Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

The Value of Religious Education in The Novel Cahaya Bening From Jambi By Dr. Oky Pratama Rahmah, Ulfa Khoiratul; Haris Supratno
Jurnal Disastri (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol 6 No 1 (2024): Jurnal Disastri: Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/disastri.v6i1.5812

Abstract

This research aims to find and describe the problem of the value of religious education as reflected in the novel Cahaya Bening dari Jambi by Dr. OK, Pratama. It is hoped that the results of this research can contribute to the development of literature in general and the sociology of literature in particular. This research method uses qualitative methods and the data source for this research is the novel Cahaya Bening from Jambi. Data collection techniques use library study techniques or documents in the form of novels. Meanwhile, data analysis techniques use descriptive analysis techniques and content analysis. The results of this research are the novel Cahaya Bening from Jambi by Dr. Oky Pratama, this novel contains a lot of religious values ​​related to humans as religious creatures.
Social Criticism in The Novel “Teruslah Bodoh, Jangan Pintar” by Tere Liye (Sociological Study of Literature) Ramadani Khusnul Khotimah1; Haris Supratno
Jurnal Disastri (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol 7 No 1 (2025): Jurnal Disastri: Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/disastri.v7i1.8641

Abstract

This study aims to analyze social criticism in the novel "Teruslah Bodoh Jangan Pintar" by Tere Liye. Specifically, this study attempts to (1) identify the forms of social criticism contained in the novel, (2) understand the process of social criticism in the context of the story, and (3) examine the benefits of social criticism for society, as reflected in the novel. This study uses a descriptive qualitative method with a sociological literary approach and Abrams' mimetic theory to analyze social criticism in the novel "Teruslah Bodoh Jangan Pintar" by Tere Liye. Research data in the form of quotations and dialogues in the novel are analyzed repeatedly to identify the forms of social criticism contained therein. The results of the study show that this novel contains 54 quotations of social criticism covering various aspects of people's lives, such as economics (17 quotations), politics (14 quotations), the environment (11 quotations), and human rights (12 quotations). This social criticism aims to reveal injustice and inequality in society, as well as encourage change for the better. This study concludes that the novel "Teruslah Bodoh Jangan Pintar" by Tere Liye provides benefits for readers to think critically, develop empathy, and be inspired to make social changes.
The Character of Salik in the Novel by Candra Malik: A Psycho-sufistics Study Sunarno, Sunarno; Haris Supratno; Heny Subandiyah
International Journal of Education, Vocational and Social Science Vol. 4 No. 04 (2025): September - November, International Journal of Education, Vocational and Socia
Publisher : Cita konsultindo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63922/ijevss.v4i04.2253

Abstract

In Sufi literary works, symbols, metaphors, and allegories are often presented that describe the relationship between humans and God, as well as human efforts to overcome the ego (nafs), achieve wisdom, and purify the soul. This study aims to describe the character of a Salik. This type of research is descriptive qualitative with the category of library research. The data sources for this study are two novels by Candra Malik (CM), namely (1) Layla A Thousand Nights Without You and (2) Majnun Because You Meet Layla. The data used in this study are in the form of words, phrases, paragraphs, discourses that indicate the author's narrative, dialogue between characters, and setting paintings. The data collection method is a literature study. The data obtained are read, listened to, recorded, concluded, and studied written sources that serve as a theoretical basis and reference in their relationship to the object being studied. The data analysis technique in this study is phenomenological hermeneutics initiated by Paul Ricoeur. The data validity test process uses multimethod triangulation. The research results show that a spiritual seeker possesses character formed through his or her inner journey toward God. The Salik's characteristics identified in this study are humility, patience, humility, sincerity, and obedience.
Inovasi Pembelajaran Bahasa dengan Menggunakan Metode Fonik Bagi Anak Autis Isroyati, Isroyati; Kisyani, Kisyani; Mintowati, Mintowati; Bambang Yulianto; Syamsul Sodiq; Haris Supratno
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i2.3739

