwi; Priscilla Zahra, Syifa; Jelita Martyana Putri, Alifa; Aulia, Nurul; Wafy Ikhsan, Signi; Ahman, Ahman; Al Hakim, Ibrahim
Jurnal Pendidikan Non formal Vol. 3 No. 1 (2025): September
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jpn.v3i1.1703

Abstract

Penelitian ini berfokus pada implementasi pendidikan karakter di SMAN 1 Banjaran dengan tujuan menghasilkan peserta didik yang unggul secara intelektual dan memiliki integritas moral. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif untuk menggambarkan fenomena berdasarkan data numerik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan siswa mengenai pendidikan karakter mencapai 78,48 persen, yang mengindikasikan bahwa siswa memahami prinsip-prinsip seperti disiplin, tanggung jawab, dan kejujuran. Selain itu, sikap dan perilaku siswa dipengaruhi oleh pendidikan karakter sebesar 77,08 persen, yang menunjukkan bahwa implementasi pendidikan karakter tidak hanya berdampak pada aspek teori, tetapi juga pada perilaku sehari-hari. Rata-rata skor dari kedua indikator tersebut adalah 77,78 persen, yang menandakan adanya pemahaman dan pengaruh positif dari pendidikan karakter. Temuan ini menegaskan bahwa pelaksanaan pendidikan karakter di sekolah efektif dalam ranah kognitif maupun afektif serta memainkan peran strategis dalam membentuk kepribadian positif peserta didik.
The Development of Socio-Emotional Inventory for Stanted Children in Indonesia: Rasch Model Analysis Budiman, Nandang; Khusumadewi, Ari; Zikra; Sukmawati, Indah; Afdal; Imaddudin; Ibrahim Al Hakim
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 10 No. 01 (2026): January 2026, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/g-couns.v10i01.8606

Abstract

Stunting is commonly perceived as a physical issue in children, yet it also affects their psychological growth, particularly socio-emotional development. This study aims to construct a valid and reliable socio-emotional inventory for stunted children aged 4–5 years. Employing a cross-sectional quantitative design, the study involved 311 participants observed by early childhood teachers, primary school teachers, and parents, selected through convenience sampling. Data were analyzed descriptively using the Rasch model in Winstep 3.73. Findings revealed 24 valid statement items for assessing the socio-emotional aspects of stunted children. Reliability was established through person–item interaction, with a Cronbach’s Alpha of 0.73, categorized as “good”. The inventory covers dimensions of self-awareness, responsibility toward self and others, and prosocial behavior. Results suggest that the socio-emotional inventory for stunting cases demonstrates strong psychometric qualities, making it suitable for evaluating socio-emotional conditions of stunted children, and offering a useful tool for early intervention and educational planning. Keywords: stunting, socio-emotional development, inventory validation, rasch model, early childhood education
Trends of Professional Competencies on Guidance and Counseling Teachers: A Survey in Indonesia Deasy Yunika Khairun; Agus Taufiq; Yusi Riksa Yustiana; Nandang Budiman; Ibrahim Al Hakim
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 17, No 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v17i3.7020

Abstract

Professional competencies are critical for guidance and counseling (GC) teachers to provide effective and accountable support services in educational settings. This study aimed to map the professional competency profiles of GC teachers and identify areas requiring enhancement. Data were collected from 93 GC teachers at public senior high schools in Bandung City, Indonesia, using a quantitative survey design. A validated questionnaire, based on national regulatory standards, was used to measure seven key aspects of professional competence, including assessment, program design, implementation, evaluation, supervision, personal development, and collaboration. The results indicated that 61% of participants demonstrated a medium level of competency, with only 20% reaching a high level. Teachers showed relative strength in theoretical knowledge and program planning but struggled in applying digital tools, conducting program evaluations, and supervising counselor trainees. Factors such as limited training, insufficient institutional support, and high counselor-to-student ratios were identified as contributing barriers. These findings highlight the need for targeted professional development programs that incorporate digital integration, collaborative models, and structured supervision frameworks. The study concludes that without systemic efforts to strengthen professional capacities, the effectiveness of school-based counseling services may remain limited. Further research is recommended to evaluate the impact of mentorship programs and technology-enhanced training models on long-term competency improvement among GC teachers.
Pengembangan Instrumen Penyesuaian Diri Remaja Khairun, Deasy Yunika; Al Hakim, Ibrahim
Indonesian Journal of Educational Counseling Vol 6 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Mathla'ul Anwar Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30653/001.202262.183

Abstract

INSTRUMENTS DEVELOPMENT OF ADOLESCENT ADJUSTMENT. The research aims to produce a product in the form of a questionnaire instrument or self-adjustment questionnaire. The product is designed as a tool to identify self-adjustment. The method used is Research and Development. The purpose of research and development is to produce a particular product and test the effectiveness of a product. The stages of developing adolescent self-adjustment instruments are (1) potential problems, data collection, (3) product design, (4) design validation, and (5) usage trials. The results of the trial using the adolescent self-adjustment instrument with 62 statement items resulted in 40 items being declared valid and 22 items being declared invalid.