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat implementai penggunaan metode fonik dalam pembelajaran bahasa terutama membaca bagi anak autis, Memberikan pemahaman tentang konsep metode fonik sebagai pendekatan pembelajaran bahasa yang fokus pada hubungan antara fonem dan huruf atau grafem yang mewakilinya. Inovasi dalam proses pembelajaran bahasa terutama membaca bagi anak autis memang sangat di butuhkan dalam pembelajaran di kelas. Keterlambatan membaca pada siswa autis merupakan gejala yang tidak dapat disepelekan. Proses membaca menjadi sangat penting, ketika siswa menerima informasi penting pada saat mereka akan duduk dibangku sekolah dasar di rumah autis Depok. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Siklus sebanyak 3 siklus, yaitu prasiklus, siklus 1 dan siklus 2. Metode fonik digunakan pada siklus 1 dan 2. Responden merupakan siswa yang berada di Rumah autis Depok di kelas SKF A (usia 7 hingga 8 tahun). Sebanyak 7 anak menjadi responden. Pemilihan anak berdasarkan kemampuan membaca yang masih dibawah rata-rata. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siswa mengalami kenaikan kemampuan membaca sebanyak 5 anak dengan perubahan Sebanyak 2 anak masih memerlukan bimbingan lebih lanjut. Terdapat kenaikan hasil membaca dari prasiklus ke siklus 2 sebanyak 6.62 poin. Siswa memelukan latihan membaca di rumah, dengan bantuan para orang tua, hal ini perlu dilakukan agar siswa mengingat kembali bunyi suara dari huruf ⁸yang sama. Kegiatan ini banyak membantu siswa lebih mengenal bunyi huruf yang lebih luas.
Persepsi Mahasiswa terhadap Penggunaan Chatgpt: Peluang dan Tantangan bagi Pembelajaran Bahasa Indonesia sebagai Mata Kuliah Wajib pada Kurikulum Perguruan Tinggi Noor Komari Pratiwi; Bambang Yulianto; Mintowati, Mintowati; Haris Supratno; Syamsul Sodiq; Mulyono, Mulyono
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i3.3931

Abstract

Tujuan dari artikel ini adalah untuk memberikan gambaran kuantitatif tentang persepsi mahasiswa terhadap penggunaan ChatGPT dalam pembelajaran bahasa Indonesia, yang merupakan mata kuliah wajib di kurikulum perguruan tinggi. Data dikumpulkan melalui penggunaan kuesioner dengan skala Likert mengenai persepsi mahasiswa terhadap penggunaan ChatGPT dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Selanjutnya, prospek dan hambatan penggunaan AI dalam pembelajaran bahasa Indonesia didasarkan pada hasil deskriptif kuantitatif dari persepsi siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ChatGPT dianggap mudah digunakan untuk mengerjakan tugas, dapat memberikan informasi tambahan dan meningkatkan pemahaman mahasiswa, dapat memberikan jawaban yang tepat sehingga mahasiswa merasa puas dengan jawabannya, dan dapat meningkatkan dorongan dan keterlibatan mahasiswa dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dosen harus membatasi dan membantu mahasiswa agar alat bantu berbasis kecerdasan buatan membantu pembelajaran, bukan menghambatnya. Dosen diharapkan dapat berfungsi sebagai fasilitator dan meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam pembelajaran bahasa Indonesia berbasis proyek.
TEACHING WRITING USING PREPARE ORGANIZE WRITING EVALUATE RETHINK STRATEGY AT THE EIGHT GRADE OF MTs MAHWIL UMMIYAH MUARA LAPA DAYA DUNGKEK SUMENEP IN THE ACADEMIC YEAR OF 2019/2020 Ummul Khoiroh; Haris Supratno; Ria Kamilah Agustina
Ed-Humanistics : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 6 No 1 (2021): Ed-Humanistics
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Hasyim Asy'ari (Unhasy) Tebuireng Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/ed-humanistics.v6i1.1457

Abstract

Writing learning using P.O.W.E.R. strategy that occurs in the eight class of MTs Mahwil Ummiyah make innovative and inspiring learning, the students innovatively to creative study and independent, the strategy is involving students to evaluate and revise independently who crated students in writing. The goal is the POWER method to be achieved in the writing learning effectively, to descript the students of result in the writing learning using the POWER method. The technique data analysis data reduction the researcher observe in the field, data display to descript the result, conclusion is the verification. The result of this research can be seen in the 4 cycles of learning process. 20,5% is the students learning result from first cycle in the second cycles out 72% in the third cycles 85% in the fourth 91%. Can conclude that students writing learning was drastic increase. this shows that the learning process using the POWER method of students in MTs Mahwil Ummiyah successfully. Keyword: Teaching Writing Using P.O.W.E.R Method
ANALISIS KEBIJAKAN GERAKAN TUJUH KEBIASAAN ANAK INDONESIA HEBAT (7KAIH) TIYAS, AFRISKA HERNANING; Mufarrihul Hazin; Haris Supratno
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10 No. 02 Juni 2025 In Build
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i02.24970

Abstract

The cultivation of student character from an early age is a primary priority in Indonesia's basic education system. One of the key character education policies is the implementation of the Seven Habits of Great Indonesian Children (7H-GIC), initiated by the Ministry of Primary and Secondary Education. This study aims to analyze the 7H-GIC program policy conceptually, examine its policy structure, explore its implementation strategies, and identify the challenges and obstacles in its application through a literature review. The research method used is library research, which involves analyzing and reviewing various written sources relevant to the topic of the Seven Habits program. Data were analyzed using a qualitative descriptive method, which involves describing and explaining findings in narrative form. The study reveals that the strategy applied is based on the 1% rule—making small daily improvements consistently over time to generate significant long-term change. Furthermore, an enjoyable approach, modeling through example, and consistency are key to shaping a golden generation.
SEMIOTIK DALAM SASTRA LISAN DI JAWA TIMUR Heny Subandiyah; Haris Supratno; Permata Raharjo, Resdianto
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 7 No. 4 (2022): JURNAL BASTRA EDISI OKTOBER-DESEMBER 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v7i4.132

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menemukan dan mendeskripsikan semiotik dalam sastra lisan di Jawa Timur yang mencakup: (1) semiotika yang terkait dengan ikon dalam sastra lisan di Jawa Timur (2) semiotika yang terkait dengan indeks dalam sastra lisan di Jawa Timur, (3) semiotika yang terkait dengan simbol dalam sastra lisan di Jawa Timur sebagai media pendidikan karakter bagi generasi milenial di era digital serta sebagai sarana penggalian, pelestarian, dan pengembangan budaya lokal untuk memperkuat dan memperkaya khasanah kebudayaan nasional. Metode penelitian ini mengunakan pendekatan kualitatif. Objek penelitiannya adalah sastra lisan di Jawa Timur sebagai media pendidikan karakter generasi milenial di era digital. Teknik pengumpulan data dengan pengamatan, wawancara, perekaman, dan pencatatan. Teknik analisis data secara deskriptif dengan langkah-langkah: reduksi data, klasifikasi data, analisis data, dan pengambilan kesimpulan. Hasil penelitian ini merupakan penemuan ikon yang memiliki hubungan antara ruwatan dengan hal mistis yang ada dalam cerita, indeks yang terkadung dalam analisis adalah adanya hubungan antara ruwatan yang dipercaya masyarakat madura yang nantinya jika tidak dilaksanakan akan menimbulkan petaka, sedangkan simbol yang terkandung dalam cerita sastra lisan di Jawa Timur adalah makna simbol yang tidak dapat dipisahkan antara simbol dan makna pada Roro Anteng dan Jaka Seger yang di mana mereka mengingkari janji dan menyebabkan Gunung Bromo meletus.